NAPI PEMILIK SABU DISERAHKAN KE POLISI

MEDAN – Tiga narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubuk Pakam, Sumatera Utara, Wagirin (45), Ahmad Syafii (30) dan Pepi Zurhani (36) yang ketahuan memiliki sabu-sabu diserahkan kasusnya ke pihak kepolisian.

Humas Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumatera Utara (Sumut), Safawi di Medan, mengatakan hari ini, kasus warga binaan yang terlibat narkoba itu sedang dilakukan pengusutan oleh Polres Deli Serdang.

Kasus temuan narapidana (Napi) tersebut menyimpan barang narkoba itu, menurut dia, setelah petugas Lapas menangkap Pepi Zurhani sedang lagi asyik menyabu di kamar sel Melati 3, Minggu (27/1) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kemudian dilakukan interogasi, dan Pepi menyebutkan bahwa sabu-sabu itu diperolehnya dari Ahmad Syafii. “Napi Ahmad Syafii langsung diamankan petugas di kamar sel Lapas Lubuk Pakam, dan kasusnya masih terus diselidiki,” ujar Safawi.

Ia mengatakan, petugas juga meringkus Wagirin, disamping dapur Lapas yang menjual sabu-sabu kepada Pepi Zurhani. “Jadi, petugas Lapas mengamankan tiga warga binaan yang terlibat dalam peredaran narkoba tersebut,” ucap dia.

Safawi mengatakan, ketiga napi tersebut meringkuk di dalam sel Lapas Lubuk Pakam itu, juga dalam kasus peredaran narkoba dan dihukum lima tahun penjara.

Bahkan, jelasnya, belum lagi ketiga napi tersebut selesai menjalani hukuman di Lapas Lubuk Pakam, dan kembali melakukan hal sama. “Napi tersebut tampaknya tidak juga jera-jeranya melakukan pelanggaran hukum, dengan mengonsumsi sabu-sabu,” ucap dia.

Safawi menjelaskan, dalam kasus narkoba itu, petugas Lapas menemukan barang bukti berupa satu paket sabu dikemas dalam plastik klip transparan seberat 1,01 gram, satu set bong, satu telepon genggam merek Nokia warna biru milik Wagirin, dan satu telepon genggam Nokia warna putih milik Pepi Zurhani.

“Untuk mengantisipasi peredaran dan pemakaian narkoba bagi napi, petugas Lapas dan Rutan di Sumut terus gencar melakukan razia di setiap kamar sel,” kata Safawi.

Data yang diperoleh dari Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumut, jumlah napi dan tahanan narkoba di Lapas dan Rutan di Sumut hingga Agustus 2012 tercatat sebanyak 7.682 orang dari jumlah seluruhnya mencapai 16.531 orang.

Dari 7.682 jumlah napi dan tahanan narkotika itu, pemakai 3.786 orang, pengedar 1.867 orang, bandar 8.651 orang dan pemakai/pengedar 1.378 orang.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *