UNIT PATROLI EKOSISTEM KAWASAN PANTAI TIMUR “TANGKAP BASAH’ PERAMBAH HUTAN MANGROVE

Medan, (Analisa). Masyarakat Deli Serdang dan Langkat yang tergabung dalam Unit Patroli Ekosistem Kawasan Pantai Timur berhasil ‘menangkap basah’ para perambah hutan mangrove saat melakukan perambahan di Paluh Lembu, Desa Paluh Kurau Kecamatan Hamparan Perak.
Hal itu mereka temui saat mengikuti praktek lapangan Patroli Ekosistem Hutan Mangrove Pantai Timur yang diselenggarakan Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) bekerjasama dengan USAID baru-baru ini.

“Saat ‘menangkap basah’ pelaku perambah para peserta hanya memberi penyuluhan kepada pelakunya agar jangan terus menebangi hutan mangrove tersebut. Karena mereka telah merambah di hutan lindung milik negara,” demikian Ketua Panitia Pelatihan Rangga Bayu Basuki Selasa (29/1) di Kantor Yagasu menjelaskan praktek lapangan yang dilakukan Unit Patroli Ekosistem Mangrove Pantai Timur Sumatera yang dibentuk LSM yang concern terhadap lingkungan ini.

Sebelum bertemu perambah, instruktur meminta kepada para peserta agar mengaplikasikan teknik pengambilan kordinat perambahan dengan menggunakan GPS yang sudah diberikan. Pengambilan dokumentasi perambahan, pembuatan laporan tentang perambahan yang nantinya data tersebut sebagai bukti laporan pengaduan ke pihak yang berwenang.

Usai berkeliling, peserta kembali dibekali latihan baris-berbaris yang tujuannya membentuk kedisiplinan dan kekompakan dalam menjalankan tugas pengawasan dan pengamanan hutan mangrove.(mc)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to UNIT PATROLI EKOSISTEM KAWASAN PANTAI TIMUR “TANGKAP BASAH’ PERAMBAH HUTAN MANGROVE

  1. Pingback: buy dmt vape pens

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *