PEMUKIMAN WARGA DI HINAI DAN TANJUNG PURA TERENDAM BANJIR

Langkat, (Analisa). Tingginya curah hujan sepekan terakhir di beberapa kecamatan di Kabupaten Langkat, menyebabkan sepuluh dusun di dua kecamatan terendam banjir.
Berdasarkan data yang dihimpun aparat kecamatan dan desa setempat diketahui sekitar 992 kepala keluarga (KK) menjadi korban banjir yang menggenangi tempat tinggal mereka tersebar pada 10 dusun di 2 desa wilayah Kecamatan Hinai dan Tanjung Pura.

Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, SH, Jumat (1/2) mengintruksikan Kepala BPBD Herdianul Zally dan Kakan Sosial Budi Aspriyanto untuk segera melakukan tindakan tanggap bencana dengan mengerahkan semua bantuan yang dibutuhkan

Setiba di lokasi banjir Bupati Ngogesa didampingi Camat Hinai Yushilda Usman dan Kades Cempa Solekan menelusuri beberapa rumah warga yang terkena dampak bencana itu, melihat keadaan rumah-rumah warga yang terendam air, Ngogesa menginstruksikan Kepala BPBD Herdianul Zally dan Kakan Sosial Budi Aspriyanto untuk segera melakukan tindakan tanggap bencana dengan mengerahkan semua bantuan yang dibutuhkan

Kepala BPBD Herdianul Zally dan Kakan Sosial Budi Aspriyanto untuk segera melakukan tindakan tanggap bencana dengan mengerahkan semua bantuan yang dibutuhkan.

Bupati meminta warga untuk tetap tabah dan bersabar karena segala daya dan upaya akan dikerahkan untuk meringankan beban warga.

Dia juga memerintahkan Kadis Kesehatan dr Gunawan untuk membentuk posko kesehatan di sekitar wilayah yang terkena dampak banjir.

Menurut Sahruddin (48) warga Dusun 2 Desa Cempa Kecamatan Hinai banjir kiriman yang menggenangi rumahnya sudah menjadi agenda rutin di kampungnya,

“Dalam sebulan ini sudah 4 kali, tapi sekali ini paling besar” tutur nya.

Setelah melihat wilayah desa itu, bupati bersama warga setempat melihat sumber datangnya air yang disebabkan jebolnya benteng (tanggul) sungai mati di Dusun 2 Desa Lalang Kecamatan Tanjung Pura.

Bupati meminta Kadis PU Bambang Irawadi sesegera mungkin berkoordinasi dengan Dinas PU Perairan Provsu untuk membenahi benteng dan mencari solusi, agar kedepan bencana seperti itu dapat dicegah.

Bupati meminta warga, agar tetap waspada kendati tim tanggap bencana telah diturunkan, kepada aparat kecamatan dan desa dan dia berharap agar senantiasa membantu dan memfasilitasi kebutuhan warga yang sedang mengalami musibah.

Ngogesa juga mengecek pintu klep air yang terletak di Pasar Ikan LamaTanjung Pura dan mengatakan, pada 2013 ini akan menyiapkan mesin pompa hisab air untuk membantu mengeringkan genangan air di badan jalan Kota Tanjung Pura dan sekitar pemukiman warga apabila terjadi banjir.(als)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *