BANTUAN REHAB RUMAH DISOAL DI TIMBANGLAWAN

Kawal GintingKAWAL GINTING. BAHOROK. Bantuan rehab rumah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) kembali disoal warga Dusun 8 Desa Timbanglawan (Kec. Bahorok, Langkat). Informasi yang dihimpun Sora Sirulo [hingga Selasa 30/01] menyebutkan, warga sudah tidak bisa lagi mentolerir ulah pejabat desa.

“Soalnya, hanya orang tertentu dan kerabat dekat para perangkat desa yang mendapat batuan rehab  itu. Sementara beberapa rumah warga yang layak mendapat bantuan sesuai kriteria acuan ternyata tidak memperoleh bantuan. Malah ada yang sama sekali tidak didaftarkan sebagai calon penerima bantuan. Bukan karena ada unsur  kecemburuan, tapi kenyataannya memang demikian,” tutur Sedia Sitepu salah seorang warga setempat.

“Coba lihat rumah Bang Arifin di Dusun 8. Kondisinya sangat memprihatinkan, kehidupannya juga serba terbatas. Meski sudah didata tapi tidak juga mendapat bantuan,” tambah Sedia.

Rumah Arifin yang tidak didaftar sebagai calon penerima bantuan rehab Kemenpera RI (Foto: Kawal Ginting)

 
Berkenaan dengan keadaan rumah Arifin, seorang warga lain mengatakan kepada Sora Sirulo: “Memang, rumahnya berlantai semen dan beratap seng serta berdinding tepas, tapi sudah keropos dan lapuk. Lagian, roman itu adalah pemberian sanak keluarganya 20 tahun lalu serta belum ada fasilitas Mandi Cuci dan Kakus (MCK).”

Pernah Dikunjungi Nuraida Ngogesa

Arifin M (40) ketika ditemui Sora Sirulo di kediamannya mengatakan, setahun lalu rumahnya didatangi Ny.Nuraida Ngogesa Sitepu. Tepatnya seminggu puasa tahun 2011.

“Sudah difoto namun hanya sebatas itu saja. Kala itu istri Bupati Langkat merasa prihatin dengan kondisi rumah kami. Dia sempat berpesan kiranya bersabar, jika ada rejeki rumah saya akan mendapat bantuan rehab,” tutur Arifin mengenang perkataan ketua Tim Penggerak PPK Langkat itu.

Setelah kunjungan Nuraida Ngogesa, Arifin didatangi lagi oleh Nuar, Kepala Dusun 8. “Bilangnya, bakal ada bantuan rehab dan meminta sejumlah persyaratan. Sudah kita penuhi dan dinyatakan memenuhi,” sambung Arifin.

Selanjutnya Arifin didampingi Rohana (30), ibu dari keempat anaknya, rumah berukuran 5 X 6 M itu dibangun 20 tahun silam. Karena keterbatasan ekonomi, hingga saat ini dia belum sanggup memesan penerangan PLN. Masih menumpang listrik tetangga. Tidak adanya skill dan pernah dioperasi pula dua kali 8 tahun lalu, akibat menderita sesuatu penyakit, membuatnya tidak sanggup bekerja. Istrinya hanya bekerja sebagai penjual jasa tenaga. Kadang di kebun warga, terkadang di perusahaan PT.Langkat Nusantara Kepong (LNK) Bukitlawang. Hasilnya tidak memadai kebutuhan keluarga.

“Keempat anak kami tidak lanjut sekolah. Putri tertua Aini kini berumur 20  tahun hanya tamat kelas 3 Madrasah. Safrijal 12 tahun juga senasib dengan Aini. Alamsyah anak ke tiga 8 tahun sudah tidak sekolah lagi karena tidak ada biaya. Aulia sibungsu kini berumur 5 tahun belum sekolah,” terang Rohana, istri Arifin. Tak sadar air matanya menetes membayangkan anak-anakya tak punya masa depan.

Di Luar Kewenangan Desa?

Sekretaris Desa Timbanglawan, Idris, ketika dikonfirmasi mengatakan, dari 120 rumah warga yang diusulkan mendapat bantuan rehab yang dinyatakan lolos tahap ini hanya 53 rumah. Disinggung tentang kala pendataan kurang transparan, Idris membantah. “Kami pihak desa hanya menyampaikan usulan, sedangkan kelayakannya bukan wewenang kami,” ujarnya melalui selulernya.

Secara terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemkab.Langkat Syahrizal ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk tahun 2012 jatah terbatas sehingga terpaksa dibagi dengan kecamatan lain, namun dia tidak merperincinya lebih lanjut. Ditambahkan mantan Kabag Humas Pemkab.Langkat ini, kelayakan verifikasi data  awal sepenuhnya wewenang Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) serta kepala desa yang disetujui kecamatan.

“Kabupaten hanya memferifikasi adminitrasinya sedangkan kelulusan itu wewenang pusat,” jelasnya melalui SMS.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

1 Response to BANTUAN REHAB RUMAH DISOAL DI TIMBANGLAWAN

  1. Pingback: Bilad Alrafidain University |Bilad |Alrafidain |college students

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *