BANJIR SERGAI MULAI SURUT

DOLOKMASIHUL (Waspada): Banjir yang melanda Kec.Dolokmasihul dan Kec.Tebingtinggi, Kab.Serdang Bedagai yang sempat merendam seribun rumah dan ratusan hektare tanaman serta merusakkan jembatan dan menjebolkan tanggul penahan sungai, Kamis (31/1) berangsur surut. Namun, warga korban banjir mulai terserang berbagai penyakit, seperti gatal-gatal, masuk angin, pusing serta mencret (diare).

Sementara warga tampak membersihkan rumah serta perabot yang terendam banjir, termasuk pihak sekolah dasar yang juga menjadi korban banjir sudah mulai beraktivitas dengan membersihkan ruang kelas dan berbagai perlengkapan sekolah.

Nuraini,45, dan putrinya Dina Aulia,8, warga Dusun II, Desa Mariah Padang, Kec.Tebingtinggi mengaku mulai terserang pusing dan kembung dan anaknya mengalami gatal-gatal.Mereka telah berobat di posko kesehatan yang disiagakan.Mereka bersama warga lain sempat satu malam dua hari menggungsi di posko bencana.

Kepala Sekolah SDN 105424 Bukit Cermin Hilir, Sariyeti SPd mengatakan, banjir sempat merendam sekolahnya sedalam pinggang orang dewasa di dalam kelas.Banjir merendam peralatan sekolah, seperti buku pelajaran dan buku perpustakaan, alat peraga,serta administrasi sekolah. Kerugian puluhan juta rupiah.

Camat Dolokmasihul, Drs.Dimas Kurnianto kepada Waspada di lokasi banjir Dusun I, Desa Bukit Cermin Hilir mengatakan data terakhir jumlah korban terendam banjir 626 rumah di 7 Desa Kec.Dolokmasihul.

‘Saat ini mereka telah kembali dari pengungsian. Sedangkan pihak KUPT Pertanian dan Perkebunan tengah mendata tanaman ubi kayu dan padi yang rusak,” terangnya.

Camat Tebingtinggi, Drs.Ramadan Purba.SH meyampaikan data terakhir korban banjir sebanyak 485 kepala keluarga di Desa Mariah Padang, Bah Sumbu, serta Desa Pertapaan.Saat ini banjir berangsur surut, namun di Dusun II, Desa Mariah Padang masih ada puluhan rumah yang terendam kedalaman 40 cm di dalam rumah, termasuk 70 hektare tanaman padi masa matang susu (primordia) dan 45 hektare tanaman ubi kayu dan palawija.

‘ Sedangkan, seratusan warga masih mengunggsi di pokso bencana,’’ kata Ramadhan kepada Waspada di Posko utama di Dusun II, desa setempat.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sergai, dr.Zaniyar MAP mengatakan dalam situasi tanggap daruat pasca banjir Dinas Kesehatan melalui Puskesmas telah menyiagakan 5 posko kesehatan di titik terparah di Kec.Dolokmasihul dan Kec. Tebingtinggi dengan 4 tenaga dokter dan 34 tenaga medis.

Dikatakan Zaniyar, hingga saat ini sudah ada ratusan warga yang berobat ke posko-posko kesehatan dengan keluhan penyakit umum gatal-gatal, pening, kembung, serta diare, serta reumatik, imbuhnya.

Kepala BPBD Sergai, Drs.Djamal Agustar menuturkan banjir berangsur surut.Data terakhir banjir merendam 1.111 rumah di Kec.Dolokmasihul dan Kec.Tebingtinggi.Namun diakui Djamal masih ada lokasi-lokasi yang masih terendam banjir.

BPBD Sumut

Siang harinya, Kepala Badan Pelaksana BPBD Sumut, DR.Asren MA bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik, Bowo Asa Hia.S.Sos,MAP, Kasubbag Kedaruratan, Alamsyah didampingi Assisten II Pemkab Sergai, Drs.Amirullah Damanik, Kepala BPBD Sergai, Drs.Djamal Agustar, Camat Dolokmasihul, Drs.Dimas Kurnianto, Camat Tebingtinggi, Drs.Ramadhan Purba, meninjau lokasi banjir dan tanggul jebol, serta jembatan rusak di Dusun II, Desa Mariah Padang dan di Dusun I, Desa Bukit Cermin Hilir, Kec.Dolokmasihul.

Asren mengatakan, tanggul-tanggul yang jebol di Sungai Sibaro segera diperbaiki.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Pelaksana BPBD Sumut mengirimkan satu unit mobil air bersih, serta memberikan bantuan tenda, selimut serta matras ke posko-posko penanggulangan bencana yang diterima oleh Kepala BPBD Sergai.

Pengamatan Waspada, bantuan mulai berdatangan diantaranya dari BPBD Sumut dan Sergai, Dinas Sosial Sumut dan Sergai, Muspika Tebingtinggi dan Dolokmasihul, termasuk dari pihak PTPN III, Gunung Pamela. (c03)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to BANJIR SERGAI MULAI SURUT

  1. Pingback: amazon yellow dress

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *