BOAT DIGASAK PEROMPAK, SAMSUL DIBUANG KE LAUT

PANTAILABU-PM  Samsul Bahri (42) lagi bernasib apes. Boat yang sehari-hari ia gunakan mencari ikan di laut malah digasak 4 perompak, Minggu (27/1) sekira pukul 03.00 WIB. Ironisnya, setelah mengambil alih kapal, dengan tega, pelaku lalu membuang nelayan dua orang cucu itu ke tengah Perairan Percut Sei Tuan. Beruntung, warga Dusun I Desa Ranto Panjang, Kecamatan Pantai Labu ini berhasil meraih sebuah jerigen, hingga ia pun selamat setelah dua jama mengapung.  Berharap kapalnya kembali, Selasa (29/1) siang, Samsul didampingi istri, Misba Hariani Br Sembiring (39), membuat pengaduan ke Polsek Beringin. Kepada POSMETRO MEDAN Samsul menuturkan, seperti biasa, Minggu dini hari itu ia berangkat melaut dengan membawa boat 21 kaki dompeng 23 warna hijau les merah. Saat berada di Kuala Sungai Baru, Samsul tiba-tiba dikejutkan oleh satu boat yang mengikutinya dari belakang. Awalnya ia tak curiga. Apalagi saat itu ia hanya melihat satu orang saja di boat tersebut. Beranggapan boat di belakangnya adalah milik sesama nelayan, Samsul lalu mencampakkan pukatnya ke tengah laut.  Seketika itu juga, dua orang perompak yang ternyata sengaja sembunyi langsung ke luar dan melompat ke boat Samsul. Sejurus kemudian, kedua pelaku langsung mengancam Samsul dengan celurit. Saat sentaja tajam mirip sabit itu melekat di leher, Samsul lalu disuruh tiarap. Melihat korbannya tak ketakutan tak berdaya, kedua pelaku lalu memutuskan tali pukat dan satu jirigen yang ada di depan boat. Setelah membuang Samsul ke tengah laut, pelaku lalu membawa kabur boat miliknya. “Aku tidak bisa berbuat apa-apa, karena aku diancam celurit. Hanya seorang pelaku yang sempat kulihat wajahnya. Ciri-ciri tubuhnya tinggi berwajah lepes,” ujarnya. Sambungnya lagi, pasca dicampakkan ke laut, ia berusaha bertahan hidup di gelapnya pagi dengan cara berenang ke sana ke mari. Beruntung, ia tak tenggelam karena berhasil meraih jerigen ngapung.  Dengan jerigen itu, Samsul berenang sejauh 1 Km. Tapi ia tak kunjung bertemu dengan nelayan, hingga ia pun kelelahan. Namun tidak jauh dari tempatnya mengapung, Samsul melihat sebuah pancang kayu. Samsul pun berhasil meraih pancang kayu itu dan bergantung di situ selama 2 jam. “Karena aku sudah mulai lelah terpaksa kaos yang ku pakai kubuka agar aku bisa berenang lagi untuk meraih tungkul kayu itu. Sehingga saat aku bergantung di situ. Aku tetap mengenakan celana panjang training. Dalam benakku, andai pun mati, aku cepat mengenaliku,” lirih Samsul.  Disaat Samsul mulai pasrah, tiba-tiba seorang nelayan asal Percut Sei Tuan lewat di sekitar tempatnya mengapung. Samsul pun berteriak minta tolong. Mendengar teriakan, nelayan itupun mendekat dan berjanji menolong Samsul setelah lebih dulu melabuhkan jaringnya. Dengan sangat memohon dalam kondisi pucat akibat kelelahan dan kelamaan mengapung dalam air, nelayan itu pun menolong Samsul dan membawanya ke darat dan berjumpa dengan nelayan lain asal Desa Bagan Serdang, Kecamatan Pantai Labu yang kebetulan dikenali Samsul. Selanjutnya Samsul dibawa pulang ke rumahnya. “Kondisi suamiku pucat seperti mayat hidup saat diantar ke rumah,” kata Misba. Atas peristiwa itu, Samsul mengalami kerugian atas boat yang ditaksir senilai Rp 10 juta. Terpisah, Kapolsek Beringin AKP Lamsan Manurung SH, mengaku masih memburu para pelaku. (man/deo)                 sumber: posmetro

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to BOAT DIGASAK PEROMPAK, SAMSUL DIBUANG KE LAUT

  1. Pingback: buy dumps online

  2. Pingback: buy marijuana online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *