LEGENDARIS BAND RIAMOUR AKAN RAMAIKAN BATU KARANG

BERASTAGI – Band Riamour (Remaja ingin akan mencari orang untuk rekan) , asal Kabupaten Karo yang sempat eksies di era tahun 1971 – 1974, dan sepak terjangnya dikenal hingga lima Kabupaten di Sumatera Utara. Band ini juga sempat menggegerkan Tanah Karo, karena ambil korban penonton saat konser berlangsung. Kini band ini akan memberanikan diri untuk tampil kembali, setelah vakum 40 tahun.

Hadirnya Band Riamour, yang membawakan lagu dengan bahasa Karo, dalam setiap konser, sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di sekitar kota wisata pada zaman eranya. Dengan diusung 5 personil, terdiri dari dua  vokalis, satu diantaranya ketika itu masih duduk di bangku kelas VI SD saat itu.

Terdiri dari vokalis, Bahagia Surbakti dan Asmaria br Ginting, disusul pemain gitar Voni Bangun (alm), gitar ryhtem Fransius Surbakti. Bas Akum Tarigan, dan dramer Metehsa Surbakti yang dipimpin group band beraliran musik pop tersebut, Cahaya Tarigan.

“Band kami terkenal pada saat zaman era tahun 1971 hingga 1974, tidak hanya di Kabupaten Karo saja. Namun, di Kabupaten Deli Serdang, Simalungun, Langkat, dan Dairi. Yang paling berkesan dan selalu kami ingat selamanya, saat konser di Jambur Taras Berastagi, saat itu kami membawakan lagu yang paling hits atau digemari para fans Riamour Tading Sisada (ditinggal sendiri). Akibat lagu tersebut salah satu fans pria  meninggal dunia. Karena dia merasa kalau lagu tersebut sangat menyentuh jiwanya,” terang Bahagia Surbakti, hari ini.

Riamour sendiri sejak empat tahun bersama, sudah banyak menciptakan lagu, seperti lagu andalan mereka yang terkenal. Tading Sisada. Dibatanaring Ngenca (berserah kepada Tuhan) Iluhmambur Erdire Dire (isak tangis tiada hentinya), Gelombang Erdeso (suara ombak) dan Anak Melumang (anak yatim piatu).

Saat Waspada Online, menyambangi Riamour Band, mereka melakukan latihan di studio Berastagi, dalam rangka persiapan untuk meriahkan pesta tahunan Sabtu (26/1) di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung yang juga dihadiri Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho.

Masyarakat setempat, mengundang Band Riamour yang akan meriahkan acara tersebut. Canda tawa di dalam studio terlihat jelas dari band yang pernah terkenal di 5 Kabupaten, saat latihan menyanyikan lagu –  andalan mereka. Maklum saja, usia mereka rata – rata di atas 50 tahun. Meski begitu, semangat mereka tetap masih menyala, dan mempunyai rencana untuk merilis album kembali dan melakukan konser besar di Berastagi serta Medan.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *