PETANI ACEH UTARA KERJA KERAS HALAU HAMA

BANDA ACEH – Petani padi di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, harus bekerja keras menghalau hama burung pipit yang semakin besar populasinya dengan cara menjaga sawahnya dan membangun jaringan kertas di atas areal persawahan.

Pantauan hari ini, di sepanjang jalan negara Medan (Sumut)-Banda Aceh di wilayah Kecamatan Simpang Mulieng sampai Kecamatan Samudera, terlihat seluruh areal persawahan di kawasan itu yang tanamannya sudah mulai berbuah dipasang tali temali yang diikat dengan kertas dan plastik.

Pemandangan di atas areal persawahan pada musim tanam kali ini berbeda dari musim tanam tahun sebelumnya. Jika musim tanam sebelumnya, pemandangan seperti itu, tidak begitu terlihat. Namun, sekarang semua areal memasang sarana penghalau burung pipit.

Muzakir, salah seorang petani mengatakan, pada musim tanam sekarang, serangan hama burung pipit begitu besar bila dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya, sehingga kondisi itu sangat mengkhawatirkan petani dan memakai cara agar bisa mengurangi serangan hama jenis unggas tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, hama burung pipit biasanya terjadi pada pagi hari dan sore. pada waktu-waktu demikian, kawanan burung pipit turun secara berkelompok dan memakan butir-butir padi.

Sementara itu, Bagian Pengendalian Hama pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Aceh Utara M Chalid mengatakan bahwa serangan hama burung pipit saat ini diakui cukup banyak, sehingga membuat petani kewalahan untuk menjaga tanaman padinya.

Jenis hama burung tersebut, tidak hanya sejenis, tapi terdiri berbagai jenis unggas pemakan biji padi. Akan tetapi umummya lebih didominasi oleh jenis burung pipit.

Berkembangnya populasi burung pipit saat ini, disebagian wilayah pertanian padi di Aceh Utara, disebabkan oleh tidak dilakukannya lagi penyemprotan insektisida yang berspektrum luas dan berbahaya, sehingga dengan demikian, populasi burung pipit berkembang dengan cukup cepat.

Sementara penanganannya, areal persawahan terpaksa harus dijaga dan menghalau saat kawanan burung pipit hendak turun dan tidak cukup dengan meletakkan orang-orangan di sawah, namun diperlukan media lain untuk menghalau serangan burung pipit tersebut, katanya.

Luas areal tanaman padi baik sawah maupun ladang di Aceh Utara sekitar 44 ribu hektare dengan produktivitas lima ton/ha.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

2 Responses to PETANI ACEH UTARA KERJA KERAS HALAU HAMA

  1. Pingback: Do They Make Any replica rolex day date https://fakerolex.is/ Complaints

  2. Pingback: where to buy mdma molly ecstasy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *