BIREUEN PRIORITASKAN PETERNAKAN SWASEMBADA DAGING 2014

Bireuen-andalas Kabid Produksi dan Pengembangan Ternak Kabupaten Bireuen drh Afriza menyebutkan, Bireuen mengacu program pemerintah menargetkan swasembada daging 2014, maka Bireuen tetap eksis mengupayakan dengan memprioritaskan pengembangan peternakan.

Menurut drh Afriza, seharusnya pihak Pemkab Bireuen melakukan peninjauan kembali untuk berdirinya Dinas Peternakan di Kabupaten Bireuen, karena masih banyak pekerjaan yang belum dilaksanakan. Bireuen merupakan satu contoh model peternakan di Aceh dengan keunggulan “insegelasi buatan“ (kawin suntik).

Afriza menyebutkan, untuk Bireuen sudah sangat layak adanya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.  Sebab, Bireuen sudah mendapat bantuan-bantuan dari NGO dari luar, Pemerintah Pusat dan Daerah.

Afriza menambahkan, luasnya tinjauan pakan ternak yang tersebar di setiap kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen seperti Kecamatan Juli, Peudada, Simpang Mamplam, Gandapura, Peusangan Siblah Krueng, Samalanga dan Kecamatan Jeunib sangat potensial.

Ditambahkan, ribuan lembu pengembangan petani ternak di Kabupaten Bireuen sangat membutuhkan tenaga penyuluh dan rumah sakit hewan (Keswan) yang saat ini merupakan kendala dalam pengembangan ternak.

Sementara itu, tokoh Partai Aceh (PA) Tgk Taufik dalam tanggapannya menyebutkan, Bireuen memiliki pasar lelang hewan ternak yang sangat handal yakni pasar induk Geulumpang Payoeng dan pasar induk Geurugok Gandapura.

Tgk Taufik menyebutkan, Bireuen merupakan andalan ternak di Aceh, bahkan dari zaman ke zaman Bireuen sudah dikenal dengan daging sapi Bireuen yang mempunyai sub sektor peternakan.

Ditambahkan, untuk prioritas pengembangan ternak di Aceh hanya di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya.

Namun yang menjadi masalah hingga saat masyarakat yang ingin mengembangkan hewan ternak dengan membuat proposal tidak mengetahui kemana akan dimasukkan. sebab tidak ada Dinas Peternakan Dan Kesehatan.

Sebaiknya kata Tgk Taufik, di Bireuen ada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang berdiri sendiri, sehingga mampu mengelola program-program dibebankan di wilayah Kabupaten Bireuen. (ABDA/HERA)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *