SEJUMLAH PKL LAKUKAN AKSI BERJUALAN DI JALAN MERBAU MEDAN

Medan, (Analisa). Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Petisah Medan melakukan aksi berjualan di Jalan Merbau sebagai bentuk protes terhadap penggusuran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan beberapa pekan lalu. Aksi tersebut akan dilakukan selama seminggu atau hingga adanya surat rekomendasi dari DPRD Kota Medan untuk meminta Pemko membina PKL.
Pantauan Analisa di lapangan menunjukkan, sejumlah pedagang tersebut mulai membuka kembali lapak mereka sejak pagi. Namun, pedagang bukan berjualan sepenuhnya, tetapi seadanya saja sebagai aksi protes terhadap pemerintah.

Meski begitu, puluhan pihak aparat keamanan gabungan dari Polresta Medan dan Satpol PP Medan ikut berjaga-jaga sejak pagi hari.

Ketua PKL Pasar Petisah, Amru Siregar mengatakan, pihaknya sengaja melakukan aksi ini sekaligus untuk menunggu surat rekomendasi yang dijanjikan DPRD Medan untuk meminta pemerintah membina PKL, bukan memberangus.

Minimal mencarikan lokasi yang strategis untuk berjualan.

“Kami hanya meminta agar kami bisa dapat berjualan kembali dan menyambung biaya hidup,” katanya, Jumat (21/9).

Sementara itu, lokasi di lantai dua Pasar Petisah yang sudah disediakan PD Pasar Medan dinilai pedagang tidak strategis, karena pembeli enggan untuk naik ke atas.

Maka itu, pedagang menilai Pemko Medan hanya ingin memberangus mereka dan bukan membina.

“PKL Pasar Petisah ini merupakan binaan kelurahan, jadi seharusnya kami juga mendapat pembinaan, dan bagi kami ini benar-benar tidak adil,” ujarnya.

Dirut PD Pasar Medan, Benny Sihotang ketika dikonfirmasi mengaku, pihaknya tidak bertanggungjawab terhadap aksi yang dilakukan PKL, karena jalan tersebut bukan merupakan wilayah PD Pasar.

Jalan itu merupakan jalan umum dan sepenuhnya menjadi tanggungjawab pihak kelurahan.

“Hal itu bukan menjadi tanggungjawab kami lagi. Namun, karena mereka pedagang maka menjadi tanggungjawab PD Pasar, dan kami akan berupaya berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk melakukan penertiban karena jalan umum tidak boleh dipakai untuuk berjualan,” ujarnya.

Mengenai penolakan pedagang untuk ditempatkan ke lantai dua, Benny menegaskan bahwa pihaknya hanya menyediakan tempat yang lebih layak untuk berjualan. Jika pedagang memang tidak mau berjualan di sana, maka itu tidak lagi menjadi tanggungjawab pihaknya.

“Jika mereka (pedagang-red) tidak mau berjualan di lokasi yang sudah disediakan, ya terserah pedagang saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) PP, M Sofyan ketika dihubungi, mengatakan akan segera menertibkan seluruh pedagang yang melakukan aksi berjualan di Jalan Merbau, karena lokasi tersebut merupakan jalan umum.

“Kami akan langsung menertibkan pedagang, karena mereka sudah berjualan di jalan umum.  Hal itu kami lakukan demi menjaga ketertiban dan keamanan publik,” katanya. (ik)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to SEJUMLAH PKL LAKUKAN AKSI BERJUALAN DI JALAN MERBAU MEDAN

  1. Pingback: DevOps Services Companies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *