MAFIA SEDOT SOLAR DI BATAM

BATAM, KOMPAS.com — Aksi mafia solar diduga menjadi penyebab utama kelangkaan solar di Batam, Kepulauan Riau. Sejak Minggu (16/9/2012), sedikitnya 19 dari 30 SPBU di Batam mengumumkan kehabisan solar.

Kompas/Kris R Mada
Salah satu mobil yang digunakan anggota sindikat penyeleweng solar subsidi di Batam.

SPBU itu Nongsa, Batu Aji, Sagulung, dan Tanjung Uncang. Sebagian SPBU di kawasan Batam Center dan Batu Ampar juga mengumumkan kehabisan solar.

Salah seorang pengemudi, Kusnan (36), menyatakan tidak yakin solar habis begitu cepat kalau pembelian secara normal. “Mobil solar di Batam ini hanya berapa dan jalannya tidak jauh-jauh seperti di provinsi lain. Tidak mungkin solar habis kalau tidak ada penyelewengan,” ujarnya, Kamis (20/9/2012) di Batam

Dugaan Kusnan antara lain didasari pada berkali-kali diberitakan aksi mafia penyeleweng solar.

Berdasarkan pemantauan Kompas, sindikat itu terutama beraksi di kawasan Sagulung, Batu Aji, dan Batam Center. Mereka menggunakan aneka jenis mobil untuk membeli solar di luar ketentuan. Bahkan, mobil yang berbahan bakar premium digunakan untuk membeli solar.

Salah satu sindikat itu terpantau menggunakan 18 mobil. Di antara mobil itu terdapat Toyota Fortuner dan Toyota Land Cruiser Prado. Selain itu digunakan pula beberapa minibus. Sebagian pengemudinya berambut cepak dan terkadang menggunakan baju loreng.

Pengisian dengan Fortuner dan Land Cruiser Prado dilakukan langsung ke lubang tangki. Namun, jumlahnya bisa mencapai 178 liter atau lebih banyak 105 liter dari kapasitas maksimal tangki asli kedua jenis mobil itu.

Sementara pengisian ke sebagian minibus dilakukan melalui jendela. Selang SPBU dimasukkan lewat jendela, bukan ke lubang saluran tangki yang lazimnya terletak di bagian luar kendaraan.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to MAFIA SEDOT SOLAR DI BATAM

  1. Pingback: DevOps Services Company

  2. Pingback: buy weed strains online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *