APARAT DAN WARTAWAN TERLIBAT MAFIA SOLAR

BATAM, KOMPAS.com — Jaringan mafia penyeleweng solar subsidi di Batam, Kepulauan Riau, diduga melibatkan aparat dan wartawan. Aksi mafia itu membuat solar langka di Batam.

Salah seorang pengemudi taksi di kawasan Batu Aji, DH (45), mengaku pernah memberikan Rp 150.000 kepada beberapa oknum wartawan yang mencegatnya di depan SPBU. Saat itu, DH baru selesai membeli solar di luar ketentuan.

“Mereka menunjukkan catatan berapa kali dan di mana saja saya mengisi solar hari itu. Catatan itu dibuat di kertas dengan logo media cetak terkenal di Batam,” ujarnya, Kamis (20/9/2012) di Batam.

Menurut dia, beberapa mobil lain juga memberikan sejumlah uang kepada rombongan oknum wartawan itu. Jatah untuk mereka disisihkan dari hasil penjualan solar kepada penampung. “Setiap liter saya jual maksimal Rp 6.000,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan Kompas, sejumlah kendaraan yang diduga keras dioperasikan mafia solar dikemudikan pria berambut cepak dan berpakaian loreng.

Bahkan, beberapa waktu lalu, ada pria, yang diketahui oknum tentara, merampas kamera salah seorang jurnalis di Batam. Perampasan terjadi saat oknum tentara itu tengah mengisi solar berulang kali di SPBU di kawasan Batu Aji.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to APARAT DAN WARTAWAN TERLIBAT MAFIA SOLAR

  1. Pingback: cum afli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *