WARGA LANGKAT DAN KARYAWAN PTPN II NYARIS BENTROK

Rebutan Lahan Eks HGU

Stabat-andalas Rebutan lahan eks HGU PTPN II kembali berkobar di Kabupaten Langkat, sehingga nyaris memicu bentrok. Kali ini rebutan lahan terjadi di Desa Banyumas Kecamatan Stabat setelah puluhan warga dari Desa Kwala Bingei dan Banyumas memasuki lahan perkebunan sawit milik PTPN II di Pasar 11 dan 12 Kwala Bingei, Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Senin (17/9).

Mereka menuding lahan tersebut sudah keluar dari HGU PTPN II, karena itu harus dikembalikan kepada masyarakat. Dasarnya adalah SK Gubsu Nomor : 59 Tahun 1962 dan SK BPN Nomor : 43/ 44/ HGU/ BPN/ 2002 tertanggal 29 November 2012.

Karena itu, mereka menanami lahan tersebut dengan pohon pisang. Selain itu, juga memancangkan plank di lahan tersebut yang menegaskan bahwa lahan itu adalah lahan eks HGU PTPN II yang dituntut Rusman dan Wagiman untuk dikembalikan kepada mereka sebagai pemilik dan masyarakat penggarap.

Ironisnya, puluhan orang karyawan PTPN II juga datang ke lokasi dan bersiap–siap dengan cara apa pun untuk mengamankan lahan tersebut.  Untung saja, para polisi dengan sigap langsung mengamankan situasi, sehingga kedua belah pihak tidak bentrok.

Pantauan andalas, para petugas di bawah pimpinan Wakapolres Kompol Drs Safwan Khayat MHum telah siap siaga untuk mengamankan lokasi dari aksi anarkis. Tampak juga berjaga-jaga di lokasi, di antaranya Pjs Kasat Reskrim Kompol Marjo, Kabag Ops Kompol Suyadi SH, Kasat Intelkam AKP Hasrul dan Kapolsek Stabat AKP Zulkarnaen.

Pada kesempatan itu, dengan tegas Wakapolres mangatakan tidak ada seorangpun dizinkan untuk mengganggu lahan. Apa pun yang terjadi semuanya harus diputuskan musyawarah dan mufakat, bukan lewat kekerasan.

Karena itu, Wakapolres minta warga untuk segera meninggalkan lokasi agar tidak memicu terjadinya tindak kekerasan. Mengenai plank dan pohon pisang yang sudah sempat ditanam dan dipasang tidak menjadi masalah, namun warga dilarang untuk menanami pohon dan memasang plank lagi selain yang sudah terpasang itu.

“Mari kita saling menghormati. Bapak-bapak silahkan pulang, jangan bertindak anarkis. Nanti kita musyawarahkan lagi apa yang terbaik untuk dilakukan,”ujarnya.

Mendengar seruan itu, warga pun pulang, sehingga bentrokan fisik tidak sampai terjadi. Setelah warga pulang dan keluar dari lahan tersebut, polisi pun bergerak memasuki lahan tersebut. (BD)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to WARGA LANGKAT DAN KARYAWAN PTPN II NYARIS BENTROK

  1. Pingback: buy ketamin powder online for sale overnight delivery in usa canada uk australia cheap legally

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *