KORBAN BANJIR PADANG TOLAK DIUNGSIKAN

PADANG–MICOM: Sebanyak 11 kepala keluarga (kk) di kawasan longsor dua hari lalu, Kampung Ubi, tak mau diungsikan oleh tim relawan dan pemerintah. Mereka memilih bertahan karena meyakini lokasi tinggal mereka aman dari ancaman longsor susulan.

Menurut Koordinator Sekretariat Bersama Pecinta Alam (Sekber PA) Sumatra Barat (Sumbar) Rico Rahmad di Padang, Jumat (14/9), tim SAR gabungan sudah membujuk mereka untuk mengungsi ke tenda pengungsian yang terletak di PLTA Kuranji.

“Upaya tindakan yang harus segera kami lakukan adalah mendesak pemerintahan untuk pemindahan warga yang bertahan tersebut ke lokasi pengungsian sementara,” katanya.

Menurut Rico, persediaan logistik warga yang bertahan tersebut telah menipis. “Sumber air bersih bagi mereka juga tak ada,” ucap Rico.

Rico mengatakan, saat ini tercacat 33 kk mengungsi di PLTA Kuranji. Berdasarkan laporan dari masyarakat dan hasil temuan tim sekber PA Sumbar, jelas Rico, masih banyak retakan yang kondisinya menganga di dekat pemukiman warga di Kampung Ubi dari kawasan longsor yang telah memakan korban jiwa.

Wali Kota Padang Fauzi Bahar mengatakan, warga yang masih tinggal di kawasan rentan longsor akan direlokasi ke tempat yang lebih aman. “Relokasi kita bicarakan dengan warga tersebut. Tapi kemungkinan masih di sekitar tempat permukiman lama, karena itu habitat mereka,” ujarnya.

Bencana Galodo yang melanda kota Padang dua hari lalu, memorakporandakan RW 3/RT 4 Kampung Ubi. Empat orang meninggal dunia, yakni Nazwa, 8, Jamaris, 52, Safa, 2, dan Nila, 20. (YH/OL-04)
sumber: http://www.mediaindonesia.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to KORBAN BANJIR PADANG TOLAK DIUNGSIKAN

  1. Pingback: goldie magic mushroom for sale online psilocybe cubensis

  2. Pingback: Online casino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *