DITANYA UPAYA BRANTAS GENG MOTOR KAPOLRESTA MEDAN TAK MENJAWAB

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Paskaperampasan sepeda motor terhadap Irwansyah Putra Nasution alias Ibey, seorang wartawan televisi, Sabtu(8/9/2012) dinihar oleh kawanan geng motori, kembali lagi terjadi perampokan sepeda motor disertai penganiayaan oleh geng motor terhadap korbannya, Tarmizi Ananta Lubis (24).

Ananta dirampok kawanan geng motor, Minggu (9/9/2012) dinihari, di Jalan AH Nasution, Medan Johor atau tidak jahu dari lokasi dirampoknya Ibey, di Jalan Karya Wisata, Medan Johor.

Saat kejadian itu, Ananta hendak pulang menuju rumahnya di Jalan Brigjen Katamso, Medan. Persis di depan Indomaret/SPBU Jalan AH Nasution, tiba-tiba saja belasan anggota geng motor menaiki sepedamotor memepet kendaraan Ananta. Tanpa basa-basi, Ananta langsung dikeroyok kawanan tersebut.  Ananta yang sendiri tak berdaya menghadapi amukan membabibuta dari pelaku usia remaja itu. Usai menghajar korban, kawanan geng motor langsung membawa kabur sepedamotor merk Suzuki Satria Fu plat BK 6421 MAF. Tak hanya itu, kawanan geng motor juga merampas handphone milik Ananta serta membawanya kabur. Ananta juga mengalami luka berdarah dibagian hidung kanannya.

Dikonfirmasi www.tribun-medan.com via selulernya, Ananta mengatakan pelaku utama yang menganiayanya berjumlah empat orang. Namun, lanjutnya, sekitar duapuluhan rekan pelaku juga berada dilokasi turut mengawal penganiayaan.

“Pelaku utamanya sekitar empat orang, tapi jumlah mereka seluruhnya 20-an orang. Saya tidak kenal sama sekali dengan mereka,” kata Ananta, sembari mengatakan ponselnya yang dilarikan merk BlackBerry.

Ananta mengakui ikut mencari pelaku bersama polisi, namun tidak berhasil. “Nanti malam rencananya aku mau ke lokasi kejadian lagi. Mana tau jumpa dengan mereka,” ujarnya.

Ananta mengaku mendapat informasi, biasanya kereta hasil rampasan geng motor dijual kiloan dengan cara dicincang (potong-potong).

“Informasinya, jualnya di kawasan Padang Bulan. Tapi ini kami masih mencari alamatnya,” akunya.

Kapolsek Delitua, Kompol SP Sinulingga yang dikonfirmasi www.tribun-medan.com, tidak bisa memastikan apakah pelaku geng motor yang menyerang Ananta sama dengan pelaku geng motor yang melarikan sepedamotor Irwansyah alias Ibey.

“Kita tidak tahu, apakah pelakunya sama dengan yang merampok pakai pisau atas korban Irwansyah. Kalau nanti sudah tertangkap baru kita bisa mengusutnya,” ujar Sinulingga via seluler.

Sinulingga menegaskan, pihaknya akan lebih meningkatkan giat patroli, terutama pada lokasi yang baru terjadi perampokan sepedamotor oleh kawanan geng motor.

“Sebenarnya upaya preventif sudah pernah kita lakukan, bahkan waktu itu beberapa kelompok motor yang kita undang, telah menyatakan membubarkan diri,” katanya.

Sinulingga mengaku sudah mengarahkan korban Ananta membuat laporan ke Mapolsekta Deli Tua. “Kita akan berupaya maksimal menemukan para pelakunya,” ujarnya.

Sementara, Kapolresta Medan Kombes Monang Situmorang tidak mengangkat selulernya saat Tribun mencoba konfirmasi terkait upaya penumpasan geng motor di Kota Medan. Pesan singkat yang dilayangkan juga tidak ada balasan.

Sebelumnya, Irwansyah Putra Nasution alias Ibey, menjadi korban perampokan geng motor di Jalan Karya Wisata, Medan Johor. Lima anggota geng motor yang menggunakan pisau mengancamnya dan membawa kabur sepedamotornya jenis Honda Beat warna merah BK 2025 XT. Menurut keterangan Ibey, para pelakunya tergolong masih usia remaja. (fer/tribun-medan.com)
sumber: http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

3 Responses to DITANYA UPAYA BRANTAS GENG MOTOR KAPOLRESTA MEDAN TAK MENJAWAB

  1. Pingback: Buy Guns El paso

  2. Pingback: purchase oxycodone acetaminophen pills 5mg 15mg 30mg overnight shipping without prescription cheap

  3. Pingback: Cybersecurity in Banking Industry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *