PEDAGANG PASAR SIMPANG LIMUN BAWA KERANDA KE PN MEDAN

Terkait Tuntutan Ringan Bagi Terdakwa Perusakan Lapak

Medan, (Analisa). Seratusan pedagang Pasar Simpang Limun Medan tergabung dalam Persatuan Pedagang Tradisional Sumatera Utara (P3TSU) berunjukrasa di depan gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan dengan membawa keranda, Selasa (4/9).

Kedatangan mereka berkaitan dengan persidangan perkara perusakan lapak pedagang ikan Pasar Simpang Limun, yang diduga dilakukan sekuriti PT Inatex dan sudah beragendakan penuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pantauan Analisa, unjuk rasa itu berlangsung alot, meski keinginan para pedagang bertemu Ketua PN Medan, Erwin Mangatas Malau tidak berhasil. Dalam aksi teaterikalnya, mereka menggelar zikir di depan keranda mayat yang mereka usung dalam aksi itu.

Beberapa massa dari ibu memakai mukena seolah-olah berdoa di depan keranda mayat yang ditutupi kain hijau. Aksi ini sebagai penilaian mati surinya penegakan hukum di negeri ini. Dalam orasinya, mereka memohon agar majelis hakim yang menyidangkan perkara perusakan lapak pedagang ikan tidak terpengaruh atas tuntutan jaksa, saat memutuskan perkara nanti.

Sebagaimana diketahui dalam perkara ini sembilan oknum sekuriti PT Inatex selaku pengelola Pasar Simpang Limun Medan menjadi terdakwa. Koordinator aksi, Sugianto mengaku sangat menyesalkan tuntutan jaksa yang menuntut sembilan terdakwa masing-masing enam bulan penjara tersebut. Padahal, dalam persidangan ke-9 terdakwa terbukti melakukan perusakan pada lapak para pedagang, sehingga dikenakan Pasal 170 ayat (1) dan Pasal 406 ayat (1) jo Pasal 55 KUHPidana. Massa kecewa, karena seharusnya para terdakwa dituntut berat minimal dua tahun penjara. Tapi tuntutan jaksa justru ringan dan tidak memberikan rasa keadilan bagi para pedagang yang lapak jualannya dihancurkan oleh para terdakwa.

Atas tuntutan yang dinilai sangat ringan itu, massa berencana melaporkan para jaksa yang menyidangkan perkara tersebut, kepada pengawas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), karena tuntutan dinilai tidak mencerminkan rasa keadilan dalam tuntutannya. Apalagi, dalam perkara ini yang disidang hanyalah para oknum sekuriti, sedangkan pihak berwenang yakni pihak manajemen PT Inatex tidak dimasukkan dalam dakwaan penuntut umum.

Sebab, diduga perusakan itu dilakukan para sekuriti atas suruhan pihak manajemen PT Inatex. Walau sudah menyampaikan aspirasinya dan melakukan aksi teaterikal, para pendemo terlihat kecewa karena aksi mereka tidak mendapat respon dari pejabat pengadilan.

Atas hal itu mereka bertekad akan membawa seribu orang dalam aksi lanjutan pada saat pembacaan putusan nanti. Namun hal itu bukan sebagai ancaman, tetapi aksi solidaritas dari seluruh/sesama para pedagang yang ada di Medan. (dn/st)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

3 Responses to PEDAGANG PASAR SIMPANG LIMUN BAWA KERANDA KE PN MEDAN

  1. Pingback: buy/order clonazepam klonopin 1.2mg online cheap no script legally usa uk canada overnight delivery

  2. Pingback: Fortune Games

  3. Pingback: dumps fullz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *