MASYARAKAT PERKEBUNAN PERLU IKUT TENTUKAN GUBSU MENDATANG

MEDAN (Berita): Sekitar satu juta orang karyawan dan pensiunan perkebunan
berikut keluarga perlu ikut menyeleksi sekaligus memilih figur calon Gubsu yang
memiliki komitmen serta konsisten terhadap kelangsungan  hidup perusahaan, juga
mampu melindungi dan menciptakan rasa aman yang berkeadilan terhadap para pekerja perkebunan.

Wakil Ketua Komunitas Peduli Perkebunan Negara (KP2N) Bidang Hukum/HAM Muliadi
mengatakan hal itu kepada wartawan di Medan, kemarin. Dia didampingi Wakili Ketua
Bidang Perkebunan/Pertanian Ramli Hasibuan, Bendahara  Sulaiman Lubis dan Kadiv
Ekonomi/Keuangan Kamsir Aritonang.

Menurut Muliadi, selama ini suara warga perkebunan cukup signifikan namun
para tokoh perkebunan seperti  tidak melakukan konsolidasi pada saat berlangsungnya
Pikada Bupati maupun Gubsu. Sehingga dalam perjalanannya banyak peristiwa
perselisihan yang terjadi antara pihak perkebunan dengan pihak luar, namun selalu
saja  perkebunan dianggap bersalah, jelasnya.

Sedangkan pihak luar seperti penggarap maupun sindikat pencurian produksi
cukup cerdik dengan sedini mungkin menjalin komunikasi keluar, sehingga bila terjadi
persengketaan dengan perkebunan langsung mereka dibela habis-habisan dan opini pun dikembangkan seolah-olah pihak perkebunan bersalah, jelasnya.

“Kondisi tersebut tentu membuat  perilaku para mafia, penggarap tanah maupun
sindikat pencurian hasil produksi kian menjadi-jadi hingga mereka terus merongrong
mengganggu aset perusahaan. Gangguan  tersebut akan tetap berlangsung bertahun-tahun jika tidak disiasati,” kata Muliadi.

Oleh karena itu, lanjutnya, para stakeholder  di perkebunan negara maupun
swasta yang ada di Sumatera Utara  kiranya dapat melakukan antisipasi terhadap
ganguan itu dan momentum yang paling ideal saat ini dengan konsolidasi menyatukan
persepsi menjaga keutuhan serta menjaga kelangsungan jalannya perusahaan, tutur dia.

Tidak berlebihan disebut masyarakat perkebunan akan mampu mengantar  Cagubsu
menjadi Gubsu karena memiliki suara pemilih yang cukup signifikan. “Ada sekitar satu
juta pemilih yang terdiri dari karyawan dan keluarga berikut para pensiunan PTPN
maupun mitra kerja lain. Lumbung-lumbung suara tersebut berada diunit seperti PTPN
II, PTPN III, PTPN IV, Lonsum, Tolantiga, Sifef dan perkebunan swasta lain,” jelas
Muliadi.

Modal pemilih tersebut dapat dijadikan membangun komunikasi politik sehingga
pada gilirannya Gubsu yang didukung dapat mempertahankan hak-hak perusahaan
perkebunan. Untuk itu pimpinan SPBUN bersama Serikat Pekerja yang ada diperkebunan swasta mampu melakukan konsolidasi serta menyeleksi Cagubsu yang mempunyai komitmen serta konsisten terhadap aspirasi perkebunan, ujar Muliadi yang juga pengacara.

Wakil Ketua KP2N  Bidang Perkebunan/Pertanian Ramli Hasibuan menambahkan
Aliansi Masyarkat Perkebunan (AMPER) perlu diaktifkan kembali oleh stakeholder
perkebunan sebagaimana yang telah dilaksanakan di awal tahun 2000 ketika itu pihak
perkebunan banyak dirongrong para penggarap tanah maupun sindikat pencurian hasil
produksi.

Tekanan yang dialami itu membuat masyarkat perkebunan melakukan perlawanan
dengan   membentuk AMPER ketika itu dimotori SPBUN PTPN III. Selain bahu membahu menjaga aset perusahaan AMPER juga melakukan aksi unjuk rasa dikantor-kantor pemerintah mengimbangi unjuk rasa yang dilakukan penggarap, bahkan unjuk rasa SPBUN sampai ke gedung DPR RI di Senayan Jakarta sehingga ganguan dapat diminimalisisir.

Namun akhir-akhir ini, lanjut Ramli, gejolak gangguan terhadap perkebunan
mulai marak sehingga stakeholder perkebunan perlu ikut mencari solusi untuk
mengantisipasi munculnya gangguan yang berkepanjangan.

Sementara ini alternatif yang perlu dibangun membuka komunikasi kepada
pemerintah melalui momentum Pilgubsu sehingga kedepan ada partner yang punya
komitmen terhadap aspirasi warga pensiunan.(wie)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to MASYARAKAT PERKEBUNAN PERLU IKUT TENTUKAN GUBSU MENDATANG

  1. Pingback: Alrasheed University College |rasheed|alrasheed college

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *