GUNUNG ANAK KRAKATAU TREMOR LETUSAN 18 KALI

Bandarlampung, Lampung (ANTARA News) – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tremor letusan sebanyak 18 kali, Minggu (2/9). Tremor alias getaran itu terjadi pukul 09.00- 18.24 WIB dan ini pertama kali pada 2012.

Menurut Andi Suardi, petugas Pos Pemantauan Gunung Anak Kratau di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Senin, “Untuk hari ini, kami belum bisa memastikan apakah kembali terjadi tremor letusan, karena peralatan kami rusak akibat tremor letusan kemarin.”

“Selain itu, kawasan Gunung Anak Krakatau tertutup kabut tebal sehingga tidak bisa dipantau secara visual dari pos ini,” katanya.

Mengenai debu hitam yang mengotori rumah dan bangunan di wilayah kota Bandarlampung, ia tidak menampik itu sebagai material letusan Gunung Anak Kratau, meski jarak kota Bandarlampung dari gunung itu cukup jauh.

“Namun di pos pemantau ini yang hanya berjarak 40 km dari Gunung Anak Krakatau, atau di kota Kalianda yang jaraknya jauh lebih dekat dibandingkan kota Bandarlampung, kami belum mendapatkan laporan perihal debu hitam tersebut,” katanya.

Ia menyebutkan sepanjang Minggu telah terjadi gempa vulkanik dalam sebanyak dua kali, gempa vulkanik dangkal 19 kali dan hembusan sebanyak tujuh kali. (Ant)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to GUNUNG ANAK KRAKATAU TREMOR LETUSAN 18 KALI

  1. Pingback: buy marijuana online

  2. Pingback: buy psilocybe cubensis online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *