BOBOL ASBES, 4 TAHANAN RUTAN PANCURBATU MELARIKAN DIRI

IMANUEL SITEPU. PANCURBATU. Rutan Pancurbatu kembali dilanda cobaan. Setelah beberapa waktu yang lalu 1 tahanan melarikan diri dan menyusul tewasnya Yes Yeni Rison di dalam tahanan, kini 4 tahanan kembali melarikan diri dari rumah tahanan cabang Pancurbatu [Jumat 31/8 pagi].
Keempat tahanan yang melarikan diri disebut-sebut bernama Rizki, Jhon, Petrus dan Yatni. Mereka melarikan diri setelah membobol asbes kamar tempat mereka ditahan. Sementara, menurut kabar yang berkembang di lapangan, dari keempat tahanan yang melarikan diri tersebut diantaranya tersangkut dalam kasus Narkotika.

Pantauan wartawan di rutan Pancurbatu Jumat pasca larinya empat tahanan tersebut, terlihat rumah tahanan cabang Pancurbatu ini sepi. Tidak seperti hari-hari sebelumnya dimana terlihat aktifitas para pegawai dan tahanan membersihkan halaman di depan rutan tersebut. Kepala cabang rumah tahanan Pancurbatu Edward Sumitro yang hendak dikonfirmasi [Jumat 31/8 siang] tidak berhasil ditemui. Saat wartawan mencoba menghubungi J. Sitanggang, salah seorang stafnya, juga tidak berhasil. Ketika dihubungi melalui telepon selulernya J. Sitanggang tidak dapat memberikan keterangan apa-apa. Ia hanya mengatakan sedang di Medan, namun ia tidak merinci tentang kepergiannya ke Medan sambil mematikan telepon genggamnya. Saat wartawan menyambangi rumah tahanan tersebut, tidak banyak mendapat keterangan, seluruh pegawai terlihat diam bagai kan orang bisu.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Darwin Sitepu SH MHum yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya 4 tahanan melarikan diri dari rutan cabang Pancurbatu, namun Kapolsek tidak menjelaskan apa-apa kasus tahanan yang melarikan diri tersebut.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

2 Responses to BOBOL ASBES, 4 TAHANAN RUTAN PANCURBATU MELARIKAN DIRI

  1. Pingback: Buy Liquid LSD

  2. Pingback: Glo Extracts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *