NAIKKAN HARGA TBS, APKASINDO RENCANAKAN BANGUN PKS

MedanBisnis –Medan. Asosiasi Petani Kepala Sawit Indonesia (Apkasindo) berencana membangun pabrik kelapa sawit (PKS) yang dikelola koperasi untuk menampung hasil-hasil panen para petani. Ini dilakukan karena seringnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami fluktuasi sehingga berpotensi untuk merugikan petani.
“Pembangunan PKS yang dimiliki petani ini sangat dibutuhkan terutama di Sumatera Utara (Sumut). Karena, PKS Sumut tidak pernah menjalankan harga patokan yang ditentukan, selalu di bawah harga patokan,” ungkap Ketua DPP Apkasindo Anizar Simanjuntak, kemarin.

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan pembangunan PKS ini rampung tahun 2013 mendatang.

“Rencana pembangunan PKS ini memang masih dalam tahap penjajakan dan perumusan.

Apkasindo sendiri telah membicarakan rencana ini kepada koperasi-koperasi di Sumut. Diharapkan, dengan adanya PKS yang sahamnya juga dimiliki petani melalui koperasi, petani dapat ikut serta mengendalikan harga TBS,” kata dia.

Dalam operasionalnya nantinya, koperasi akan bermitra dengan investor. “Ini yang penting. Karena untuk membangun sebuah PKS dana yang dibutuhkan tidaklah kecil, peran investor sangat dibutuhkan. Kita berharap, dalam PKS nanti, awalnya sekitar 10% dari saham dimiliki koperasi petani. Dengan berjalannya waktu diharapkan saham koperasi dapat ditingkatkan. Jadi, petani benar-benar memiliki PKS yang bisa memiliki peranan penting dalam menentukan harga TBS,” kata Anizar.

Menurut Anizar, selain upaya dari petani, Apkasindo juga mendesak pemerintah daerah (pemda) dapat memperhatikan para petani kelapa sawit.

“Hal ini sangat penting untuk menunjang kinerja mereka. Pasalnya, banyak petani yang mengeluh kesulitan meningkatkan kinerja karena tidak didukung infrastruktur yang memadai seperti akses jalan.

Bahkan tidak sedikit kebun petani tidak memiliki infrastruktur jalan. Harusnya ini menjadi perhatian pemda sehingga bisa meningkatkan produksi yang nantinya volume untuk ekspor juga akan meningkat. Kan menambah devisa juga,” katanya.

Petani sangat membutuhkan pembukaan jalan pertanian agar mereka lebih mudah mengakses lahan perkebunannya sekaligus bisa membawa hasil kebunnya ke pasar dengan cepat.

Secara nasional, Apkasindo menargetkan produksi CPO sekitar 25 juta ton. Sementara di Sumut mengalami peningkatan 5% dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 3,2 juta ton.

Peningkatan ini didukung oleh penggunaan bibit unggul serta perawatan sehingga produktivitas dapat mencapai 15 ton per hektare per tahun.

Peningkatan CPO memang harus dilakukan karena pasar sudah terbuka luas dengan negara-negara baru. Namun, jika harganya terus berfluktuasi dan bahkan menunjukkan tren penurunan, kemungkinan petani merugi kian besar. Karena itu, pembangunan  PKS ini diharapkan dapat untuk membantu petani mendapatkan harga yang sesuai dan bisa untung.(elvidaris simamora)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

1 Response to NAIKKAN HARGA TBS, APKASINDO RENCANAKAN BANGUN PKS

  1. Pingback: purchase ritalin pills 10mg 20mg 30mg 40mg with imprints nvr r30 nvr r40 for anxiety and depression overnight shipping without prescription cheap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *