GELOMBANG TINGGI HAMBAT PENCARIAN KORBAN

[MERAK] Kondisi cuaca yang kurang baik di Perairan Selat Sunda menyebabkan Kapal  ‎KPLP P205 milik Administrator Pelabuhan (Adpel) Banten yang hendak melakukan pencarian korban tenggelamnya kapal pengangkut 150 imigran ilegal, harus kembali, setelah melewati Perairan Sanghiang, Anyer.

Ombak setinggi empat meter bahkan sempat menghantam Kapal KPLP 205 sehingga menyebabkan mesin pendingin kapal tersebut, mati. Salah seorang crew kapal Irawan mengatakan, kapal tersebut sudah melakukan usaha dengan menyusuri Perairan Selat Sunda. Namun cuaca yang tidak kondusif memaksa kapal tersebut harus  kembali ke Merak.

“Matinya mesin kapal  akibat terhantam ombak. Kapal akhirnya terombang-ambing di tengah laut. Setelah melakukan koordinasi dengan Basarnas, kami memutuskan kembali untuk bersandar di Pelabuhan Indah Kiat, Merak,” jelasnya.

Secara terpisah,  petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG ) Serang Parmin mengatakan, gelombang di laut selatan Banten mencapai 2 hingga 3 meter.

Ombak setinggi itu akan terjadi hingga 2 hari ke depan. Bahkan Parmin mengatakan ombak akan lebih tinggi  hingga 4 meter akibat cuaca yang terjadi saat ini. [149]
sumber: http://www.suarapembaruan.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to GELOMBANG TINGGI HAMBAT PENCARIAN KORBAN

  1. Pingback: Glo Extracts Dopiun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *