SEHARI DITAHAN, TERSANGKA PENCURIAN MENGHILANG DI POLSEK PANCURBATU

IMANUEL SITEPU. PANCURBATU. Kepercayaan masyarakat akan penegak hukum di negeri ini kembali luntur. Segala bentuk tindak pidana yang jelas telah melanggar hukum masih bias diatur dengan rupiah. Terbukti, seorang tersangka yang sempat ditahan selama 1 hari di sel tahanan Polsek Pancurbatu (Deliserdang) kini bebas menghirup udara segar.

Ceritanya begini. Esra Br Butar-Butar (18) warga Jl. Garuda III Perumnas Mandala bersama teman-temannya kepergok mencuri di kawasan Desa Sembahe Baru (Kecamatan Pancurbatu) [Kamis 3/11 sekira Pkl. 04.00].

Perempuan asal Sipirok ini bersama kedua temannya yang biasa mencari barang bekas berencana mencari botot di kawasan Sembahe Baru. Sesampainya di TKP, ketiganya melihat sepotong plat besi sepanjang 1,5 meter yang di depan sebuah bengkel. Mereka langsung mengangkatnnya ke beca yang mereka gunakan setiap hari mencari barang bekas. Aksi mereka diperogoki seorang warga.

Kedua sohib Esra berinisial Y Br Simatupang dan J Tampubolon, keduanya warga Perumnas Mandala, berhasil melarikan diri. Warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Pancurbatu hingga Esra pun sempat mendekam di sel tahanan Polsek Pancurbatu.

Keesokan harinya [Jumat 4/11], Esra dibebaskan dari jeratan hukum dan dibawa langsung oleh pihak keluarganya. Informasi yang berhasil dihimpun Sora Sirulo, Esra bisa bebas berkat bantuan keluarganya yang datang menemui Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu, Iptu Gunawan SH. Setelah dilakukan negoisasi di ruangan pimpinan unit Reskrim Polsek Pancurbatu, tersangka pencurian itu akhirnya dipulangkan.

Salah seorang petugas Juper yang namanya tak ingin dikorankan saat ditemui oleh Sora Sirulo [Sabtu 5/11] di ruang kerjanya membenarkan tersangka telah dipulangkan. Menurutnya, antara tersangka dan korban telah diadakan perdamaian sehingga dia bisa bebas, paparnya.

Secara terpisah, Kapolsek Pancurbatu AKP Ruruh Wicaksono SH MH saat dikonfirmasi via telepon selulernya [Minggu 6/11] membenarkan dibebaskannya tersangka. “Ya, benar tersangka sudah kita tangguhkan karena korbannya tidak keberatan,” kata Ruruh.

Saat disinggung terkait 2 tersangka lainnya yang masih dalam status DPO dan mengapa tersangka bisa bebas, orang nomor satu di jajaran Polsek Pancurbatu ini mengatakan: “Bisa saja, kenapa tidak? Penangguhan kan hak tersangka dengan syarat ada permohonan dan dijamini keluarganya,” ucap Ruruh.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *