DI SUMUT, JUMLAH PENDERITA ODHA 3126 JIWA

Jumlah penderita Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA) di seluruh Sumut mencapai 3126 jiwa dengan rincian penderita HIV 1218 dan AIDS 1908.Dari total jumlah penderita ODHA, 62 persen akibat pergaulan seks bebas atau berganti pasangan. Sementara pengguna narkoba suntik (Penasun) 38 persen.

“Kita terus berupaya untuk memberhentikan temuan/kasus baru dan menemukan kasus lama yang belum terungkap, agar kasus baru tidak lagi muncul,” ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumut Ramadhan didampingi Wakil Ketua KPA Labuhanbatu Alwi Mujahid, panitia Hj Eva Yusuf, serta Hariaty dan Eliana Limbong pada kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Penaggulangan HIV-AIDS yang dilaksanakan KPA Labuhanbatu, di Jalan Ahmad Yani Rantauprapat, Selasa (8/11) .

Ramadhan menjelaskan, pihaknya terus berupaya dapat memutus mata rantai penularan penyakit berbahaya tersebut. Sebelumnya, Eva Yusuf mengatakan tujuan digelarnya acara dengan peserta 50 insan pers, sejalan dengan Hari KesehatanNasional dan Hari AIDS Sedunia dengan harapan stigma kepada ODHA lebih berkurang yang biasanya lebih menjurus kepada imej yang selalu tidak baik.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memahami apa itu HIV-AIDS yang kini bukan hanya masalah kesehatan, melainkan lebih dari masalah sosial dan ekonomi. Kami juga mengajak insan pers menyebarkan informasi dengan medianya secara baik dan benar apa itu HIV-AIDS dan bagaimana mengantisipasinya,” terang Eva Yusuf.

Sedangkan Hariaty yang juga nara sumber mengajak semua elemen masyarakat memeriksakan diri secara dini ke RSUD Rantauprapat terkait indikasi penyakit tersebut. “Segeralah memeriksakan diri ke klinik
VCT-CST rumah sakit dan tolong berikan informasi yang benar tentang penyebaran HIV-AIDS. Kalau hanya berjabat tangan, digigit nyamuk bersamaan tidak akan menularkannya,” jelasnya.

Alwi Mujahid menjelaskan, kasus pertama ODHA ditemukan di Labuhanbatu sekitar tahun 2004 lalu. “Keberadaan KPA tidak sebanding denganperkembangan penularan HIV-AIDS, itu akibat prilaku kehidupan sejalan dengan laju pertumbuhan. KPA berupaya bagaimana semua elemen mengetahui menjaga diri dan lingkungan. Kekuatan pers dan KPA jika melakukan sosialisasi yang baik akan memperimbang laju pertumbuhan HIV-AIDS,” ujarnya.

Lebih jauh disebutkan Alwi, dari data KPA Labuhanbatu terhitung sejak tahun 2009-2011 terdapat 43 ODHA dengan perincian 10 meninggal, dalam pengobatan 13 orang, usia ODHA termuda berumur sekitar 5 bulan dan usia tertua berumur sekitar 50 tahun.

Sementara estimasi mereka yang terjangkit HIV dari kalangan Wanita Pekerja Seks (WPS) 231 orang, WPS tidak langsung 287 orang, pelanggan WPS 5770, pasangan pelanggan WPS 3011, waria 90, pelanggan waria 270, lelaki seks lelaki 338, pengguna narkoba suntik 4 dan ODHA 111 orang.
sumber: http://medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

2 Responses to DI SUMUT, JUMLAH PENDERITA ODHA 3126 JIWA

  1. Pingback: deixe o seu pau duro

  2. Pingback: best cvv website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *