WEW, DUA HARI MENGEMIS DAPAT RP 1 JUTA LEBIH

TRIBUN-MEDAN.com, JAMBI – Aha, seorang perempuan pengemis yang terjaring dalam razia yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Jambi, Rabu (6/7) sore, merengek-rengek minta pulang. Ia menangis di hadapan petugas yang membawanya ke kantor Dinsosnaker di Jalan Jenderal Sudirman.

TIDAK ada kata-kata lain yang keluar dari mulut Aha, perempuan yang hanya memiliki satu tangan itu, selain minta pulang.

Namun ada temuan mengejutkan di tas milik Aha. Petugas Dinsosnaker Kota Jambi yang menangkapnya saat mengemis di kawasan Pasar Jambi, awalnya tidak menyangka jika di dalam tas warna kuning yang dibawanya berisikan uang.

Setelah dibawa ke kantor, dan diinterogasi, lalu mengecek tas milik Aha barulah petugas terbengong-bengong. Saat itulah petugas kaget. Karena semua isi yang ada di dalam tasnya adalah uang.

“Saya pikir tadi yang di dalam tasnya baju. Tapi, pas dibuka ternyata uang kertas satu tas,” kata pegawai Dinsosnaker, Rabu (6/7).

Luar biasa. Total uang yang disimpan Aha di dalam tasnya berjumlah Rp 1 juta lebih yang dikumpulkannya selama dua hari mengemis Aha, perempuan bertubuh kecil yang mengenakan topi warna merah, tidak menjawab semua pertanyaan yang diajukan wartawan. Dia hanya berkata ingin pulang.

“Saya mau pulang buk. Antar saya pulang pak,” kata Aha, berulang kali kepada petugas yang menangkapnya.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Jambi Kaspul SH ME, kepada wartawan mengatakan, dalam razia itu, mereka menjaring enam orang gelandang dan pengemis (gepeng). Satu di antaranya adalah Aha, yang diketahui menyimpan uang satu tas hasil ia mengemis selama dua hari di kawasan Pasar Jambi.

“Uangnya akan kita tahan dulu, besok (hari ini,red) kita pulangkan ke daerah asalnya. Dia mengaku berasal dari Jawa. Di Jambi, dia menginap di Hotel Aini bersama dua orang kakaknya,” kata Kaspul. .

Kegiatan razia terhadap gepeng tersebut kata Kaspul, akan terus dilakukan mengingat itu adalah program mereka. Selain itu, Dinsosnaker kata Kaspul, dalam waktu dekat akan ada armada atau mobil yang nantinya berkeliling Kota Jambi dengan membunyikan kaset yang isinya larangan memberi sedekah kepada pengemis.

“Uang itu rezekinya dia. Untuk sementara kita tahan menjelang dia kita pulangkan. Yang disayangkan, kalau pengemis-pengemis ini diperalat oleh orang lain untuk meminta-minta. Itu yang kita sayangkan,” kata Kaspul. (Tribunjambi.com / Deni Satria Budi)
sumber : http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to WEW, DUA HARI MENGEMIS DAPAT RP 1 JUTA LEBIH

  1. Pingback: Glo Extracts

  2. Pingback: replica boutique new york

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *