PEMERINTAH IMPOR SUSU DARI AUSTRALIA UNTUK PENUHI KONSUMSI NASIONAL

Surabaya – Konsumsi susu di tingkat nasional mengalami kenaikan sekitar 1,6 persen setiap tahunnya. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi susu, pemerintah Indonesia mengimpor susu dari Australia dan beberapa negara Eropa.

“Tingginya konsumsi masyarakat terhadap susu, juga dipengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional dan tingginya tingkat kesejahteraan masyarakat. Rata-rata pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya mencapai sekitar 5 persen,” kata Wakil Menteri Perdagangan kepada wartawan di sela-sela acara lokakarya ‘Pengembangan Persusuan Yang Berkelanjutan di Indonesia, di Hotel JW Marriott Surabaya, Senin (25/7/2011).

Mahendra Siregar mengatakan, sebanyak 70 persen kebutuhan susu diimpor dari Australia dan beberapa negara Eropa lainnya dan sisanya dipasok dari susu sapi perah lokal. Menurutnya, dalam tiga tahu terkahir ini, ada peningkatan produksi susu lokal.

“Produksi susu lokal meningkat sekitar 25-30 persen,” tuturnya.

Ia menerangkan, banyaknya diversifikasi usaha di bidang persusuan membuat daya serap pasar susu meningkat, seperti produk olahan yogurt, cokelat, keju dan kopi. Hingga saat ini, pelaku industri pengolahan susu (IPS) mengandalkan susu impor.

“Kondisi ini membuktikan semakin baiknya angka produktivitas industri persusuan nasional,” jelasnya.

Peningkatan produktivitas persusuan nasional ini juga dibenarkan Presiden Direktur Nestle Indonesia. Untuk mendukung pertumbuhan produktivitas itu, Nestle akan menginvestasikan US$ 200 juta untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Timur.

“Penambahan dana ini untuk investasi di pabrik pengolahan susu di Kejayan Pasuruan dan pengembangan pabrik untuk produksi Milo dan Sereal,” jelas Arshad Chaudhry.(bdh/bdh)
sumber : http://us.surabaya.detik.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to PEMERINTAH IMPOR SUSU DARI AUSTRALIA UNTUK PENUHI KONSUMSI NASIONAL

  1. Pingback: buy cheap weed online

  2. Pingback: Glo Carts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *