PASAR LAUCIH TELAH AMBIL KORBAN, ASENG SITEPU MENIKAM BAPA TENGAHNA

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Unit Reskrim Polsek Delitua menangkap Defri Prananta Sitepu alias Aseng (26) warga Desa Gurukinayan (Kecamatan Payung, Dataran Tinggi Karo) yang menikam bapa tengahna (Hendrik Tona Sitepu) hingga meninggal dunia.

Alm. Hendrik Tona Sitepu (47) adalah warga Jl. Pales Raya Gg. Melati, Kelurahan Simpang Selayang (Medan Tuntungan). Penikaman terjadi di Pasar Induk Desa Sidomuliyo (Medan Tuntungan) [Kamis 12/3: sekira 05.00 wib].

“Kita sempat mengalami kendala dalam penyelidikan karena pihak keluarga korban awalnya enggan membuat laporan sehubungan dengan hubungan korban dengan tersangka yang keluarga sangat dekat. Tersangka panggil bapa ke korban,” tutur Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu SH MH ketika dikonfirmasi oleh Sora Sirulo.

Karena tidak ada upaya damai antara kedua belah pihak, istri korban Pelita beru Sembiring (34), lantas mendatangi Polsek Delitua untuk membuat laporan resmi [Senin 9/3: sekira 10.30 wib],

“Begitu menerima laporan istri korban, kita langsung bergerak cepat. Pada hari itu juga sekira jam 23.45 wib, Aseng Sitepu kita tangkap di tempat persembunyianya di Jl. Rotan Ujung, Perumnas Simalingkar,” beber Kanit yang juga merga Sitepu ini.

Gara-gara perebutan penjaga malam Pasar Induk Laucih

Ketika dikomfirmasi lebih jauh apa sebenarnya motif perkelahian yang berujung hilangnya nyawa tersebut, Martualesi Sitepu menyebut gara-gara perebutan penjaga malam Pasar Induk Laucih.

“Selain masih sedarah, antara korban dan tersangka sama-sama bekerja sebagai penjaga malam di pasar induk. Saat itu, korban Tona hendak menampar tersangka Aseng sehingga tersangka membela diri dan mengambil pisau yang terletak di lantai. Lalu, dia menusuk bagian dada kiri dekat ketiak korban,” beber Kanit.

Sebenarnya, korban sempat mendapat pertolongan medis selama 12 jam di RSU H. Adam Malik, Medan. Korban akhirnya tewas dan hari itu juga dikebumikan di kampung halamannya di kaki Gunung Sinabung, Gurukinayan.

Meski pihak keluarga korban saat itu belum membuat laporan, polisi rupanya sudah langsung melakukan penyelidikan.

“Ini menyangkut kehilangan nyawa,” kata Kanit.

Ini merupakan contoh bagaimana masyarakat diharapkan langsung melaporkan ke pihak berwenang bila terjadi peristiwa yang menyangkut hilangnya nyawa seseorang.

“Dalam hal menyangkut nyawa, diperlukan VER (Visum Et Refertum). Bila saja Polsek Delitua tidak cepat tanggap dalam perkara ini, tentu harus dilakukan bongkar kubur untuk keperluan autopsi. Untungnya, dalam kasus ini, permintaan visum sudah langsung kita ajukan ke RSU Adam Malik,” kata Kanit seraya menambahkan, Asen Sitepu akan dipersangkakan dengan pasal 338 sub 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
sumber : sorasirulo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KBK ITB DENGAN PARA GURU BESAR USU MEREVITALISASI PENDIDIKAN KARO

ALEXANDER FIRDAUST & RIMANTHA GINTING. MEDAN. KBK ITB (Keluarga Besar Karo Institut Teknologi Bandung) terus bergerak membenahi Karo setelah berjalan dengan Jambur Erlajar mendidik siswa/siswi Karo di Kabupaten Karo menghadapi Ujian masuk PTN terbaik di Indonesia. Kali ini, KBK ITB yang diwakili Ketua KBK ITB Chapter Medan Ir. Anthony Pencawan, Ir Antony Sembiring, Ir Boy Brahmana MSc dkk mulai melakukan sinergi dengan beberapa guru besar Karo di USU untuk membenahi kualitas pendidikan di Karo.

Pertemuan berlangsung di Kampus USU, dihadiri oleh Prof. Dr. Meneth Ginting MADE, Prof. Dr. Paham Ginting, Prof. Dr. Runtung Sitepu, Prof. Dr. Budiman Ginting dan Prof. Dr. Merdang Sembiring.

Dalam pertemuan tersebut, KBK ITB memaparkan program-program pendidikan yang sedang berjalan dan yang akan dijalankan. KBK ITB melihat dengan kemampuan dan keterbatasan yang mereka miliki serta posisi KBK ITB yang bukan pemerintah.

“Karena itu, ada hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh KBK ITB,” kata Ketua KBK ITB Arya Sinulingga.

KBK ITB jiga mengingatkan permasalahan pendidikan di Karo sudah menjadi permasalahan yang harus segera dicarikan solusinya. Inipun tidak bisa dilakukan sendirian oleh KBK ITB.

“Perlu dilakukan sinergi dengan berbagai pihak dan salah satu pihak yang dilihat sangat penting posisinya karena kedekatan geografis dan kontribusinya adalah para guru besar orang Karo yang ada di USU,” kata Arya lagi.

Para guru besar USU, seperti halnya Prof. Meneth Ginting dan Prof. Merdang Sembiring, melihat begitu besar permasalahan kualitas pendidikan di Karo yang menyebabkan terjadinya penurunan kualitas pendidikan.

“Ini sudah sangat memprihatinkan. Mau tidak mau harus dicari akar permasalahannya dan harus ada langkah-langkah praktis yang dilakukan supaya keadaan Karo tidak semakin terpuruk dan nantinya semakin jauh dari daerah-daerah lain ketertinggalannya,” himbau Arya Sinulingga.

Berbeda dengan kondisi masyarakat Karo dahulu

Para guru besar melihat tingkat partisipasi pendidikan masyarakat juga semakin menurun. Sangat berbeda dengan kondisi masyarakat Karo dahulu yang begitu gigih menyekolahkan anaknya ke Perguruan Tinggi. Para guru besar sepakat perlunya membangun kesadaran masyarakat terkait pendidikan ini.

Hasil pertemuan antara KBK ITB dan para guru besar Karo dari USU ini menghasilkan keinginan bersama untuk, dalam waktu dekat, membuat suatu acara diskusi panel. Diskusi ini akan dihadiri berbagai elemen masyarakat sehingga dapat mendorong kesadaran dari masyarakat dan pengembangan kebijakan memajukan pendidikan oleh pemerintah serta partisipasi dunia bisnis.

“Acara ini akan digelar di Berastagi menghadirkan pemerintah, anggota parlemen, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, pengusaha dan pemerhati masalah pendidikan. Diharapkan dari acara ini akan ada sebuah masterplan bagi revitalisasi pendidikan di Karo,” tutur Arya Sinulingga kepada Sora Sirulo.

Selanjutnya Arya Sinulingga menjelaskan kepada Sora Sirulo bahwa KBK ITB tidak membatasi diri pada upaya revitalisasi pendidikan.

April kita akan membuka grand scenario

“Banyak program lain yang kita lakukan dengan memainkan jaringan kita untuk membuka pintu-pintu yang selama ini tertutup. Kita juga akan masuk ke industri kreatif dan budaya. Ada beberapa program yang akan kita buat. Bersama para guru besar, di bulan April kita akan membuka grand scenario kita dan, di bulan Juni, kita akan serahkan konsep master plan pembangunan Karo dalam acara yang khusus kita buat untuk semua calon bupati. Kita persilahkan kepada mereka semua untuk memakainya,” papar Arya Sinulingga mengakhiri.
sumber : sorasirulo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

HMKI DAN PEMKAB KARO UNTUK E-GOVERNMENT

NGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Bupati Karo yang diwakili oleh Sekdakab Karo dr. Saberina MARS meresmikan kegiatan Focus Discussion Group di Aula Kantor Bupati Karo [Sabtu 14/3]. Kegiatan ini diprakarsai oleh DPP HMKI (Himpunan Masyarakat Karo Indonesia) dalam rangka meningkatkan layanan publik di Kabupaten Karo melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekdakab Karo dr. Saberina MARS, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH menyampaikan terimakasih atas inisiatif HMKI Pusat mengadakan kegiatan ini.

Tujuan kegiatan ini adalah, antara lain, meningkatkan kompetensi guru-guru serta peningkatan teknologi informasi dan komunikasi secara umum di Kabupaten Karo. Tujuan ini terkait dengan mengingat semakin berkembangnya teknologi canggih yang dapat diakses dimana saja dan oleh siapa saja sehingga banyak kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Melalui internet, bisa didapat banyak informasi dan pendidikan.

membantu pekerjaan pemerin-tahan

Para siswa dapat terbantu oleh internet dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah. Selain itu, internet membantu pekerjaan pemerintahan dalam menggunakan informasi dan teknologi serta pengembangannya.

“Apalagi ke depannya, untuk pelayanan ke masyarakat, diperlukan sebuah sistem berbasis teknologi,” kata bupati sebagaimana dibacakan oleh Sekdakab.

Bupati Karo juga meminta kepada para nara sumber dari Kementerian Kominfo untuk menyampaikan usulnya ke Menteri Kominfo di Jakarta agar mendatangkan tim teknisi ke Kabupaten Karo untuk menata jaringan di Pemkab Karo.

“Ini khususnya diperlukan untuk jaringan Simda Keuangan, e-KTP, dan e-audit yang bekerjasama dengan BPKP Provinsi Sumut dan jaringan lainnya,” kata Terkelin.

Bupati juga mengajak Stasiun TV swasta membangun tower relay di Kabupaten Karo sehingga siaran dapat diterima tanpa parabola. Kepada HMKI Pusat, Terkelin memohon untuk membangun sekolah Politeknik berbasis Teknologi Informatika di Kabupaten Karo.

menciptakan good governance melalui pemanfa-atan TIK

Dr. Alexander Barus sebagai perwakilan HMKI Pusat dalam sambutannya menyatakan, program HMKI Pusat yang dibuka hari ini bertujuan menyusun rancangan IT Program Daerah Kabupaten Karo yang sejalan dengan program Pemerintah Pusat, yaitu menciptakan good governance melalui pemanfaatan TIK di Kabupaten Karo.

HMKI telah mengadakan seleksi peningkatan kompetensi guru-guru Bahasa Inggris, Matematika, dan Fisika untuk guru-guru SMA. 75 peserta terbaik akan mengikuti pelatihan dengan tujuan agar para guru di Kabupaten Karo dapat bersaing di tingkat nasional.

Transparansi dan akuntabilitas harus dikedepan-kan

Ke depannya, HMKI akan membangun sekolah unggulan di Kabupaten Karo dan berusaha membantu pemerintah Kabupaten Karo agar terbentuk pemerintah daerah yang berdaya saing tinggi dan bebas korupsi melalui e-goverment. Transparansi dan akuntabilitas harus dikedepankan agar pelayanan masyarakat menjadi pelayanan prima.

Alexander juga menyinggung masalah pengungsi yang saat ini sudah hampir 2 tahun terkena erupsi Sinabung agar mulai mandiri dan membangun kehidupan masing-masing.

“Mengingat Sinabung saat ini sudah bergejolak selama 2 tahun, para pengungsi sebaiknya tidak menggantungkan nasib lagi kepada orang lain. Harus mampu menentukan nasib sendiri sehingga Karo kembali naik ke pentas nasional yang pantas,” ujar Alexander.

Sebelum memulai pertemuan, dilakukan pemberian miniatur rumah adat Karo narasumber dan Dr. Alexander Barus dari Pemkab Karo yang diwakili oleh Sekdakab Karo didampingi Kadis Kominfo dan PDE Kabupaten Karo drs. Agustin MSi kepada narasumber dan Dr. Alexander Barus.

Adapun narasumber dalam pertemuan tersebut adalah: 1. Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material Kementrian BPPT (Dr. Ir. Hammam Riza MSc), Direktur E-Government Kementrian Komunikasi dan Informasi (Ir. Firmansyah Lubis MIT) dan Asessor Pemeringkatan E-Government Seluruh Indonesia Kementrian Komunikasi dan Informasi (Dr. Teddy Sukardi).

Para peserta pertemuan berasal dari seluruh SKPD di Kabupaten Karo, guru sekolah, pelajar dan undangan lainnya.
sumber : sorasirulo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

BUDIDAYA IKAN DI DANAU TOBA OVER-EXPLOITATION

BUDIDAYA IKAN DI DANAU TOBA OVER-EXPLOITATION

KERAMBA JARING APUNG DIKAJI ULANG

JAKARTA, SUMUTPOS.CO ‎- Keluhan masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Toba akhirnya ditanggapi pemerintah. Lebih 10 tahun keluhan polusi air yang sudah terkontaminasi akibat padatnya Keramba Jaring Apung (KJA). Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) mengkaji kegiatan budidaya ikan tersebut sudah ‘over exploitation’. Hal itu diungkapkan Kepala Balitbang KP Achmad Poernomo di Jakarta, (3/3).

“Untuk menjaga kelestarian lingkungan dan demi mendukung keberlanjutan ekonomi masyakat setempat, Balitbang KP merekomendasikan perlunya langkah moratorium dan rasionalisasi pengelolaan KJA,” katanya.

Hasil kajian Balitbang KP di perairan Toba keberadaan KJA sudah jauh melebihi daya dukung alamiahnya. Produksi ikan budidaya melalui KJA pada 2012 mencapai 75.559 ton. Padahal, daya dukungnya maksimal sekitar 50.000 ton. Artinya terjadi over produksi sekitar 25.500 ton atau kelebihan sekitar 51persen dari kapasitas daya dukungnya. Kegiatan budidaya ikan yang berlebihan telah mencemari lingkungan, mengurangi kualitas air, dan mengganggu keanekaragaman hayati di danau.

Danau Toba memiliki luas 112.970 ha dan kedalaman maksimum 529 meter itu juga terdapat ikan endemik seperti ikan Batak (Neolissochilus thienemanni) yang keberadaannya hampir punah. Ada juga Rasbora tobana (near-endemic), dan Remis Toba (Corbicula tobae). Ikan Batak yang terancam punah disinyalir disebabkan oleh siltasi, polusi, perubahan tinggi muka air dan ikan introduksi. Jenis ikan asli lainnya adalah Aplocheilus panchax, Nemacheilus pfeifferae, Homaloptera gymnogaster, Channa gachua, Channa striata, Clarias batrachus, Barbonymus gonionotus, dan sebagainya. Jenis ikan asli lain yang populasinya menurun adalah ikan pora-pora atau undalap (Puntius binotatus).

Sementara itu, salah satu putra daerah asli Danau Toba, Mustapa Situmorang sudah berkeluh kesah ke pemerintah sejak lama. Ayah delapan orang anak tersebut menjabarkan, era Menteri KP Fadel Muhammad, pihaknya juga sudah melapor. Tapi belum ada tindakan apa-apa. “Setelah kami berkirim surat ke bu menteri (Susi Pudjiastuti, Red) lewat tritter, maka langsung ditanggapi. Semoga, KJA bisa hilang, atau dipindah ke daerah yang tidak ada penduduknya,” harap Mustapa. (nel/jpnn/rbb)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KASAT RESRIM: ITU KARENA PAMER KALUNG!

DUA BRIGADIR POLISI DIJAMBRET DI GATSU MEDAN

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Wahyu Bram, terlihat kesal saat dikonfirmasi tentang Kota Medan yang dinilai tidak aman dan rawan aksi kriminal.

“Siapa yang bilang tak aman, kamu pernah kena rampok? Jadi jangan bilang tidak aman,” ketusnya.

Mengapa pihak Polda Sumut turun membantu Polresta Medan memberantas aksi begal?
“Kita kurang orang, jadi dibantu dengan Polda Sumut,” sambungnya. Menurutnya, seluruh tugas luar yang dimiliki pihak Reskrim Polresta Medan hanya sebanyak 39 anggota. “Cuma ada 19 dari Jahtanras, Vice Control 10 anggota dan Ranmor 20 anggota. Jadi kita perlu tambah 30 personil lagi,” bebernya.

Namun, mantan penyidik Tipikor Polda Sumut ini tidak mau aksi perampokan tersebut disebut begal. “Kalau di sini 3C, curas, curat sama curanmor. Jadi bukan begal. Di Jakarta baru namanya begal. Kalau begal kan sasarannya sepeda motor,” ujarnya.

Mengenai dua anggota Polsek Ganda Pura, Polres Biruen, Aceh yang dirampok, Wahyu mengatakan kalau keduanya menjadi korban perampokan karena pamer kalung emasnya. “Itu karena pamer kalung,” cetusnya.

Menangggapi banyaknya aksi perampokan di Kota Medan bukan hanya masyarakat yang ketakutan untuk keluar malam. Buktinya, salah satu anggota Provost saja mengaku takut keluar malam dengan mengendarai sepeda motor. “Saya aja takut keluar malam,” ucapnya pada Posmetro Medan.

Dikatakannya, kali ini yang ditakutin bukan aksi geng motor akan tetapi aksi begal yang semakin menjadi-jadi. “Dulu kalau geng motor mereka kan ramai-ramai, jadi kita tahu mengantisipasinya. Ini, dua kereta aja mainnya kadang pun boncengan aja, siapa yang sangka,” celotehnya. (eza/mag3/trg)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

BAH, DUA BRIGADIR POLISI DIJAMBRET DI GATSU MEDAN

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat polisi gencar memburu begal, justru 2 oknum polisi yang jadi korban penjambretan. Itu dialami Brigadir Miswardi dan Brigadir Abdul Rahman, Jumat (13/3) sekira pukul 02.00 di depan Hotel Elegant Jalan Gatot Subroto Medan.

Kedua anggota Polsek Ganda Pura, Polres Biruen, Aceh, itu sudah nginap di hotel sejak 3 hari lalu. Nah, Kamis (12/2) sekira pukul 21.00, keduanya keluar mencari makanan. Berjalan kaki, mereka menyisir lokasi makan tak jauh dari hotel. Nahas, ketika hendak menyeberang jalan, kalung Brigadir Miswardi dijambret 2 pria pengendara Satria FU.

Menurut Ari (52), pedagang rokok, ketika korban dijambret, dia berteriak dan langsung menembak si pelaku. “Dia berteriak, woi dan langsung menembak pelaku. Karena suara tembakan itu, kami pun langsung berlari mendatanginya,” ungkapnya.

Duda beranak 3 ini mengatakan, warga sekitar mengetahui korban merupakan anggota polisi Aceh dari senjata dan logat bahasanya.

“Dia punya pistol, ya pasti lah polisi, pas berbicara logat Acehnya pun masih sangat kental,” ujarnya.

Pria berbadan tambun itu mengatakan, korban yang sempat mengeluarkan 1 kali tembakan, merasa bahwa tembakan tersebut mengenai paha si pelaku. “Dia rasa kena, cuma belum pasti. Karena dia mengarahkan pistolnya ke arah bawah, tidak ke arah atas. Mungkin dia takut salah sasaran, makanya diarahkannya ke bawah,” jelasnya.

Sambungnya, kedua pelaku yang berboncengan tersebut berhasil kabur ke arah Plaza Medan Fair dengan cepat, sehingga tidak jelas melihat ciri-ciri pelaku. “Mereka kabur ke arah Carefour sana, cepat kali geraknya. Beberapa detik aja udah nggak nampak lagi,” ujarnya terheran-heran. Menurutnya, kedua pelaku tersebut berhasil merampas kalung rantai milik korban, diduga kalung rantai tersebut merupakan emas putih.

“Yang diambil pelaku itu kalung rantai si korban. Kurasa emas putih itu, kalau nggak emas mana mungkin dia sampai menembak pelaku,” jelasnya. Ari mengatakan, setelah penembakan tersebut, korban bersama temannya menaiki betor untuk membuat laporan ke Polsek Medan Baru. “Setelah kejadian itu, dia sama kawannya langsung pergi ke Polsek Medan Baru untuk melaporkan kejadian tersebut, mereka naik betor Wak Uban,” ungkapnya.

Menurutnya, kedua pelaku yang berhasil menjambret kalung rantai korban memiliki keahlian yang khusus. “Yang mengemudikan kereta itu handal kali dia dalam membawa kereta dengan kecepatan tinggi, masih bisa dia selip-selip mobil yang ada di depannya. Yang dibonceng jago metik, dalam sekejap berhasil merampas
barang milik korban. Udah jelas pemain lama,” duganya.

“Gak ada tampilan mereka seperti polisi, badan si korban kurus, gak ada berisi badannya kayak polisi. Kawannya sedikit berisi tapi agak pendek dari korban. Pokoknya kalau tampilannya nggak ada lah tampang polisi, kami pun terkejut kalau dia polisi,” ungkapnya terheran-heran.

Sementara, Rido (35), penjaga parkir Elegant, mengaku sudah banyak korban di kawasan itu. “Di sini sudah sering lah bang kejadian jambret, udah capek lah, tamu kami aja udah banyak yang jadi korban,” ungkapnya. Bapak beranak 3 ini mengatakan, kejadian penjambretan yang sering terjadi di TKP sama kejadiannya dengan kejadian yang lalu, tersangkanya pun sama.

“Kejadiannya sama bang dengan kejadian yang lalu-lalu, lagi mau menyeberang jalan dijambret. Pelaku pun mungkin orang yang sama juga Bang,” ujarnya. Menurutnya, jika pelaku berhasil didapatkan detik itu juga, dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan kedua pelaku tersebut.

“Kalau dapat lah tadi pelakunya bang, detik ini juga bang kurasa udah mati dikeroyok. Warga udah geram penjambretan sering terjadi di sini Bang,” ungkapnya kesal.

“Gak nyangka aku kalau dia polisi bang, soalnya tampilannya itu biasa aja, hanya pakai baju kaos dan celana jeans saja mereka. Pistolnya juga nggak ada keliatan,” ujarnya heran. Rido menambahkan, tidak berselang lama, sekitar 30 menit kemudian, polisi pun datang untuk melihat di TKP. “Kira-kira setengah jam setelah korban pergi membuat laporan ke kantor polisi, polisi pun datang kemari bang, ramai kali polisi yang datang,” jelasnya. (eza/mag3/trg)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

CUACA BANGUN NYATAKAN SIAP MAJU JADI CALON BUPATI KARO

HARIAN SUMUT | Kabanjahe- Dengan mengusung tagline, “Saatnya orang muda memimpin Kabupaten Karo, Demi Pembaharuan,” Cuaca Bangun, SE, Ak, SH, Msi, MH menyatakan siap maju jadi bakal calon Bupati Karo pada Pilkada Desember 2015 mendatang.

Demikian hal itu disampaikan Cuaca Bangun kepada sejumlah wartawan disela-sela pendeklarasiannya, Senin (9/3) di aula Halilintar Kabanjahe.

Cuaca Bangun yang mengaku lahir di desa Perbesi Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo 17 Februari 1968, tinggal dan besar di desa Rimokayu Kecamatan Payung sebelum melanjutkan pendidikannya ke Pulau Jawa.

Lebih jauh suami dari Marhaeni Br Sinuraya itu mengatakan sudah memiliki program cerdas meningkatkan pembangunan Kabupaten Karo menjadi lebih baik lagi.

“Walau selama ini tinggal dan berdomisili di Jakarta, lima tahun belakangan sering bolak balik ke Tanah Karo, jadi saya sudah paham apa permasalahan dan bagaimana solusi meningkatkan pembangunan yang menitikberatkan kesejahteraan rakyat termasuk kalangan PNS,” ungkap alumni SMAN Kabanjahe, UGM dan UI itu.

Pada intinya, kita siap bersaing secara sehat untuk pilkada Desember 2015 mendatang. “Namun yang utama yang ditanya tentu mental kita, sejauh mana kita menyiapkan diri untuk siap menjadi kandidat, termasuk siap untuk menang dan juga kalah,” jelas Cuaca Bangun yang berprofesi sebagai Tax Lawyer, advokat dan legal auditor di Jakarta mulai 2013 hingga sekarang.

Jebolan Fakultas Ekonomi UGM tahun 1994, dan Administrasi Perpajakan UI tahun 2006 serta Magister Hukum UGM tahun 2012 mengawali karirnya di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan RI 1995-2013.

Anak ke enam dari pasangan alm K Bangun dan T Surbakti pensiunan PNS Mantri Kesehatan ini, memiliki 7 orang saudara yakni, alm Jenita Br Bangun/Edison Muham (Medan), Kol (Art) Pustaka Bangun (Kementerian Hankam RI) /Sofie Watimena, MBA, Pelindo II, Nehseh Bangun, SH, MM (BPKP Jakarta)/drh Yuni Asnawati Surbakti (Kementerian Pertanian), Kombes Pol Tabana Bangun (Poldasu)/dr Imelda Sinulingga Dokes Medan, Simon Bangun, SP, Msi (Kementerian Pertanian RI)/dr Novalina Br Ginting, Cerah Bangun, SH, MHum (Bea Cukai)/Sativa Clara Br Tarigan, SST, Ak (Ditjen Pajak) Jakarta.

Cuaca Bangun menjelaskan, sebagai bentuk kecintaan saya membangun Tanah Karo, apalagi kondisi daerah ini membutuhkan kepemimpinan yang membumi, siap ikut bertarung dalam Pilkada serentak nanti. Saya juga mengajak calon-calon lainya untuk bersedia uji karakter. Sebagai azas transparansi kualitas.

“Dengan uji karakter akan diketahui karakter masing-masing kandidat, mulai dari cara berpikir analitis, berpikir konseptual, inovasi, perencanaan dan organisasi kerja, motivasi berprestasi, kepemimpinan, kontrol dan monitor, pengembangan bawahan, kematangan emosi, hingga hubungan antar pribadi dan integritas,” terang Cuaca dihadapan seratusan simpatisannya yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat itu.

Sementara, warga Kabanjahe Mastor Ginting, Kuat Barus, Supriatma Pandia dan Ratna Silalahi yang ikut hadir mengatakan, sosok Cuaca Bangun memiliki banyak potensi jadi calon Bupati Karo. “Dari segi kepemimpinan, kapabilitas, jejak rekam, dan kredibilitas, Cuaca Bangun ideal jadi calon Bupati Karo,” ujar mereka.

Ditambahkan, usia produktif dalam arti usia relatif muda (progresif dan enerjik) sehingga memiliki need for achievement (keinginan untuk berprestasi), sederhana, smart dan rendah hati. Kondisi Karo saat ini butuh pemimpin yang berani, energik dan inovatif, ucapnya mewakili rekan-rekannya dari jaringan Alumni SMA Negeri Kabanjahe.
sumber: hariansumut

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KISRUH APBD DKI, JOKOWI SIAP BACKUP YANG BENAR

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan akan mem-backup pihak yang benar terkait kisruh anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang tengah memanas di lingkungan Pemerintah DKI Jakarta.

“Ya back up yang benar lah,” ujar Presiden saat ditemui seusai periksa gigi di kantor pelayanan kesehatan, Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Presiden Jokowi pun mengimbau agar kisruh yang terjadi antara Pemerintah Provinsi DKI dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dapat segera diselesaikan.

“Semakin cepat selesai semakin baik. Tapi ya pakailah APBD yang benar. APBD yang benar ya nggak usah ngomong, kita juga sudah tahu,” kata Presiden Jokowi sembari tertawa.

Sementara terkait adanya oknum yang mencoba memasukkan dana siluman dalam APBD 2014 lalu, Jokowi tidak mempermasalahkan. Kendati adanya permaian oknum itu terjadi saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI, ia tetap mendukung langkah-langkah Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama saat ini untuk mengusut tuntas.

Jokowi juga mengapresiasi e-budgeting yang telah direncanakan pada masa ia menjabat Gubernur DKI dulu kini sudah bisa direalisasi di masa pemerintahan Basuki atau Ahok.

“E-budgeting ini kan proses. Ada prosesnya, sudah ada pembahasannya. Ini akan membangun system supaya ada transparansi ada keterbukaan juga kalau sistemnya itu betul-betul bagus bisa dilock,” kata Presiden.

Ia menggambarkan kerepotan pemerintah tentu sangat besar jika e-budgeting tidak diterapka. Pasalnya, dengan e-budgeting, pemerintah akan lebih mudah mengontrol sedikitnya 57.000 item kegiatan dalam berkas APBD.

Saya pernah ngumpulin buku khusus APBD saja mungkin kalau ditumpuk sangat besar. Ngontrolnya sulit. Oleh sebab itu sistemlah yang mengontrol,” ungkap Jokowi.
sumber: satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

IRAK BENTUK BRIGADE KRISTEN MELAWAN ISIS

BAGHDAD, SATUHARAPAN.COM – Militer Irak membentuk brigade pasukan Kristen pertama dan satu-satunya pada hari Kamis (12/3), setelah sejumlah peserta dinyatakan lulus pelatihan. Pasukan ini akan membantu merebut kembali kota dan desa-desa dari tangan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria).

Brigade baru itu akan bertanggung jawab kepada pemerintah daerah otonomi Kurdi Irak, di mana sekarang para pejuang Peshmerga berperan utama dalam perang melawan ISIS. Peresmian ini dilakukan di depan pejabat Kurdi dan Assyria di kota barat laut Irak, Fishkhabur, dan dekat perbatasan dengan Suriah dan Turki.

Sebagian besar orang Kristen Irak tinggal di dataran Niniwe, sebuah daerah di antara wilayah yang sekarang dikuasai ISIS, dan pusat kota Mosul, serta di ibu kota Kurdi, Erbil, sebelum pejuang ISIS menyerang pada tujuh bulan yang lalu.

“Sekitar 600 pejuang Peshmerga dari saudara-saudara Kristen kita di dataran Niniwe bergabung dalam latihan ini, yang berfokus pada pelatihan fisik, kuliah militer dan latihan menembak,” kata Abu Bakar Ismail, komandan akademi pelatihan.

“Semua peserta adalah sukarelawan… dan ingin membebaskan tanah mereka dari ISIS dan kemudian melindunginya,” kata komandan itu dari pasukan khusus Kurdi berpangkat mayor jenderal.

Brigade baru ini disebut “Tiger Guards” dan dibentuk dari sisa-sisa kekuatan Asyur yang pertama kali diciptakan pada tahun 2004 untuk melindungi gereja-gereja di wilayah tersebut.

Sekitar 100.000 orang Kristen meninggalkan rumah mereka dalam semalam di awal Agustus ketika ISIS menyerang sebagian besar wilayah Irak. Mereka mengungsi ke kawasan yang dikendalikan oleh Peshmerga.

Eksodus itu digambarkan sebagai bencana terburuk yang menimpa kelompok minoritas, yang merupakan salah satu komunitas Kristen tertua di dunia.

Kristen Irak tidak memiliki tradisi membentuk kekuatan milisi pada wilayah mereka, dan cenderung ‘’low profile’’ ketika kekerasan sektarian berkobar di seluruh negeri dalam satu dekade terakhir.

Tetapi mereka yang tidak melarikan diri negara dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan kesediaan untuk mengangkat senjata dan membangun masa depan mereka pada tangan mereka sendiri.

Beberapa kelompok Kristen lainnya telah membentuk milisi dalam beberapa bulan terakhir di Irak utara. Mereka tidak berada di bawah perintah Peshmerga, tetapi didukung oleh Kurdistan. (AFP)
sumber: satuharapan
sinabungjaya.com

Foto:Brigade yang dinamai ”Tiger Guards” ini dibentuk dari kalangan Kristen yang akan memperkuat upaya mengambil kembali kota dan desa mereka yang dikuasai ISIS. Mereka adalah sukarelawan yang memilih tidak meninggalkan Irak, dan membangun masa depan mereka di Tanah Air mereka. (Foto: AFP)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KEBIADABAN BARU ISIS: ANAK-ANAK DIJADIKAN ALGOJO EKSEKUSI MATI

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kelompok ekstremis Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS) atau ISIS kembali menunjukkan ketidak beradabannya dengan menugaskan anak-anak menjadi algojo eksekusi mati bagi tawanannnya.

Dalam sebuah video yang diunggah secara daring oleh kelompok militan itu, Selasa (10/3) tampak seorang anak-anak laki-laki mengeksekusi Muhammad Musallam, pria berkebangsaan Israel yang dituduh sebagai mata-mata oleh ISIS. Anak-anak berseragam loreng dengan penutup kepala warna hitam membunuh tawanan dengan sebuah tembakan di kepala.

Musallam, yang oleh keluarganya dibantah sebagai mata-mata Israel, dan sejak Oktober lalu menghilang karena pergi ke Turki untuk bergabung dengan ISIS, dalam video tersebut tampak duduk di sebuah ruangan mengenakan pakaian terusan tanpa kerah berwarna oranye.

Musallam dalam video itu, sebagaimana dilaporkan oleh CNN, bercerita bagaimana ia direkrut dan dilatih oleh Mossad, dinas intelijen Israel, dan menyatakan bahwa ayah dan kakaknya yang mendorong dia bergabung sebagai agen mata-mata.

Musallam kemudian dibawa ke sebuah lapangan dengan pengawalan. Seorang anak laki-laki yang akan menjadi algojo kematiannya, muncul dan diperkenalkan oleh anak laki-laki lainnya yang lebih tua darinya. Algojo cilik ini diperkenalkan dalam bahasa Prancis yang sangat fasih dan menyebut sang algojo sebagai “salah satu anak singa dari kekhalifahan”.

Reuters, yang melaporkan berita ini, tidak bisa segera memverifikasi keaslian rekaman tersebut, yang banyak muncul di sejumlah akun twitter pendukung ISIS.

Para pejabat keamanan Israel menyatakan mereka menyadari video tersebut namun tidak bisa mengkonfirmasi keaslian video itu

Video yang berdurasi sekitar 13 menit tersebut memperlihatkan Musallam tengah berlutut sambil mendengarkan anggota militan ISIS membacakan surat keputusan mati dalam bahasa Perancis.

Kemudian seorang anak laki-laki muncul mengenakan seragam militer dan dipersenjatai dengan pistol. Bocah tersebut berdiri berhadapan dengan Musallam dan melepaskan satu tembakan ke dahinya.

Musallam seketika runtuh. Bocah tersebut kemudian melepaskan tiga kali tembakan lainnya.

Dalam video tersebut, Musallam mengulangi apa yang dia katakan bulan lalu dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh majalah berbahasa Inggris kelompok Dabiq.

Dalam wawancara tersebut, Musallam menyatakan dia bergabung dengan ISIS hanya sebagai agen ganda shingga dapat melaporkan informasi ke Israel.

Sementara, pemerintah Israel dan keluarganya menyangkal bahwa Musallam adalah seorang mata-mata Israel. Menurut keluarganya, Musallam bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran, dan bukan sebagai mata-mata untuk badan intelijen Israel, Mossad.

“Saya memberitahu ayah saya dan anak saya. Bertobatlah. Kepada yang memata-matai Negara Islam: Anda tidak akan berhasil, mereka akan mengekspos Anda,” kata Musallam dalam video terbaru, dalam bahasa Arab.

Keluarga Musallam menyatakan dia menghilang semenjak melakukan perjalanan wisata ke Turki. Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan Musallam pergi ke Suriah untuk berjuang bersama ISIS sejak Oktober tahun lalu.
sumber: satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment