AWAN PANAS SINABUNG MENGGANAS

Gunung Sinabung terus erupsi dan mengeluarkan awan panas. Sejak Sabtu (4/12/2013) pagi hingga pukul 13.00 WIB tercatat sekitar 30 kali erupsi tinggi asap 2-4 kilometer. Pada pukul 11.00 hingga 13.30 WIB, erupsi rata-rata hanya berselang 10-30 menit. Guguran awan panas mencapai 60 kali dengan jarak luncur sejauh 2-5 km ke arah tenggara. Besaran awan panas juga lebih besar dibandingkan sebelumnya. [Foto: Syahputra]
sumber : medanbagus

Foto : silahkan bergabung dengan fb : Bus Sinabung Jaya.

Posted in Berita, Berita dan Informasi Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PENGUNGSI ERUPSI SINABUNG DI LANGKAT CAPAI 489 JIWA

Hingga kini erupsi gunung Sinabung terus berlangsung. Warga pun diungsikan ke kawasan yang bersebelahan dengan Kabupaten karo.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Langkat Hardianul Zally, hingga kini pengungsi asal kabupaten Karo yang ditampung di Desa Telaga, Kecamatan Sei Bingei, Langkat telah mencapai 489 jiwa.

“Ada 489 jiwa warga yang mengungsi dari Tanah Karo akibat erupsi gunung Sinabung,” kata Hardianul Zally di Sei Bingei, Minggu (5/1/2014).

Hadianul mengatakan, pengungsi yang kini ditampung di desa Telaga mengalami peningkatan. Hal itu disebakan dengan awan panas yang dikeluarkan gunung Sinabung.

“Sekarang ini 489 jiwa pengungsi di lokasi pengungsian dari sebelumnya 340 jiwa yang ditampung di lokasi pengungsian,” katanya.

Dia juga merinci, pengungsi yang datang khususnya dari Kecamatan Naman Teran, itu terdiri dari 148 kepala keluarga, 252 jiwa laki-laki dan 237 jiwa perempuan. [hta]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

HINGGA MALAM INI SINABUNG SUDAH DUA KALI MUNTAHKAN LAHAR PANAS

Malam ini Minggu tanggal 5 Januari 2014 Gunung Sinabung mengeluarkan lava pijar sebanyak dua kali. Muntahan lahar panas pertama terjadi jam 20.00 WIB dan kedua sesaat lalu, jam 21.00 WIB.

Tamanta Sembiring (40), warga Desa Gurukinayan mengaku, lahar panas Gunung Sinabung mengarah ke Desa Gamber dan Desa Bakerah.

“Sampai saat ini lahar panas masih keluar terus dari Gunung Sinabung,” ujar Tamanta yang hingga malam ini masih bertahan di Desa Gurukinayan.

Dia bersama 3 rekannya, diantaranya Karina Sembiring, Baginda Sembiring dan Hormat Bangun masih bertahan untuk menjaga desa mereka.

“Hujan debu vulkanik dan hujan pasir disertai awan panas masih terus berlangsung. Mohon doa agar malam ini tidak terjadi apa-apa,” harapnya. [ded|mad]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

HINGGA MALAM INI SINABUNG SUDAH DUA KALI MUNTAHKAN LAHAR PANAS

Malam ini Minggu 5 Januari 2014 Gunung Sinabung mengeluarkan lava pijar sebanyak dua kali. Muntahan lahar panas pertama terjadi jam 20.00 WIB dan kedua sesaat lalu, jam 21.00 WIB.

Tamanta Sembiring (40), warga Desa Guru Kinayan mengaku, lahar panas Gunung Sinabung mengarah ke Desa Gambel dan Desa Bakera.

“Sampai saat ini lahar panas masih keluar terus dari Gunung Sinabung,” ujar Tamanta yang hingga malam ini masih bertahan di Desa Guru Kinayan.

Dia bersama 3 rekannya, diantaranya Karina Sembiring, Baginda Sembiring dan Hormat Bangun masih bertahan untuk menjaga desa mereka.

“Hujan debu vulkanik dan hujan pasir disertai awan panas masih terus berlangsung. Mohon doa agar malam ini tidak terjadi apa-apa,” harapnya. [ded|mad]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

BERITA LETUSAN #SINABUNG JADI HIBURAN DIKECAM WARGA MEDSOS

Para pengguna media sosial (medsos) mengecam sebuah pemberitaan yang menyebutkan letusan Gunung Sinabung jadi lokasi wisata dan hiburan warga. Kaum medsos, khususnya pengguna twitter, menilai berita tersebut terlalu berlebihan.

Berita tersebut tayang malam ini, Minggu (5/1/2014) pukul 19.20 WIB di kanal DetikTV. Adapun narasi dalam Berita TV berjudul “Erupsi Sinabung Jadi Hiburan Warga” itu antara lain berbunyi:

“Gunung Sinabung terus menumpahkan material vulkanik. Sejak Sabtu hingga Minggu pagi telah terjadi 77 kali erupsi dengan lontaran material yang semakin jauh. Bagi sebagian warga letusan menjadi tempat wisata baru.”

Sebutan wisata baru dengan judul hiburan bagi warga inilah yang memancing kritik warga medsos.

“Bencana bukan hiburan atau tempat wisata. Masyarakat melihat dengan cemas, takut, prihatin dan terluka,” ungkap volunteer Sinabung dengan akun @ben_kaban.

Akun @infobencana bahkan menganggap pemberitaan tersebut tidak memiliki empati dengan para korban yang kini dalam pengungsian yang mencapai 20 ribu jiwa.

“Berbulan-bulan saudara-saudara kita di pengungsian Sinabung, menderita berdesakan, ladang rusak dll lalu tega anggap #sinabung hiburan?

“Alangkah bodohnya jika ada anggap letusan #Sinabung sebagai hiburan. itu Ancaman,” tulis Media Center @infobencana.

Kecaman juga datang dari @Karoglobal. “Setau kami tidak ada yang terhibur dengan adanya erupsi Sinabung.”

Sementara pemilik akun @ahook dalam lini masanya juga tidak setuju dengan berita tersebut. “Kalau aku sih punya pengalaman lihat langsung #sinabung meletus dan keluarkan asap dan abu vulkanik. Rasanya takut dan was-was saat itu,” jelasnya.

“Kutuk manusia yang menyebut bencana #Sinabung sebagai hiburan!” seru pemilik akun twitter @Sihuandotcom

Tidak hanya mengecam, sejumlah warga medsos juga berharap agar liputan bencana Sinabung tidak dimanfaatkan untuk kepentingan komersil, namun lebih mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Merindukan jurnalisme empati, mengubah duka jadi senyum, bukan mempertontonkan senyum atas duka.” tulis @karo_news.

“Kami mengajak Indonesia, mari doakan eskalasi #Sinabung tidak lebih luas dari yang sudah-sudah,” pungkas @infobencana yang diretweet banyak pengguna twitter. [ded]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

INI KEJANGGALAN PENGGEREBEKAN TERDUGA TERORIS DI CIPUTAT VERSI KONTRAS

Jakarta – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai ada sejumlah kejanggalan yang dilakukan Densus 88 AT dalam penggerebekan terduga teroris di Ciputan pada malam tahun baru kemarin. Kejanggalan terutama pada soal tembak mati teroris.

Berikut kejanggalan yang diterima detikcom, Minggu (5/1/2014), dari rilis Kontras:

1. Lokasi rumah terduga teroris telah lama diintai

KontraS menerima informasi warga bahwa intel sering berkeliaran di sekitar lokasi terduga teroris. Intetitas intel semakin meningkat sekitar 1 minggu sebelum penggerebakan.

“Pada malam satu hari sebelum terjadi penggerebekan, dua orang yang diduga intel juga sempat mendatangi rumah terduga teroris,” kata koordinator Kontras Aris Azhar.

Informasi lainnya, pada hari Senin 30 Desember 2013 terlihat beberapa mobil mondar-mandir di sekitar lokasi rumah terduga teroris.

2. Intel sempat minta warga mengungsi

Pada 31 Desember 2014, siang hari, sebelum terjadi penggerebekan, aparat kepolisian menyuruh warga menjauh dari lokasi. Sebagian warga meninggalkan lokasi pergi ke rumah-rumah saudaranya, kecuali beberapa orang yang tidak bersedia menghindar lantaran menjaga keluarganya yang sedang sakit.

“Pengusiran warga dari lokasi disinyalir sebagai upaya Densus 88 AT untuk meminimalisir korban dipihak penduduk sekitar dan hal ini patut diduga sebagai bagian dari mobilisasi terencana untuk penindakan terhadap terduga teroris, yang kemudian berakhir dengan korban jiwa,” jelasnya.

3. Hidayat ditembak tanpa perlawanan bukan dalam baku tembak

Hidayat adalah terduga teroris pertama yang ditempat oleh Densus 88 AT. Hidayat disebut ditembak tanpa perlawanan saat keluar dengan seorang warga untuk membeli makan malam.

“Hidayat ditembak tanpa ada perlawanan yang membahayakan aparat. Namun menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Boy Rafli Amar bahwa terjadi baku tembak antara anggota Densus 88 AT dengan Hidayat,” kata Aris.

Menurut Aris, Densus 88 AT telah menguntit Hidayat dari belakang dan menyergapnya. Anggota polisi telah siap mengarahkan tembakan ke Dayat yang mengakibatkan Dayat meninggal. Boy Rafli Amar juga disebut memberikan keterangan yang berbeda soaldua orang dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri menggunakan motor Honda Supra B 6516 PGE.

4. Lokasi baku tembak yang janggal

Usai menembak Dayat, polisi langsung menggerebek rumah terduga teroris lainnya. Disebut terjadi baku tembak, namun KontraS tidak menemukan bukti terjadinya tembak-menembak.

“Jika benar terjadi kontak senjata sebagaimana disampaikan oleh Polisi, berarti ada bangunan-bangunan di depan rumah yang terkena tembakan peluru milik terduga teroris,” ujar Haris.

“Namun sejauh ini tidak ada bekas peluru di bangunan Mushala atau rumah warga yang berada didepan rumah terduga,” tambahnya.

5. Soal penemuan bom di rumah terduga teroris

KontraS menyebut ada keterangan yang berbeda soal penemuan bom di rumah terduga teroris. Namun anehnya tidak ada bekas bom yang meledak di luar rumah terduga teroris.

Keterangan yang berbeda tersebut berasal dari Komisioner Kompolnas Syafriadi Cut Ali yang mengatakan bahwa terduga melempar dua bom keluar, satu meledak satu tidak, sedangkan keterangan Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan menemukan enam bom rakitan di dalam rumah dan satu ditemukan sudah meledak.

“Pernyataan tersebut kontradiksi. Jika mengacu ke pernyataan Syafriadi, artinya ada bekas ledakan bom di luar rumah, ada bangunan yang rusak. Sementara pernyataan Boy Rafli yang menyatakan ada bom meledak di dalam rumah makin memperdalam kebingungan publik. Sebab, jika satu bom meledak di dalam rumah, pasti rumah tersebut rata dengan tanah dan orang-orang didalamnya hancur. Sejauh ini, rumah terduga teroris hanya terlihat bolong di atap dan beberapa bekas peluru didinding,” jelasnya.
sumber : detik.com

Posted in Berita | Leave a comment

SUDAH LEBIH SATU PELITA KERJANYA GANGGU BINI ORANG

Gangguan PLN (listrik mati) paling-paling 4-5 jam sudah berhasil diatasi. Tapi gangguan atas istri orang yang dilakukan Daryatmo, 45, masih saja berlangsung meski sudah satu Pelita. Dasiyun, 35, pun naik pitam. Lelaki yang baru keluar dari penjara itu kembali masuk rumahsakit karena ditusuk suami Titin, 28.

Gangguan listrik yang namanya pemadaman, paling-paling terjadi hanya satu jam dua jam selesai. Apa lagi pada era Dirut Dahlan Iskan, nyaris tak ada pemadaman listrik, khususnya di DKI Jakarta. Tapi sejak arek Magetan itu jadi Meneg BUMN, penyakit lama PLN kembali terjadi dan wilayah Sumut paling parah. Sayangnya, sang Dirut Nor Pamuji malah pilih mundur, karena anak buah sudah kerja capek-capek malah dituduh korupsi.

Gangguan listrik, siapa pun yang pasang listrik pasti mengalami. Tapi kalau gangguan lelaki iseng atas istri orang, tak semua terkena. Tentunya, di samping lingkungan sekitar orangnya baik-baik ahli surga semua, istri sendiri tidak melayani. Seperti Titin dari Surabaya misalnya, begitu diganggu lelaki tetangga, dia langsung lapor suaminya. ”Mas, aku diganggu Mas Daryatmo tetangga kita.” begitu kata wanita warga Jl Krembangan Jaya Utara Gang X Surabaya.

Daryatmo ini memang keterlaluan. Istri sudah punya, tapi lihat bini tetangga yang cantik dan lebih muda, nafsu juga. Setiap melihat Titin belanja ke tukang sayur ideran, dia mesti memelototi, tarus mulutnya suat-siut bersiul dengan nada-nada tendensius. Awalnya sih Titin membiarkan saja, tapi lama-lama Daryatmo jadi ngelunjak. ”Nenang ayo neng mari kita pacar-pacaran, dari pada punya suami…..,” begitu antara lain cara menggoda Daryatmo pada istri Dasiyun tetangganya.

Kalau sekedar mulut rusak saja, Titin masih bisa membiarkan. Tapi ketika tangan Daryatmo pegang-pegang ke arah ”Gunung Sinabung” segala, sudah barang tentu dia jadi tersinggung. Maka setelah berhasil menyelamatkan diri dari kekurang ajaran tetangganya tersebut, Titin segera mengadu pada suami. Tentu saja Dasiyun selaku suami marah-marah, wong istri sendiri sudah punya kok masih ganggu bini orang.

Daryatmo pun dilaporkan ke Polsek Bubutan. Tapi karena aksi kriminal Daryatmo ini hanya tipiring, mereka disarankan damai saja. Daryatmo – Dasiyun pun setuju. Hari itu juga Daryatmo dipaksa bikin perjanjian di atas meterai Rp 6.000,- bahwa tidak lagi-lagi akan mengganggu bini orang. ”Surabaya, 1 Oktober 2007, tertanda Daryatmo,” begitu penutup perjanjian tersebut.

Untuk beberapa lama Daryatmo memang tak mengganggu Titin lagi, apa lagi dia kemudian masuk penjara selama 5 tahun karena kasus narkoba. Tapi ketika dibebaskan Desember 2013, eh…..Daryatmo kembali ke penyakit lamanya. Setiap melihat Titin yang cantik dan putih itu kembali suka suat-suit. Katanya: menyang Surabaya tuku duku, mulihe gak mampir Baurena. Gelema kowe dadi bojoku, tak keloni saben dina…..!

Kalimat bernada ludrukan itu sungguh menyinggung perasaan Titin, sehingga dia kemudian kembali melapor ke suaminya. Wah, kali ini tak ada ampun lagi. Masak, ganggu bini orang sudah satu pelita lebih kok tak ada kapoknya. Maka begitu ketemu di jalan langsung saja Daryatmo ditusuk pisau, jusss! Untung saja lelaki ini segera dibantu adiknya, sehingga nasib Daryatmo tak sedemikian parah. Bahkan kini Dasiyun sendiri yang jadi urusan polisi karena penganiayaan tersebut.

Nggak gantian bikin perjanjian tertulis saja? (SP/Gunarso TS)
sumber : poskotanews

Posted in Berita | Leave a comment

HINDARI TABRAKAN, TRUK LPG TERBALIK

TELUK MENGKUDU-PM, Truk tangki pengangkut gas LPG BK 8796 ZE milik PT. Pertamina terbalik di pinggiran Jalinsum Medan Tebingtinggi, Km. 54-55, persisnya di Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, kemarin (2/1) sekira pukul 14.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut, namun bagian atas truk mengalami ringsek berat.

Keterangan Nana (39), sopir truk, LPG seberat 15 ribu liter yang diangkutnya dibawa dari Pangkalan Susu, Langkat menuju statisun elpiji Desa Firdaus.

Namun ketika melintas di lokasi kejadian, kata warga Dusun IV Pasar Rodi, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai itu, kendaraan yang ada di depannya tiba-tiba berhenti.

Untuk menghindari tabrakan, dirinya lantas banting setir ke kiri hingga akhirnya menabrak pohon mahoni. Setelah berhenti, posisi truk menjadi miring.

Untuk melanjutkan perjalanan, Nana kemudian mencari pertolongan. Ketika pengendara truk lain menolongnya, truk yang dikemudikan Nana malah terbalik saat ditarik.

“Karena beban di truk saya berat,” ungkap Nana.

Keterangan Kasat Lantas Polres Sergai AKP Soya Lato Purna, pihaknya sudah menangani insiden kecelakaan tersebut.

“Untuk mengantisipasi kemacetan, saya telah menurunkan anggota untuk mengatur arus lalu lintas,” terangnya ketika dikonfirmasi.(lik/rul)
sumber: posmetro-medan

Posted in Berita | Leave a comment

DUA JAMBRET DIHAJAR WARGA

Medan, (beritasumut.com) – Dua pelaku penjambretan nyaris tewas diamuk warga dan nyaris dilempar ke dalam sungai setelah melakukan aksi perampokan di Jalan Delitua, Medan, Sabtu (4/1/2014).

Beruntung, kedua pelaku berhasil diamankan Perugas Polsek Delitua yang mengetahui kejadian itu dari emosi warga yang tidak terbendung dan ingin membuang kedua pelaku kedalam sungai tersebut.

Pihak kepolisian sempat dibuat kewalahan, karena warga yang masih tersulut emosi ingin membuang kedua pelaku kedalam sungai, namun pihak kepolisian mengamankannya dan membawanya ke Mapolsek Delitua.

Karena kesal, massa akhirnya membuang sepeda motor pelaku kedalam sungai.

Menurut salah seorang warga Andi, peristiwa ini bermula saat pelaku dan korban terjadi tarik menarik tas yang disandangnya.

Korban kemudian berteriak meminta tolong dan mengundang perhatian warga yang tinggal dan melintas di daerah tersebut.

Warga yang mendengar teriakan korban lalu mengejar pelaku dan menangkapnya. Warga yang emosi lalu memukuli pelaku hingga nyaris tewas. Tak sampai disitu, sepeda motor pelaku juga dibuang kesungai karena masyarakat yang kesal.

“Pelaku diamuk warga dan sepeda motornya dibuang kesungai karena menjambret tas seorang wanita yang sedang melintas di daerah ini, Bang,” katanya. (BS-001)
sumber : beritasumut

Posted in Berita, Berita dan Informasi Takasima | Leave a comment

GUNUNG SINABUNG ERUPSI 30 KALI

Medan, (beritasumut.com) – Gunung Sinabung, Kabupaten Tanah Karo, terus erupsi dan mengeluarkan awan panas, Sabtu (4/1/2014). Sejak pagi hingga pukul 13.00 WIB tercatat sekitar 30 kali erupsi tinggi asap 2 hingga 4 kilometer.

“Pada pukul 11.00 hingga 13.30 WIB erupsi rata-rata hanya berselang 10-30 menit. Guguran awan panas mencapai 60 kali dengan jarak luncur sejauh 2-5 kilometer ke arah tenggara. Besaran awan panas juga lebih besar dibandingkan sebelumnya,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat, Sabtu (4/1/2014) siang.
.
PVMBG melaporkan ke Posko BNPB bahwa aktivitas Gunung Sinabung hingga siang ini masih tinggi. Suplai magma dari dalam dan pertumbuhan kubah lava masih berlangsung.

Dengan kondisi aktivitas gunung api yang terus meningkat maka rencana kontinjensi dengan skenario terburuk perlu dimatangkan. Kepala BNPB Syamsul Maarif telah memerintahkan semua kementerian/lembaga, BPBD Sumut, Pemkab Karo dan semua yang terlibat menyiapkan langkah-langkah antisipasinya.

Belajar dari pengalaman erupsi Gunung Merapi 2010, dimana peningkatan aktivitas gunung kemudian diikuti dengan penetapan radius evakuasi dari 5 km kemudian 10 km, 15 km dan 20 km. Semua kesiapan yang menyangkut penanganan pengungsi perlu disiapkan dengan baik.

Masa tanggap darurat erupsi Gunung Sinabung telah diperpanjang 5-18 Januari 2014. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan pemerintah. (BS-001)
sumber : beritasumut

Posted in Berita, Berita dan Informasi Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment