MUSISI YOGYAKARTA SIAP GELAR KONSER GUGUR GUNUNG UNTUK SINABUNG

Jakarta – Musisi asal Yogyakarta seperti Endank Soekamti, ShaggyDog, Jogja Hip Hop Foundation, Captain Jack dan FSTVLST bersatu untuk menggelar sebuah konser amal untuk membantu para korban bencana Sinabung.

GugurGunung untuk Sinabung pun dipilih mereka sebagai judul konser mereka. Sebelumnya, istilah GugurGunung pernah menjadi sebuah tema gerakan sosial para musisi di Yogyakarta untuk membantu korban bencana erupsi Merapi pada akhir 2010 dalam bentuk konser amal.

‘Gugur Gunung’ dalam istilah Jawa berarti guyub-rukun dan bahu-membahu untuk bergotong-royong menyelesaikan persoalan atau masalah bersama. Kini, mereka menghidupkan kembali tema tersebut untuk membantu para korban bencana gunung Sinabung, Sumatera Utara.

Dalam pers rilis yang diterima detikHOT, Sabtu (18/1/2014), konser tersebut bakal digelar pada 23 Januari di Jogja Nasional Museum, mulai dari pukul 15.00 hingga 23.00 WIB.

Tiket konser GugurGunung untuk Sinabung dibandrol dengan harga mulai Rp 20 ribu. Semua hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk para korban.

GugurGunung juga membuka donasi terbuka bagi masyarakat luas yang hendak menitipkan donasi via rekening BCA 037 321 3290 a/n Aulia Anindita dan rekening MANDIRI 200-00-1421586-8 a/n Moh Marjuki.
(hkm/hkm)
sumber : detik.com

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

EVALUASI STATUS KEGIATAN AWAS (LEVEL IV) G. SINABUNG TANGGAL 10 – 17 JANUARI 2014

I. pendahuluan

Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif terletak di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis terletak pada posisi 3º 10’ LU, 98º 23,5’ BT dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut.

Pasca peningkatan aktivitas vulkanik G. Sinabung dari Waspada menjadi Siaga pada tanggal 3 Nopember 2013, aktivitas vulkanik meningkat secara fluktuasi. hingga 22 November 2013. Aktivitas G. Sinabung meningkat secara siginifikan pada 23 dan 24 Nopember 2013 sehingga status G. Sinabung dinaikkan dari Siaga (level III) menjadi Awas (level IV) pada tanggal 24 November 2013 pukul 10:00 WIB.

II. PENGAMATAN

2.1. VISUAL

Pemantauan secara visual yang dilakukan dari Pos PGA Sinabung yang terletak di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat yang berjarak sekitar 8,5 km dari puncak Sinabung. Hasil pemantauan secara visual sejak 10 Januari 2014 adalah sebagai berikut :

Tanggal 10 Januari 2014; Cuaca mendung berawan, angin tenang-perlahan ke arah Timur dan utara, suhu udara 16-220C, gunung jelas-berkabut. Termati letusan berwarna putih tebal – abu-abu dengan tinggi kolom asap lk 700-4000 meter tertiup angin Timur-Timurlaut.

Luncuran awanpanas lk1500-4500 meter ke arah Tenggara-Selatan.

Tanggal 11 Januari 2014; Cuaca cerah-mendung, angin tenang-perlahan ke arah Timur dan Timurlaut, suhu udara 16-260C, gunung jelas-berkabut, saat jelas teramati letusan warna putih tebal kecoklatan dengan tinggi kolom lk 200-5000 meter dan luncuran awanpanas sejauh 1500-4500 meter ke arah Tenggara..
Tanggal 12 Januari 2014; Cuaca mendung-berawan, angin tenang-perlahan ke arah Timurlaut-Tenggara, suhu udara 17-220C, gunung jelas-berkabut. Saat jelas teramati letusan warna putih tebal hingga abu-abu tebal dengan tinggi kolom lk. 300-4000 m dan luncuran awan panas 500-3500 meter ke arah Tenggara dan Selatan. Teramati guguran lava pijar sejauh 2500 meter ke lereng Timur dan luncuran awan panas 500 m ke arah Tenggara.
Tanggal 13 Januari 2014; Cuaca cerah-mendung, angin tenang-perlahan ke arah Barat dan Baratdaya, suhu udara 16-230C, gunung jelas-berkabut saat jelas teramati letusan warna putih tebal dengan tinggi kolom asap lk. 300-1000 m dan luncuran awan panas 800-3500 meter ke arah Tenggara dan Selatan.
Tanggal 14 Januari 2014; Cuaca berawan-mendung, angin tenang-perlahan ke arah Selatan dan Baratdaya, suhu udara 15-240C, gunung jelas-berkabut, saat jelas teramati letusan asap putih tebal kecoklatan dengan tinggi kolom asap lk. 150-5000 m dan luncuran awan panas 500-4500 meter ke arah Tenggara – Selatan.
Tanggal 15 Januari 2014; Cuaca cerah-berawan, angin tenang-perlahan ke arah Selatan-Baratdaya, suhu udara 16-240C, gunung jelas-berkabut, saat jelas teramati letusan dengan warna abu-abu tebal dan tinggi asap lk. 500-1000 m dan dari titik erupsi sebelah utara dengan tinggi lk 300 m, luncuran awan panas 1500-4000 meter ke arah Selatan-Tenggara, dan guguran lava pijar sejauh 1000-3000 meter ke arah Selatan-Tenggara.
Tanggal 16 Januari 2014; Cuaca cerah-berawan, angin tenang-perlahan ke arah Timur dan Tenggara, suhu udara 16-250C, gunung jelas-berkabut, saat jelas teramati letusan dengan tinggi kolom lk. 1000-4000 m dan luncuran awan panas 1000-4500 meter ke arah Selatan. Guguran lava sejauh lk. 500-2500 meter ke arah Tenggara.
Tanggal 17 Januari 2014 (hingga pukul 06:00 WIB) ; Cuaca cerah-berawan, angin perlahan-sedang ke arah Timur-Tenggara, suhu udara 180C, gunung jelas – berkabut, saat gunung tampak jelas teramati abu letusan, tinggi kolom lk. 1000 meter, luncuran awanpanas ke arah Selatan sejauh lk. 4000 meter. Guguran lava pijar ke arah Tenggara sejauh 500-2000 m.

2.2. KEGEMPAAN

Hasil rekaman kegempaan sejak tanggal 10 Januari 2014 adalah sebagai berikut :

Tanggal 10 Januari 2014; 38 kali Gempa Letusan, 34 kali Gempa Guguran,14 kali Gempa Low Frequency (LF), 2062 kali Gempa Hybrid, 1 (satu) kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), dan getaran Tremor menerus, amplituda maksimum 3-30 mm.
Tanggal 11 Januari 2014; 31 kali Gempa Letusan, 214 kali Gempa Guguran, 24 kali Gempa Low Frequency (LF), 470 kali Gempa Hybrid, 23 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), dan getaran Tremor menerus, amplituda maksimum 3-30 mm.
Tanggal 12 Januari 2014; 21 kali Gempa Letusan, 204 kali Gempa Guguran, 13 kali Gempa Low Frequency (LF), 215 kali Gempa Hybrid, 19 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), dan getaran Tremor menerus, amplituda maksimum 0,5-4 mm.
Tanggal 13 Januari 2014; 10 kali Gempa Letusan, 199 kali Gempa Guguran, 24 kali Gempa Low Frequency (LF), 95 kali Gempa Hybrid, 33 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), dan getaran Tremor menerus, amplituda maksimum 0,5-3 mm.
Tanggal 14 Januari 2014; 64 kali Gempa Letusan, 201 kali Gempa Guguran, 11 kali Gempa Low Frequency (LF), 201 kali Gempa Hybrid, 22 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), dan getaran Tremor menerus, amplituda maksimum 0,5-7 mm.
Tanggal 15 Januari 2014; 31 kali Gempa Letusan, 141 kali Gempa Guguran, 10 kali Gempa Low Frequency (LF), 95 kali Gempa Hybrid, dan getaran Tremor menerus, amplituda maksimum 0,5-3 mm.
Tanggal 16 Januari 2014 ; 57 kali Gempa Letusan, 238 kali Gempa Guguran, 4 kali Gempa Low Frequency (LF), 65 kali Gempa Hybrid, 71 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 1 (satu) kali Gempa Vulkanik Dalam (VB) dan getaran Tremor menerus, amplituda maksimum 1-11 mm.
Tanggal 17 Januari 2014 (hingga pukul 00-06 WIB) ; 6 kali Gempa Letusan, 12 kali Gempa Guguran, 12 kali Gempa Hybrid , 4 kali Gempa Low Frequency (LF), 25 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), dan Getaran Tremor terekam terus menerus dengan amplituda 1-4 mm.

Selama periode 10 – 17 Januari 2014 getaran Tremor menerus masih terekam dengan amplituda bervariasi 0,5–30 mm, namun sejak tanggal 12 Januari 2014. Rekaman kegempaan menunjukkan dominasi Gempa Hybrid yang berkaitan dengan pertumbuhan kubah lava, dalam 7 hari terakhir total terekam 3203 kali atau rata-rata harian 457 kali. Gempa Low-Frequency (LF), yang diinterpretasikan adanya penambahan tekanan di area dangkal di bawah Kawah G. Sinabung menurun drastis, total terekam 100 kali atau 14 kejadian/hari. Gempa Vulkanik Dalam (VA), yang mengindikasikan adanya peningkatan tekanan akibat intrusi magma, masih tinggi dengan total terekam 241 kejadian atau rata-rata 34 kejadian/hari. Gempa Guguran, yang berkaitan dengan ketidakstabilan kubah lava, meningkat drastis sejak tanggal 30 Desember 2013, dan dalam 7 hari terakhir ini terekam 1231 kali atau sekitar 176 kejadian/hari. Letusan yang terjadi sejak tanggal 30 Desember 2013, semakin meningkat dan jumlah tertinggi pada tanggal 4 Januari 2014 sebanyak 69 kali dan tanggal 14 Januari 2014 sebanyak 64 kali. Total terekam 252 kali letusan.

RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) menunjukkan energi yang meningkat sejak tanggal 28 November hingga 16 Desember 2013, kemudian energinya relatif menurun. Pada 16 Desember 2013 merupakan puncak nilai RSAM, yang dimanifestasikan oleh terjadinya erupsi efusif atau munculnya kubah lava di Kawah G. Sinabung (Lampiran 2). Walaupun RSAM menurun sejak 16 Desember, RSAM masih cukup tinggi setelah tanggal 16 Desember 2013 – 5 Januari 2014 berasosiasi dengan pertumbuhan dan penghancuran kubah lava. Laju RSAM membesar sejak tanggal 6 Januari 2014 seiring dengan peningkatan jumlah gempa Hybrids.

2.3 DEFORMASI

Pengamatan deformasi dilakukan dengan metoda tiltmeter dan GPS (Global Positioning System).

2.3.1 TILTMETER

Lokasi pengamatan deformasi dengan tiltmeter dilakukan di dua lokasi, yaitu : stasiun Sukanalu (elevasi 1468 m, lereng timur gunung), stasiun Lau Kawar (elevasi 1468 m, lereng utara gunung). Stasiun tilt Sukanalu hanya merekam data sampai 5 Januari 2014 karena adanya gangguan pada sistem daya akibat panel surya tertutup endapan abu letusan. Stasiun tilt Laukawar merekam data dengan baik hingga 17 Januari 2014.

2.3.1.1 Stasiun Sukanalu

Sejak tanggal 5 Januari stasiun Sukanalu tidak berjalan mengirimkan sinyal dikarenakan gangguan abu letusan pada sistem catu daya alat.

2.3.1.2 Stasion Lau Kawar

Hasil pengamatan deformasi dengan tiltmeter kontinyu di stasiun Lau Kawar (dipasang tanggal 17 November) dalam periode 10-17 Januari 2014 memperlihatkan komponen sumbu X (tangensial) relatif datar, sedangkan sumbu Y (radial) berfluktuasi sebesar 50-100 mikroradian dalam pola deflasi. Sejak 9 Januari hingga saat ini sumbu Y cenderung datar yang mengindikasikan tempat magma dalam terisi fluida/magma.

2.3.2 GPS Kontinyu

Pengukuran GPS kontinyu dilakukan dengan memasang tiga stasiun GPS di tubuh gunungapi, yaitu: SKNL, GRKI, LKWR, dan satu stasiun referens di Pos Sinabung (SNBG). Data GPS dari ketiga stasiun selama awal Januari 2014 mengalami kekosongan akibat gangguan daya karena panel surya tertutup abu letusan sedangkan stasiun SNBG dapat merekam data dengan baik hingga 8 Januari 2014. Data terakhir dari stasiun SKNL pada 8 Januari 2014, stasiun GRKI 2 Januari 2014 dan stasiun LKWR 17 Januari 2014. Hasil pengukuran baseline GPS Kontinyu tanggal 1 Desember 2013 – 17 Januari 2014 menunjukkan fluktuasi (Gambar 4)

2.4. Fluks SO2 dan Suhu AIR PANAS

Setelah terjadinya erupsi dengan durasi yang cukup lama pada tanggal 11 Januari 2014, fluks SO2 cukup tinggi yaitu 3542 ton/hari, setelah itu menurun hingga 1234 ton/hari, namun pada tanggal 15 Januari 2014 nilai fluks SO2 meningkat kembali menjadi 3796 ton/hari. Masih tingginya nilai fluks SO2 mengindikasikan masih adanya suplai magma baru.

Suhu mata airpanas yang diukur secara kontinyu sejak awal Oktober 2013 sampai 8 Januari 2014 di daerah Payung (kaki gunung ke arah Selatan dari puncak G. Sinabung) berkisar antara 53,8-54,1 oC atau tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (Lampiran 5).

III. POTENSI BAHAYA

Erupsi masih berpotensi terjadi, yang menghasilkan material berukuran abu sampai lapili (berukuran 2-6 cm) yang ancamannya dapat mencapai radius 5 km serta dapat mengganggu kesehatan dan merusak tanaman di area terdampak.
Pertumbuhan kubah semakin intensif berpotensi menimbulkan awan panas yang dapat disertai longsoran dinding kawah yang mengancam ke arah Tenggara dan Timur. Letusan yang diikuti awan panas masih berpotensi terjadi disertai dengan lontaran material. Dampak bencana berupa awan panas dapat menjangkau jarak lebih dari 4 km.
Potensi longsor di lereng Utara (Lau Kawar) dan di sekitar puncak sebelah Selatan-Tenggara-Timur G. Sinabung masih tinggi. Pemicunya karena terdapat lubang tembusan fumarola baru yang diikuti beberapa kali terjadi longsor di lereng Utara, sedangkan pemicu di sekitar puncak sebelah Selatan-Tenggara-Timur adalah terdapatnya retakan-retakan yang memotong dinding kawah.
Potensi terjadinya lahar masih tinggi yang berasal dari endapan abu/material erupsi dan curah hujan tinggi. Lahar berpotensi terjadi di lembah-lembah sungai yang berhulu di puncak G. Sinabung.

IV. KESIMPULAN

Kegempaan masih didominasi oleh Gempa Hybrid yang mengindikasikan masih tingginya tekanan di area dangkal di bawah Kawah G. Sinabung berkaitan dengan pertumbuhan kubah lava. Peningkatan jumlah Gempa Guguran berkaitan dengan ketidakstabilan kubah lava.
Data deformasi mengindikasikan adanya perpindahan tekanan dari tempat yang dalam menuju tempat yang lebih dangkal.
Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental serta potensi ancaman bahaya G. Sinabung hingga tanggal 17 Januari 2014 pukul 06:00 WIB status kegiatan G. Sinabung masih tetap Awas (Level IV).
Jika terjadi penurunan aktivitas vulkanik G. Sinabung, maka tingkat kegiatannya dapat diturunkan sesuai dengan tingkat kegiatan dan ancamannya. Apabila aktivitasnya terus meningkat, maka daerah yang terdampak dapat diperluas sesuai ancamannya.

V. REKOMENDASI

Sehubungan dengan G. Sinabung dalam status AWAS, maka kami rekomendasikan:

Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak mendaki dan melakukan aktivitas pada radius 5 km dari Kawah Sinabung. Masyarakat di 17 Desa dan 2 Dusun yang tersebar dalam 4 Kecamatan yaitu : Kecamatan Tiga Nderket (Desa Mardinding, Desa Kuta Mbaru, Desa Temberun, Desa Tiga Nderket, Desa Perbaji); Kecamatan Payung (Desa Selandi, Desa Sukameriah, Guru Kinayan); Kecamatan Simpang Empat (Desa Berastepu dan Dusun Sibintun serta Desa Gamber); Kecamatan Naman Teran (Desa Bekerah, Desa Simacem, Desa Sukanalu, Desa Kuta Tonggal, Desa Sigarang-garang, Desa Kuta Rakyat, serta Desa Kuta Gugung dan Dusun Lau Kawar) agar diungsikan.
Masyarakat Kecamatan Naman Teran (Desa Kebayaken, Desa Naman dan Desa Kutambelin), yang terletak di timur laut dan berada di luar radius 5 km berpotensi terkena material jatuhan letusan. Desa Kuto Tengah, Desa Pintubesi, dan Desa Jeraya (Kecamatan Simpang Empat), yang terletak pada arah Tenggara bukaan kawah, dan berada di luar radius 5 km dari puncak berpotensi terkena awanpanas. Ke enam desa tersebut agar diungsikan.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat untuk diam di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan memakai masker, penutup hidung dan mulut serta pelindung mata.
Bagi atap rumah masyarakat yang terkena dampak dari hujan abu vulkanik tebal, agar segera membersihkan atap bangunan, untuk mencegah robohnya atap karena beban berat.
Masyarakat yang terganggu akibat hujan abu vulkanik lebat terutama anak – anak dan masyarakat rentan lainnya di sekitar G. Sinabung, dapat diungsikan sementara hingga hujan abu lebat mereda.
Sehubungan dengan meningkatnya intensitas curah hujan, maka masyarakat yang bermukim dekat sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
Masyarakat agar senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten Karo/ Muspida Karo yang senantiasa mendapat laporan tentang aktivitas G. Sinabung.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung di Jl. Kiras Bangun, Gg Kayu Bakar, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo selalu berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Kabupaten / Muspida Karo, BPBD Provinsi dalam memberikan informasi tentang aktivitas G. Sinabung.
Badan Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi dan Satlak PB Kabupaten Karo dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Sinabung.
sumber : esdm.

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

POLDASU MUTASI 54 PERWIRA

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Syarief Gunawan memutasi sebanyak 54 perwira di lingkungan Polda Sumut. Mutasi dan promosi jabatan itu dilakukan sesuai dengan Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor: ST/51/I/2014 Tanggal 17 Januari 2014. Inilah data mutasi tersebut yang diterima dari Kasubbid PID HUmas Polda, AKBP MP Nainggolan.

Kasubdit I/Kamneg Ditreskrimum Polda Sumut yang selama ini dipercayakan oleh AKBP R Budiman Damanik akan digantikan oleh Pamen Polda Sumut lulusan pendidikan Sespimmen 2013 Kompol Rio Ronald Risbohal Nababan. AKBP R Budiman Damanik akan menjabat sebagai Pendidik Madya SPN Polda Sumut.

Jabatan Kasubditlemneg Ditpamobvit Polda Sumut AKBP Mansyur akan diisi oleh Pamen Polda Sumut pindahan dari Polda Riau AKBP Waktu Sembiring. AKBP Mansyur menjadi menjadi Analis Kebijakan Muda Bidang Lemneg Ditpamobvit Polda Sumut.

Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumut sebelumnya dijabat AKBP Akhmad Nurdin akan digantikan oleh Pamen Polda Sumut lulusan pendidikan Sespimmen 2013 AKBP Eko Suprihanto. Sementara, AKBP Akhmas Nurdin akan menempati posisi sebagai Pendidik Madya SPN Polda Sumut.

Kasubbagdiapers Bagdalpres Biro SDM Polda Sumut Kompol Tito Travolta Hutauruk akan digantikan Kabagops Polres Binjai Kompol M Adenan AS. Kompol Tito sendiri akan menjabat sebagai Kasubbagmutjab Bagbinkar Biro SDM Polda Sumut.

Selanjutnya, jabatan Kapolsekta Medan Labuhan Kompol Riza Fahlevi Lubis akan digantikan oleh Kanit 1 Subditwisata Ditpamobvit Polda Sumut Kompol Ronny Oktavianus Sitompul. Kompol Riza Pahlevi akan menjabat sebagai Kabagops Polres Binjai.

Kasubbagpullahjianta Bagdalops Roops Polda Sumut Kompol Abdul Halim menjadi Kasubbaganev Bagbinopsnal Ditpolair Polda Sumut. Kasubbagfasjas Baginfosarpras Rosarpras Polda Sumut Kompol Pati Oloan Siahaan menjadi Kasubbagpullahjianta Bagdalops Roops Polda Sumut.

Pamen Polda Sumut pindahan dari Yanma Polri Kompol Rahmadsyah menjadi Kasubbagfasjas Baginfosarpras Rosarpras Polda Sumut. Pama Polda Sumut lulusan Sespimma Polri 2013 AKP Gultom Rosmaida Feriana menjadi Kasubbaggar Bagrenprogar Rorena Polda Sumut.

Kabagren Polres Pakpak Bharat Kompol Ileng Pribadi Anto menjadi Analis Kebijakan Muda Bidang Jarlat SPN Polda Sumut. Kasatlantas Polres Pakpak Bharat AKP Togu Mataniari menjadi Kabagren Polres Pakpak Bharat.

Paur Subbaganev Bagbinopsnal Ditlantas Polda Sumut AKP Muhammad Hasan menjadi Kasatlantas Polres Pakpak Bharat. Kabagren Polres Nias Selatan Kompol Faduhusi Zendrato menjadi Kasiturjawali Subditbingakkum Ditlantas Polda Sumut.

Ka Siaga SPKT II Polda Sumut Kompol Martin Luther Dachi menjadi Kabagren Polres Nias Selatan. Pamin Siaga SPKT II Polda Sumut AKP Amri menjadi Ka Siaga SPKT II Polda Sumut.

Kabagsumda Polres Pematang Siantar Kompol Suparno menjadi Kasubbagrenmin Bid TI Polda Sumut. Kasubbagrenmin Bid TI Polda Sumut Kompol Kuasa Purba menjadi Kabagsumda Polres Pematang Siantar.

Kasatsabhara Polres Tebing Tinggi AKP Zulkarnain S menjadi Pama Polres Tebing Tinggi dalam rangka pemeriksaan. Kasubbagbinops Bagops Polres Tebing Tinggi AKP Pahotan Manurung menjadi Kasatsabhara Polres Tebing Tinggi.

Kasatreskrim Polres Batu Bara AKP Sisworo menjadi Pama Biddokkes Polda Sumut dalam rangka berobat. Panit 2 Unit 4 Subdit II Ditreskrimsus Polda Sumut AKP Noperto Gilbert Nainggolan menjadi Kasatreskrim Polres Batu Bara.

Kapolsek Sipoholon Jhonnedy Erikson Sijabat menjadi Pama Polres Tapanuli Utara dalam rangka berobat. Kaurbinops Satlantas Polres Tapanuli Utara Iptu Lambok Stefanus Gultom menjadi Kapolsek Sipoholon.

Kapolsek Sibolga Selatan AKP Abidin menjadi Kasubbagkum Bagsumda Polres Pematang Siantar. Kasubbagsarpras Bagsumda Polres Sibolga AKP Suteja menjadi Kapolsek Sibolga Selatan.

Kapolsek Batang Angkola AKP Rahmat Affandi menjadi Kasubbagkum Bagsumda Polres Asahan. Wakapolsek Tanjung Pura Iptu Iswanto menjadi Kapolsek Batang Angkola.

Kapolsek Simanindo AKP Dihotman Sinaga menjadi Kanit 2 Si Sar Binmasair Satrolda Ditpolair Polda Sumut. Danton 1 Kie 1 Sipasdal Subditdalmas Ditsabhara Polda Sumut menjadi Kapolsek Simanindo.

PS Kapolsek Tanjung Balai Utara Iptu Iptu Arnold Simanjuntak menjadi Kapolsek Tanjung Balai Utara. Kasatsabhara Polres Dairi AKP Burhan Sinulingga menjadi Kanit 3 Sinego Subditdalmas Ditsabhara Polda Sumut.

Paur Subbagminsis Korsis SPN Polda Sumut AKP Frido Gultom menjadi Kasatsabhara Polres Dairi. Panit 1 Unit 2 Subdit I Ditreskrimum Polda Sumut AKP Viktor Sirait menjadi Paur Subbagminsis Korsis SPN Polda Sumut.

Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Zainuddin menjadi Kaurtu Subbagrenmin Ditsabhara Polda Sumut. Kapolsek Kuala AKP Slamet Riyadi Tambunan menjadi Kapolsek Pangkalan Brandan.

Kapolsek Sibabangun Iptu Panji Ali Candra menjadi Kapolsek Kuala. Kaurbinops Satreskrim Polres Tapanuli Tengah Iptu Lim Okto menjadi Kapolsek Sibabangun.

Kapolsek Munte AKP Jusia Tarigan menjadi Kasubbagdalops Bagops Polres Pelabuhan Belawan. Kasubbagdalops Bagops Polres Tanah Karo AKP Gunsang Sirait menjadi Kapolsek Munte.

Kapolsek Barus Jahe AKP Inget Sembiring menjadi Kasubbagdalops Bagops Polres Binjai. Kapolsek Juhar AKP Gunawan Hery Sudarto menjadi Kapolsek Barus Jahe.

Kapolsek Mardinding AKP Anwar Barus menjadi Kapolsek Juhar. Kasubbagpers Bagsumda Polres Tanah Karo AKP Jenda Malem menjadi Kapolsek Mardinding.

Kanitdik I Satreskrim Polres Deli Serdang Iptu Musa Alexander Shah menjadi Pamin 1 Urnalis Subbag Dumasan Itwasda Polda Sumut. Kasipropam Polres Samosir Ipda Ahmad Yani menjadi Pama Polres Serdang Bedagai.

PS Paur Subbagpullahjianta Bagdalops Roops Polda Sumut Ipda Jamhur Kusmiadi menjadi Pama Polresta Medan. Kaurbinops Satbinmas Polres Pematang Siantar Ipda Iswadi menjadi Pama Polres Tebing Tinggi.

Wakapolsek Dolok Merawan Ipda Edy Wiriyanto menjadi Pama Polres Pematang Siantar. Kaurkeu Subbagrenmin Ditpolair Polda Sumut Ipda Edy Yulifki menjadi PS Kanit 2 Sitindak Subditgakkum Ditpolair Polda Sumut.[rgu]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

AIR DANAU TOBA STABIL, INALUM GENJOT PRODUKSI ALUMINIUM

Kondisi permukaan air Danau Toba yang stabil berpengaruh positif pada rencana produksi aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Pasokan listrik yang stabil dapat menggenjot produksi lebih tinggi.

Direktur Utama (Dirut) PT Inalum, S.S Sijabat menyatakan, saat ini air permukaan danau berada pada level 904,88 meter dari permukaan laut (mdpl). Dengan kondisi ini, maka delapan turbin pembangkit listrik Sigura-gura, dapat memasok listrik dengan sempurna.

“Inalum dapat meningkatkan level produksi aluminium batangan atau ingot,” kata Sijabat kepada wartawan di Medan, Jumat (17/1/2014) malam.

Disebutkan Sijabat, pada periode April hingga Desember 2013 lalu Inalum memproduksi 191.821 ton aluminium. Rencananya akan dapat memproduksi 255.237 ton hingga Maret 2014.

“Pencapaian ini merupakan salah satu yang tertinggi yang diperoleh Inalum,” kata Sijabat.

Peningkatan pencapaian produksi merupakan bagian dari kinerja yang ingin dicapai Inalum sejak perusahaan ini berubah status menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Desember lalu. Secara bertahap produksi alumunium akan ditingkatkan dari 260.000 ton per tahun menjadi 650.000 ton.[rgu]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

KAWANAN RAMPOK BERSENPI BERAKSI DI HELVETIA

Kawanan perampok bersenjata api beraksi di kawasan Medan Helvetia. Kali ini yang menjadi korban mereka yakni Yusran (33) warga Jalan Kelambir V, Kampung Lalang, Kabupaten Deliserdang. Korban harus kehilangan sepeda motor Yamaha Mio J BK 3132 ADZ, yang baru dibelinya dengan sistem kredit sejak 4 bulan lalu setelah dirampok di Jalan Kapten Sumarsono, Medan Helvetia. Peristiwa ini langsung dilaporkannya ke Polsek Medan Helvetia.

Ia menceritakan, kejadian ini bermula saat ia bersama istrinya hendak pulang dari rumah kakaknya di Jalan Ayahanda, Jumat (17/1/2014) pagi sekitar pukul 06.00. Saat mereka melintas di TKP, empat orang pria dengan menggunakan sepeda motor RX King memepet korban dan menyuruhnya berhenti sambil mengacungkan senjata api. Takut ditembak, ia pun menuruti perintah pelaku dengan menepikan sepeda motornya. Saat itulah seorang pelaku turun dan membawa pergi motor korban.

“Aku ditodongnya pakai senjata api, karena takut ya kutepikanlah sepeda motorku, terus mereka ambil sepeda motorku itu,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Helvetia, AKP Hendrik Temaluru saat dikonfirmasi mengatakan, telah menerima laporan korban.

“Sudah kita terima dan secepatnya akan kita proses,” katanya singkat.[rgu]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

BNPB: PENGUNGSI SINABUNG MENCAPAI 27.319 JIWA, LOGISTIK CUKUP

Jakarta – Data terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah pengungsi akibat letusan Gunung Sinabung, Sumatera Utara, mencapai lebih dari 27 ribu jiwa. Mereka tersebar di 40 titik pengungsi.

“Ada 27.319 jiwa pengungsi di 40 titik pengungsian,” kata Kepala Syamsul Maarif.

Hal itu dikatakan dalam jumpa pers di Media Center Posko Nasional Penanggulangan Banjir, Lobi Gedung Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian PU, Jl Pattimura, Jakarta Selatan, Sabtu (18/1/2014).

Para pengungsi itu terdiri dari 8.546 Kepala Keluarga. Untuk kondisi aktivitas vulkanik terkini, Sinabung masih mengeluarkan letusan.

“Terakhir sudah enam kali letusan,” ucap Syamsul.

Kebutuhan logistik dinyatakannya akan cukup memenuhi kebutuhan pengungsi selama lima hari. “Belum ada permasalahan yang menonjol,” kata Syamsul.

Rencananya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan meninjau mereka.
“Tanggal 23 Januari 2014, Presiden akan melihat rakyatnya di sana,” katanya.

BNPB terus memperhatikan permasalahan pengungsi dan rakyat di sekitar Sinabung. Termasuk untuk kebutuhan dan aktivitas sehari-hari mereka. BNPB terus berkordinasi dengan Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU untuk mencari solusi dari masalah yang timbul.
sumber : detik.com

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

WARGA BERASTEPU TANGKAP RUSA GUNUNG

Warga Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo menangkap seekor rusa yang diduga berasal dari hutan di kaki Gunung Sinabung. Rusa tersebut menurut pengakuan warga, ditemukan tersesat diperkampungan warga sekitar pukul 12.00 WIB, Jum’at (17/1/2014) siang tadi.

“rusa dari gunung masuk ke kampung,” kata seorang warga, Pelin Sembiring, sesaat lalu.

Setelah ditangkap, Rusa jantan tersebut menurut Pelin langsung dibawa oleh warga ke Masjid yang terletak di Kelurahan Rumah Kabanjahe, Kota Kabanjahe. Belum diketahui apa rencana warga terhadap rusa yang diperkirakan memiliki berat sekitar 150 kg tersebut.

“Belum tau apa aan disembelih atau gimana,” ujarnya.

Kejadian seperti ini menurutnya baru pertama kali terjadi sejak gunung Sinabung meletus tahun 2010 lalu. Warga menduga, Rusa tersebut keluar dari hutan karena tidak mampu bertahan didalam hutan yang terus menerus terkena abu vulkanik dan awan panas.

“Mungkin nggak tahan dia disana karena awan panas sama abu kan terus menerus muncul,” ujarnya.[rgu]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

HEWAN TANGKAPAN WARGA BERASTEPU TERNYATA KAMBING HUTAN SUMATERA

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara (Sumut), Istanto mengatakan hewan bertanduk yang ditangkap oleh warga Desa Berastepu, Jum’at (17/1/2014) siang merupakan Kambing Hutan Sumatera (Capricornis sumatraensis sumatraensis) dan bukan rusa seperti anggapan warga sebelumnya. Bahkan ia menyebutkan hewan tersebut merupakan satwa endemik Sumatera yang masuk dalam daftar Appendices I (hewan yang sangat langka dan tidak boleh diburu).

“Satwa ini hanya terdapat di hutan tropis pulau Sumatera, kalau di Sumatera Utara ada disekita Hutan Tahura, Hutan dikawasan Langkat,” katanya, di Kabanjahe, Jum’at (17/1/20140 sore.

Hewan tersebut sore tadi dibawa ke Kota Medan dan dititipkan sementara di Kebun Binatang Medan. BKSDA Sumut sendiri menurut Istanto akan melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap hewan langka tersebut dengan mengambil sampel darah dan juga memulihkan kondisinya.

“Setelah rangkaian tersebut kita akan tentukan apakah akan dilepasliarkan atau menjadi koleksi Kebun Binatang,” ujarnya.

Sebelumnya disampaikan, warga Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo menangkap hewan bertanduk yang mereka sebut rusa. Hewan tersebut diduga tersesat dari kawasan hutan di kaki Gunung Sinabung dan masuk ke perkampungan warga.[rgu]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PARU-PARU DIPENUHI ABU VULKANIK, KAMBING HUTAN SUMATERA AKHIRNYA MATI

Satwa langka Kambing Hutan Sumatera (Capricornis sumatraensis sumatraensis) yang ditangkap warga dari Desa Berastepu, Kabupaten Karo akhirnya mati hanya beberapa jam setelah dititipkan sementara di Kebun Binatang, Medan. Kematian ini diduga disebabkan kondisinya yang semakin lemah setibanya di kebun binatang tersebut. Padahal, petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) yang membawanya sudah melakukan berbagai upaya untuk menolongnya.

“Ketika dibawa dari Karo memang sudah lemas, tidak mau makan sampai akhirnya mati,” kata Kepala BBKSDA Istanto, Sabtu (18/1/2014).

Istanto menyebutkan setelah satwa tersebut mati, mereka kemudian melakukan otopsi. Hasilnya, dari paru-parunya ditemukan banyak abu vulkanik yang bersumber dari letusan Gunung Sinabung. Kondisi inilah yang diduga penyebab utama kematiannya.

“Jadi memang sudah parah, karena terpapar abu vulkanik sudah cukup lama,” ujarnya.

Bangkai satwa endemik Pulau Sumatera ini rencananya segera diproses untuk mengawetkan. Nantinya hal tersebut akan menjadi bahan penelitian.[rgu]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PENCURIAN DI PLAZA MEDAN FAIR DIDUGA SINDIKAT

Medan-ORBIT: Petugas kepolisian Polsekta Medan Baru masih menyelidiki kemungkinan adanya sindikat pencurian yang sering beraksi di Plaza Medan Fair, di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, tepatnya di lantai IV plaza tersebut. Polisi mencurigai, hasil curian sudah ada yang menadah, setelah sebelumnya salah seorang pelaku, Riky berhasil dibekuk.

“Kasusnya sedang dikembangkan setelah Riki, ditangkap Kamis (9/1) lalu, saat beraksi di Toko Incom Plaza Medan Fair, Lantai 4, dan sudah ditahan serta sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” Kata Kapolsekta Medan Baru, Kompol Nasrun Pasaribu SIK, Jumat (17/1).

Korban, Tan Jervis,42,, warga Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Medan Polonia sebelumnya membuat laporan sesuai Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor :STTLP/77/I/2014/SPKT SEK MDN Baru. “Proses pemeriksaan sedang berjalan. Kita akan kembangkan ke jaringannya,” Nasrun. Riky ketahuan pemilik toko saat beraksi dari sistem keamanan (alarm) yang dipasang di lokasi.

Sebelumnya, aksi pencurian di area pertokoan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan telah membuat keresahan pebisnis komplek pertokoan di Lantai IV plaza tersebut. Para pengusaha/pedagang elektronik bakal hengkang dari plaza itu. Pasalnya, aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh sindikat, belum diusut tuntas oleh pihak berwajib.

Korban lainnya, Mardian Idris,58, warga Komplek Cemara Asri yang merupakan pemilik toko Graha Insan Surya (GIS), mengalami kerugian senilai Rp240 juta dengan rincian uang tunai Rp50 juta dan telepon genggam berbagai merek, senilai Rp190 juta juga raib.

Peristiwa itu terjadi15 September 2013, sesuai laporan pengaduan Nomor: STTPL/2212/IX/2013/SPKT SEK Medan Baru. “Kami khawatir pencuri itu masih berkeliaran. Bisa saja kejadian ini bakal terulang lagi,” kata Mardian Idris.

Menurutnya, sistem pengamanan di Plaza Medan Fair tidak maksimal. Padahal, pengusaha dibebani pihak pengelola dengan biaya sebesar Rp3.649.200 per bulan. “Kami sudah membayar service charge (kerusakan dan keamanan) Rp3.649.200 per bulan nya. Keamanan yang diberikan pengelola tidak menjamin pengusaha/pedagang khususnya di Lantai 4 Plaza Medan Fair,” ungkapnya.Om-16
sumber : harianorbit

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment