MINI MARKET, KEMBALIKAN UANG RECEHKU!

Rasanya, hampir semua konsumen pernah mengalami hal ini. Saat membayar ke kasir apa yang dibelanjakan, si kasir tak utuh mengembalikan sisa pembayaran. Ada berganti permen, karena katanya tak ada uang kecil. Dan kini ada dalih lain, sisa kembalian untuk disumbangkan. “250 rupiahnya disumbangkan ya, pa/bu?”. Jika konsumen mengangguk, si kasir tersenyum seraya mengeluarkan struk belanja yang pada catatan paling bawah tertera “Peduli sesama: Rp 250″, atau tergantung nominal yang disumbang si konsumen.

Mengganti uang kembalian dengan permen ada larangan dan sanksinya. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang menyatakan, seberapa pun kecil nilai kembalian dalam setiap transaksi, tetap harus menggunakan alat pembayaran yang sah. Sementara permen bukanlah alat pembayaran yang sah dan belum tentu senilai dengan nominal uang yang menjadi hak konsumen.

Sanksi lebih tegas lagi dituangkan dalam UU Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 yang menyatakan bahwa pengusaha ataupun pedagang yang mengganti uang kembalian dengan permen bisa dijerat ancaman sanksi maksimal 2 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Tak mau direpotkan dengan sanksi UU tersebut, lantas sejak beberapa tahun belakangan, sejumlah toko swalayan yang semula memberikan kembalian permen tidak berani lagi menerapkan hal itu. Meski kadangkala masih ada yang nekat melakukan, lagipula dari konsumennya pun seolah tidak mempermasalahkan atau juga bersikap permisif.

“Jumlah sumbangan yang diminta kepada konsumen tidaklah pernah di atas Rp. 1000. Paling tinggi uang receh kembalian senilai Rp 100 hingga Rp 500,” kata Pratiwi, bukan nama sebenarnya, kepala minimarket di kawasan Mandala By Pass Medan, kepada MedanBisnis, belum lama lalu.

Itu pun, jelasnya, si kasir harus harus bertanya dulu pada konsumen. Bila setuju ya disumbangkan dengan bukti yang tercantum di struk belanja. Tapi kalau tidak setuju,uang receh yang menjadi hak konsumen tetap dikembalikan.

Ke mana akan disumbangkan? Menurut Pratiwi, beberapa tahun lalu pihak mini market bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia. Namun setelah masa kespakatan habis, maka sejak 1 November 2013 hingga 13 April 2014, bekerja sama dengan UNICEF.
Seperti apa perjanjian kerja samanya, Pratiwi tidak paham. Dia bilang, yang tahu soal itu adalah atasannya yang berada di kantor cabang di kawasan Tanjung Morawa. Setelah dikumpul di Tanjung Morawa, selanjutnya dana sumbangan itu diserahkan ke kantor pusat di Jakarta.

“Setelah itu, setiap mini market yang sama akan mengumumkan jumlah sumbangan yang sudah terkumpul, berikut foto pada saat penyerahan sumbangan. Kita cantumkan berapa jumlah sumbangan yang sudah terkumpul sama foto bos kita waktu serahin sumbangan. Di program acaranya pun kita tampilkan. Jadi konsumen tahu kalau uang mereka memang benar-benar untuk disumbangkan,” paparnya lalu menunjuk bukti pada MedanBisnis, dengan melihat tayangan televisi di mini market tersebut, tentang acara penyaluran bantuan dari pihak mini market kepada pihak yang menerima.

Namun apakah benar si penerima bantuan di acara tersebut pihak Unicef, tidak jelas keabsahan dan transparansinya. Si Pratiwi pun pasti tak mampu menjawab jika ditanya apakah ada pihak yang mengaudit kantor pusatnya menyangkut jumlah total sumbangan yang terkumpul dan yang disalurkan.

Daripada menyumbang tapi hati dongkol lantaran tak jelas kaum duafahnya, lebih baik konsumen minta saja kembalian recehnya. Paling si kasir jadi merengut, atau kasak-kusuk mencari uang receh ke teman kasir di sebelahnya. Kalau tak ada juga, disuruhnya satpam swalayan itu untuk mencarinya entah kemana, sehingga antrian pun semakin panjang dibelakang Anda. (zulfadli siregar/Sri Mahyuni)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PILKADA TAPANULI UTARA PUTARAN KEDUA DIGELAR 6 MARET 2014

Ketua KPU Sumatera Utara (Sumut), Mulia Banurea mengatakan pelaksanaan pemungutan suara untuk putaran kedua di Pilkada Tapanuli Utara akan digelar pada 6 maret 2014. Jadwal ini menjadi kesepakatan yang didapatkan setelah KPU Tapanuli Utara dan KPU Sumatera Utara menggelar koordinasi dengan KPU RI.

“Kita sepakat menggelar pada tanggal tersebut agar tidak terkendala pelaksanaan Kampanye Pemilu Legislatif dalam bentuk rapat umum yang mulai berlangsung 16 Maret 2014,” katanya, Senin (27/1/2014).

Mulia menambahkan, pelaksanaan Pilkada putaran kedua yang dilakukan pada tahun 2014 ini akan membuat KPU Tapanuli Utara bekerja ekstra, sebab pelaksanaannya bersamaan dengan pelaksanaan tahapan Pemilu Legislatif yang akan berlangsung 9 April 2014 mendatang.

KPU Sumut sendiri menurutnya telah memberikan supervisi kepada KPU Tapanuli Utara agar mereka membagi kinerja diantara sesama anggota KPU.

“Mereka kita minta menetapkan siapa yang fokus pada Pilkada dan yang fokus pada Pemilu Legislatif,” ujarnya.

Sejauh ini seluruh persiapan untuk pelaksanaan pemungutan suara putaran kedua sudah dipersiapkan oleh KPU Tapanuli Utara, Termasuk pendanaan dan koordinasi dengan pihak keamanan.

Mulia menyebutkan tidak ada kendala sebab pelaksanaan putaran kedua ini sudah masuk dalam agenda perencanaan KPU Tapanuli Utara sebelum menggelar Pilkada tahun 2013 lalu.

“Seperti surat suara dan logistik lainnya maupun pendanaan sudah beres semua,” jelasnya.

Diketahui Mahkamah Konstitusi telah memerintahkan KPU Tapanuli Utara untuk menyelenggarakan pilkada putaran kedua. Hal ini diputuskan setelah gugatan Pilkada Tapanuli Utara yang diajukan oleh beberapa pasangan calon ditolak.

Dua pasangan calon yang akan masuk putaran kedua yakni pasangan Saur Lumbantobing-Manerep Manalu dan Nikson Nababan-Mauliate Simorangkir.[rgu]
sumber : medanbagus

Posted in Berita | Leave a comment

APK BANJIRI TPS YANG MENGGELAR PEMUNGUTAN SUARA ULANG DI DELISERDANG

Ketua Panwaslu Deliserdang, Erwin Lubis menyebutkan Alat Peraga Kampanye (APK) dari 11 pasangan calon yang menjadi peserta dalam Pilkada Deliserdang saat ini, membanjiri TPS 18 dan TPS 40, di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal.

Hal ini berkaitan dengan akan dilaksanakannya pemungutan suara ulang pada kedua TPS tersebut sesuai perintah dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kedua TPS tersebut sudah penuh dengan alat peraga kampanye,” katanya usai meninjau lokasi bersama anggota Panwaslu lainnya Erdiaman Purba, Selasa (28/1/2014).

Erwin menyebutkan sejauh ini pihaknya belum bisa mengambil tindakan atas banyaknya APK yang terpasang. Sebab, mereka belum mendapatkan petunjuk teknis yang secara spesifik mengatur tentang pelaksanaan tahapan pemungutan suara ulang pada kedua TPS tersebut.

Namun demikian, mereka akan menyurati seluruh pasangan calon agar menertibkan APK mereka karena letaknya yang melanggar aturan jika ditinjau dari aturan pada Pilkada yang lalu.

“Kami akan menyurati mereka, agar hal itu ditertibkanlah, karena letaknya persis diseputaran TPS itu,” ujarnya.

Erwin mengakui bahwa tensi politik jelang pemungutan suara ulang pada kedua TPS tersebut sangat tinggi. Sebab, hasilnya sangat menentukan kelanjutan dari Pilkada Deli Serdang, apakah akan masuk putaran kedua atau berakhir hanya 1 putaran.

Oleh karena itu, mereka senantiasa berupaya melakukan pengawasan secara maksimal agar tidak ada kecurangan dalam pelaksanaannya.

“Sudah kita koordinasikan dengan Panwascam, agar mereka intensif melakukan pengawasan,” jelasnya.

Sejauh ini seluruh anggota Panwaslu Deliserdang hingga ke tingkat kelurahan sudah siap untuk mengawasi tahapan pemungutan suara ulang tersebut. Hanya saja, kegiatan ini menurutnya membutuhkan dana.

Sebab, dana pengawasan dalam kasus pemungutan suara ulang pada kedua TPS ini sangat tergantung dari kebutuhan dana. Panwaslu sendiri masih menyusun kalkulasi dana yang mereka butuhkan.

“Kalau mengenai dana, sekretariat kami yang menyusun, kami hanya menyiapkan personil kami saja dan menyampaikan datanya kepada sekretaris Panwas,” sambungnya. [rgu]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

KELUARGA DESAK PELAKU PEMBUNUHAN KETUA IPK CEPAT DITANGKAP

Pihak keluarga mendesak polisi segera menemukan pelaku pembunuhan Ketua Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pemuda Karya (PAC IPK) Patumbak, Frengky Simatupang alias Frengky Tatto (42).

Adik ipar korban, Antoni, saat ditemui di kediaman korban, Selasa (28/1/2014) sore, berharap polisi agar segera menangkap para pelaku penikaman kakak iparnya.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada polisi. Kami berharap, para pelaku bisa secepatnya ditangkap,” ujarnya.

Disinggung mengenai motif pembunuhan, Antoni mengaku tidak tahu. Namun ia hanya mengangguk ketika ditanya apakah pembunuhan ada kaitannya dengan masalah perebutan lahan di kawasan Selambo.

“Kami kurang tau bang. Tanya ke polisi saja,” terangnya.

Diketahui, korban dibunuh dengan cara dibacok di depan istri dan keempat orang anaknya oleh lima orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Peristiwa ini terjadi di kediaman mereka di Jalan Selambo, Kecamatan Percut Seituan, Senin (27/1/2014) sekitar pukul 12.00 siang.

Korban langsung tewas seketika dengan 10 luka bacokan diantaranya lima kali di kepala, 3 kali dipunggung kiri dan 2 kali dipunggung kanannya.

Dirinya pun langsung dilarikan ke rumah sakit Ridhos di Jalan Menteng VII dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit Pirngadi Medan guna diotopsi. [ded]
sumber : medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

CHANDRA TANTANG PPATK BUKTIKAN ALIRAN RP90 MILIAR

Jakarta (ANTARA News) – Chandra Hamzah, kuasa hukum M Bahalwan, tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pekerjaan Life Time Extention (LTE) Gas Turbine (GT) 2.1 dan 2.2, menantang Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan terkait dugaan aliran dana Rp90 miliar.

Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dapat membuktikan dugaan aliran dana senilai Rp90 miliar yang berasal dari proyek tersebut seperti yang ditudingkan oleh tim penyidik Kejaksaan Agung, kata Chandra Hamzah dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa malam.

“Harusnya dijelaskan saja terkait uang itu, suruh saja PPATK cari tahu dari mana uang itu,” katanya.

Menurut Chandra, saat ini tidak ada kejelasan dari pihak Kejaksaan Agung terkait dugaan aliran dana tersebut.

“Sampai sekarang dari pihak Kejaksaan, masih belum ada kejelasan kepada kami terkait uang itu,” katanya.

Dia menjelaskan karena dugaan aliran dana tersebut menyebabkan M.Bahalwan ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, penetapan M. Bahalwan sebagai tersangka diduga kuat karena ditemukannya aliran dana yang mencurigakan dalam rekening pribadi tersangka yang berasal dari proyek pengadaan pekerjaan Life Time Extention (LTE) Gas Turbine (GT) 2.1 dan 2.2 sebesar Rp90 miliar.

Dalam kasus tersebut, pihak Kejagung sebelumnya telah menahan lima orang tersangka yakni Chris Leo Manggala selaku Mantan General Manager KITSBU, Surya Dharma Sinaga selaku Manager Sektor Labuan Angin, A Supra Dekanto selaku Direktur Produksi PT. Dirgantara Indonesia, Rodi Cahyawan selaku Karyawan Badan Usaha Milik Negara PT. PLN Pembangkit Sumbagut dan Muhammad Ali selaku Karyawan Badan Usaha Milik Negara PT. PLN Pembangkit Sumbagut.

Namun, masih ada satu orang yang masih belum disidik dan dimintai pertanggung jawaban hukumnya oleh pihak Kejagung terkait kasus tersebut yakni Direktur Utama (Dirut) PT Sri Makmur, Yuni yang kerap mangkir ketika diagendakan untuk diperiksa oleh tim penyidik.

Selain itu, pihak Kejagung sampai saat ini masih belum berani menetapkan status buron kepada Yuni, yang telah terlibat dalam kasus penggadaan Flame Tube GT-1.2, 2007 di PLTGU Belawan, Sumatera Utara senilai Rp23 miliar.

Penyidik Kejagung menduga ada penggelembungan harga (mark up) dan barang yang diterima tidak sesuai dengan spesifikasi Flame Turbin di PLN Belawan pada tahun anggaran 2007, 2008, dan 2009.

Pada saat itu, PT Siemens Indonesia yang memiliki reputasi internasional terkait Original of Manufacture (OEM), kalah dengan MAPNA dari Iran yang kapasitasnya bukan non OEM.

Panitia pengadaan barang dan jasa memenangkan penawar tertinggi dan MAPNA. Harga spare part non OEM memang lebih murah 40 persen dibandingkan dengan OEM. Namun kenyataannya Flame Turbin tersebut tidak dapat dioperasikan karena rusak.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

PEMBEBASAN LAHAN JALAN KUALANAMU TUNGGU PENETAPAN PENGADILAN

Medan (ANTARA News) – Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan menuju Bandar Udara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, tinggal menunggu penetapan dari pengadilan.

Wakil Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi di Medan, Selasa, mengatakan, pihaknya telah menempuh proses konsinyasi dengan menetapkan biaya ganti rugi ke pengadilan.

Proses itu dilakukan karena pihaknya tidak menemukan kesepakatan harga atas lahan yang akan dibebaskan untuk membangun jalan arteri menuju Bandara Kualanamu tersebut.

Proses konsinyasi ke pengadilan tersebut dilakukan sesuai Peraturan Presiden tentang pembangunan infrastruktur untuk fasilitas umum.

Tanpa menyebutkan jumlah ganti rugi, Erry Nuradi menyebutkan proses konsinyasi tersebut dilakukan untuk membebaskan lahan sepanjang 300 meter yang akan dibangun menjadi infrastruktur jalan.

“Kita sudah masukkan ke pengadilan, sekarang tinggal menunggu penetapan pengadilan. Kalau pengadilan menetapkan, kita sudah bisa mengeksekusi,” katanya.

Pihaknya mengharapkan masyarakat dapat memahami proses itu karena pemerintah bukan tidak mau mengganti dengan harga yang tinggi, tetapi terikat dengan sejumlah aturan dalam pembebasan tanah.

Jika menetapkan harga dengan tinggi, dikhawatirkan pimpinan proyek pembebasan lahan itu akan mendapatkan masalah karena memberikan ganti rugi yang tidak sesuai nilai jual objek pajak (NJOP).

Selain menunggu pembebasan lahan jalan sepanjang 300 meter tersebut, pihaknya sedang menyiapkan pengaspalan sepanjang 4,5 Km yang belum diaspal untuk menjadi empat lajur.

Sedangkan pembangunan jalan tol menuju Bandara Kualanamu sudah ditenderkan dengan masa kerja 900 hari sejak Januari 2013.

“Sudah setahun, berarti tinggal 600 hari lagi,” kata Erry.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

POLISI: PENEMBAK BRIPTU NURUL SINDIKAT PENCURI MOTOR

Bogor (ANTARA News) – Kepolisian Resor Bogor mencatat dua penembak Briptu Nurul Affandi merupakan anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah timur Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor AKP Didik Purwanto, Rabu menjelaskan untuk mendapatkan identitas para pelaku, selain memeriksa para saksi, pihaknya juga mengumpulkan keterangan, termasuk dari para tersangka pencurian kendaraan bermotor yang ditahan di Mapolres maupun di lembaga pemasyarakat.

Dari keterangan tersebut diketahuilah bahwa yang kerap beroperasi di wilayah timur, seperti Gunung Putri, Cileungsi, maupun Klapanunggal adalah dua kawanan tersebut, yakni Komarudin alias Kokom dan M.S alias M.

“Mereka berdua kawanan yang beraksi di Timur. Mereka dikenal sebagai kelompok Lampung Timur,” ujar Didik.

Didik mengatakan bahwa kedua tersangka diketahui sudah pernah ditangkap dan dijebloskan ke penjara dalam aksi yang sama yakni pencurian kendaraan bermotor.

Tersangka Kokom pernah ditangkap pada tahun 2008 dan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Pondok Rajek. Bebas tahun 2009 dan kembali melakukan aksi yang sama dengan rekannya M pada tahun 2010.

“Mereka ini sindikat, sudah lama beraksi di wilayah Bogor. Dalam aksi pencurian kendaraan bermotor ada kapling-kaplingan tempat pencurian. KK dan M ini pasangan yang beraksi bersama-sama,” ujar Didik.

Menurut dia, pasangan pencurian kendaraan bemotor ini sudah puluhan kali melakukan aksi kejahatannya, bahkan ratusan kali. Ini juga dibuktikan saat menangkap Kokom di kampung halamannya, Desa Negeri Agung, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur, petugas juga mengamankan tujuh unit kendaraan sepeda motor dari rumah pelaku.

Dalam kasus penembakan Briptu Nurul Affandi, Kokom adalah pelaku yang menunggu di sepeda motor saat penembakan terjadi. Sedangkan pelaku utama atau eksekutor berinisal M yang masih buron atau dalam pengejaran polisi.

“Kokom dan M ini tetangga satu kampung, mereka beraksi selalu berdua,” ujar Didik.

Saat ini tersangka Kokom dibawa dari Lampung Timur ke Mapolres Bogor untuk proses hukum atas kasus penembakan Briptu Nurul Affandi yang ditangani oleh Polres Bogor.

Sementara tim gabungan Polres Bogor, Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya dan Polda Lampung masih memburu keberadaan M selaku eksekutor penembak Briptu Nurul Affandi.

Peristiwa penembakan Briptu Nurul Affandi anggota Buru Sergap Polsek Klapanunggal terjadi Jumat (10/1) lalu. Ia tewas dengan luka tembak di kepala yang dilakukan oleh dua pencuri kendaraan bermotor yang hendak beraksi.(Ant)

Posted in Berita | Leave a comment

SEJUMLAH RUAS JALAN DI JAKARTA TERGENANG AKIBAT HUJAN

Jakarta (ANTARA News) – Sejumlah ruas jalan di lima wilayah DKI Jakarta tergenang air dengan ketinggian bervariasi setelah ibukota diguyur hujan sejak Selasa (28/1) malam hingga Rabu (29/1) dini hari.

Dikutip dari situs resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, hingga Rabu dini hari pukul 01:01 WIB di Jakarta Barat terjadi genangan di Jalan Kebon Jeruk Raya arah ke Batu Sari setinggi 20cm dan Jalan Daan Mogot di depan Samsat setinggi 20cm.

Di kawasan Jakarta Timur, ruas jalan Otista Kebon Nanas Utara 2 setinggi 50cm dan Raya Kalimalang setinggi 20cm.

Sementara di Jakarta Selatan, genangan air terjadi di Raya Fatmawati depan RS Fatmawati setinggi 50cm, Jalan Permata Hijau genangan setinggi 20cm, Jalan Pulo Mawar genangan setinggi 50cm, Jalan Prapatan Pancoran arah Cawang setinggi 20cm, Jalan Gatot Subroto arah Semanggi genangan setinggi 20 cm, Jalan Arteri Pondok Indah dekat Gandaria City genangan setinggi 20 cm, Jalan Tanjung Mas Raya setinggi 10 cm-20 cm, Jalan Kemang Raya depan KFC genangan setinggi 30 cm dan Kavling Polri Ragunan depan pintu barat belakang Ragunan genangan setinggi 10cm-20cm.

Sementara Jakarta Pusat, genangan air sempat terjadi di Jalan Kali Pasir Cikini dengan genangan setinggi 40cm, Jalan Wahid Hasyim belakang Sarinah Thamrin genangan 10cm-20cm, Jalan Baturaja Tanah Abang genangan 40 cm dan Jalan Bendungan Hilir depan RSAL Mintohardjo genangan setinggi 20 cm – 30cm.(Ant)

Posted in Berita | Leave a comment

AIRIN BERPELUANG TERJERAT KASUS WAWAN, INI TANGGAPAN PENGACARAAIRIN BERPELUANG TERJERAT KASUS WAWAN, INI TANGGAPAN PENGACARA

MedanBisnsi – Jakarta. Airin Rachmy Diani berpeluang bisa terjerat kasus suaminya Tubagus Chaery Wardhana (Wawan) jika terbukti ikut menikmati uang Wawan. Pengacara Wawan, Maqdir Ismail mengungkapkan Airin tidak pernah menikmati uang Wawan.
“Kita tahu sendiri Ibu Airin itu Walikota Tangerang Selatan dan memiliki pendapatan sendiri dari situ. kalau disimpulkan ikut menikmati saya pikir terlalu jauh ya,” ujar Maqdir di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2014). Maqdir menjelaskan, Wawan kliennya merupakan pengusaha. Karenanya wajar jika Wawan memiliki harta berlimpah.

“Pak Wawan ini kan nggak tidur-tiduran, dia ini pengusaha dari dulu. Sehingga, terlalu dini menetapkan kasus korupsinya,” tegasnya. Sebelumnya, Wakil ketua KPK Bambang Widjojanto mengungkapkan ada peluang Airin terjerat kasus Wawan. Airin bisa terjerat jika terbukti ikut menikmati uang hasil korupsi Wawan. “Ada pasal 5 TPPU, kalau dia (Airin) pasif bisa kena,” kata Bambang.

Ancaman pidana yang membayangi Airin jika terbukti menikmati uang Wawan mengacu Pasal 5 Undang Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. Pasal tersebut menyebutkan, setiap orang yang menerima atau menggunakan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana dipidana dengan hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Dalam kasus pencucian, KPK telah menyita sedikitnya 17 mobil milik Wawan dari berbagai tipe. Mobil yang disita mulai dari mobil kelas menengah hingga kelas premium dengan harga miliaran rupiah. Salah satu mobil yang disita adalah Lexus hitam dengan Nopol B 888 ARD. Mobil ini diduga atas nama Airin Rachmi Diani, meskipun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK. (dtc-ant)

Posted in Berita | Leave a comment

BNPB: SINABUNG KEMBALI KELUARKAN LAVA PIJAR

Medan, 28/1 (Antara) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat Gunung Sinabung kembali mengeluarkan guguran lava pijar yang mengalir sejauh 700 meter dari puncak kawah pada Selasa pagi.

Dalam diskusi dengan forum Redaktur Sumatera Utara di gedung PWI Sumatera Utara di Medan, Selasa, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengatakan, guguran lava pijar itu ditemukan dalam pemantauan pada pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB.

BNPB juga mencatat aktivitas Gunung Sinabung menimbulkan 89 kali guguran abu vulkanik, satu kali gempa vulkanik dalam, 30 kali gempa hybrid, tiga kali gempa berfrekuensi rendah.

Meski Gunung Sinabung diketahui mengeluarkan lava pijar, tetapi kondisi gunung tidak dapat dilihat secara utuh karena tertutup kabut dan cuaca mendung.

Dari pemantauan yang dilakukan, suhu udara di kawasan Sekitar Gunung Sinabung cukup dingin yakni 17 hingga 18 derajat celsius.

Pihaknya mencatat jumlah pengungsi akibat meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung Sinabung tersebut mencapai 29.816 jiwa atau 9.330 kepala keluarga.

Dari jumlah pengungsi tersebut, tercatat 3.163 orang yang dikategorikan kelompok rentan yakni warga lanjut usia 2.000 orang, ibu hamil 263 orang, dan bayi 900 orang.

Menurut Syamsul, ketika kondisi mulai aman, pihaknya telah menyaksikan langsung tingkat kerusakan rumah dan tanaman masyarakat akibat awan panas dan abu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Sinabung.

Ketika hujan turun dalam jumlah banyak dan mengikis abu vulkanik yang menyelubungi rumah dan tanaman masyarakat, pihaknya mengetahui kerusakan tidak terlalu besar.

“Kalau hujan terus menerus, nampak tidak banyak rumah dan tanaman yang rusak,” katanya.

Namun kondisi itu terkadang sulit dilihat karena perumahan dan tanaman masyarakat terus menerus diselebungi abu vulkanik dan hujan jarang turun.

“Kalau tidak erupsi, potensi hujan besar. Kalau erupsi, uap air yang ada terserap debu,” katanya.
(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment