TERKELIN DAN CORY KOMPAK DI PELETAKAN BATU PERTAMA HUNTAP DESA SURBAKTI

KaroDaily,KABANJAHE – Bupati Karo Terkelin Berahmana bersama Wakil Bupati Karo, Cory S Sebayang Senin (13/03/2017) pimpin peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) Hamparan Surbakti 1 di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat.

Huntap ini nantinya diperuntukkan bagi masyarakat pengungsi yang terkena dampak erupsi Gunung Sinabung, khususnya asal Desa Kuta Tonggal.

Dalam sambutannya, Bupati Karo mengatakan pembangunan Huntap ditujukan untuk membantu warga yang asal Lingkar Sinabung yang kini tidak lagi memiliki rumah.Hingga ia ( Terkelin) meminta agar dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan masalah.

“Semoga yang menempati rumah yang akan dibangun ini akan sehat-sehat, murah rezeki dan semoga Gunung Sinabung tidak lagi erupsi “, ujar Terkelin.

Namun demikian, Terkelin tetap mengharapkan kepada masyarakat yang akan menempati Huntap untuk ikut serta mengawasi pembangunan yang dilakukan oleh pengembang.

“Ini penting agar ada kesamaan persepsi membangun, karena nantinya rumah itu dimanfaatkan oleh warga”tambahnya.

Sementara itu, sesuai keterangan Rekompak selaku fasilitator pembangunan Huntap ini sebagaimana diungkap Senior Fasilitator Johanes Sembiring menyebutkan pembangunan Huntap tahap 1 berjumlah 67 unit rumah yang 95% diantaranya berasal dari Desa Kuta Tonggal

Seperti diketahui, peletakan batu pertama di Desa Surbakti bagi pengungsi Sinabung juga dihadiri Anggota DPRD Kab Karo Thomas Javerson, Pihak BPBD Kab. Karo, Camat Simpang Empat Hendrik Pilemon Tarigan SSTP, M.Si , Plt. Camat Naman Teran Dwikora Sitepu, Pihak Rekompak, Kepala Desa Kuta Tonggal Andreas Tarigan, Kepala Desa Surbakti Bahtera Ginting, LSM dan masyarakat.( karodaily/iwan)
sumber: karodaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

PEMPROV JAKARTA ‘TURUNKAN’ SPANDUK SERUAN TIDAK MENSALATKAN WARGA PRO-AHOK

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan pihaknya telah mencopot spanduk yang berisi ajakan tidak mensalatkan jenazah pendukung dan pembela Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sementara, Kementerian Agama mengatakan telah menurunkan timnya untuk membujuk para pimpinan masjid – yang memasang spanduk berisi ajakan tersebut – agar tetap mensalatkan orang Muslim yang mendukung Ahok.

Namun demikian, sejumlah laporan menyebutkan warga yang tinggal tidak jauh dari masjid di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, telah berinisiatif menurunkan spanduk tersebut setelah seorang warga mengaku keluarganya ditolak disalatkan di musala.

Tindakan ini diambil setelah muncul gelombang protes dari berbagai pihak, termasuk dari sejumlah tokoh dan pimpinan ormas Islam, yang menganggap ajakan tindak mensalatkan pendukung Ahok itu tidak sesuai ajaran Islam.

Kepada wartawan, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan spanduk yang isinya “provokatif” telah dicopot, termasuk spanduk larangan mensalatkan jenazah pendukung Ahok.

“147 spanduk yang sudah dicopot, termasuk yang penolakan menyalatkan jenazah di masjid-masjid,” kata Sumarsono, Senin(13/03).

Spanduk-spanduk tersebut mulai dicopot oleh Satpol PP sejak 1 Maret hingga 12 Maret, kata Sumarsono. Diakuinya, masyarakat setempat juga ikut berperan dalam menurunkan spanduk-spanduk tersebut.

Kemenag memilih upaya persuasif

Secara terpisah, Kementerian Agama menyatakan pihaknya telah melakukan upaya persuasif kepada pimpinan sejumlah masjid di berbagai wilayah di Jakarta – yang memasang spanduk provokatif tersebut – agar mensalatkan jenazah pendukung Ahok.

“Itu sudah kita lakukan, dengan cara persuasif. Kantor-kantor kita di Jakarta sudah turun ke takmir-takmir masjid,” kata Kepala Biro humas, data dan infrormasi Sekjen Kemenag, Masduki kepada BBC Indonesia, Rabu (13/03).

Ditanya mengapa Kemenag tidak bertindak tegas dengan melarang tindakan pimpinan masjid yang bersangkutan, Masduki mengatakan pihaknya tidak berwenang mencopot spanduk-spanduk tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Masduki menanggapi kritikan sebagian masyarakat yang mempertanyakan sikap pemerintah – dalam hal ini Kemenag – yang dianggap berpangku tangan dalam menghadapi kasus ini.

“Kami bicara substansi. Karena takmir masjid yang menjadi keewenangan kami. Sementara, pencopotan spanduk itu bukan kewenangan kami,” tegas Masduki.

Pihaknya menempuh upaya persuasif dengan menjelaskan bahwa mensalatkan jenazah warga Muslim itu merupakan fardu kifayah. “Kalau tidak disalatkan, maka warga sekitarnya berdosa,” jelasnya.

Diakuinya, upaya persuasif itu tidak serta-merta ditindaklanjuti dengan pencopotan spanduk. “Tetapi mereka menyatakan pengurusan jenazah tetap dilakukan, meski tidak di masjid,” ungkapnya seraya menyebut nama sebuah masjid di kawasan Setiabudi, Jaksel.

“Jadi, tugas Kemenag itu memastikan bahwa penanganan jenazah harus dilaksanakan, itu yang menjadi ranah kami,” katanya lagi.

Sikap DMI dan Pemuda Muhammadiyah

Akhir Februari lalu, BBC Indonesia sempat melihat dua spanduk berisi berisi ajakan tidak mensalatkan jenazah pendukung dan pembela Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di depan masjid Al-Ikhlas dan di dinding depan masjid Mubasysyrin di Kelurahan Karet, Jakarta Selatan.

“Ini shock therapy,” kata Ketua Remaja Masjid Mubasysyrin, Abdullah Muhammad Khomeini Malak.

Dia mengutarakan hal itu ketika saya bertanya apa komentarnya terhadap sikap sejumlah tokoh dan ormas Islam yang menganggap isi spanduk itu tidak sesuai ajaran Islam.

“Kadang-kadang cara mengingatkan (kepada umat Islam) itu berbeda-beda. Ada yang halus, ada yang kasar,” ungkap mahasiswa berumur 21 tahun ini.

Terhadap tindakan pimpinan masjid yang mengizinkan pemasangan spanduk seperti itu, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Pemuda Muhammadiyah menyebutnya sebagai tidak sesuai ajaran Islam dan terlalu mempolitisasi masjid.

Mereka kemudian meminta warga Muslim mengabaikan isi ajakan tersebut, karena isinya tidak tepat serta terlalu berlebihan.

Alasannya, mensalatkan jenazah itu fardu kifayah, kata Wakil Ketua DMI Masdar Mas’udi dan Ketum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, secara terpisah kepada BBC Indonesia.

Artinya, harus ada yang mensalatkan jenazah umat Islam tersebut kemudian menguburkannya. “Apabila itu tidak dilakukan, semua umat Islam akan berdosa,” papar Masdar.

GP Ansor siap membantu

Belakangan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyatakan sikap bahwa pihaknya siap membantu warga Muslim yang kesulitan mensalatkan jenazah, karena mendukung Ahok.

Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menyatakan, ajakan tidak mensalati jenazah warga Muslim pendukung Ahok merupakan tindakan menggunakan agama untuk alat politik.

“Sehingga muncul gerakan yang menggunakan simbol agama seperti yang muncul melalui spanduk-spanduk di musala atau masjid-masjid,” kata Yaqut kepada Hilman Handoni untuk BBC Indonesia, Rabu (13/03) pagi.

Padahal, lanjutnya, mensalatkan jenazah warga Muslim itu merupakan fardu kifayah. “Harus ada warga Muslim yang mensalatkannya,” katanya.

Karenanya, jika ada warga Muslim pendukung Ahok tidak meninggal dunia dan tidak disalatkan oleh masjid atau musala yang ada di dekatnya, Ansor menyediakan diri untuk menanganinya – mulai memandikan, mensalatkan hingga menguburkannya.

Ansor juga mengkritik sikap pemerintah yang disebutnya tidak melakukan tindakan tegas terhadap pimpinan masjid atau musala yang memasang spanduk yang berisi ajakan tidak mensalati warga Muslim yang mendukung Ahok.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

KENAPA AHOK TIDAK MENGUCAPKAN SUMPAH?

Daniel H.T- Rabu, 19 Oktober 2014, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta, setelah dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara.

“Saya berjanji, akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara kesatuan Republik Indonesia 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti pada masyarakat, nusa dan bangsa. Semoga Tuhan menolong saya.”

Demikian janji yang diucapkan Ahok meniru apa yang dibacakan Jokowi, sambil meletakkan tangan kirinya di atas sebuah Alkitab terbuka yang dipegang oleh seorang pendeta, tangan kanannya diangkat dengan dua jari diacungkan.

Banyak media pun menulis Ahok telah diambil sumpahnya, atau telah mengucapkan sumpahnya sebagai Gubernur DKI Jakarta itu. Sebenarnya menyebutkan Ahok telah mengucapkan “sumpah”-nya itu adalah sesuatu yang salah kaprah. Sebab sebenarnya Ahok memang tidak mengucapkan sumpah, tetapi mengucapkan janji, dia berjanji.

Kenapa demikian?

Karena sebagai seorang Kristen, Ahok tidak dibenarkan mengucapkan sumpah. Umat Kristen memang dilarang untuk mengucapkan sumpah dalam segala hal dengan alasan apa pun juga. Sebagai gantinya orang Kristen hanya diizinkan untuk mengucapkan janji. Demikian juga dalam konteks Ahok dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta ini. Dia tidak menyebutkan “Saya bersumpah …” , tetapi “Saya berjanji …” Yang kemudian diakhiri dengan “Semoga Tuhan menolong saya.”

Meskipun “hanya” berjanji, tetapi nilai dan tanggung jawabnya tidak berbeda dengan “sumpah” yang diucapkan oleh pemeluk agama lain. Janji di sini adalah janji Ahok kepada Tuhan, dan kepada seluruh rakyat DKI Jakarta. Tentu saja janji kepada Tuhan merupakan suatu janji yang benar-benar serius, yang jika dilanggar akan mendapat hukuman dariNya, baik di dunia, maupun di akhirat.

Karena beratnya tanggung jawab atas janji yang sudah diucapkan dengan meletakkan tangannya di atas Alkitab itu, maka Ahok pun berserahkan diri kepada Tuhan, supaya senantiasa mau menolongnya untuk tetap ingat dan selalu memenuhi janjinya kepada Tuhan dan kepada rakyat DKI Jakarta itu, dengan bekerja sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

Hanya dengan pertolongan Tuhan-lah tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta itu bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan janjinya itu. Maka itu janji tersebut ditutup dengan ucapan: “Semoga Tuhan menolong saya.” Itu adalah pernyataan sepenuhnya dari suatu penyerahan diri secara total kepada Tuhan. Jadi jangan sekali-kali dianggap enteng, lupa dan melenceng dari tanggung jawabnya sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta ini.

Dasar imani dari semua pemahaman tersebut ada pada Injil Matius 5:33-37, yang merupakan bagian dari khotbah Yesus di atas bukit yang sangat terkenal ini.

Di perikop itu Yesus berkata:

Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar; janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun.

Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Sedangkan di Keluaran 20:7 berbunyi:

“Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.”

Menurut ajaran Kristen, sumpah terlalu tinggi untuk diucapkan manusia. Apalagi jika diucapkan dengan sembarangan, hanya seremonial, sesudah bersumpah demi Allah, lalu melakukan hal-hal yang tidak benar. Oleh karena itu Yesus mengatakan, orang Kristen itu cukup mengucapkan janji dengan sesungguh-sungguhnya. Itu sudah cukup didengar dan mengikat yang mengucapkannya dengan Tuhan, dan dengan sesama manusia yang berhubungan dan menjadi tanggung jawabnya.

Semoga Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu selalu ingat dengan janjinya kepada Tuhan dan kepada rakyat DKI Jakarta itu. Amin. ***
sumber: kompasiana-19 November 2014

=============

Matius 5:33-37,

33. Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.

34. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,

35. maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;

36. janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.

37. Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Posted in Berita, Informasi Penting | Leave a comment

DJAROT INGIN PASTIKAN SEMUA PEMILH MASUK DPT

Jakarta (ANTARA News) – Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengajak kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan relawan untuk memastikan warga masuk ke daftar pemilih tetap (DPT).

“Mereka yang kemarin enggak dapat masuk ke DPT langsung datang ke KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Jangan sampai mereka enggak masuk lagi ke DPT,” kata Djarot saat blusukan di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin.

Djarot mengharapkan warga yang belum masuk DPT pada putaran pertama Pilkada DKI memastikan dirinya masuk DPT pada putaran kedua sehingga dapat menggunakan hak pilihnya. Dia juga meminta warga mengawal penyelenggaraan Pilkada agar berjalan baik dan lancar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta terus berupaya melengkapi DPT demi Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono pekan lalu mengatakan total warga Jakarta yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) ada 59.911 orang, tetapi dari jumlah ini ada 54.382 orang yang masuk DPT. sehingga ada 5.530 ornag yang belum merekam e-KTP dan belum masuk DPT.

“5.530 itulah yang akan terus kami kejar, terutama yang tinggal di apartemen. Kami akan jemput bola dengan membuka posko DPT di apartemen-apartemen,” kata Sumarsono.(Ant)

Posted in Berita | Leave a comment

ISU REKLAMASI DIPOLITISASI, NELAYAN TELUK JAKARTA PROTES

“Cara itu cuma untuk mendulang suara agar elektabilitas meningkat”

Jakarta (ANTARA News) – Sejumlah tokoh nelayan di Teluk Jakarta menolak politisasi isu reklamasi di Pantai Utara Jakarta terutama bertepatan dengan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

“Intinya kami menolak diperalat dalam politik Pilkada DKI karena sebagian besar nelayan asli tak lagi mempersoalkan reklamasi, ” kata tokoh nelayan Muara Angke, Jakarta Utara, Haji Syarifuddin Baso dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, politisasi dan penolakan reklamasi selama proses Pilkada hanya menguntungkan segelintir pihak.

“Cara itu cuma untuk mendulang suara agar elektabilitas meningkat,” katanya.

Syarifuddin melanjutkan, warga Muara Angke mendukung kelanjutan proyek reklamasi asal diikutsertakan dalam setiap pembahasannya.

Hal itu diyakini karena reklamasi akan turut meningkatkan kesejahteraan dengan terbukanya lapangan pekerjaan.

“Kami tidak mempersoalkan reklamasi sepanjang tidak ada penggusuran,” kata dia.

Para nelayan, kata dia, justru berharap berbagai proyek reklamasi akan menjadi pusat bisnis baru yang mampu menopang kehidupan keluarga mereka.

Syarifuddin pun mendesak agar sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tak ikut campur mempolitisasi reklamasi karena hal itu justru akan memecah masyarakat di tingkat bawah.

Selain itu, sejumlah LSM hanya melibatkan nelayan pendatang yang sesungguhnya tidak berkepentingan terhadap Teluk Jakarta.

Reklamasi juga dinilai tidak berhubungan dengan penurunan tangkapan ikan karena sejak lama nelayan sebenarnya sudah sulit mencari ikan di Teluk Jakarta akibat parahnya pencemaran.

Menurut sejumlah nelayan Muara Angke, saat ini reklamasi yang sudah hampir jadi dan dibangun tower-tower adalah Pulau C dan D. Sementara pulau lain, di luar Pelabuhan Baru Tanjung Priok (New Priok), belum ada bangunan.

Sebelumnya, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia DKI Jakarta Yan Winata Sasmita, menyatakan dapat menerima penjelasan oleh pengembang dan pemerintah mengenai reklamasi.

“Mari kita awasi bersama,” tegas Yan.

Sampai saat ini belum ada data terbaru jumlah nelayan di Jakarta Utara. Data resmi terakhir adalah sampai 2013. Jumlah nelayan di seluruh Jakarta tercatat 27.753 jiwa.

Sebanyak 17.745 jiwa atau 63,9 persen merupakan nelayan pendatang pekerja.

Adapun nelayan penetap pemilik dan penetap pekerja masing-masing 3.071 jiwa (11,1 persen) dan 6.937 jiwa (25 persen).

Mantan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) dan Direktur Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild, sebelumnya menyebut reklamasi akan menjadi solusi bagi lingkungan Teluk Jakarta yang sudah rusak.

“Reklamasi adalah bentuk adaptasi terhadap kondisi Teluk Jakarta,” kata Emmy.

Dia menambahkan pemerintah bahkan semestinya mempercepat reklamasi 17 pulau yang dibarengi pembangunan Tanggul Tahap A dalam proyek Pengembangan Terpadu Kawasan Pesisir Ibukota (NCICD).

Langkah itu diperlukan agar masyarakat dan Ibukota Jakarta selamat dari ancaman banjir rob yang melanda setiap masa laut pasang di bulan purnama.(Ant)

Posted in Berita | Leave a comment

PEMKAB KARO SASAR SIOSAR LANJUTAN

KaroDaily,JAKARTA – Setelah proyek perdana pendirian kawasan relokasi korban erupsi GA Sinabung hampir rampung di Siosar, pemerintah sasar pembangunan pemukiman tahap lanjutan di areal yang sama. Siosar II, kini pada tahapan upaya pemenuhan lahan.

Target Pemkab Karo ini terungkap Kamis (09/03/2017). Di jejaring sosial facebook tampak Bupati Karo, Terkelin Berahmana dan rombongan antara lain Asisten I Pemerintahan, Drs Suang Karo Karo, Kalak BPBD Karo, Ir Martin Sitepu, dan Staff BPBD Karo, Ir Nius Abdi Ginting bersama Ka BPBD Provsu, DR . Ir Riadil Akhir, Kabid RR BPBD Provsu dan Adam Nasution, temui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar di Jakarta.

Terkelin dan rombongan datang ke ruangan Siti Nurbaya Bakar didamping Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Prof San Afri Awang.Bupati Karo menjelaskan perkembangan rancangan Siosar tahap ketiga yang muncul ketika bertemu Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Menurutnya,bila kebijakan itu pada akhirnya disetujui membutuhkan lahan seluas 600 Ha. Nantinya, lahan itu sambung Berahmana diproyeksikan dapat menampung 1.089 kepala keluarga asal lingkar Sinabung.Jika mengacu kepada persebaran dan hitungan populasi desa disana, jumlah kk itu sebutnya ( Terkelin) setara dengan penduduk tiga desa tambah 1 dusun.

Memahami itu, Menteri Siti Nurbaya Bakar, berjanji bakal turun ke lapangan bersama tim teknis guna dikaji di tahapan selanjutnya.(karodaily/iwan).
sumber: karodaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

KUBURAN MASSAL ‘DITEMUKAN’ DI DEKAT PENJARA BADOUSH, MOSUL

Kuburan massal yang diduga berisi 500 jasad orang telah ditemukan di dekat bangunan penjara Badoush, Kota Mosul, Irak, kata komandan pasukan Irak.

Pasukan kelompok milisi sukarelawan Syiah – yang diberi nama al-Hashd al-Shaabi – mengatakan korban adalah “tawanan sipil” yang dibunuh oleh kelompok militan yang menamakan dirinya sebagai Negara Islam atau dulu disebut ISIS.

ISIS diduga telah membunuh hingga 600 orang tahanan, yang sebagian besar adalah warga Islam Syiah. Pembunuhan ini diduga mulai dilakukan ketika mereka merebut Mosul pada 2014.

Penjara Badoush direbut kembali oleh pasukan Irak pada awal pekan ini.

Pasukan al-Hashd al-Shaabi mengatakan pada Sabtu (11/03) bahwa “kuburan massal berskala besar” berisi sisa-sisa jasad 500 orang tahanan sipil yang “dieksekusi oleh kelompok ISIS setelah mereka menguasai penjara itu selama pendudukan atas Mosul”.

Namun demikian, salah-seorang sumber militer Irak yang terlibat dalam pengerahan pasukan milisi Syiah itu tidak dapat mengkonfirmasi temuan kuburan massal itu.

Walau laporan ini tidak dapat segera diverifikasi, laporan Human Rights Watch (HRW) dua tahun lalu mengatakan bahwa ratusan narapidana pria dibunuh oleh kelompok militan ISIS pada saat itu.

Setelah penjara Badoush dikuasai ISIS pada Juni 2014, sekitar 1.500 orang narapidana dikumpulkan dan diangkut dengan truk menuju kawasan yang terisolasi di tengah padang pasir, ungkap napi yang selamat kepada kelompok hak asasi.

Menurut laporan HRW, orang-orang ISIS yang bersenjata kemudian memisahkan narapidana Syiah dari napi Sunni dan Kristen. Mereka kemudian dipaksa berbaris dan berlutu sepanjang hari di tepi sebuah lubang.

Para napi Syiah itu kemudian ditembak di bagian kepala, kata seorang korban selamat yang melarikan diri atau pura-pura mati karena mereka terlindung tubuh korban tewas yang jatuh di atas mereka.

Pasukan lapis baja Irak dan kelompok milisi merebut kembali penjara Badoush penjara, di dekat pusat kota Mosul, Rabu lalu.

Pernyataan yang dirilis oleh pasukan Irak tidak mengatakan apakah mereka menemukan orang-orang yang masih hidup dalam tahanan pasukan ISIS.

Pemerintah Irak melancarkan operasi untuk merebut kembali Mosul sejak Oktober lalu, dan mengumumkan bahwa sisi timur kota itu telah dikuasai kembali dua bulan lalu.

Pasukan Irak saat ini tengah bergerak menuju barat Mosul yang didiami banyak orang.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

RAJA SALMAN TINGGALKAN BALI, JOKOWI UCAPKAN ‘SELAMAT JALAN’

Setelah berlibur lebih dari sepekan di Bali, pemimpin Arab Saudi Raja Salman Abdulaziz dan rombongan akhirnya meninggalkan Bali, Minggu (12/03) siang, untuk melanjutkan kunjungan kenegaraan ke Jepang.

Sebelum meninggalkan Bali, Presiden Joko Widodo telah melakukan pembicaraan telepon dengan Raja Salman melalui sambungan telepon, sekitar pukul 08.30 WIB, Minggu (12/03).

Seperti dijelaskan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada Biro Pers Sekretariat Presiden, Presiden menyampaikan “selamat jalan” kepada Raja Salman. “Terimakasih atas kunjungan Raja dan delegasi,” ucap Presiden sebagaimana disampaikan Menlu Retno.

Lebih lanjut Menlu Retno menjelaskan, dalam dua bulan ini, Presiden Joko Widodo akan mengutus menteri terkait untuk merealisasikan hasil kunjungan Raja Salman ke Indonesia.

Raja Salman berada di Indonesia sejak tanggal 1 Maret hingga 12 Maret 2017. Setelah melakukan kunjungan kenegaraan di Bogor dan Jakarta, Raja Salman berlibur di Bali sejak 4 Maret lalu.
Peningkatan kerja sama

Dan sebelum meninggalkan Bali, Raja Salman di tempatnya menginap di St Regis, Nusa Bali, telah menerima kunjungan kehormatan Menlu Retno Marsudi.

Dalam pertemuan itu, Raja Salman mengulangi pesan yang telah disampaikan kepada Presiden Jokowi tentang pentingnya peningkatan kerjasama kedua negara serta tindaklanjutnya di kemudian hari.
Hak atas foto Biro Pers Setpres
Image caption Menlu Retno menjelaskan, dalam dua bulan ini, Presiden Joko Widodo akan mengutus menteri terkait untuk merealisasikan hasil kunjungan Raja Salman ke Indonesia.

Di hadapan Menlu Retno, Raja Salman juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah dan masyarakat Indonesia.

“Raja berharap saling mengunjungi, baik pihak pemerintah dan swasta dari kedua negara dapat diintensifkan,” ungkapnya.

Sekitar pukul 11.15 Waktu Indonesia Tengah, pesawat Boeing 747 seri 400 yang membawa Raja Salman dan rombongan lepas landas dari Bandar udara internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Sempat ditutup

Di sejumlah ruas jalan, ratusan orang melambaikan tangan saat rombongan Raja Salman dalam perjalanan dari Nusa Dua menuju bandara.

Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai sempat ditutup sekitar satu jam, antara pukul 10.45-11.30 Wita, saat pesawat rombongan Raja Salman menjelang dan saat meninggalkan bandar udara tersebut.

Penutupan sementara bandara ini, yang merupakan prosedur tetap untuk menyambut kedatangan dan melepas keberangkatan kepala negara yang berkunjung, mengakibatkan 18 penerbangan di bandar udara itu tertunda.

Keberangkatan Raja Salman dilepas oleh sejumlah pejabat teras Indonesia, seperti Menlu Retno Marsudi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta Gubernur Bali Made Mangku Pastika serta pejabat keamanan setempat.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

MOBIL ANGGOTA DPRD SUMUT TERJUN KE JURANG PENATAPAN BERASTAGI

KARODAILY.com, BERASTAGI – Mobil dinas Anggota DPRD Sumatera Utara nomor polisi BK 1789 K terjun ke dalam jurang di Jalan Djamin Ginting Km 52-53, Jumat (10/03/2017).

Kejadian itu terjadi persisnya di tikungan Magdalena, Penatapan Desa Doulu Kecamatan Berastagi. Beruntung, Anggota DPRD Sumut, Leonard Samosir selamat dari kecelakaan lalu lintas tunggal ini.

Keterangan diperoleh KARODAILY.com dari Kanit Lantas Polsekta Berastagi, Ipda P Hutahean, kejadian bermula saat mobil dinas jenis Kijang Innova yang dikemudikan Tambun Siburian (37), warga Jalan Tembakau Raya, Simalingkar, Medan sedang melaju dari arah Medan menuju Sidikalang.

Entah bagaimana, pengendara yang diperkirakan mengantuk itu tak lagi dapat mengendalikan kenderaan yang ia bawa hingga masuk ke dalam jurang yang berjarak sekira 300 meter dari pabrik air minum kemasan Aqua.

Warga yang mengetahui segera melaporkannya ke kepolisian terdekat. Warga sekitar juga sempat memperhatikan kondisi mobil dan orang-orang di dalamnya.

Darisana diketahui kalau Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut itu selamat meski terdapat sejumlah luka di tubuhnya. Leonard yang beralamat di Jalan 46 No 46 Sidikalang ini lantas dievakuasi bersama sang sopir untuk mendapat perawatan medis. Sementara, mobil dinas dalam awasan polisi.

Walau tidak mengakibatkan korban jiwa, tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta rupiah. Hingga lewat siang, belum ada informasi lanjutan tujuan Anggota DPRD Sumut, Leonard Samosir melaju menuju kota Sidikalang.

Selain itu, Kanit Lantas Polsekta Berastagi Ipda P Hutahean menambahkan, pihaknya langsung melakukan langkah pengamanan dan pengangkatan mobil yang ringsek. (karodaly/iwan)
sumber: karodaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

CINTA SEJATI SEORANG IBU

FB: Maureen Winokan

Di sebuah rumah sakit bersalin, seorang ibu baru saja melahirkan jabang bayinya. “Bisa saya melihat bayi saya?” pinta ibu yang baru melahirkan itu penuh rona kebahagiaan di wajahnya. Namun, ketika gendongan berpindah tangan dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki mungil itu, si ibu terlihat menahan napasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit, tak tega melihat perubahan wajah si ibu. Bayi yang digendongnya ternyata dilahirkan tanpa kedua belah telinga! Meski terlihat sedikit kaget, si ibu tetap menimang bayinya dengan penuh kasih sayang.

Waktu membuktikan, bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari, anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan si ibu sambil menangis. Ibu itu pun ikut berurai air mata. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Sambil terisak, anak itu bercerita, “Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh.”

Begitulah, meski tumbuh dengan kekurangan, anak lelaki itu kini telah dewasa. Dengan kasih sayang dan dorongan semangat orangtuanya, meski punya kekurangan, ia tumbuh sebagai pemuda tampan yang cerdas. Rupanya, ia pun pandai bergaul sehingga disukai teman-teman sekolahnya. Ia pun mengembangkan bakat di bidang musik dan menulis. Akhirnya, ia tumbuh menjadi remaja pria yang disegani karena kepandaiannya bermusik.

Suatu hari, ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga. “Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuk putra Bapak. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya,” kata dokter. Maka, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya kepada anak mereka.

Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelaki itu, “Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia,” kata si ayah.

Operasi berjalan dengan sukses. Ia pun seperti terlahir kembali. Wajahnya yang tampan, ditambah kini ia sudah punya daun telinga, membuat ia semakin terlihat menawan. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.

Beberapa waktu kemudian, ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia lantas menemui ayahnya, “Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar, namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya.”

Ayahnya menjawab, “Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu.” Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, “Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini.”

Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari, tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga tersebut. Pada hari itu, ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, si ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku. Sang ayah lantas menyibaknya sehingga sesuatu yang mengejutkan si anak lelaki terjadi. Ternyata, si ibu tidak memiliki telinga.

“Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya,” bisik si ayah. “Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya, ‘kan?”

Melihat kenyataan bahwa telinga ibunya yang diberikan pada si anak, meledaklah tangisnya. Ia merasakan bahwa cinta sejati ibunya yang telah membuat ia bisa seperti saat ini.

RENUNGAN :

Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh, namun ada di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun justru pada apa yang kadang tidak dapat terlihat. Begitu juga dengan cinta seorang ibu pada anaknya. Di sana selalu ada inti sebuah cinta yang sejati, di mana terdapat keikhlasan dan ketulusan yang tak mengharap balasan apa pun.

Dalam cerita di atas, cinta kasih dan pengorbanan seorang ibu adalah wujud sebuah cinta sejati yang tak bisa dinilai dan tergantikan. Cinta sang ibu telah membawa kebahagiaan bagi sang anak. Inilah makna sesungguhnya dari sebuah cinta yang murni. Karena itu, sebagai seorang anak, jangan pernah melupakan jasa seorang ibu. Sebab, apa pun yang telah kita lakukan, pastilah tak akan sebanding dengan cinta dan ketulusannya membesarkan, mendidik, dan merawat kita hingga menjadi seperti sekarang.

Mari, jadikan ibu kita sebagai suri teladan untuk terus berbagi cinta kasih dan kebaikan. Jadikan beliau sebagai panutan yang harus selalu diberikan penghormatan. Sebab, dengan memperhatikan dan memberikan kasih sayang kembali kepada orang tua, kita akan menemukan cinta kasih yang penuh dengan ketulusan dan keikhlasan, yang akan membimbing kita menemukan kebahagiaan sejati dalam kehidupan ini….

I love Mother

Posted in Berita | Leave a comment