PILKADA KARO, CALON PETAHANA DILARANG MENGGANTI PEJABAT

Tanah Karo (SIB)- Jelang Pilkada Karo pada Desember 2015 mendatang, calon Bupati Karo dari Petahana (incumbent) yang masih menjabat dilarang melantik dan memberhentikan PNS di lingkungan Pemkab Karo.

Dari 7 pasangan Calon Bupati Karo yang telah ditetapkan KPUD Karo, Senin (24/8), seorang di antaranya petahana, Terkelin Brahmana SH ikut sebagai Calon Bupati Karo. Sementara Terkelin berakhir masa jabatannya pada 23 Maret 2016 mendatang.

Pasalnya sesuai Peraturan KPU No 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pada pasal 88 ayat (1) huruf e yang berbunyi pasangan calon dikenakan sanksi pembatalan peserta pemilihan oleh KPU, apabila melakukan penggantian pejabat dan menggunakan program serta kegiatan Pemerintahan Daerah untuk kegiatan Pemilihan sejak ditetapkan sebagai Pasangan Calon, bagi Calon atau pasangan calon yang berstatus sebagai Petahana.

Ketua KPUD Karo Benyamin Pinem ST kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (25/8)  mengatakan pihaknya melarang keras bagi petahana untuk melakukan pergantian pejabat. Hal itu sesuai peraturan KPU No 9 Tahun 2015 pada pasal 88 huruf e.

“Mulai Selasa (26/8) KPUD Karo akan melayangkan surat ke Bupati Karo agar petahana tidak melakukan penggantian pejabat terhitung sejak petahana ditetapkan menjadi calon Bupati Karo, Senin (25/8),” katanya.

Disinggung apabila petahana di Karo melakukan pergantian atau melantik pejabat di lingkungan unit kerja masing-masing. Sementara waktu petahana berakhir masa jabatan pada 23 Maret 2016 mendatang, apakah KPUD Karo akan memberikan eksekusi sanksi pembatalan sebagai peserta pemilihan, Benyamin Pinem secara diplomatis menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU yang lebih tinggi.

“Kami akan berkoordinasi dengan KPUD Sumut dan KPU Pusat,” ungkapnya.

Menindaklanjuti aturan itu, kata Benyamin, saat ini KPUD Karo telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, khususnya Panwaslu Karo untuk melakukan pengawasan-pengawasan. (B01/q)
sumber: hariansib

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

JUMLAH SISWA SMAN 1 SUMBUL SEMAKIN MENINGKAT MASUK PTN, 2015 RAIH 98 KURSI PTN

* Komite sekolah usulkan penambahan RKB

Sumbul (SIB)- Keberhasilan dalam pendidikan tidak hanya menjadi milik sekolah yang di kota, tetapi juga sekolah yang di desa seperti yang telah ditunjukkan oleh SMAN 1 Sumbul, Kecamatan Sumbul. Karena, dari 268 siswa yang lulus tahun 2015, 98 kursi di berbagai PTN di seluruh Indonesia meningkat dari tahun sebelumnya 53 orang. Demikian disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Sumbul, Drs Manihar Tumanggor MPd didampingi Wakil Kepala Sekolah, Tumanggor, Jati Sinaga dan Tinambunan.

Disebutkan Kepsek pendataan diperoleh dari laporan siswa yang bersangkutan secara langsung, dari laporan orang tua siswa, dari adiknya dan laporan dari temannya. Laporan tersebut mereka rekapitulasi dalam daftar nama-nama siswa yang masuk PTN serta dipampangkan pada majalah dinding sekolah.

“Jumlah siswa yang masuk PTN tertulis hanya 81 orang, tetapi jumlah raihan kursi ada sebanyak 98 kursi, karena ada 17 siswa yang meraih lebih dari satu kursi. Hal yang sangat membanggakan kami tahun ini, sudah ada siswa kami yang masuk ke Fakultas Kedokteran melalui ujian tertulis, sesuatu yang sangat dirindukan oleh sekolah yang ada di desa seperti kami ini,” ujar Kepsek.

Daftar nama siswa yang masuk PTN pada grafik, terlihat selalu bertambah setiap tahunnya. Menurut Kepsek, keberhasilan itu merupakan prestasi dari seluruh guru SMAN 1 Sumbul, karena merekalah yang mendidik para siswa ini secara langsung. “Saya sangat menaruh hormat dan apresisasi kepada seluruh bapak ibu guru SMAN 1 Sumbul. Cita-cita kami sederhana, bagaimana agar sekolah kami ini dicintai oleh masyarakat, karena kata mencintai telah mengandung makna yang luas,” ujarnya yang diamini para Wakaseknya.

Wakasek, Jati Sinaga yang juga alumni dari sekolah itu menyebutkan, bukti kecintaan masyarakat terlihat dari antusias anak-anak Kecamatan Sumbul untuk bersekolah di SMAN 1 Sumbul. Ditambahkan oleh kepala tata usaha Saor Lingga, PSB tahun 2015 jumlah pendaftar siswa baru menjadi puncak pendaftar terbanyak sejak sekolah berdiri. “Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami para alumni,” sebut Sinaga.

Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Sumbul, Mian Tambunsaribu, menyampaikan bahwa masyarakat melalui komite sekolah sangat apresiasi dengan prestasi sekolah ini. Pihak sekolah dan komite sekolah selalu saling bersinergi dan berkomunikasi untuk kemajuan sekolah. “Melalui media ini kami masyarakat Kecamatan Sumbul, mohon kiranya pemerintah menambah ruangan kelas di SMAN 1 Sumbul agar anak-anak daerah ini dapat menimba ilmu di sekolah ini,” pinta Tambunsaribu. (B05/d)
sumber: hariansib

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

PENCABUTAN NOMOR URUT CALON KDH DI LABUHANBATU, ASAHAN, LABURA DAN LABUSEL LANCAR

Rantauprapat (SIB)- KPU Labuhanbatu menetapkan nomor urut 5 pasangan calon bupati-calon wakil bupati (Cabup-Cawabup) Labuhanbatu, Selasa (25/8), di Aula Dinas Binamarga Pengairan Pertambangan dan Energi.

Pasangan Cabup-Cawabup H Zainal Arifin Dhalimunte-Wira Abdi Dasopang mendapat nomor urut 1, pasangan H Mahini Rizal-Waluyo nomor urut 2, pasangan H Pangonal Harahap-H Andi Suhaimi Dalimunte nomor 3, pasangan Suhari Pane SIP-Ikhsan Rambe nomor 4 dan petahana dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang berpasangan dengan dr H Erik Adtrada mendapat nomor urut 5.

Ketua KPU Labuhanbatu Hj Ira Wirtati SAg didampingi komisioner, Ilham Maulana, Gazali Harahap, Wahyudi dan Idham, menyebut penetapan nomor urut Cabup-Cawabup Labuhanbatu periode 2016-2021 tersebut berdasarkan Keputusan KPU No:204/Kpts/KPU-Kab-002.434781/tahun 2015 tanggal 25 Agustus 2015 setelah rapat terbuka dipimpin ketua KPU Ira Wirtati.

“Pola pencabutan nomor urut lima pasangan Cabup-Cawabup ini menjunjung tinggi prinsip azas keadilan. Nomor antri cabut nomornyapun kita undi, begitu juga untuk nomor urutnya,” sebut Ira, seusai penetapan.

Selanjutnya, kayanya, KPU akan mengumumkan nomor urut 5 pasangan Cabup-Cawabup Labuhanbatu agar masyarakat ataupun khalayak ramai tahu nomor masing-masing pasangan calon untuk Pemilukada 9 Desember 2015.

Penetapan nomor urut 5 pasangan Cabup-Cawabup tersebut dihadiri masing-masing Cabup-Cawabup, tim kampanye, utusan masing-masing partai politik pengusung dari jalur partai politik, Panwaslu dan unsur pimpinan daerah.

Pengundian Asahan
Dua pasangan calon (Paslon) Pilkada Asahan yaitu Brigjen (Purn) DR Hj Nurhajizah Marpaung SH MH berpasangan Ir Amir Syarifuddin dan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dengan H Surya BSc mengikuti pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka pengundian nomor urut oleh KPU Kabupaten Asahan, Selasa (25/8) di aula hotel Marina Kisaran. Hasilnya, sang jenderal memperoleh nomor urut 1 sedangkan calon Petahana mendapat nomor 2.

Pantauan SIB, pelaksanaan pengundian nomor urut ini berlangsung riuh karena masing-masing pendukung kedua calon kada/wakada meneriakkan yel-yel guna memberi semangat terhadap jagoannya. Sebelum pengambilan nomor undian, Ketua KPU Asahan Darwis Sianipar SAg telah memberitahukan ke tiap paslon terlebih dahulu dilaksanakan pengambilan nomor antre yang selanjutnya diketahui paslon Nurhajizah–Amir duluan mengambil nomor undian.

Setelah masing-masing calon memegang kertas bertuliskan angka, lalu membukanya dan seketika diketahuinya angkanya membuat riuh ramai suasana disebabkan semangatnya para pendukung terlebih pendukung Nurhajizah-Amir setelah tau jagoannya mendapat nomor urut 1.

Usai pengundian nomor urut, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP ketika dikonfirmasi kepada wartawan mengatakan dirinya mengucapkan rasa syukur mendapat nomor urut 2. Hal ini mengartikan sudah diketahui bahwa dirinya melanjutkan kepemimpinannya untuk periode ke 2. Menurut dia, pasangannya tak terlepas dari angka 2 termasuk berpasangan kedua kalinya dengan  H Surya BSc dan menuju periode ke 2.

Calon Kdh Kota Tanjungbalai Cabut Nomor Urut
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno penetapan nomor urut pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tahun 2015, Selasa (25/8) di gedung wanita Jalan Gereja Kota Tanjungbalai.

Sebanyak empat pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tanjungbalai yang mencabut nomor urut yakni Rolel Harahap-Romay Noor SE yang diusung dan didukung partai politik gabungan Gerindra, Hanura dan Nasdem, Golkar, PAN dan PBB. Pasangan Milvan Hadi-Tengku Dirkhansyah diusung Partai PKB dan Demokrat.

Sedangkan pasangan Hamlet Sinambela-Surya Darma AR diusung PDIP, PPP dan dua partai pendukung PKPI dan PKS. Pasangan lainnya Syahrial – Ismail maju dari calon perseorangan.

Ke-empat pasang calon secara bergantian mencabut nomor urut sesuai nomor urut pencabutan nomor yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasilnya nomor urut 1 pasangan Milvan-Tengku Dirkhansyah, nomor urut 2 diperoleh pasangan Rolel Harahap-Romay Noor SE. Sedangkan nomor urut 3 Hamlet Sinambela-Surya Darma AR, nomor urut 4 Syahrial-Ismail.

Ketua KPU Tanjungbalai Amrizal SE menyatakan, penetapan nomor urut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tahun 2015 ditetapkan berdasarkan Keputusan KPU Tanjungbalai Nomor: 32/KPTS/KPU-002.434894/2015 tentang penetapan nomor urut pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tanjungbalai pada pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota tahun 2015. Berita Acara rapat pleno Nomor : 1375/BA/VIII/2015 tanggal 25 Agustus 2015.

Pengundian Nomor Paslon Bupati Labura

Rapat pleno terbuka pengundian dan pengumuman  nomor urut pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Labura periode 2015-2020 yang dipimpin Ketua KPU Labura Betti Megawati berlangsung aman dan lancar di aula Grands Hotel Labura, Selasa (25/8). Kapolres Labuhanbatu, Ketua DPRD Labura Drs H Ali Tambunan, Sekda Labura Drs H Edi Sampurna Rambey MSi hadir saat pleno.

“Terima kasih atas kepedulian dan kontribusi diberikan semua pihak sehingga pleno terbuka pengundian dan pengumuman nomor urut paslon Bupati dan Wakil Bupati Labura  aman dan lancar,” ujar Ketua KPU Labura saat memberikan sambutan.

Hasil plenonya, pasangan H Aliwansah Ritonga-H Darwansyah ditetapkan menjadi pasangan nomor urut 1. Nomor urut 2  pasangan H Minan Pasaribu SH MM – Ir Yusrial Suprianto dan nomor urut 3 pasangan H Kharuddin Syah SE (Bupati Petahana) – Drs Dwi Prantara.

H Minan Pasaribu usai pleno kepada SIB menyebutkan, nomor 2 merupakan nomor yang diharapkan dan diinginkan. “Alhamdulillah, saat pengundian, nomor 2 itu yang didapat dan semoga menjadi berkah bagi pasangan kami nomor 2 tersebut pada Pilkada 9 Desember 2015 mendatang,” ujar Minan.

H Aliwansyah menyebutkan, nomor urut 1 merupakan nomor yang diharapkan. “Semoga pada Pilkada 9 Desember 2015 mendatang juga mendapat hasil nomor 1,” katanya.

Sementara itu, H Kharuddin Syah SE tidak mempermasalahkan nomor 3 yang diperoleh saat pengundian. “Tidak penting kali nomor urut itu, yang penting pada hari H nanti,” katanya. (D06/D19/D17/D10/D11/D04/q)
sumber: hariansib

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

LARIKAN GADIS SMA, DUDA TEWAS DIGEBUKIN DI TAPSEL

TAPSEL, SUMUTPOS.CO – Pacari dan bawa lari siswi kelas 2 SMA hingga 3 minggu, seorang duda satu anak tewas dihakimi warga. Peristiwa ini terjadi di Desa Pangaribuan, Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan, Sabtu (22/8) sekira pukul 14.00 WIB. Hasan Basri Daulay (24) warga Kelurahan Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Kota Padangsidimpuan, Minggu (23/8) sekitar pukul 08.45 WIB
Kapolres Tapsel AKBP Parluatan Siregar melalui Wakapolres Kompol Irwan Jaya saat menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarganya di rumah sakit menjelaskan, sebelumnya korban diserahkan warga Desa Pangaribuan, Kecamatan Batang Angkola. Menurut keterangan yang ia terima dari anggotanya, saat diserahkan kepada petugas, kondisi korban memang sudah dalam keadaan kritis dan mengalami luka yang cukup parah.

“Saat diserahkan ke kita kondisinya juga sudah cukup parah dan tidak sadarkan diri dan selanjutnya kita bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,” ujar Wakapolres yang turut melihat jenazah korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarganya.

Menurutnya, korban sebelumnya sempat dilaporkan ke Mapolres Tapsel oleh pihak keluarga DY (18), gadis yang dilarikannya. Rupanya, ketika korban ingin mengembalikan DY ke rumahnya, ternyata korban sudah disambut oleh sejumlah warga. Tiba-tiba warga yang emosi langsung mengejar dan menganiaya korban yang berusaha melarikan diri.

“Begitu korban da DY datang, masyarakat langsung mengejar korbanyang kabur. Saat ketangkap, sejumlah warga yang sudah emosi langsung menganiayanya beramai-ramai,” jelas Wakapolres yang tidak tahu pasti berapa jumlah warga yang menganiaya korban.

“Yang pasti, saat korban diserahkan masyarakat kepada kita pada Sabtu (22/8) kemarin, kondisinya cukup parah dan langsung kita bawa ke rumah sakit. Namun, Minggu sekitar lewat pukul delapan pagi korban akhirnya meninggal dunia dan disaksikan langsung oleh pihak keluarganya,” sambungnya.

Saat ditanya apakah pihak keluarga korban merasa keberatan terkait penganiayaan yang berujung kematian itu? Wakapolres mengatakan, pihak keluarga belum melaporkan dan menyampaikan rasa keberatannya. “Kalau untuk jenazahnya sudah kita serahkan langsung kepada keluarganya, dan sampai saat ini kita belum ada menerima laporan atau rasa keberatan terkait meninggalnya korban diakibatkan penganiayaan tersebut,” pungkasnya.
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

TERIMA RP5,6 JUTA PER KK, PENGUNGSI SINABUNG SUMRINGAH TINGGALKAN POSKO

KABANJAHE, SUMUTPOS.CO – Suasana haru dan bahagia menyelimuti 163 kepala keluarga (KK) warga pengungsi erupsi Gunung Sinabung asal Desa Berastepu, Tanah Karo, Minggu (23/8). Wajar saja, setelah 2,5 bulan tinggal bersama di posko pengungsian Gedung Serba Guna GBKP Simpang VI, Kabanjahe, siang itu mereka harus berpisah satu sama lain.

Ya, kepindahan warga pengungsi dari posko sesuai imbauan Pemerintah Kabupaten Karo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo yang sejak 5 hari lalu telah menyalurkan dana bantuan untuk sewa rumah dan lahan perladangan sejumlah Rp 5.6 juta per KK.

Amatan di lokasi, ratusan warga pengungsi baik orangtua, remaja dan anak-anak tampak sumringah dan sibuk mengemas sejumlah barang keperluan rumah tangga miliknya dan seterusnya diangkut dengan mobil sewa jenis pick-up ke rumah baru yang mereka sewa.

Para warga pengungsi mengatakan, sementara waktu kepindahan mereka karena telah memiliki rumah sewa dan lahan perladangan yang lokasinya terpencar, namun masih di seputaran wilayah Kabupaten Tanah Karo. Usai mengemas barang miliknya dan sebelum meninggalkan posko pengungsian, ratusan warga pengungsi masih diberi bekal bahan makanan, minuman serta keperluan hidup sehari – hari dari sisa bantuan para dermawan sebelumnya yang tersimpan di tenda logistik.

Barang logistik yang disalurkan panitia posko berupa, beras sejumlah 10 Kg/orang, 1 kotak mie instan/KK, 1 selimut, 2 liter minyak goreng, 1 Kg gula, 1 bungkus sabun cuci, 1 botol shampo, 1 botol sirup, 1 botol termos air, 1 ember plastik, 1 baju hujan, 1 bungkus pampers dan 1 bungkus roti.

Carlie beru Sembiring dan Lestari Beru Purba yang ditemui di lokasi berkomentar, sangat senang atas perhatian Pemerintah Indonesia yang telah membantu mereka memberi dana untuk biaya sewa rumah dan lahan, juga pelayanan yang diberikan panitia posko selama 2,5 bulan mereka berada di posko pengungsian.

“Ya, tentu kami sangat senanglah, karena pemerintah sudah membantu kami untuk bisa tinggal di luar posko, menyewa rumah dan ladang untuk setahun ini. Meski begitu di satu sisi kami juga sedih karena harus berpisah satu sama lain. Padahal kami sudah 2,5 bulan hidup bersama di pengungsian,” ucap Carlie dan Lestari. (cr-5/deo)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

KASUS GATOT DISEBUT KENTAL POLITIS

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pengamat hukum tata negara Margarito Kamis menilai, kasus hukum yang menimpa Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho kental dengan bau politis. Hal ini terkait dengan posisi Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan Jaksa Agung M.Prasetyo, yang sama-sama berasal dari Partai NasDem.

Terlebih lagi – seperti sudah diungkap Razman Arif Nasution saat masih menjadi kuasa hukum Gatot – bahwa sebelum kasus hukum ini mencuat telah terjadi pecah kongsi antara gubernur dengan wakil gubernur.

“Jadi, kalau betul-betul gubernur dan wakil gubernur sudah konflik, dan fakta bahwa wakil gubernur adalah NasDem, maka sulit bagi kita untuk tidak khawatir ada kepentingan politis seperti yang dirasakan Gatot,” ujar Margarito Kamis di Jakarta, hari ini (24/8).

Lebih lanjut pria bergelar doktor kelahiran Ternate, Maluku Utara, itu mengatakan, untuk mengakhiri prasangka adanya kepentingan politik itu, Kejaksaan Agung harus rela menyerahkan penanganan kasus bansos Pemprov Sumut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jaksa Agung harus melepas (kasus bansos, red), melimpahkan ke KPK,” ujar Margarito.

“Agar jauh dari kesan ada intervensi kepentingan politik,” imbuhnya lagi.

Dikatakan lagi, kalau memang ada kepentingan politik, maka kejaksaan agung sudah tidak perlu ngotot lagi untuk menangani kasus bansos. Pasalnya, Gatot saat ini sudah berstatus tersangka kasus suap hakim PTUN Medan dan nantinya setelah menjadi terdakwa, agar dinonaktifkan sementara. Saat itulah, Erry akan naik posisi sebagai Pj gubernur Sumut.

“Toh andaikata, andaikata ada situasi politik, toh itu sudah tercapai. Gubernur sudah menjadi tersangka, mau apa lagi?” kata Margarito.

Diberitakan sebelumnya, hari ini (25/8) Gatot akan menjalani pemeriksaan perdana sebagai saksi kasus dugaan korupsi bansos Sumut. Belum diketahui seperti apa persiapan Gatot menghadapi pemeriksaan ini. Beberapa kali dihubungi, ponsel kuasa hukum Gatot, Yanuar Wasesa, tidak aktif. (sam)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

BESOK, GATOT BISA JADI TERSANGKA DI TANGAN KEJAGUNG

DIGARAP DI MARKAS KPK

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Agung memastikan akan memeriksa Gatot Pujo Nugroho, sebagai saksi dugaan korupsi dana bantuan sosial dan hibah Pemerintah Provinsi Sumut.

Gatot akan diperiksa di markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (25/8) besok sekitar pukul 10.00. “Benar, besok Selasa 25 Agustus, Gatot diperiksa di KPK oleh Kejagung terkait perkara bansos,” kata Kapuspenkum Kejagung Tony Tribagus Spontana, Senin (24/8).

Tony pun tak menampik bisa saja Gatot ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan perdananya itu. “Bisa jadi,” tegas Tony.

Meski sudah banyak saksi yang diperiksa, namun Kejagung belum menjerat seorang pun sebagai tersangka. Menurut Tony, untuk yang di Kejagung saja sudah 24 saksi yang diperiksa. “Belum termasuk yang diperiksa di Sumut,” katanya.

Beberapa waktu lalu, Kejagung melakukan penggeledahan dan pemeriksaan on the spot di Medan, terkait perkara bansos ini.

Sebelumnya, Kejagung hendak memeriksa Gatot yang kini mendekam di tahanan karena dijerat KPK sebagai tersangka suap hakim PTUN, Medan. Namun, pemeriksaan batal lantaran Gatot meminta penjadwalan ulang. (boy/jpnn)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

LAKALANTAS DI KARO, PENGENDARA SEPEDA MOTOR TEWAS

Tanah Karo (SIB)- Lakalantas di Desa Talimbaru Sikitiken Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Sabtu (22/8)  antara sepedamotor  dengan mobil kijang  yang  mengakibatkan korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Korban Memo Bermana  Ginting Jawak (17)  warga Desa Tanjung Purba Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun.

Informasi dari masyarakat peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korban datang dari Desa Tanjung Purba dengan mengendarai sepedamotornya menuju ke arah Desa Sinaman, sedangkan mobil kijang itu datang  dari arah berlawanan.

Sesampainya di jalan  yang agak lurus itu, kecelakaan Lakalantas tak terelakkan, mobil kijang laga kambing dengan sepedamotor. “Jalan ini lurus, korban terpental ke aspal jalan dan tewas di TKP. Pengemudi mobil kijang kabur tancap gas,” ucap M Sembiring, seorang warga kepada wartawan.

Keluarga korban yang mengetahui kejadian itu  langsung ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe dan tidak dapat menahan haru  melihat korbannya sudah terbujur kaku di ruang instalasi gawat darurat.

Kasus itu masih ditangani aparat Sat Lantas Polres Tanah Karo dengan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu. (B01/ r)
sumber: hariansib

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

PETANI TETAP NEKAD BERTANI DI KAWASAN ZONA MERAH SINABUNG

T Karo (SIB)- Pemkab Karo sulit bertindak. Meski sudah dilakukan sosialisasi dan larangan untuk tidak bermukim atau pun bertani di kawasan zona merah erupsi Sinabung, sejumlah warga dengan nekad tetap berada bermukim atau pun bercocok-tanam. Dengan berat hati memang kita menghimbau masyarakat setempat untuk keluar dari zona merah yang ditetapkan pihak Vulkanologi dan bercocok-tanam di daerah lain sesuai anggaran yang diberikan pihak BNPB. Tapi karena kebutuhan hidup dan biaya anak sekolah, sejumlah warga masih spekulasi bercocok-tanam.

Demikian dikatakan Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH didampingi PLt Kadis Pertanian Kaor, Munar Ginting kepada SIB, Minggu (23/8) di Kabanjahe.

“Kalaupun sebenarnya warga ingin tetap bertani di kawasan zona merah dengan jarak di atas 5 km dari Sinabung, sebaiknya menanam tanaman yang lebih tahan abu vulkanik dan perawatan tidak rutin tiap hari. Misalnya jagung dan wortel. Bukan kentang, cabe atau pun kubis dan lainnya yang setiap hari harus dirawat,” ujar bupati.

Sementara itu, PLt Kadis Pertanian, menambahkan bahwa, akibat sejak erupsi Sinabung mulai akhir 2010 sampai Agustus 2015, berkisar 53.000 hektar lahan pertanian secara keseluruhan rusak total dan perlu perbaikan ke depan. Sementara masyarakat Karo mayoritas menggantungkan pendapatan ekonominya dari bertani. Jadi mau-tidak mau, beresiko atau tidak beresiko, berhasil atau tidak berhasil apa yang ditanam, petani tetap bertahan bercocok-tanam dengan berbagai jenis hortikultura. Harapan kita,  sebagaimana dikatakan bupati tadi, sebaiknya petani menanam tanaman yang lebih tahan terhadap siraman abu vulkanik dan perawatan yang tidak rutin tiap hari. Seperti jagung dan wortel. Lainnya harus dirawat setiap hari dan otomatis petani juga harus berada di lokasi lahan pertanian yang juga berada di kawasan zona merah. Tentu ancaman lebih banyak kalau petani tiap hari harus berada di lahan pertanian. Upaya ini juga sebagai langkah meminimalisir bahaya seperti korban 17 orang tewas terkena awan panas erupsi Sinabung awal 2014 yang lalu.

Perlu ditegaskan bahwa, petani yang berada di kawasan zona merah, menerima bantuan apa pun untuk bercocok-tanam tidak boleh. Sebab, memang berada di kawasan zona merah dan berbahaya, tandas Munar menambahkan. (BR2/d)
sumber: hariansib

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

DISHUB KESULITAN TERTIBKAN PARKIR TANAH ABANG

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Dinas Perhubu‎ngan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta mengaku mengalami kesulitan menertibkam parkir liar di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Parkir liar di pusat tekstil terbesar tersebut terjadi karena banyak oknum yang mengendalikannya.

Parkir Tanah Abang disebut-sebut sebagai wilayah yang basah dan banyak dikelola organisasi masyarakat (ormas) ilegal. Sulitnya penanganan menjadi poin pertama yang harus dihadapi.

“Memang Pasar Tanah Abang cukup signifikan tingkat kesulitannya. Karena lahan parkir liarnya sedemikian rupa dan kegiatan ekonominya cukup tinggi,” kata Henrico Tampubolon, Kabid Dalops Dishubtrans DKI, Senin (24/8).

Namun demikian, Henrico mengatakan akan tetap menggelar razia parkir liar di kawasan-kawasan yang sulit ditertibkan melalui operasi gabungan bersama dengan aparat kepolisian, Satpol PP, dan Garnisum.

“Fungsi kita tetap seperti Sapu Lidih. Ketika ada parkir liar, langsung kita angkat sampai benar-benar bersih,” kata dia.

Saat ini, penanganan parkir liar telah dikoordinasikan dengan lurah dan camat. Pejabat wilayah tersebut akan memberi laporan kepada Dishubtrans DKI apabila ada parkir liar di lingkungan mereka.

Laporan pun akan dikirim melalui pesan singkat, media sosial Twitter, dan aplikasi Qlue.(Beritajakarta.com)
sumber:satuharapan

Posted in Berita | Leave a comment