DELAPAN KELUARGA KORBAN AIRASIA TELAH TERIMA ASURANSI

MedanBisnis – Jakarta. Delapan keluarga korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 telah menerima penuh asuransi kecelakaan senilai Rp1,25 miliar per orang sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 77 Tahun 2011.
Setelah diskusi bertajuk “The Answer to Industry The Airline Industry Problem in Indonesia” di Jakarta, Selasa, Direktur Utama AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko mengatakan baru delapan keluarga korban yang sudah menyerahkan persyaratan lengkap untuk menerima asuransi tersebut.

Sementara itu, untuk mereka yang menerima kompensasi awal senilai Rp300 juta sudah mencapai 80 keluarga korban. “Untuk yang pembayaran penuh baru delapan, untuk sebagian pembayaran awal sudah 80 persen,” katanya. Sunu menjelaskan untuk mendapatkan ganti rugi asuransi penuh, keluarga korban harus menyerahkan persyaratan yang lengkap, yakni surat keterangan ahli waris dan surat kematian.

“Penumpang kita juga belum banyak ditemukan dan diidentifikasi, selain itu surat kematian ini sangat menunggu keputusan dari pengadilan, jadi itu yang menyebabkan pembayaran penuh masih sedikit,” katanya. Untuk itu, dia melanjutkan pihaknya menjembatani dengan memberikan kompensasi awal senilai Rp300 juta, meskipun tidak memiliki surat kematian atau surat keterangan ahli waris. Selain itu, dia menyebutkan kendala lainnya adalah birokrasi, yakni pihak yang mengeluarkan surat kematian atau surat ahli waris yang dinilai lamban, mengingat untuk mendapatkan kedua surat tersebut diterbitkan oleh catatan sipil.

Apabila korban merupakan warga pribumi, lanjut dia, harus mendapatkan surat keterangan ahli waris dari Kecamatan setempat, untuk mendapatkannya harus melampirkan terlebih dahulu surat kematian, Sementara saat ini korban yang baru teridentifikasi berjumlah 97 orang. “Catatan sipil itu bisa mengeluarkan apabila sudah ada surat keputusan pengadilan yang menyatakan bahwa penumpang tidak ditemukan, ini yang menyebabkan lama. Bagi AirAsia, dokumen lengkap, ya kita langsung bereskan semua, kita siap,” katanya.

Sunu menginginkan seluruh putusan surat kematian diterbitkan di Surabaya untuk menyatakan seluruh korban meninggal, dengan begitu akte kematian seluruh penumpang bisa sekaligus terbit, mengingat penumpang bukan hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari Probolinggo, Makassar, Malang dan luar derah lainnya. Untuk itu, ia juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mengkoordinasikan kepada seluruh catatan sipil di daerah agar menerbitkan surat kematian di Surabaya untuk seluruh korban dari seluruh daerah.

“Itu harapan kami, tapi birokrasi di bawah masih belum tuntas, meskipun saya dan Bu Risma (Wali Kota Surabaya) sudah bertemu dengan seluruh pihak. Ini tidak mudah, makanya kami minta Kemendagri untuk turun tangan,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama AirAsia Tony Fernandes berharap pihaknya bisa segera membayar ganti rugi asuransi secara penumpun kepada setiap penumpang. “Kami akan terus mengawal ini dan bersama dengan keluarga korban karena kejadian ini merupakan kejadian yang tak terlupakan,” katanya. (ant)
sumber : medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

USAI BUNUH ISTRI, SUAMI COBA BUNUH DIRI

Misran Gurusinga alias Dahlan (36) warga Dusun III Pancur Tiga, Desa Namoriam, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang mencoba bunuh diri usia menikam dan membacok istrinya Vera Wati Beru Ginting (28) diareal perladangan yang tak jauh dari rumahnya, Senin (23/3/2015).

Pelaku mencoba bunuh diri dengan memotong kedua urat nadi tangannya. Tak sampai disitu, pelaku juga masuk ke dalam sumur yang berada di areal ladang tersebut.

Namun usaha pelaku untuk bunuh diri, gagal. Ia kembali naik dari dalam sumur karena panik. Pelaku lalu kembali mencoba bunuh diri dengan meminum racun rumput.Lagi-lagi usaha pelaku  untuk bunuh diri gagal.

“Setelah membunuh istrinya, pelaku sempat mau bunuh diri, namun usahanya gagal. Pelaku kita bawa kerumah sakit Bhayangkara Medan. Korban sendiri kita bawa kerumah sakit Adam Malik Medan guna dilakukannya otopsi,” Kasus ini masih kita lidik,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pancur Baru AKP P. Samosir.

Dari pemeriksaan sementara, katanya,  pelaku menghabisi korban yang tak lain adalah istrinya hanya gara- gara uang Rp 10 juta yang dipinjamnya dua bulan lalu dari bank BRI dengan mengagunkan BPKB keretanya.

“Penuturan pelaku, uang Rp10 juta itu sudah sering ditanyakannya, namun korban tak dapat menjawab. Rencananya uang itu akan digunakan pelaku untuk modal usaha berladang.  Pelaku yang palak karena pertanyaanya tidak dijawab, lalu emosi dan membunuh korban,” pungkasnya. [ben]
sumber: medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

KALIMBUBU DALAM ADAT ISTIADAT BATAK KARO

Kalimbubu berdasarkan tutur

Kalimbubu Bena-Bena disebut juga kalimbubu tua adalah kelompok keluarga pemberi dara kepada keluarga tertentu yang dianggap sebagai keluarga pemberi anak dara awal dari keluarga itu. Dikategorikan kalimbubu Bena-Bena, karena kelompok ini telah berfungsi sebagai pemberi dara sekurang-kurangnya tiga generasi.

Kalimbubu Simajek Lulang adalah golongan kalimbubu yang ikut mendirikan kampung. Status kalimbubu ini selamanya dan diwariskan secara turun temurun. Penentuan kalimbubu ini dilihat berdasarkan merga. Kalimbubu ini selalu diundang bila diadakan pesta-pesta adat di desa di Tanah Karo.

Kalimbubu berdasarkan kekerabatan (perkawinan)

Kalimbubu Simupus/Simada Dareh adalah pihak pemberi wanita terhadap generasi ayah, atau pihak clan (semarga) dari ibu kandung ego (paman kandung ego). (Petra : ego maksudnya orang, objek yang dibicarakan)

Kalimbubu I Perdemui atau (kalimbubu si erkimbang), adalah pihak kelompok dari mertua ego. Dalam bahasa yang populer adalah bapak mertua berserta seluruh senina dan sembuyaknya dengan ketentuan bahwa si pemberi wanita ini tidak tergolong kepada tipe Kalimbubu Bena-Bena dan Kalimbubu Si Mada Dareh.

Puang Kalimbubu adalah kalimbubu dari kalimbubu, yaitu pihak subclan pemberi anak dara terhadap kalimbubu ego. Dalam bahasa sederhana pihak subclan dari istri saudara laki-laki istri ego.

Kalimbubu Senina. Golongan kalimbubu ini berhubungan erat dengan jalur senina dari kalimbubu ego. Dalam pesta-pesta adat, kedudukannya berada pada golongan kalimbubu ego, peranannya adalah sebagai juru bicara bagi kelompok subclan kalimbubu ego.

Kalimbubu Sendalanen/Sepengalon. Golongan kalimbubu ini berhubungan erat dengan kekerabatan dalam jalur kalimbubu dari senina sendalanen, sepengalon (akan dijelaskan pada halaman-halaman selanjutnya) pemilik pesta.

Ada pun hak kalimbubu ini dalam struktur masyarakat Karo

Dihormati oleh anakberunya
Dapat memberikan perintah kepada pihak anakberunya

Tugas dan kewajiban dari kalimbubu

Memberikan saran-saran kalau diminta oleh anakberunya
Memerintahkan pendamaian kepada anakberu yang saling berselisih
Sebagai lambang supremasi kehormatan keluarga
Mengosei anak berunya (meminjamkan dan mengenakan pakaian adat) di dalam acara-acara adat
Berhak menerima ulu mas, bere-bere (bagian dari mahar) dari sebuah perkawinan, maneh-maneh (tanda mata atau kenang-kenangan) dari salah seorang anggota anakberunya yang meninggal, yang menerima seperti ini disebut Kalimbubu Simada Dareh.

Pada dasarnya setiap ego Karo, baik yang belum menikah pun mempunyai kalimbubu, minimal kalimbubu si mada dareh. Kemudian bila ego (pria) menikah berdasarkan adat Karo, dia mendapat kalimbubu si erkimbang
Kiriman:Simpei Sinulingga

Posted in Adat Istiadat Karo, Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Cerita (Turi - Turin), Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

ISTRI TEWAS DIBUNUH SUAMI DENGAN 8 LUKA TIKAMAN DAN BACOKAN

Wati boru Ginting (28)Warga Dusun III  Pancur Tiga, Desa Namoriam, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang yang tewas ditangan suaminya Misran Gurusinga alias Dahlan (36) di areal perladangan mengalami 8 luka tikaman dan bacokan.

“Ada 8 luka tikaman dan bacokan dikepala dan tubuh korban dengan lebar  5 sampai 6 cm.  Korban meninggal duani karena kehabisan darah,” jelas Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu, AKP P Samosir, Senin (23/3/2015) malam.

Saat kejadian, katanya korban sempat melarikan diri, namun pelaku yang semakin emosi membacok dan menikam korban sebanyak 8 kali.

“Korban sempat lari untuk menyelamatkan diri, namun usahanya sia – sia. Barang bukti parang yang digunakan pelaku untuk untuk membunuh istrinya juga sudah kita amankan. Pelaku juga sudah kita amankan dan menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara ,” jelasnya.

Pihaknya juga masih mendalami adanya isu mengenai pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa. “Masih kita dalami dan belum ada keterangan resmi dari dokter yang memeriksa kejiwaannya,” katanya. [ben]
sumber: medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

BATU AKIK DARI GUNUNG SINABUNG BERKUALITAS TINGGI

Harian Sumut – Hampir dua tahun Gunung Sinabung menyemburkan abu vulkanik yang sangat merugikan pertanian sehingga perekonomian masyarakat Tanah Karo anjlok.

Akan tetapi ada juga hikmah dari segala peristiwa itu membawa suatu berkah keunikan, yaitu Batu Sinabung bisa menjadi batu Akik yang sangat berharga bagi kalangan masyarakat menengah sampai kalangan orang-orang elit dan executive.

Disaat para pengrajin melaksanakan karya kreatif mereka bekerja di pajak Roga Simpang Ujung Aji Kecamatan Berastagi, ada yang menjual beberapa jenis batu sinabung yang dikerjakan untuk jadi fantasi maupun dijualkan bagi pembeli dan pecinta batu akik, untuk harga mencapai Rp.300.000 sampai jutaan rupiah untuk satu buah cincin.

Saat di konfirmasi wartawan Harian Sumut berdampingan dengan aktivis LSM KCBI, Bangun Silalahi S.pr, pengrajin batu batu cincin, Hari Kurniawan memaparkan beraneka ragam jenis batu yang dapat di olah menjadi aksesoris, dan pengrajin batu akik itu juga ingin memberikan hasil hasil kreatif dari batu akik yang ada di kaki gunung sinabung dan berharap dalam waktu dekat dirinya sedang mengkonsep pameran batu akik dan akan mengundang seluruh jajaran para pengrajin batu akik.

Dia juga telah membuktikan pekerjaan kreatifnya kepada masyarakat Karo bahwa, batu sinabung mempunyai khas unik dan berharga dengan jenis – jenisnya dapat memikat penggemar batu akik. “Kualitas  batu ini membawa suatu keajaiban yang bisa memperagakan diri kita untuk wibawa,” ucapnya.

Saat ditanyai tentang alamat tinggal mereka Hary Kurniawan menjawab beralamat di Jalan Kolam Gang Teladan Berastagi Kabupaten Karo.
Bagi sesama pengrajin maupun pecinta batu akik berkualitas dapat menghubunginya di nomor HP 082167948874 – 082167748941.

“Banyak juga teman teman membuat batu akik yang berkualitas seperti : Batu Ikan ,Batu Sinabung asal tanahkaro,Batu solar asal aceh, batu belimbing,batu scorpio,batu teratai,batu cempaka,batu daun liantin,black jack dan lainnya,” paparnya.

Lanjutnya, dalam waktu dekat persisnya sekira bulan April nanti lelaki muda berjiwa seni ini akan merealisasikan pameran memperkenalkan batu akik. “Saya akan membuat kontes batu cincin yang istimewa berkualitas di bulan April ini, dan mengundang para pengrajin batu batu cincin yang datang dari segala penjuru. Kita membuat perencanaan program ini atas dasar sponsor dan donatur dari Pemkab Karo dan juga membuktikan bahwa Batu Sinabung itu ada keistimewaan yang khas,” ujarnya.
sumber: hariansumut

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM BERASTAGI DITUDING TAK BECUS LAYANI PASIEN BPJS

HARIAN SUMUT | Tanah Karo- Pasien Rumah Sakit Efarina Etaham kesal dan mengeluh terhadap pelayanan perawat yang ada di rumah sakit tersebut disaat pasien yang bernama Elina Br Sinulingga umur 55 tahun alamat Desa Lingga Julu Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo menjalani perawatan.

Keluarga Elina Br Sinulingga membawa kerumah sakit Efarina Etaham untuk opname karena sakit parah dari rumahnya Desa Lingga Julu. Niat keluarga Elina Br S berharap agar mendapat perawatan yang lebih bagus dari pada rumah sakit yang lain, ternyata layanan yang diharap bukan seperti bayangan atau sesuai dengan harapan yang bagus melainkan tidak sesuai seperti yang diharapkan, sehingga keluarga pasien menghubungi beberapa media untuk melihat situasi yang sebenarnya dan apa yang dilakukan perawat rumah sakit Efarina Etaham menurut penilaian warga setempat yang sempat komplain pada saat pasien sampai di tempat di antar ambulance dari rumah Sakit Umum Kabanjahe setelah sampai di lokasi rumah sakit Efarina Etaham pelayanan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Menurut keluarga pasien, para perawat tidak cepat bergegas untuk melihat pasien yang tiba. Ada dugaan kemungkinan karena pasien BPJS sehingga perawat di RS Efarina Etaham kurang respon dalam melayani. Namun, apabila pasien tidak masuk daftar BPJS, para perawat terlihat cepat memberikan pelayanan baik.

Menurut keluarga pasien Elina Br Sinulingga tidak sesuai pelayanan yang diberikan terhadap pasien keluarga pasien Elina Br Sinulingga.

“Kami tidak terima perbuatan perawat ataupun dokter yang ada di RS Efarina Etaham,” ujarnya sembari menambahkan saat ini pihak keluarga sedang berembuk guna menempuh jalur hukum, Senin (23/3).

Menindaklanjuti tudingan tersebut, wartawan mengkonfirmasi diterima oleh Ka. Sekurity pihak RS Efarina Etaham, Heri Syahputra bahwa akar permasalahan menurutnya hanya salah paham.

“Pasien masuk pukul 22.00 Wib, kartu BPJSnya baru terdaftar tanggal 17 kemarin. Sementara kartu BPJSnya baru terdaftar tanggal 18 pukul 24.00 Wib dan pas masuk daftar tanggal 18 Maret 2015, ini hanya mis komunikasi dan sudah diselesaikan melalui kesepakatan,” ujar Heri Syahputra.
sumber: hariansumut

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

TNI BAKAR DUA HEKTARE LADANG GANJA DI ACEH

Banda Aceh (ANTARA News) – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0116 membakar dua hektare lebih ladang ganja di kawasan Pegunungan Babah Suak, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Komandan Kodim 0116 Let Kol Arm Erland Hendriatna yang dihubungi di Jeuram, Nagan Raya, Minggu mengatakan, ribuan batang ganja di Kecamatan Banggalang, diperkirakan berusia enam bulan tersebut ditemukan dari hasil pengembangan laporan masyarakat setempat.

“Batang ganja ini diperkirakan baru berusia enam bulan, tingginya baru sekitar 2,5 meter. Dalam operasi ini kita temukan dua titik lokasi yang agak berdekatan dan sudah dimusnahkan,” katanya.

Pemusnahan batang ganja tersebut turut melibatkan aparat Kepolisian Resort Nagan Raya pada dua titik berbeda. Pertama pada lereng gunung seluas 1,5 hektare kemudian pada satu lokasi lainya seluas 0,8 hektare.

Dandim Erland Hendriatna mengatakan, sebelumnya berjarak 1,5 kilometer dari lokasi tersebut juga pernah ditemukan satu hektare ladang ganja dan sudah dimusnahkan, berangkat dari temuan tersebut ternyata tidak jauh dari di lereng pegunungan itu masih banyak ditemukan ladang ganja yang lain.

TNI-AD juga menyerahkan barang bukti kepada aparat kepolisian kemudian untuk ditelusuri pemiliknya, karena dari beberapa hektare temuan ladang ganja di kawasan tersebut belum pernah tertangkap pemiliknya.

“Karena itu sudah kita laporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti siapa pemiliknya. Dari lokasi temuan sebelumnya tidak jauh juga hanya berselang lereng gunung sekitar dua jam berjalan kaki,” imbuhnya.

Operasi dipimpin Danramil Beutong Kapten Faisal tersebut melibatkan 30 orang personil TNI AD serta 15 dari anggota Polres Nagan Raya, untuk sampai ke lokasi ladang ganja ini harus menempuh perjalanan kaki.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

SEGERA DIPERSIAPKAN LAHAN UNTUK PENGUNGSI

Mensos Kunjungi Rumah Relokasi Pengungsi di Siosar

Kabanjahe-andalas Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungannya ke Siosar Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Rabu (18/3) menyatakan rasa bangga atas rumah yang sudah dibangun para prajurit TNI yang nanti akan ditempati para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung berasal dari Desa Bekerah.

Para pengungsi yang akan direlokasi ke Siosar akan diberikan lahan untuk bercocok tanam. Dan, hal ini sudah diminta kepada Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk segera direalisasikan mengingat Siosar akan segera ditempati para pengungsi.

“Saya baru saja berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup agar segera mempersiapkan lahan untuk para pengungsi yang pekerjaannya bercocok tanam,” terang Khofifah didampingi Direktur Rehabilitasi Sosial dan BNPB Pusat.

Untuk itu, diminta kepada Sekdakab Karo dan Kadis Sosial agar berkoordinasi dengan Kementerian Sosial agar dapat diberikan bantuan kepada para pengungsi. Pada kesempatan itu, Khofifah yang alumni Unair Surabaya itu menyatakan, kedatangannya ke Siosar untuk mendata para pengungsi, terkait dengan program Presiden RI Jokowi, mengenai Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang saat ini dipersiapkan untuk didistribusikan kepada para pengungsi.

Pemberian kartu ini memang belum didistribusikan karena masih dalam proses pendataan dan diharapkan dalam waktu dekat segera selesai. Kartu Indonesia Pintar ini diberikan kepada para pengungsi agar anak-anak para pengungsi termotivasi untuk tetap melanjutkan sekolahnya sehingga bisa membahagiakan orang tuanya. Bantuan kartu Indonesia pintar akan memberikan bantuan sebesar Rp450.000,-/tahun untuk SD, Rp750.000,-/tahun untuk SMP dan Rp1.000.000,-/tahun untuk SMA.

Menteri Sosial kelahiran Surabaya, 19 Mei 1965 itu, juga memberikan bantuan berupa peralatan dapur sebanyak 60 paket, sembako sebanyak 60 paket, selimut sebanyak 120 lembar dan matras sebanyak 60 lembar.

Sedangkan, Kasdam I/BB Brigjen TNI Cucu Somantri menyatakan, pembangunan rumah bagi para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Siosar dilaksanakan atas perintah Presiden RI Ir Joko Widodo. Saat ini sudah dilaksanakan pembangunan 50 rumah untuk tahap I dan pembangunan 53 rumah untuk tahap II yang masih dalam proses. Semua rumah tahap I dan II ini diperuntukkan untuk warga Desa Bekerah.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyatakan, para pengungsi sudah mulai dipulangkan secara bertahap sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan pemkab juga telah terlebih dahulu membersihkan desa serta memberikan jatah hidup (jadup) dan beras, bagi desa yang akan di relokasi sudah diberikan sewa rumah selama rumah di hunian tetap dibangun.

Pada kesempatan ini kami bersama masyarakat pengungsi juga mengucapkan “Mejuah-juah” terimakasih atas bantuan yang diberikan dan atas perhatian Mensos kepada Tanah Karo Simalem.“Kami percaya, kehadiran Bu Menteri bisa membawa harapan baru bagi masyarakat karo, khususnya pengungsi erupsi Sinabung,”kata bupati.(RTA)
sumber : harianandalas

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

POLRES PIDIE TEMUKAN 2 HA LADANG GANJA

Sigli-andalas Kepolisian Resor (Polres) Pidie menemukan ladang ganja seluas 2 hektare di kawasan pegunungan Desa Blang Malo, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Kamis (19/3). Sayangnya dalam penggerebekan tersebut, pemiliknya berhaasil melarikan diri.

Kapolres Pidie AKBP Muhajir SIK, MH yang memimpin penggerebekan itu mengatakan, pihaknya naik gunung setelah memperoleh informasi dari masyarakat adanya ladang ganja. Dan benar, petugas menemukan 2 hektare ladang ganja berusia sekira  4 bulan.

“Jika tak digerebek, dipastikan tidak lama lagi pemiliknya bakal panen besar,” kata Muhajir kepada andalas, Kamis (19/3) sore.

Ladang ganja seluas 2 hektare itu, kata Kapolres,  terdapat di tiga lokasi yang berbeda masih dalam kawasan Desa Blang Malo Tangse. Ganja ditanam di balik bukit Tangse yang dikenal memiliki lahan subur untuk tanaman apa saja.

“Pohon ganja cukup subur dengan ketinggian antara 1 hingga 2 meter dari permukaan tanah,” ungkapnya.

Diperlukan waktu tiga jam dengan berjalan kaki untuk sampai ke ladang ganja tersebut. Jalan pendakian ke ladang ganja cukup sulit.

“Sebagian barang bukti sudah kami musnahkan di lokasi, sedangkan lainnya dibawa ke Mapolres Pidie untuk dijadikan barang bukti dalam proses penyidikan lanjutan. Ada sekira 2000 batang ganja yang kami sita dan musnahkan,” katanya.

Kapolres Muhajir menyebutkan, pihaknya hingga sekarang sedang mengusut siapa pemilik ladang ganja itu. “Saya sudah memerintahkan Polsek Tangse untuk mengusut siapa pemilik ladang ganja seluas dua hectare itu. Dan, saya sudah minta agar pihak Polsek Tangse bekerja keras lagi untuk mengungkap siapa orang yang menanam ganja di kawasan Desa Blang Malo itu. Tunggu saja, kita akan menangkap pemiliknya,” Tandas Muhajir.

Penemuan ladang ganja di pegunungan  Tangse sempat menjadi perbincangan hangat di warung-warung kopi. “Kami berharap, semua pihak di Aceh ikut memerangi narkoba demi generasi mendatang,” sebut Iskandar, SH, pemerhati pembangunan dan sosial di Pidie. (Ra/dhian)
sumber : harianandalas

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PENGAMANAN JELANG EKSEKUSI MATI DINILAI BERLEBIHAN

Jakarta (ANTARA News) – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mempertanyakan dan menilai pengamanan dan unjuk kekuatan bersenjata telah ditampilkan secara berlebihan menjelang pelaksanaan eksekusi mati kasus narkoba gelombang kedua.

“Proses hukum masih berjalan, pengamanan menjelang eksekusi mati gelombang kedua berlebihan,” kata Koordinator Kontras Haris Azhar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Kontras mengingatkan bahwa masih terdapat proses hukum yang tengah dijalani oleh seluruh terpidana mati dalam kasus narkoba.

Ia memaparkan, Sergei Areski Atlaoui dan Mary Jane Fiesta Veloso tengah menjalani proses Peninjauan Kembali (PK) tahap pertama.

Sementara Raheem Agbaje Selami, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran juga tengah menempuh proses melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), meskipun Raheem Selami telah mendapatkan penolakan PTUN pada 9 Maret 2015.

Sedangkan Rodrigo Gularte tengah menunggu proses Peninjauan Kembali tahap II setelah pergantian tim kuasa hukum. Kontras juga menyayangkan proses hukum yang harus ditempuh selama 10 tahun telah ditolak.

“Ada proses hukum yang terlampau lama ditempuh oleh terpidana mati Zainal Abidin dan melanggara hak atas keadilan terpidana untuk mendapatkan kepastian hukum,” katanya.

Haris juga berpendapat, ajang gelar pasukan terkait pengamanan jelang eksekusi mati tidak menunjukkan karakter Indonesia yang sesuai dengan sila kedua dari Pancasila.

Bahkan, lanjutnya, unjuk kekuatan tersebut tersebar dan terekam di berbagai media. Guna mencegah upaya untuk menggagalkan eksekusi mati, BIN turut menyebarkan komunitas intel baik di daerah, pusat, bahkan luar negeri.

“TNI pun ikut dilibatkan. TNI AD menurunkan seluruh personel khusus di wilayah Jawa Tengah dan Bali. Terpantau juga satu peleton personel TNI dan Polri bersenjata laras panjang tiba di Dermaga Wijayapura, jalur penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan. TNI AL juga menyiapkan Kapal Serayu di Dermaga Sleko, Cilacap, Jawa Tengah yang akan digunakan untuk melakukan patroli menjelang eksekusi mati di Pulau Nusakambangan. TNI AU bahkan mengerahkan dua pesawat jenis Sukhoi di sekitaran Nusakambangan,” katanya.

Kontras mempertanyakan efisiensi alokasi anggaran atas biaya operasional untuk pengerahan kekuatan semasif ini, yang juga berpotensi ongkos sosial ketenangan masyarakat.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment