BUDIDAYA TERONG

PENDAHULUAN
Prospek budidaya tanaman terong makin baik untuk dikelola secara intensif dan komersial dalam skala agribisnis, namun hasil rata-ratanya masih rendah. Hal ini disebabkan bentuk kultur budidaya yang masih sampingan, belum memadainya informasi teknik budidaya di tingkat petani. PT. Natural Nusantara berusaha memberi alternatife solusi bagaimana teknik budidaya terong sehingga tercapai peningkatan produksi secara K-3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

SYARAT TUMBUH

  • Dapat tumbuh di dataran rendah tinggi
  • Suhu udara 22 – 30o C
  • Jenis tanah yang paling baik, jenis lempung berpasir, subur, kaya bahan organik, aerasi dan drainase baik dan pH antara 6,8-7,3
  • Sinar matahari harus cukup
  • Cocok ditanam musim kemarau


PEMBIBITAN

  • Rendamlah benih dalam air hangat kuku + POC NASA dosis 2 cc per liter selama 10 -15 menit
  • Bungkuslah benih dalam gulungan kain basah untuk diperam selama + 24 jam hingga nampak mulai berkecambah
  • Sebarkan benih di atas bedengan persemaian menurut barisan, jarak antar barisan 10-15 cm
  • Campurkan 1 pak Natural GLIO + 25-30 kg pupuk kandang halus diamkan seminggu, kemudian masukkan benih satu persatu ke polibag yang telah berisi campuran tanah dan pupuk kandang halus yang telah dicampur Natural GLIO tadi dengan perbandingan 2 : 1
  • Tutup benih tersebut dengan tanah tipis
  • Permukaan bedengan yang telah disemai benih ditutup dengan daun pisang
  • Setelah benih tampak berkecambah muncul, buka penutupnya
  • Siram persemaian pagi dan sore hari
  • Semprot POC NASA dosis 2-3 tutup per tangki setiap 7-10 hari sekali
  • Perhatikan serangan hama dan penyakit sejak di pembibitan
  • Bibit berumur 1-1,5 bulan atau berdaun empat helai siap dipindahtanamkan


PENGOLAHAN LAHAN

  • Bersihkan rumput liar (gulma) dari sekitar kebun.
  • Olah tanah dengan cangkul ataupun bajak sedalam 30-40 cm hingga gembur.
  • Buat bedengan selebar 100-120 cm, jarak antar bedengan 40-60 cm, ratakan permukaan bedengan.
  • Jika pH tanah rendah, tambahkan Dolomit.
  • Sebarkan pupuk kandang 15-20 ton / ha, campurkan merata dengan tanah. Akan lebih optimal jika ditambah SUPERNASA atau jika tidak ada pupuk kandang dapat diganti SUPERNASA 10-20 botol / ha dengan cara :

Alternatif 1 : satu botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 lt air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk untuk menyiram bedengan.
Alternatif 2 : setiap 1 gembor volume 10 liter air diberi 1 sendok peres makan SUPERNASA untuk menyiram + 10 m bedengan.

  • Sebarkan pupuk dasar dengan campuran ZA atau Urea 150 kg + TSP 250 kg per ha dicampur dengan tanah secara merata atau sekitar 10 gr campuran pupuk per lubang tanam.
  • Sebarkan Natural GLIO 1-2 sachet yang telah dicampur pupuk kandang 25-50 kg merata ke bedengan atau ke lubang tanam.
  • Jika pakai Mulsa plastic, tutup bedengan pada siang hari.
  • Biarkan selama seminggu sebelum tanam.
  • Buat lubang tanam dengan jarak 60×70 cm / 70×70 cm.


PENANAMAN

  • Waktu tanam yang baik musim kering
  • Pilih bibit yang tumbuh subur dan normal
  • Tanam bibit di lubang tanam secara tegak lalu tanah di sekitar batang dipadatkan
  • Siram lubang tanam yang telah ditanami hingga cukup basah (lembab)


PENGAIRAN
Dilakukan rutin tiap hari, terutama pada fase awal pertumbuhan dan cuaca kering, dapat di-leb atau disiram dengan gembor

PENYULAMAN

  • Sulam tanaman yang pertumbuhannya tidak normal, mati atau terserang hama penyakit.
  • Penyulaman maksimal umur 15 hari.


PEMASANGAN AJIR (TURUS)

  • Lakukan seawal mungkin agar tidak mengganggu (merusak) sistem perakaran.
  • Turus terbuat dari bilah bambu setinggi 80-100 cm dan lebar 2-4 cm
  • Tancapkan secara individu dekat batang.
  • Ikat batang atau cabang terong pada turus.


PENYIANGAN

  • Rumput liar atau gulma di sekitar tanaman disiangi atau dicabut
  • Penyiangan dilakukan pada umur 15 hari dan 60-75 hari setelah tanam


PEMUPUKAN
Jenis dan Dosis Pupuk Makro disesuaikan dengan jenis tanah, varietas dan kondisi daerah menurut acuan dinas pertanian setempat. Berikut salah satu alternatif :


Jenis Pupuk
Pemupukan Susulan (kg/ha)
Umur 15 hari
Umur 25 hari
Umur 35 hari
Umur 45 hari
Urea
75
75
75
75
SP-36
50
-
-
-
KCl
-
75
100
75


Pemupukan diletakan sejauh 20 cm dari batang tanaman sebanyak 10 gram campuran pupuk per tanaman secara tugal atau larikan ditutup tanah dan disiram atau pupuk dikocorkan sebanyak 3,5 gram per liter air, kocorkan larutan pupuk sebanyak 250 cc per tanaman.


Semprotkan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 1-2 minggu sekali

PEMANGKASAN ( PEREMPELAN )
Pangkas tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama juga dirempel untuk merangsang agar tunas-tunas baru dan bunga yang lebih produktif segera tumbuh

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT

H A M A
1. Kumbang Daun (Epilachna spp.)
Gejala serangan adanya bekas gigitan pada permukaan daun sebelah bawah
Bila serangan berat dapat merusak semua jaringan daun dan tinggal tulang-tulang daun saja
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan kumbang, atur waktu tanam, pencegahan dengan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 setiap 1-2 minggu sekali.

2. Kutu Daun (Aphis spp.)
Menyerang dengan cara mengisap cairan sel, terutama pada bagian pucuk atau daun-daun masih muda
Daun tidak normal, keriput atau keriting atau menggulung
Sebagai vektor atau perantara virus
Cara pengendalian; mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, pencegahan semprot PENTANA + AERO 810 atau Natural BVR setiap 1-2 minggu sekali.

3.Tungau ( Tetranynichus spp.)
Serangan hebat musim kemarau.
Menyerang dengan cara mengisap cairan sel tanaman, sehingga menimbulkan gejala bintik-bintik merah sampai kecoklat-coklatan atau hitam pada permukaan daun sebelah atas ataupun bawah.
Cara pengendalian sama seperti pada pengen dalian kutu daun.

4. Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon Hufn.)
Bersifat polifag, aktif senja atau malam hari
Menyerang dengan cara memotong titik tumbuh tanaman yang masih muda, sehingga terkulai dan roboh
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan ulat, pencegahan siram atau semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810.

5.Ulat Grayak (Spodoptera litura, F.)
Bersifat polifag.
Menyerang dengan cara merusak (memakan) daun hingga berlubang-lubang.
Cara pengendalian; mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, semprot dengan Natural VITURA.

6.Ulat Buah ( Helicoverpa armigera Hubn.)
Bersifat polifag, menyerang buah dengan cara menggigit dan melubanginya, sehingga bentuk buah tidak normal, dan mudah terserang penyakit busuk buah.
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan buah terserang, lakukan pergiliran tanaman dan waktu tanam sanitasi kebun, pencegahan semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 setiap 1-2 minggu sekali

PENYAKIT
1. Layu Bakteri
Penyebab : bakteri Pseudomonas solanacearum
Bisa hidup lama dalam tanah
Serangan hebat pada temperatur cukup tinggi
Gejala serangan terjadi kelayuan seluruh tanaman secara mendadak

2. Busuk Buah
Penyebab : jamur Phytophthora sp., Phomopsis vexans, Phytium sp.
Gejala serangan adanya bercak-bercak coklat kebasahan pada buah sehingga buah busuk.

3. Bercak Daun
Penyebab : jamur Cercospora sp, Alternaria solani, Botrytis cinerea
Gejala bercak-bercak kelabu-kecoklatan atau hitam pada daun.

4. Antraknose
Penyebab : jamur Gloesporium melongena
Gejala bercak-bercak melekuk dan bulat pada buah lalu membesar berwarna coklat dengan titik-titik hitam

5.Busuk Leher akar
Penyebab ; Sclerotium rolfsii
Gejala pangkal batang membusuk berwarna coklat

6.Rebah Semai
Penyebab : Jamur Rhizoctonia solani dan Pythium spp.
Gejala batang bibit muda kebasah-basahan, mengkerut dan akhirnya roboh dan mati
Cara pengendalian Penyakit:
Tanam varietas tahan, atur jarak tanam dan pergiliran tanaman, perbaikan drainase, atur kelembaban dengan jarak tanam agak lebar, cabut dan buang tanaman sakit Rendam benih dengan POC NASA dosis 2 cc / lt + Natural GLIO dosis 1 gr/lt, Pencegahan sebarkan Natural GLIO yang telah dicampur pupuk kandang sebelum tanam ke lubang tanam.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki.

PEMANENAN

  • Buah pertama dapat dipetik setelah umur 3-4 bulan tergantung dari jenis varietas
  • Ciri-ciri buah siap panen adalah ukurannya telah maksimum dan masih muda.
  • Waktu yang paling tepat pagi atau sore hari.
  • Cara panen buah dipetik bersama tangkainya dengan tangan atau alat yang tajam.
  • Pemetikan buah berikutnya dilakukan rutin tiap 3-7 hari sekali dengan cara memilih buah yang sudah siap dipetik.
  • sumber : teknis-budidaya
Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

WAMENTAN TANTANG PETANI HASILKAN PRODUK BERKUALITAS

MedanBisnis – Medan. Menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN, yang mulai diberlakukan akhir tahun 2015, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Rusman Heriawan menantang petani untuk menghasilkan produk-produk pertanian yang berkualitas. Jika tidak, hasil pertanian dalam negeri dikhawatirkan tidak mampu bersaing.
“Desember 2015, bangsa kita sudah memasuki AEC. Dan, 10 negara yang tergabung di dalamnya sudah membentuk pasar tunggal. Jika sudah seperti itu, tidak ada hambatan pasar lagi, kita tidak boleh lagi menolak produk luar yang masuk kedalam negeri, begitu juga sebaliknya,” kata Wamentan saat mengunjungi petani di Desa Namo Mbelin, Kecamatan Namorambe, Deli Serdang, belum lama ini.

Untuk itu, kata Rusman, petani di Indonesia harus lebih total dan fokus dalam mengolah pertaniannya. Sehingga dapat menghasilkan produk pertanian yang sesuai dengan permintaan pasar. Di samping itu, paradigma yang mengutamakan kuantitas hasil dari pada kualitas juga harus digeser.

“Sudah saatnya petani kita lebih fokus pada kualitas dari pada kuantitas. Kuantitas belum tentu menjamin kualitas serta keamanan produk. Selain itu, petani harus lebih banyak meluangkan waktu untuk tanaman pertaniannya, kalau perlu datang setiap hari, sehingga pemeliharaan dapat lebih maksimal,” jelasnya.

Di samping itu, gaya pertanian yang konvensional juga harus ditinggalkan agar generasi muda dapat melirik profesi petani sebagai mata pencahariannya.

Karena itu, Rusman berharap, dalam tempo 5 tahun mendatang, petani di Indonesia tidak lagi “menyentuh tanah” dalam mengolah lahan pertaniannya melainkan memanfaatkan kecanggihan teknologi alat-alat pertanian.

“Selama ini, generasi muda kita tidak ada yang mau menjadi petani karena identik dengan kerja keras. Selain itu, taraf hidup petani di Indonesia juga tidak menunjukkan tren positif,” terangnya.

Wamentan juga berkesempatan untuk memanen terung pondoh atau terung kari, milik salah petani bernama Ipin Barus. Di situ, Rusman menilai, petani di Desa Namo Mbelin termasuk petani yang cerdas dan bisa membaca situasi.

Rusman juga berharap, hasil pertanian di Desa Namo Mbelin bisa menjadi ikon pertanian di Deliserdang dan khususnya Sumatera Utara.

“Program penting dari pemerintah ada 2, yaitu ketahanan pangan dan energi. Namun, yang utama itu ketahanan pangan, karena bangsa yang maju ditandai dengan tidak adanya kelaparan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian Sumut, M Roem mengungkapkan, Kecamatan Namorambe salah satu daerah pemasok sayuran dataran rendah terbesar ke Kota Medan. Karena itu, kondisi tersebut harus dipertahankan, mengingat pasokan sayuran di Sumut yang berasal dari Kabupaten Karo saat ini tidak stabil karena pengaruh erupsi Gunung Sinabung. (rozie winata)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PERTANIAN DI DESA NAMO MBELIN KEKERINGAN

Butuh Bantuan Benih dan Pompanisasi

MedanBisnis – Medan. Kondisi pertanian di Desa Namo Mbelin, Namorambe, Deli Serdang mengalami kekeringan akibat kemarau yang terjadi saat ini. Selain tanaman rusak, hasil pertanian juga akan menurun.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Usaha Tani, Desa Nomo Mbelin, Namorambe, Ipin Barus mengatakan, para petani sangat mengharapkan bantuan benih dari pemerintah untuk mengganti tanaman petani yang rusak akibat kekeringan.

“Kekeringan yang terjadi telah menurunkan sejumlah produktivitas dan produksi pertanian di Desa Namo Mbelin ini. Untuk itu kami sangat berharap pemerintah memberikan bantuan benih sehingga pertanian di sini dapat terus berjalan,” ungkapnya kepada MedanBisnis, Kamis (10/4) di Medan.

Selain benih lanjut Ipin, petani juga sangat membutuhkan bantuan pengadaan traktor dan pompanisasi. “Pompanisasi penting untuk mengantisipasi kekeringan yang terjadi, juga untuk membantu pertanian di Desa Nomo Mbelin lebih maju lagi. Dan, usulan ini juga telah kami sampaikan kepada Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI yang berkunjung belum lama ke desa kami,” kata dia.

Adil Barus, petani lainnya di desa itu juga menyebutkan, bencana kekeringan sangat mengganggu aktifitas pertanian mereka. Banyak petani yang mengalami kerugian karenanya.

Kepala Desa Namo Mbelin Tenang Sembiring, mengungkapkan, Namo Mbelin merupakan desa pengahasil pertanian yang cukup besar di Kabupaten Deliserdang. Dan, hasil pertaniannya juga dipasok ke Kota Medan dan Karo tepatnya tempat Penatapan untuk komoditas jagung. Tetapi, akibat kekeringan yang terjadi produksi jagung petani menurun.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Sumatera Utara (Sumut) M Roem, mengatakan, siap membantu petani di Desa Namo Mbelin dalam menghadapi bencana kekeringan.

Dikatakannya, permintaan tersebut dapat dibuat dalam bentuk proposal. Sehingga, Dinas Pertanian Sumut memprosesnya agar bantuan dapat segera teralisasi.

“Apapun bentuk permintaannya, misalnya traktor, mesin perontok padi atau benih, jika memang dibutuhkan, tolong segera dibuat proposalnya. Nanti kita akan bantu. Tetapi, proposal yang diajukan kalau bisa jangan sampai lewat bulan 4, karena kalau sudah lewat APBD nya sudah masuk pembahasan baru,” pungkasnya. (rozie winata)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis | Leave a comment

JOKOWI EFFECT DIREDAM PRINCESS EFFECT

MedanBisnis – Jakarta. Profesor Riset Herb Feith untuk Studi Indonesia dari Universitas Monash, Australia, Greg Barton, meminta Megawati untuk lebih menarik diri dan memberikan ruang lebih besar bagi Joko Widodo (Jokowi) untuk tampil di depan publik sebagai calon presiden.
Menurut Greg, kurang maksimalnya perolehan suara PDIP menunjukkan kinerja mesin partai yang tidak optimal. Ia mengatakan, “Jokowi Effect” tertutupi “Princess Effect” berupa pencitraan Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani dalam sejumlah kampanye publik.

Seharusnya, kata Greg, keberadaan Jokowi bisa menjadi momentum untuk melejitkan perolehan suara bagi PDI-P. Namun, yang terjadi kemudian, momentum tersebut disia-siakan dengan membuat pengumuman pencapresan Jokowi yang terlambat hingga tidak memanfaatkan figurnya dalam iklan kampanye, justru Megawati Soekarnoputri dan anaknya, Puan Maharani.

“Peluang dari “Jokowi Effect” justru diredam oleh “Princess Effect”, di mana masyarakat tidak terlalu bersimpati kepada Ibu Mega,” ujarnya saat berkunjung ke kantor redaksi harian Kompas, Jakarta, Kamis (10/4).

Kesempatan berharga tersebut, ujarnya, telah disia-siakan PDI- karena pada waktu yang bersamaan pemilih Partai Demokrat turun drastis dan akhirnya memilih untuk kembali ke partai semula atau justru memilih partai baru seperti Partai Nasdem. Dalam Pemilu 2014, perolehan suara PDIP naik menjadi 19,17% dari sebelumnya 14,01%.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti menilai internal PDIP tidak sungguh-sungguh dalam mendukung Jokowi sebagai capres. Hal itu yang membuat PDIP tidak mendapatkan suara maksimal. “Saya bilang, saingan PDIP bukan partai lain, tapi di internal partai mereka sendiri,” kata Ikrar.

Ikrar menilai, penetapan Jokowi sebagai capres terlambat dilakukan oleh PDIP. Akibatnya, efek Jokowi tidak terlalu signifikan terhadap perolehan suara PDIP. “Musuh besar PDI-P bukan Prabowo dan Gerindra, tapi PDI-P sendiri. Contohnya, ada tarik-menarik sehingga deklarasi Jokowi baru dilakukan hampir tiga minggu sebelum pileg diadakan,” ujar Ikrar.

Sebelum deklarasi Jokowi, menurutnya, sosok yang selalu ditonjolkan oleh internal PDI-P adalah sang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan putrinya, Puan Maharani. Akibatnya, menurut dia, banyak masyarakat masih belum menyadari kalau Jokowi merupakan capres dari PDIP.

“Kampanye juga tidak gencar. Hanya melalui siaran iklan di televisi orang bisa tahu siapa didukung oleh siapa. Kampanye yang mengusung Jokowi sebagai capres PDI-P cuma dua hari dilakukan dan itu pun saya perhatikan hanya lewat radio,” jelas dia.

Pertarungan Caleg
Jokowi menegaksan, Pileg bukan pertarungan dirinya sebagai capres, melainkan pertarungan para calon legislatif.

“Ini realitas di lapangan. Dalam pileg, yang bertarung sebenarnya adalah caleg, yang jumlahnya enam ribuan itu. Mereka punya ruang-ruang kecil yang dikuasai, TPS, kampung atau desa. Itu lingkup pertarungan mereka,” ujarnya.

Ia menolak jika dianggap bahwa caleg PDIP gagal merebut suara akar rumput. Ia mengatakan, meski meleset dari target suara sebesar 27%, PDI-P tetap unggul suara sementara berdasarkan quick count lembaga survei.

Jokowi berharap agar partainya dapat memperbaiki cara pendekatan kepada pemilih. Ia mengibaratkan marketing partai politiknya seperti menjalankan roda perusahaan swasta.

“Kalau lewat udara, iklan. Kita kan hanya tiga hari (menayangkan iklan di televisi), yang lain kan sudah 5 atau 10 tahun lalu. Kedua, di darat, sales-nya. Yang jadi sales, ya calegnya sendiri. Artinya caleg harus dapat menjual produknya. Produknya macam-macam, dirinya sendiri, programnya, atau capresnya,” kata Jokowi.
Untuk Pilpres nanti, Jokowi punya optimistis yang berbeda dengan Pileg. “Kalau pilpres nggak pakai effect, Jokowi, titik,” tandasnya. (kcm)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

BERANDAI-ANDAI & JOKOWI

Andaikata Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih suara 40% menurut perhitungan quick count dalam Pemilu 2014, mungkin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbang 250 poin. Pelaku pasar merasa nyaman, karena dengan demikian PDIP bisa mengusung calon presiden Joko “Jokowi” Widodo, tanpa harus berkoalisi dengan partai politik (parpol) lainnya. Jika pun berkoalisi, tapi koalisi terbatas untuk sekadar menguasai ½ N + 1 suara di parlemen.

Bahkan, kelak jalannya pemerintahan Jokowi – andaikata terpilih — lebih stabil, karena tidak direpoti oleh koalisi besar seperti yang telah menimpa Kabinet Susilo Bambang “SBY” Yudhoyono. Belum lagi harus menghadapi suara kalangan oposisi, SBY juga kadang galau menghadapi parpol sekoalisi, seperti dalam kasus kenaikan harga BBM bersubsidi beberapa waktu lalu.

Sayangnya, PDIP hanya meraih 19% suara, di bawah 20% sehingga tak bisa mengusung sendiri Capres Jokowi. Inilah yang membuat IHSG anjlok 3% hingga 156 poin dan terkena maraknya aksi jual yang mencapai Rp 6 triliun hanya dalam setengah hari. Bahkan, tak pelak, dana asing sekitar Rp 1 triliun hengkang dari lantai bursa padahal perdagangan baru berjalan setengah hari.

Di mata pelaku pasar, ketika PDIP terpaksa melakukan koalisi – dan andaikata berhasil terpilih – akan membuat proses persetujuan politik di parlemen semakin lamban dan berliku-liku.

Fenomena ini membuat pelaku pasar melihat suasana ketidak-pastian dari peta politik Indonesia ke depan.

Pelaku pasar beranggapan bahwa jika PDIP melakukan koalisi maka akan terdiri dari berbagai parpol dengan pandangan dan latar belakang politik yang berbeda. Nah, inilah yang memicu ketidak-pastian, utamanya di mata investor asing, seperti yang telah terjadi dalam kabinet SBY dengan koalisi parpol yang gemuk.

Rupanya pasar yang lebih mengutamakan efisiensi rada alergi terhadap demokrasi, yakni terdistribusinya kekuasaan politik kepada beberapa parpol. Pasar itu mau cepat, tapi demokrasi kadang bertele-tele, tidak bisa asal main ketuk palu. Memang, sudah dari sononya. (Bersihar Lubis)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

POROS JOKOWI TERKUAT

MedanBisnis – Jakarta. Diprediksi akan ada 3 Poros koalisi di Pilpres 2014, yaitu Poros Jokowi, Poros 08 atau Prabowo dan Poros Aburizal Bakrie (Ical). Poros Jokowi diperkirakan terkuat.
Prediksi 3 poros ini dilontarkan oleh pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari. Dia mendasarkan pembentukan tiga poros ini pada beberapa hal berdasarkan hasil hitung cepat perolehan suara parpol, yakni tak ada tokoh partai Islam yang menonjol, tak ada peserta konvensi capres PD yang sangat popular.

Dengan fakta quick count tersebut, maka Qodari meyakini hanya akan ada tiga capres yang maju di pilpres. Ketiga poros itu adalah Poros Jokowi yang merupakan gabungan PDIP, PAN, NasDem, dan PKB. Poros Prabowo yang berisi Gerindra, PPP, Demokrat, dan Hanura. Serta Poros ARB yang berisi Golkar, PKS dan PKB. Analisis Qodari yang mendasari terbentuknya tiga poros itu bisa dibaca di sini.

Nah, berdasarkan quick count dari Cyrus Network dan CSIS, kekuatan masing-masing poros bisa diukur. Poros Jokowi adalah yang terkuat, di urutan kedua ada Poros Prabowo dan di posisi paling buncit adalah Poros ARB. Meski demikian, Jokowi belum tentu bisa menang mudah. Sebab, kata Qodari, ada satu variabel penting yang menentukan di Pilpres, yaitu elektabilitas masing-masing figur.

“Variabel ini lebih mungkin jadi faktor penentu karena akan menentukan ikut/tidaknya partai dalam pemerintahan terpilih nanti,” ujarnya.

Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mengatakan, partainya mungkin saja membangun koalisi dengan PKB dan PAN. Dengan koalisi hanya 3 partai, Ruhut mengatakan partainya tetap cukup untuk memajukan pasangan capres.
“Pasangan yang kemungkinan diusung bisa Pramono Edhie-Cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar-red),” kata Ruhut.

Namun, Demokrat juga bersiap-siap menjajaki koalisi dengan dua partai, yakni PDIP dan Partai Gerindra.

“Tapi kalau secara chemistry, Pak SBY lebih punya keterikatan dengan Pak Prabowo, dibandingkan Bu Mega (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, red). Kami melihat Prabowo pun bisa menyodok Jokowi selama wakilnya tepat,” kata Ruhut.
(kcm)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

JOKOWI BENTUK TIM KHUSUS SIAPKAN VISI MISI

MedanBisnis – Jakarta. Capres PDIP Jokowi ditagih soal penjabaran visi misi yang dijanjikannya akan diumbar setelah Pileg 2014.
Jokowi mengatakan saat ini visi misinya sedang disiapkan. “Ntar, satu-satu, akan saya sampaikan dan tidak langsung,” kata Jokowi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014). Jokowi mengatakan ada tim yang membantunya menyusun visi misi.

Tim ini akan membuat poin-poin yang mencakup semua sektor. “Ada timnya,” ujarnya. Pada saatnya, Jokowi akan memaparkan visi misinya. “Nggak usah tanya- tanya, masa saya buka semuanya,” ujarnya. Sebelumnya, memang telah terungkap Jokowi dibekingi oleh sebuah tim yang menamakan diri Tim 11. Tim ini terdiri dari berbagai kalangan, dari akademisi hingga militer. (dtc)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

WAWAN-AMIR BINGUNG PENUHI PERMINTAAN AKIL

MedanBisnis – Jakarta. Pengusaha Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan calon Bupati Lebak Amir Hamzah kebingungan untuk memenuhi permintaan dana Rp3 miliar yang diminta oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.
“Saya tadi sudah ngoborol sama ibu, tadi kalau sampai 1 atau gimana ibu masih bisa ngebantu tapi kalau di angka 2, angka di luar apa ini, ini kita Pak Amir, dari pada kita tidak enak ke Pak Akil lebih baik ngomong apa adanya,” kata Wawan dalam rekaman pembicaraan telepon dengan Amir Hamzah yang diputar di pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis.

Wawan dalam sidang ini menjadi terdakwa perkara dugaan pemberian suap kepada mantan Ketua MK Akil Mochtar terkait pengurusan sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di Lebak dan Banten. Ibu yang dimaksud oleh Wawan dalam pembicaraan tanggal 30 September 2013 sekitar pukul 22.00 WIB tersebut adalah kakaknya, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Akil menurut pengacara Amir, Susi Tur Andayani, meminta uang Rp3 miliar agar permohonan perkara yang diajukan oleh pasangan Amir Hamzah dan Kasmin di MK dikabulkan, yaitu meminta agar KPU Lebak melaksanakan pemungutan suara ulang di seluruh TPS.

“Ini waktu terus berjalan mau putusan, seolah-olah kita ngebohongin, jadi saya sudah ngomong ke ibu, dari sisi kita gak papa adanya begini, karena saya ikutnya di penghujung jadi saya juga belum komunikasi ke Pak Amir dan Pak Syukurnya karena Pak Amir kemarin juga gak siap untuk itu, terus terang dalam artinan bukan Lebak juga yang kita iniin tapi termasuk kota juga, ibu juga bingung, makanya sampaikan ke Bu Susi, saya juga bingung nih gimana,” ungkap Wawan lagi. Padahal, menurut Susi yang menjadi saksi dalam sidang tersebut pada 30 September pagi, Amir sudah memberitahukan kepada Susi bahwa Wawan sudah bersedia membantu untuk terkait pengurusan sengketanya di MK.

“Tanggal 30 September pagi Pak Amir telepon ke saya dan menyampaikan Pak Wawan bersedia bantu beliau dan Pak Wawan setuju bahwa yang memberikan uang ke Pak Akil adalah saya, Pak Amir mengatkan Pak Wawan setuju ganti angka satu, maksudnya Rp1 miliar,” kata Susi. Susi yang juga sudah menjadi terdakwa dalam kasus yang sama akhirnya melaksanakan perintah Amir untuk menemui Wawan di hotel Ritz Carlton Mega Kuningan.

“Saya kira bersama Pak Amir ternyata hanya saya berdua dengan Wawan saja, dia cerita tetang istrinya yang jadi wali kota, lalu minta bantuan untuk jadi konsultan hukum istri beliau dan minta untuk pilkada juga, jadi di otak saya beliau pengurus parpol,” ungkap Susi.

Namun, saat ditanya kesediaan mengenai bantuan untuk Amir Hamzah, menurut Susi, Wawan hanya diam saja. “Lalu saya ngomong, Pak jadi bantu Pak Amir? Tapi Pak Wawan mengatakan Enggak itu bukan siapa-siapa sayaa, lalu saya katakan tapi kalau menang bagus untuk Golkar, jadi saya bingung karena saya kira sudah fix Pak Wawan bantu, akhirnya saya telepon Pak Amir kok tidak bicarakan bantuan,” tambah Susi. Sehingga Susi pun menghubungi Amir lewat telepon dan meminta agar Amir berbicara langsung dengan Wawan, pembicaraan keduanyalah yang disadap oleh KPK.

“Setelah itu saya tanya ke Pak Wawan, bagaimana Pak? Dijawab lihat besok jam 2, jadi dalam pertemuan itu saya tidak bicara angka, karena saya pikir sudah fix,” ungkap Susi. Sehingga pada 1 Oktober, tanggal putusan perkara sengketa Lebak, Susi pun mengirimkan pesan singkat ke Akil yang berisi uang Rp1 miliar sudah siap, tapi Akil menolak. “Beliau (Akil) tidak mau, dia marah, dia menolak,” tambah Susi.

Akhirnya uang Rp1 miliar diantarkan oleh karyawan Wawan, Ahmad Farid Asyari ke hotel Allson Jakarta Pusat, tempat Susi menginap pada sekilat pukul 13.00 WIB, menjelang sidang putusan MK pukul 15.00 WIB. “Saya sendiri melihat uangnya di mobil, lalu saya berangkat ke MK, uang tetap di mobil Fortuner,” tambah Susi. Dalam putusan MK pada hari itu, ternyata MK memerintahkan KPU Lebak melaksanakan pemungutan suara ulang di seluruh tempat pemungutan suara. Susi pun tidak jadi menyerahkan uang Rp1 miliar itu ke Amir, dan malah membawanya pulang ke rumah orang tuanya di Tebet hingga pada keesokan harinya ia ditangkap KPK saat sedang bekerja di kantor Amir di Lebak.

Dalam kasus ini, Wawan didakwa berdasarkan pasal 6 ayat 1 huruf a UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU no 20 ahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP mengenai memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili dengan ancaman pencara maksimal 15 tahun penjara dan dan denda Rp750 juta. Selain pilkada Lebak, Wawan juga didakwa memberikan hadiah senilai Rp7,5 miliar terkait sengketa pilkada Banten. (ant)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KPU: SURAT SUARA TERTUKAR TERJADI DI 14 PROVINSI

MedanBisnis – Jakarta. KPU merilis data terbaru jumlah surat suara yang tertukar pada pemungutan suara Rabu (9/4) kemarin. Laporan terakhir ada 118 TPS di 14 provinsi yang surat suaranya tertukar.
“Update sampai pukul 17.00 WIB laporan masuk menyebutkan surat suara tertukar di 14 provinsi, 44 kabupaten/kota, 118 TPS,” kata komsioner KPU Arief Budiman di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Kamis (10/4/2014).

Menurutnya, paling banyak terdapat di Surabaya yaitu 23 TPS. Namun angka itu dianggap sedikit jika dihitung dari total jumlah TSP di Surabaya sebanyak 5.000 TPS. “Jenis surat suara yang tertukar surat suara DPRD Kab/kota. Kalau itu sangat mungkin terjadi kesalahan waktu dilakukan sortir di Kab/kota, karena yang tertukar hanya antar dapil dalam satu kabupaten,” paparnya.

“Tapi kalau yang tertukar antar kabuapten/kota sangat mungkin kesalahan dari pabrik,” imbuh Arief. Ia menuturkan, jumlah TSP yang tertukar surat suaranya terbilang sangat kecil jika dilihat secara nasional, yaitu dari total TPS sebanyak 545.791 TPS hanya 118 yang surat suaranya tertukar. “Jadi surat suara tertukar presentasenya hingga hari ini sebenarnya kecil hanya 0.02 persen,” tegas Arief. (dtc)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

MELIHAT ISI PESAWAT KEPRESIDENAN RI

MedanBisnis – Jakarta. Pesawat kepresidenan RI tak lama lagi akan melayani perjalanan kepala negara ke sejumlah daerah dan negara.
Bila pagi tadi baru penampakan dari luar saja, bagaimana isinya? Dari data spesifikasi pesawat yang dirilis pihak Setneg, Kamis (10/4/2014), diketahui pesawat Boeing Business Jet-2 itu memiliki rentang sayap 35,79 meter, panjang badan 38 meter dan tinggi pesawat 12,50 meter. Di dalam pesawat ada meeting room untuk 4 orang kelas VVIP, state room untuk dua orang kelas VVIP, 12 orang di executive area dan 44 seat di staff area. detikcom mendapat beberapa foto suasana ruangan tersebut.

Dari gambar tersebut, tampak suasana mewah dan nyaman bagi para penumpang yang menaikinya. Khusus untuk room 1, ada empat kursi yang terbuat dari bahan kulit berwarna krem. Di tengahnya ada meja 30×80 cm dengan ruangan lebar 2×2,5 meter. Ada lambang garuda dan tulisan pesawat kepresidenan di dalamnya. Ruangan kedua, ada dua kursi lebih besar yang bisa direbahkan. Di situ ada lambang kepresidenan dan meja denan panjang 60×40 cm.

Ada layar besar 42 inchi di dalamnya. Untuk menuju ke ruangan ketiga, terpisah oleh lorong sepanjang 6 meter. Lebarnya sekitar 40 cm, cukup untuk dua orang saling berpapasan. Ruang ketiga, adalah ruang untuk eksekutif dengan 10 kursi yang dilengkapi dengan layar datar 42 inchi dan kamera di atas sirip pesawat. Fasilitas entertaiment di kursi juga bisa dinikmati. Ruang terakhir, terdiri dari 42 kursi. Posisinya terbagi menjadi komposisi 3 -3 di sisi kiri dan kanan. Setiap kursi dilengkapi dengan layar monitor kecil untuk fasilitas hiburan. (dtc)
sumber: medanbisnisdaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment