GATOT DAN EVY TERJARING ‘NYANYIAN’ GERRY

SUMUTPOS.CO – KPK telah menetapkan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti, sebagai tersangka kasus suap hakim PTUN Medan. Salah satu dasar KPK menetapkan Gatot dan Evy jad tersangka adalah ‘nyanyian’ tersangka Yaghari Bhastara Guntur alias Gerry yang tak lain adalah anak buah OC Kaligis.

“Semua ini berdasarkan pengembangan dan pendalaman dari pemeriksaan saksi-saksi yang ada juga perolehan alat bukti lainnya,” kata Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji, Selasa (28/7/2015).

Proses gelar perkara (ekspose) dilakukan setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap Gatot dan Evy. Oleh penyidik, pasangan suami istri itu memang dikonfirmasi beberapa hal terkait pengakuan saksi-saksi dan tersangka lain.

Politisi PKS itu ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap terhadap hakim PTUN Medan. KPK menduga, Gatot dan istri mudanya terlibat dalam skandal pengaturan putusan hakim PTUN Medan yang membatalkan penyidikan kasus korupsi Bansos Sumut yang tengah ditangani Kejati Sumut.

“Hasil ekspose (pada rapim dan tim lengkap) progress kasus OTT hakim PTUN, maka KPK per hari ini akan menerbitkan sprindik dengan menetapkan Gubernur Sumut, GPN dan ES (istri keduanya) sebagai tersangka,” jelas Indriyanto.

Gatot dan Evy disangkakan pasal 6 ayat 1 huruf a dan pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b dan atau pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 tahun 2001 jo pasal 64 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

Pasal tersebut mengatur tentang memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili dengan ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling kecil Rp 150 juta dan paling banyak Rp 750 juta. (Hbb/nrl/dtc)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

STATUS SINABUNG BELUM BERUBAH

KARO, SUMUTPOS.CO – Hingga Senin (27/7) malam, Gunung Sinabung masih berstatus awas (level IV). Data yang dihimpun dari Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. secara visual kondisi gunung sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, cuaca berawan, angin tenang – perlahan ke arah timur.

Sementara suhu udara berkisar 5,5 – 16 derajat celcius, visual gunung jelas dan asap putih tebal menjulang setinggi 200 meter. Juga terjadi 2 kali awan panas guguran sejauh 2500 meter hingga 3000 meter ke arah timur dan tenggara. Juga terjadi kolom abu setinggi 1500 meter. Teramati guguran lava pijar dari puncak sejauh 1000 hingga 1500 meter ke arah tenggara.

Sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB terjadi gempa seismik disertai 59 kali guguran dengan amplitudo setebal 3 hingga 120 millimeter. Gempa terjadi selama 10 hingga 310 detik. 3 kali gempa hybryt dengan Amplitudo 7 hingga 10 millimeter, dengan gempa selama 6 hingga 8 detik. Tremor menerus 0,5 hingga 2 millimeter dengan dominan sebesar 0,5 millimeter.

Selanjutnya hasil pengamatan visual gunung sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, terlihat cuaca berawan, angin tenang perlahan bergerak ke arah barat daya dan timur. Sementara suhu udara berkisar 16 – 24 derajat celcius. Visual Gunung Sinabung teramati jelas, asap putih tebal, setinggi 200 hingga 800 meter. Teramati guguran lava dari puncak meluncur sejauh 500 hingga 1000 meter, ke sektor timur dan tenggara.

Gempa seismik masih terjadi sebanyak 35 kali guguran dengan Amplitudo 4 hingga 58 millimeter dengan lamanya gempa berkisar 16 hingga 160 detik. Serta terjadi 1 kali gempa low frequensi, dengan amplitudo 5 hingga 15 millimeter, selama 6 hingga 11 detik. 4 kali gempa hybrit dengan amplitudo 5 hingga 32 millimeter, selama 12 hingga 27 detik. Juga terjadi 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 83 millimeter selama 250 detik dengan sekunder – primer 35 detik. Sementara tremor dengan amplitudo 0,5 hingga 2 millimeter, dengan dominan amplitudo 0,5 millimeter. (cr-5/deo)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

DIJERAT PASAL SUAP, GATOT DAN EVY TERANCAM 15 TAHUN PENJARA

Akan Ajukan Praperadilan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – KPK menetapkan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti sebagai tersangka kasus suap PTUN Medan. Keduanya dijerat dengan pasal pemberian suap ke hakim.

Plt pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji mengatakan keduanya disangkakan pasal 6 ayat 1 huruf a dan pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b dan atau pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 tahun 2001 jo pasal 64 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

Pasal tersebut mengatur tentang memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili dengan ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling kecil Rp150 juta dan paling banyak Rp750 juta.

Pasal tersebut sama dengan pasal yang menjerat pengacara kondang OC Kaligis dan anak buahnya Yagari Bhastara alias Gerry. Pihak Pemprov Sumut memang menggandeng kantor pengacara OC Kaligis untuk menggugat penyelidikan Kejati Sumut di PTUN.

Ajukan Praperadilan
Terkait penetapan status mereka sebagai tersangka, Gatot Pujo Nugroho dan istri muda Evy Susanti akan mengajukan praperadilan.

“Sudah ada pernyataan tersangka dari KPK ya? Kalau memang benar begitu, maka pasti kami akan mengajukan praperadilan,” ujar pengacara keduanya, Razman Arief Nasution, saat dikonfirmas,, Selasa (28/7/2015).

Baik Gatot dan Evy sama-sama dijerat dengan pasal pemberian suap kepada hakim PTUN Medan. Pasal ini serupa dengan pasal yang menjerat pengacara senior OC Kaligis.

“Kami akan mempelajari penetapan itu. Yang jelas klien saya berkeyakinan tidak melakukan upaya pemberian suap kepada hakim,” kata Razman.

Gatot sudah dua kali diperiksa sebagai saksi. Sedangkan Evy satu kali. Keduanya sudah dicegah KPK sejak statusnya menjadi saksi. (faj/nrl/dtc).
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

GATOT DAN ISTRI MUDANYA JADI TERSANGKA

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya meningkatkan status Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan sang istri muda Evy Susanti sebagai tersangka kasus suap hakim PTUN Medan. Peningkatan status sepasang suami istri ini berdasarkan  hasil gelar perkara pada Senin (27/7) malam.

“Hasil ekspose (pada rapim dan tim lengkap) progres kasus OTT hakim PTUN, maka KPK per hari ini akan menerbitkan Sprindik dengan menetapkan Gubernur Sumut GPN dan ES (istri keduanya) sebagai tersangka,” kata Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji, Selasa (28/7/2015).

Indriyanto menegaskan bahwa penetapan tersangka ini berdasarkan pengembangan perkara kasus suap hakim PTUN Medan. Penyidik telah menemukan bukti yang sangat kuat sehingga diputuskan untuk menetapkan Gatot dan istri mudanya sebagai tersangka.

“Semua ini berdasarkan pengembangan dan pendalaman dari pemeriksaan saksi-saksi yang ada juga perolehan alat bukti lainnya,” tegas Indriyanto yang juga guru besar hukum pidana itu. (kha/nrl/dtc)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

TERJADI DI SIMALUNGUN, ISTRI RIBUT TERIAK AGAR SUAMINYA KELUAR DARI RUMAH JANDA

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Seorang perempuan, RT (55), langsung emosi saat memergoki suaminya di rumah seorang janda, Kelurahan Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Simalungun. RT lantas berteriak supaya suaminya dikeluarkan dari rumah tersebut.

Pantauan Metro Siantar (Grup sumutpos.co) di lokasi kejadian, tampak RT mendatangi rumah RS (65) di Balata II, Sabtu (25/7) sekira pukul 23.00 WIB. Di sana ia terus berteriak hingga mengundang perhatian warga.

Ia meminta kepada RS agar mengeluarkan suminya dari dalam rumah. Upaya membuka paksa pintu rumah milik RS sempat dilakukan. Berutung salah seorang warga cepat meredam emosinya dan menghubungi pihak kepolisian.

“Kau rebut suami orang ya, katamu kau pengurus gereja, tapi kenapa suami orang juga kau rebut. Kalau kau mau sama si Tangkas Marpaung (suami RT) kau ambil saja baik-baik, si Tangkas itu pun sudah enggak pedulikan anak sama istrinya,” teriak RT di halaman rumah bergarasi tersebut.

RT bercerita sebelumnya ia mengikuti suaminya sejak Sabtu (25/7) pagi.  Sabtu malam sekira pukul 20.00 WIB, RT melihat suaminya dijemput dengan mengendarai mobil Kijang Inova dengan nomor polisi D 1518 HE milik RS.

“Kami ikuti mereka sampai mereka makan dan akhirnya masuk ke rumah perempuan itu,” ujarnya.

Setelah dikabari, sekira pukul 23.00 WIB pihak kepolisian yang datang ke lokasi kemudian membujuk RS dan juga Tangkas keluar rumah. Tidak beberapa lama kemudian, lampu rumah yang semula padam akhirnya dinyalakan hingga akhirnya mereka sepakat keluar. Dengan menumpangi mobil mobil Toyota Rush putih, mereka berangkat ke Polsek Tiga Balata.

Tangkas dengan istrinya juga terus ribut dan saling berdebat di ruang pemeriksaan. Tangkas membantah ia berselingkuh yang walaupun istrinya sudah memergokinya berada di rumah RS. Sementara, METRO kesulitan untuk konfirmasi kepada RS. Sebab ia terus berada di dalam mobilnya.

“Kita hanya ingin meredam masalah ini, jangan sampai ada perkelahian, kita hanya memediasi kedua pihak,” kata Kaposek Tiga Balata AKP B Pakpahan. Namun saat itu, RT tetap merasa keberatan atas ulah suaminya berselingkuh dan mengatakan akan melaporkannya ke Polres Simalungun. Setelah situasi reda, kedua belah pihak kembali ke rumah masing-masing. (lud/pra)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

MAHASISWA KLARIFIKASI KEBOHONGAN TUJUH ’DOSA’ TPL

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kaum pergerakan, khususnya mahasiswa, mengklarifikasi kebohongan sedikitnya tujuh “dosa” TPL melalui kunjungan ke pabrik berkapasitas 240 ribu ton per tahun dan HTI dalam tiga gelombang sejak akhir Mei lalu.

Ada tiga gelombang kunjungan yang diikuti lebih dari 50 orang. Gelombang pertama, 27 – 29 Mei, datang 30 orang atas nama pribadi-pribadi dari 8 perguruan tinggi negeri dan swasta, tetapi mereka dikenal sebagai aktivis gerakan mahasiswa Kristen dan Katolik. Gelombang kedua, 22 Juni, berkunjung 14 orang dengan bendera aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dari 8 kampus. Gelombang ketiga,14- 15 Juli, tiba 20 orang atas nama Frompibi (Front Mahasiswa Pemuda Pemudi Batak Indonesia).

Sebenarnya masih ada kunjungan lain, 22 Juni, tetapi mereka datang atas nama sivitas akademika USI (Universitas Simalungun). Jumlahnya mencapai sedikitnya 39 orang mahasiswa fakultas pertanian.

Pada kunjungan akhir Mei para aktivis berkesempatan menyaksikan proses produksi pulp (bubur kertas) di kompleks TPL (PT Toba Pulp Lestari,Tbk) di desa Sosorladang, kecamatan Parmaksian, kabupaten Tobasamosir. Prinsipnya ialah produksi bersih (cleaner production). Artinya, proses produksi mengadopsi teknologi ramah lingkungan baik dalam mengolah bahan baku kayu menjadi pulp di pabrik, maupun dalam mengolah limbah cair, gas dan padat di luar pabrik hingga memenuhi baku-mutu yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Untuk proses produksi yang menghasilkan produksi bersih dan bermutu tinggi perusahaan memperoleh sertifikasi ISO 9000 dari SGS, sedangkan untuk manajemen lingkungan mendapatkan ISO 14000 dari SGS serta Proper Hijau dari Kemeneg Lingkungan Hidup.

Obyek kunjungan penting lainnya di kompleks pabrik ialah pembibitan ekaliptus (Eucalyptus sp). Dengan mengadopsi teknologi kloning (clone), pusat pembibitan ini mampu menghasilkan 2,1 juta bibit per bulan untuk ditanam di konsesi HTI, serta sekitar seribu bibit haminjon (kemenyan) per bulan untuk ditanam bersama masyarakat serta untuk didistribusikan secara gratis kepada para petani.

Di HTI sektor Aeknauli dekat Parapat dan juga di sektor Tele, Humbang Hasundutan, para aktivis –yang sering meneriakkan tema-tema ketidakadilan, antikorupsi dan perusakan lingkungan– itu menyaksikan sendiri pembangunan HTI dengan menerapkan filosofi lestari dan berkelanjutan (sustainable). Maknanya, pembangunan HTI tetap selaras dengan perlindungan sumber daya alam (SDA) hutan melalui pencadangan hutan konservasi berfungsi lindung dengan luasan yang cukup di dalam konsesi.

Wujudnya berbentuk greenbelt (sekat antarkompartemen HTI), sempadan sungai, dan kawasan pelestarian plasma nutfah (KPPN) untuk menjamin keberlangsungan hidup keanekagaraman hayati (flora dan fauna). Kongkretnya, dari luas konsesi 188.050 hektar perusahaan menyisakan kawasan lindung seluas 24,2 % (450.590 hektar) yakni lebih luas dari 10% yang dipersyaratkan.

Di HTI, para mahasiswa –sebagian menyelesaikan proses akhir studi– juga menyaksikan sendiri perlindungan vegetasi alam yang masuk kualifikasi tanaman unggulan seperti bagot atau bargot (enau) di Aeknauli serta haminjon di Tele sehingga hasilnya tetap dapat diambil oleh petani. Bahkan, perusahaan –dibawah supervisi Balai Penelitian Kehutanan Aeknauli– memprakarsai budidaya haminjon di konsesi dengan memakai bibit kloning untuk memperkaya (enrichment) tegakan yang ada di hutan konservasi, serta hasilnya kelak sepenuhnya dipersembahkan untuk kepentingan petani. Para mahasiswa –dan juga kaum jurnalis pada kesempatan terpisah– ikut langsung menanam.
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

28 JULI 2009 – 28 JULI 2015 “WWW. SINABUNGJAYA.COM” TELAH BERUSIA 6 TAHUN

Tanggal 28 Juli 2015 “www.sinabungjaya.com” telah berusia 6 tahun dan dan selama jangka waktu tersebut telah di “klik” sebanyak 14.124.785 (empat belas juta seratus dua puluh empat ribu enam ratus delapan puluh tujuh) kali. Apabila selama setahun 365 hari atau 2190 hari untuk 6 tahun maka berarti telah di klik sebanyak 6.450 kali setiap harinya.
Terima kasih kami ucapkan atas kunjungan anda pada website “www.sinabungjaya.com” milik kita bersama.

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

HARI INI, GATOT DAN ISTRI MUDANYA PENUHI PANGGILAN KPK

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Hari ini (27/7), Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri keduanya, Evy Susanti, dipastikan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus suap kepada hakim dan panitera PTUN Medan yang dilakukan anak buah OC Kaligis, Yagari Bhastara alias Gerry.

Razman Arif Nasution, pengacara Gatot dan Evy, memastikan kedua kliennya itu akan hadir untuk membuktikan sikap kooperatif terhadap proses hukum ini.

“Saya hadirkan Pak Gatot dan Ibu Evy sebagai bukti bahwa mereka kooperatif, tidak ada misteri, tidak ada yang ditutup-tutupi,” ujar Razman kepada JPNN kemarin (26/7).

Mantan pengacara Komjen Pol Budi Gunawan itu yakin, baik Gatot maupun Evy, tidak terlibat dalam kasus ini. “Insya Allah, yakin, Pak Gatot dan Ibu Evy tidak terlibat,” imbuhnya.

Untuk kesekian kalinya, Razman menjelaskan, Evy memberikan uang kepada OC Kaligis sebagai uang operasional karena pengacara kondang itu merupakan pengacara keluarga Gatot. Evy, tegasnya, tidak pernah memberikan uang kepada Gerry. “Tidak pernah ke Gerry,” ujar pria kelahiran Mandailing Natal itu. (sam/jpnn)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

WOW! RAZMAN SIAPKAN PRAPERADILAN DAN LAPOR BARESKRIM

SUMUTPOS.CO – Jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri keduanya, Evy Susanti, sebagai tersangka dan ditahan, Razman Arif Nasution selaku pengacara Gatot dan Evy, mengakui dirinya sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk.
Dua langkah sekaligus akan dilakukan, yakni mengajukan gugatan praperadilan dan melaporkan dugaan unsur pidana yang dilakukan penyidik KPK, ke Bareskrim Mabes Polri.
“Jika ditetapkan sebagai tersangka, kita langsung praperadilan. Kita tak mau lambat,” tegas Razman, sembari menilai tim pengacara OC Kaligis lambat, tidak cepat mengajukan praperadilan.

Gugatan peradilan, lanjutnya, akan mempersoalkan penggeledahan dan penyitaan yang dinilai menyalahi prosedur. Untuk unsur dugaan pidananya, akan dilaporkan ke Bareskrim.

“Kami akan langsung laporkan ke Bareskrim juga, karena ada penyitaan, perampasan, padahal belum pernah dipanggil, namun tiba-tiba datang saja, main sita,” ujar Razman.

Dikatakan berulang kali, Gatot dan Evy sama sekali tidak tahu menahu soal uang suap yang dilakukan anak buah OC Kaligis, Yagari Bhastara alias Gerry, dan diberikan ke hakim PTUN Medan itu.
“Kecuali jika KPK punya sadapan dan bisa dibuktikan itu suara beliau. Kalau ada sadapan, kami akan hadirkan saksi ahli untuk menilai itu suara asli atau tidak. Karena bisa jadi itu bukan suara yang bersangkutan,” kata mantan anggota DPRD Madina itu.

Razman menilai, langkah dan pernyataan para pimpinan KPK hanyalah bentuk kepanikan lembaga antirasuah itu. “Menurut saya, KPK panik karena kesulitan untuk membuktikan,” imbuhnya lagi.

“Tapi kalau ternyata ditetapkan sebagai tersangka, kami akan praperadilan dan lapor Bareskrim. Saya datang karena saya berpikir,” pungkas pengacara berbadan tambun itu. (sam/jpnn)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PANTAU SPEAKER MASJID, 700 TEKNISI DITERJUNKAN, SEPERTI INI KERJANYA

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Langkah Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk melakukan penataan loudspeaker atau pengeras suara masjid dimulai. Sebanyak 100 tim Tim Pemantau loudspeaker akan diterjunkan.

Mewakili Jusuf Kalla (JK) selaku ketua Dewan Masjid Indonesia, Juru Bicara Wakil Presiden Husain Abdullah mengatakan jika kehadiran Tim Pemantau sejatinya merupakan salah satu bagian saja dari program besar DMI untuk membenahi kualitas soundsystem atau sistem tata suara di masjid-masjid.

“Program ini akan menjangkau 800 masjid dan mushala di Indonesia,” ujarnya kemarin (26/7).

Selama ini, JK memang getol mengkritik keberadaan pengeras suara di masjid -masjid yang sering menyetel kaset pengajian sejak dinihari. Menurut JK, hal tersebut kurang menunjukkan sikap toleransi kepada warga masyarakat sekitar masjid yang nonmuslim karena mengganggu waktu tidurnya.

Yang terbaru, JK juga menyebut jika salah satu pemicu insiden kerusuhan bernuansa SARA di Tolikara, Papua, adalah penggunaan loudspeaker saat shalat Idul Fitri. Pernyataan inilah yang lantas memicu kontroversi.

Husain mengatakan, penataan pengeras suara masjid sebenarnya juga sudah memiliki landasan hukum, yakni Instruksi Dirjen Bimas Islam Departemen Agama Nomor KEP/D/101 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushala yang dikeluarkan sejak 1978 silam. “Jadi ini bukan barang baru,” katanya.

Selain memantau pengeras suara, lanjut Husain, tim DMI memiliki tugas yang lebih penting, yakni memperbaiki kualitas soundsytem masjid. Tujuannya, agar saat khatib, mubaligh, atau dai berceramah, materinya bisa didengar dengan baik oleh para jamaah.

“Sebab, banyak masjid-masjid besar yang soundsystem-nya berdengung atau bergaung, akibatnya suara khatib tidak bisa terdengar jelas,” ucapnya.
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment