KEKHAWATIRAN GERINDRA PRABOWO TAK BISA NYAPRES

Jakarta – DPR telah mengesahkan UU Pilkada meski sejumlah fraksi memutuskan walk out (WO), salah satunya partai Gerindra. Di balik penolakan Gerindra terhadap presidential threshold (PT) atau ambang batas capres, Gerindra punya kekhawatiran soal sang Ketum, Prabowo Subianto yang akan kesulitan nyapres.

UU Pemilu yang baru saja disahkan di DPR memuat ambang batas capres 20%-25%. Ini maksudnya adalah 20 persen perolehan kursi di DPR dan 25% perolehan suara nasional dalam pemilu.

Gerindra bersama sejumlah partai lain, termasuk Partai Demokrat, bersikukuh agar ambang batas capres dihilangkan atau 0%. Hal tersebut lantaran Gerindra khawatir Prabowo gagal nyapres kembali karena syarat yang cukup besar itu meski dalam Pemilu 2014 menggunakan syarat serupa.

Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menuding pemerintah menginginkan presidential threshold sebesar 20-25% karena ingin agar Presiden Joko Widodo tak terhalang pada Pilpres 2019 nanti. Dengan angka tersebut, dia mengatakan hanya akan ada satu capres di 2019 nanti yakni Jokowi.

“PT 20% itu memang merupakan setting dari pada Jokowi sendiri. Kemungkinan calon tunggal akan terjadi,” ujar Arief dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (21/7/2017) malam.

Arief menjelaskan, Gerindra akan kesulitan memenuhi angka 20% bila ingin mengajukan Prabowo sebagai capres. Untuk saat ini, partai yang paling mungkin berkoalisi dengan Gerindra disebutnya hanya PKS. Bila digabungkan untuk perolehan kursi di DPR, dua partai ini tidak bisa memenuhi batas minimal.

Sementara untuk Partai Demokrat, Arief mengatakan akan cukup sulit bila diajak berkoalisi dengan Gerindra. Mengingat dinginnya hubungan Prabowo dan Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lalu untuk PAN, meski ada di koalisi pemerintah, namun kedekatannya dengan Demokrat tidak terbantahkan.

“Kadang kan dalam perhelatan pemilihan kepala daerah atau pilpres, Demokrat nggak mau ikut kita, mungkin karena SBY dan Pak Prabowo nggak mau nyatu. Pilpres 2014 nggak ke kita,” ucap Arief.

Dia mengkalkulasikan jumlah kursi di DPR. Gerindra baru bisa mengajukan capres bila dia berkoalisi bersama PKS dan PAN. Untuk Demokrat, Arief tampaknya pesimis mereka bisa berkoalisi.

“Kalau kita cuma sama PKS, kalau 20% nggak cukup, kalau ditambah sama PAN kita cukup. PKS nggak sampe 7%, hanya 5,5% kalau nggak salah. Gerindra 12%. PAN 7%, Demokrat 10%, nggak cukup juga itu kalau Demokrat dan PAN berdua aja. Kalau berempat berarti cukup tapi belum tentu sama platform-nya,” terang dia.

Gerindra pun menyebut ngototnya pemerintah dengan angka 20-25% untuk ambang batas capres karena memang Jokowi tak mau ada lawannya. Apalagi bila Jokowi harus bertemu kembali dengan Prabowo seperti di Pilpres 2014 lalu.

“PT didorong untuk melahirkan calon tunggal. Saya pesimis di MK ada rakyat yang menggunggat UU Pemilu. Parpol kan tidak boleh menggugat karena ada perwakilan di sana (DPR). Saya nggak yakin akan diterima kalau rakyat mau gugat,” sebut Arief.

Menurutnya, Pemilu 2019 akan menjadi pertarungan politik yang panas. Menuding pemerintah hanya ingin menghadirkan calon tunggal yakni Jokowi, Arief pun ingin mengkampanyekan untuk pemboikotan terhadap Pemilu.

“Harus dikampanyekan boikot pemilu. PT 20% merusak demokrasi. Rawan dengan mahar politik, nggak ada makan siang gratis, sama seperti Pilkada, apalagi pilpres,” tukasnya.

Seperti diketahui, UU Pemilu sah diundangkan hanya dengan kehadiran 6 fraksi saat sidang paripurna kemarin. Hanya fraksi-fraksi pendukung pemerintah yang mengambil keputusan UU Pemilu itu yakni PDIP, Golkar, PKB, PPP, NasDem, dan Hanura. PAN meski masuk dalam koalisi, memutuskan walk out dengan Gerindra, PKS, dan Demokrat.(elz/tor)
sumber : detik

Posted in Berita | Leave a comment

BUS PESTA DISITA, INI STANDAR MODIFIKASI KENDARAAN VERSI KEMENHUB

Jakarta – Bus Pesta VIP Royale yang disita Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melalui proses modifikasi yang memungkinkan penumpang melakukan pesta di dalamnya. Kemenhub sendiri telah mengeluarkan peraturan terkait standar modifikasi kendaraan umum.

“Harus ada uji rancang bangunnya, jadi mobil mengubah bentuk itu ada namanya yang kita sebut SKRB, surat tentang kelayakan rancang bangun. Nah itu nggak ada (di Bus Pesta VIP Royale),” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto saat dihubungi detikcom, Jumat (21/7/2017) malam.

“Artinya hal-hal yang mengacu pada keselamatan, mengacu pada keamanan, pada kenyamanan,” imbuhnya.

Pudji mengatakan modifikasi Bus Pesta VIP Royale tidak sesuai dengan standar Surat Kelayakan Rancang Bangun (SKRB) yang ditetapkan Kemenhub. Dia tidak akan merekomendasikan bus tersebut untuk jalan meski nantinya persyaratan uji KIR telah dilakukan sesuai prosedur.

“Saya tidak memberikan rekomendasi kalau memang itu izin lengkap nanti. Termasuk nanti SKRB tidak akan kita keluarkan kalau itu untuk peruntukkan pesta sambil jalan. Pasti (sangat berpengaruh pada keselamatan), makanya saya tidak akan memberikan rekomendasi,” kata Pudji.

Bus Pesta VIP Royale juga tidak mengantongi izin pemerintah daerah di tempat bus tersebut beroperasi. Bus itu dinilai membahayakan keselamatan.

“Itu kan izin dari pemerintah daerah pun belum ada, pemerintah daerah pun belum mengeluarkan. Makanya saya berusaha mencegah hal-hal yang nantinya akan menimbulkan negatif kita cegah lebih awal,” urainya.

Pihak Kemenhub belum mengetahui dari kalangan mana saja yang menyewa bus tersebut. Pemilik bus itu hingga kini masih belum bisa ditemui karena berada di luar negeri.

“Kita belum sampai sana (mengetahui siapa saja yang sewa), karena ownernya sendiri masih ada di luar, kita belum bisa ketemu,” tutup Pudji.(nvl/elz)
sumber : detik

Posted in Berita | Leave a comment

MEMBAHAYAKAN, BUS PESTA VIP ROYALE DIDUGA TIDAK IKUT UJI KELAIKAN

Jakarta – Direktorar Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan menyita Bus Pesta VIP Royale karena diduga membahayakan dan tidak mengikuti uji kelaikan kendaraan sesuai aturan Kemenhub. Surat-surat izin jalan bus tersebut juga diduga palsu.

“Iya itu dia lakukan (uji kelaikan kendaraan), tapi kan yang kita telusuri mungkin bodong (palsu), atau mungkin nggak sesuai (prosedur),” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto saat dihubungi detikcom, Jumat (21/7/2017).

Penyelidikan sementara Kemenhub menunjukkan ada yang tidak beres dengan operasional Bus Pesta VIP Royale. Pudji memandang bus tersebut akan membahayakan jika terus dibiarkan beroperasi.

“Ya kita sita karena sementara itu pemiliknya itu belum ada, belum bisa menjelaskan tentang kegunaan dan operasional. Tapi kita sudah mengetahui dari hasil penyelidikan itu ada yang tidak beres. Tidak beres perizinanya, KIRnya, tentang kelayak jalannya, itu yang kita cek,” kata Pudji.

“Tidak benar kalau semua administrasinya tidak beres terus jalan beroperasi, bahkan disewakan untuk orang, itu kan berbahaya. Sementara kita kan punya prinsip angkutan tranportasi harus berkeselamatan,” tambahnya.

Pudji menyebut Bus Pesta Royale VIP awalnya merupakan bis biasa yang dimodif dari standar pabrik. Bus ini kemudian disewakan untuk umum setelah melewati proses modifikasi yang dapat digunakan untuk pesta.

“Ini kan awalnya dari spek yang umum mobil biasa diubah menjadi seperti itu. Nah ini yang katanya awal mula ceritanya tidak digunakan untuk umum, tapi kemudian berkembang terus disewakan segala macam,” pungkas Pudji.(nvl/elz)
sumber : detik

Posted in Berita | Leave a comment

SAKSI: SELURUH ANGGOTA KOMISI VIII TERIMA UANG KORUPSI ALQURAN

Jakarta – Mantan anggota Komisi VIII Zulkarnaen Djabar menyebut seluruh anggota Komisi VIII DPR menerima aliran uang korupsi pengadaan Alquran dan laboratorium Kementerian Agama (Kemenag). Dia menyebut uang Rp 4 miliar dibagikan ke 46 anggota Komisi VIII melalui perwakilan fraksi.

“Pertama angka Rp 4 miliar dari Rp 100 miliar itu 4 persen, (hasil) kesepakatan pimpinan Komisi VIII dan banggar,” kata Zulkarnaen saat bersaksi untuk Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2017).

Zulkarnaen menjelaskan rapat itu dipimpin politikus PKB Abdul Kadir Karding yang saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi VIII. Hasil rapat menyepakati duit itu akan dibagikan ke seluruh anggota komisi dengan sistem pembobotan.

“(Rapat) dipimpin Abdul Kadir Karding, hadir saya, Chairun Nisa, Zainudin dari PKS, Nurul Imam Mustofa koordinator banggar dari Demokrat, juga hadir dari Dewi Kurniati PAN. Dalam pertemuan itu disepakati tidak mungkin membagi rata ke anggota karena ada ketua komisi, banggar ada juga anggota, disepakati pembobotan 46 anggota. Bobot anggota 1, ditambah ketua diberi bobot 4, wakil ketua diberi bobot 3, banggar bobot 3. Total bobot (seluruhnya) 80,” jelasnya.

Zulkarnaen menjelaskan dari Rp 4 miliar itu dibagi dengan sistem pembobotan ditemukan angka Rp 50 juta. Tiap fraksi mendapat beragam jatah tergantung jumlah anggota dan jabatan masing-masing.

“Demokrat 13 orang, 10 anggota biasa, 1 waket dan 2 banggar, sehingga total 22 bobot diterima Nurul Imam Mustofa Rp 1,1 miliar. PDIP anggotanya 8 orang, 7 biasa, 1 banggar Rp 555 juta diterima Said Abdullah. PKS 6 orang 4 anggota biasa, 1 wakil ketua, 1 banggar, jadi 12, Rp 600 juta diterima Jazuli Juwaini,” jelasnya.

“PPP 2 anggota biasa 1 banggar jadi 6 kali 50 Rp 300 juta diterima Hasrul Azwar. PAN 3 orang 2 biasa 1 banggar Rp 300 juta diterima Dewi Qoryati Komisi VIII banggar. PKB anggota 3 orang, 2 biasa 1 ketua, Rp 350 juta diterima Abdul Kadir Karding,” sambung Zulkarnaen.

Zulkarnaen mengatakan saat itu Hanura dan Gerindra tidak memiliki perwakilan di banggar. Uang jatah untuk kedua fraksi tersebut dititipkan ke Abdul Kadir Karding.

“Namun demikian karena Hanura 1 dan 1 Gerindra tidak ada perwakilan di banggar diserahkan ke Abdul Kadir Karding, sehingga menerima (total) Rp 450 juta. Golkar 8 orang 6 anggota biasa, 1 wakil ketua, 1 banggar, yang menerima saya sendiri Rp 700 juta,” urainya.

Untuk diketahui, Fahd menjadi tersangka karena diduga menerima duit sekitar Rp 3,4 miliar untuk imbalan dalam pemulusan proyek pengadaan tersebut. Merujuk pada putusan perkara korupsi proyek Al-Quran di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2013, Fahd masuk fakta hukum putusan terdakwa korupsi Al-Quran, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia.

Fahd disebut ikut membantu Zulkarnaen mengintervensi pejabat Kemenag untuk memenangkan perusahaan pelaksana proyek pengadaan Alquran dan laboratorium.(ams/dhn)
sumber: detik

Posted in Berita | Leave a comment

ANGKUTAN UMUM NYUNGSEP KE PARIT, 16 PENUMPANG LUKA-LUKA

Analisadaily (Asahan) – Sebanyak 16 penumpang Kencana Dumai mengalami luka-luka setelah mobil yang ditumpangi mereka nyungsep ke dalam parit. Peristiwa terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Rantauprapat Km 194-195, atau di kawasan Dusun IV, Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam.

Diduga pengemudi angkutan umum dengan nomor polisi BM 7257 RO yang melaju dari arah Kota Rantau Prapat menuju Kota Medan mengantuk, dan tidak konsentrasi hingga akhirnya terjun ke dalam parit yang berada di sisi kiri jalan.

Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Hendrik F Aritonang mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Beberapa orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di Klinik Siti Aisyah, Air Teluk Kiri, Teluk Dalam, Asahan.

“Tidak ada korban jiwa, 16 penumpang mengalami luka-luka. Kecelakaannya sekira pukul 04.00 WIB dini hari tadi,” kata Hendrik, Jumat (21/7).

Hendrik menyebut, setelah peristiwa naas itu, sopir tidak diketahui identitasnya karena melarikan diri dan saat ini masih dalam pelacakan. “Meski melarikan diri, kami yakin bisa menemukan sopirnya,” tegasnya.
Kondisi angkutan umum Kencana Dumai yang nyungsep ke parit di Jalinsum, Jumat (21/7). (aln)

Kondisi angkutan umum Kencana Dumai yang nyungsep ke parit di Jalinsum, Jumat (21/7). (aln)

Berikut 16 Penumpang Luka-luka:

1. Erwin Simanjuntak (61) warga Sei Padang, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis, Tebing Tinggi.

2. Basmen Panjaitan (62) warga Jalan Bahagia/Pelopor, Gang Nauli, Kelurahan Teladan, Medan Kota.

3. Parsaroan Panjaitan (32) warga Jalan Piere Tandean, Pardede Onan, Kecamatan Balige, Tobasa.

4. Hamonangan Manurung (59) warga Matio Bonandolok, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa.

5. Wiliater Simanjuntak (66) warga Dusun II, Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam.

6. Desman Kristo Manalu (30) warga Jalan Kapok, Kelurahan Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

7. Hasuluan Simanjuntak (57) warga Dusun VII, Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergei.

8. Robert Tondang Simanjuntak (51) warga Pasaman, Sumatera Barat.

9. Agus Simanjuntak (23) warga Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara.

10. Hotmarisi Tambunan (52) warga Jalan Pukat, Medan.

11. Irfan BP Simanjuntak (29) warga Jalan Jermal Baru, Medan Denai.

12. Julintong Sihombing (59) warga Jalan Meranti, Kelurahan Medan Timur, Kecamatan Medan Kota.

13. Riki Simanjuntak (25) warga Garoga.

14. Hemalini Simanjuntak (78) warga Garoga.

15. Imran Simanjuntak (50) warga Jalan Karya 7, Sejahtera 1, Kecamatan Sunggal.

16. Jansen Simanjuntak (62) warga Jalan Multatuli, Kelurahan Jati, Kecamatam Medan Maimun.(aln/rzp)
sumber: analisadaily

Posted in Berita | Leave a comment

PAKDE, JANGAN ABAI DENGAN SITUASI INI…

FB: Denny Siregar

Jujur, saya agak ngeri melihat rasa percaya diri yang berlebihan dari para pejabat pemerintah menyikapi situasi pasca keluarnya Perppu pembubaran Ormas..

Salah satu pejabat yang berlatar-belakang militer ketika saya tanya, “Apakah sudah siap dengan dampak dari pembubaran HTI ketika mereka akhirnya bergabung dengan ormas radikal lainnya ?”

Jawabnya sigap penuh semangat, “Kita sudah menggebuk mereka. Kalau mereka muncul lagi dengan baju lain, ya kita gebuk lagi..”

Duh, saya agak trauma dengar kata “gebuk” seakan2 itu adalah solusi efektif.

Masih teringat jelas kegagalan orde baru menangani masalah ketika main gebuk di Papua dan Aceh dengan DOM – Daerah Operasi Militernya. Bukannya masalah selesai malah memunculkan separatis-separatis baru dengan nama OPM dan GAM.

Gerakan separatis ini malah memunculkan simpati rakyat bahkan dunia internasional, karena mereka bergerak juga mencari simpati disana.

Ada satu lagi pejabat partai yang malah menolak ketika saya mengatakan bahwa kelompok-kelompok Islam radikal berkumpul di masjid-masjid pemerintahan dan gedung perkantoran.

Dengan pede-nya ia berkata, “Tidak mungkin mereka berada di situ. Kalau ada saya pasti tahu..”

Seakan peristiwa Pilgub DKI kemarin tidak memberikan pelajaran sama sekali bahwa mereka menampakkan hidungnya justru ketika ada momen. Dan kita melihat, betapa mengerikan ketika mereka bergerak. Bahkan saudara seagama mereka pun dihajar ketika bertentangan..

Kenapa bisa mereka berpandangan seperti itu ?

Karena sudah merasa aman dan mengontrol penuh situasi. Perasaan percaya diri berlebihan ini menjadikan mereka abai..

Saya sungguh tidak percaya bahwa HTI diam saja ketika mereka dibubarkan. Baju boleh berganti, tetapi ideologi mereka tetap terjaga dengan baik.

Jika mereka tiarap dulu untuk sekian lama, itu lebih baik. Tapi bahayanya ketika mereka berkoalisi dengan banyak pihak yang punya kepentingan yang sama, menjatuhkan Jokowi.

Sampai sekarang saya belum melihat, bagaimana pemerintah memikirkan dampak yang terjadi ketika mereka dengan tegas mengeluarkan Perppu pembubaran ormas radikal. Pemerintah terlalu percaya diri dengan kekuatannya, dengan kemampuan lobbynya, ketika menghadapi aksi 411 dan 212.

Tidak terlihat bagaimana mereka mempunyai program-program untuk menangani dampak dari keluarnya Perppu ini, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.

Situasi yang mendadak tenang dan tanpa perlawanan berarti seperti sekarang ini, malah memunculkan sinyal waspada buat saya. Seperti sesudah gempa besar terjadi, air laut mendadak surut, situasi pun hening terdiam. Dan tiba-tiba gelombang Tsunami menghajar seluruh bagian bumi.

Pergerakan bawah tanah sedang berjalan sekarang, mengumpulkan kekuatan-kekuatan untuk melawan situasi yang tidak berpihak pada mereka..

Kapan kita bisa belajar dari kesalahan ? Bahwa terlalu percaya diri adalah kekalahan terbesar ?

Suriah dulu juga abai terhadap situasi dinegaranya yang dianggap biasa saja. Filipina juga abai terhadap gerakan di Marawi. Dan lihat apa yang terjadi ketika Tsunami itu datang..

Sudah waktunya pemerintah mulai memikirkan jaring pengaman yang kuat. Ajak rakyat untuk berfikir bersama dan pemerintah menjadi fasilitatornya..

Lebih baik berfikiran terburuk sambil mengerjakan sesuatu yang baik daripada sebaliknya..

Pemerintah masih asik dengan menghadirkan ulama-ulama sepuh, sedangkan gerakan lawan dibangun oleh kekuatan-kekuatan muda..

Semoga semuanya baik-baik saja. Tapi ah, kopi saya pahit sekali malam ini..

sumber : dennysiregar

Posted in Berita | Leave a comment

MANTAN BUDAK SEKS ISIS PULANG DAN INGIN BALAS DENDAM

SINJAR, KOMPAS.com – Seorang wanita Yazidi yang disekap selama tiga tahun oleh militan Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) telah kembali ke kampung halamannya di Irak utara.

Dia pulang ke rumah dengan satu tekad, yakni melakukan aksi “balas dendam” kepada beberapa militan dari kelompok teror terkejam tersebut.

Heiza Shankal, perempuan Yazidi tersebut, diculik bersama ribuan wanita dan anak kaumnya saat ISIS menyerbu ke Irak dalam sebuah serangan paling brutal pada Agustus 2014.

Sekitar 50.000 anggota kelompok agama dan etnis yang telah lama dianiaya tersebut terjebak saat ISIS mengepung Gunung Sinjar, Irak utara.

Laki-laki dewasa dibunuh, anak laki-laki ditangkap dan dipisahkan untuk dilatih sebagai tentara anak-anak, dan perempuan dan anak perempuan dijual jaringan perbudakan seksual.

“Ketika pembantaian tersebut terjadi di Shankal (nama lain yang diberikan orang-orang Kurdi untuk Sinjar) dan ISIS menculik anak-anak dan perempuan,” katanya.

“Dan saya adalah salah satu dari mereka yang dibawa pergi itu,” kata Shankal dalam sebuah wawancara dengan situs berita Arab24 seperti diteruskan oleh The Independent, Rabu (20/7/2017).

Akunnya menunjukkan bahwa dia adalah satu dari ribuan wanita Yazidi yang diambil sebagai budak seks, yang dibeli dan dijual di beberapa pasar di wilayah “kekhalifahan” versi ISIS.

“Saya dijual dan dibeli,” katanya. Ketika dia akhirnya dibebaskan, dia “tiba di tangan para sahabat”, mereka membawanya kembali ke Sinjar, kampung halamannya.

Di sana, dia bergabung dengan unit perlawanan wanita untuk melawan ISIS.

“Saya terkejut melihat kekuatan militer untuk melindungi Shankal, jadi saya memutuskan untuk bergabung dengan unit tersebut dan melakukan aksi balas dendam,” katanya.

“Saya membawa senjata ini untuk membalas dendam terhadap Abu Hassan, Abu Yusuf, dan Abu Sa’ad, yang telah menyiksaku dan menyiksa kaum ibu lainnya.”

Diperkirakan 9.900 Yazidi terbunuh atau ditangkap saat ISIS mengambil alih Gunung Sinjar pada musim panas tahun 2014.

Dari jumlah tersebut, 3.100 orang dibunuh, seringkali dengan cara brutal seperti dipancung atau dibakar hidup-hidup.
sumber: kompas

Posted in Berita | Leave a comment

PEMDA KARO TENTUKAN PERCEPATAN PENANGANAN PENGUNGSI SINABUNG

Analisadaily (Karo) – Hingga saat ini Gunung Sinabung terus beraktivitas vulkanik. Dampak erupsi mengakibatkan 2.102 KK masih menghuni pos pengungsian yang tersebar di Kabupaten Karo. Dari jumlah tersebut, sejumlah keluarga diungsikan sementara dan sejumlah lain harus direlokasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo berupaya melakukan percepatan penanganan pengungsi. Lebih dari 2 tahun, sebagian dari mereka mengungsi di pos-pos pengungsian.

“Terlalu lama tinggal di pos pengungsian dikhawatirkan berdampak kepada psikis, khususnya anak-anak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo, Martin Sitepu, Jumat (21/7).

Martin menjelaskan, keberadaan warga di pos pengungsian berpotensi konflik antara pengungsi dan warga setempat. Salah satu upaya penanganan, pembangunan hunian sementara (huntara). Pembangunan huntara sudah sampai tahap penyelesaian akhir.

“Nantinya, huntara yang lahannya menyewa dari masyarakat setempat dilengkapi listrik dan air,” jelasnya.

Sejumlah 348 unit dibangun di 4 lokasi yaitu, Ndokum Siroga 1 sebanyak 88 unit, Ndokum Siroga 2 sebanyak 86 unit, Ndokum Siroga 3 sebanyak 100 unit dan Tiganderket sebanyak 74 unit. Keempat huntara diperuntukkan untuk warga Desa Kuta Gugung, Pintubesi, dan Mardinding.

Namun demikian, BPBD kabupaten Karo memikirkan untuk solusi yang lebih hemat, yaitu penyediaan dana untuk sewa rumah dan lahan. Melalui skema bantuan sewa rumah dan lahan lebih murah, Pemerintah dapat menghemat hingga Rp 8 miliar per tahun.

“BNPB menegaskan pentingnya data valid, by name by address yang dikeluarkan melalui surat keputusan bupati,” ungkap Martin.

Sejalan dengan tahapan penanganan yang berjalan, Pemerintah Daerah setempat juga menyiapkan relokasi tahap II dan III. Tahap kedua nantinya dapat menampung 1.683 KK dan tahap III 1.089 KK. BNPB dan kementerian/lembaga mendukung upaya pemerintah daerah untuk percepatan penanganan pengungsi Sinabung.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei, menyampaikan bahwa pihaknya menekankan pentingnya kinerja pemerintah daerah. “Percepatan harus dilakukan di daerah, apabila ada permasalahan, kita selesaikan bersama,” terangnya.

Willem juga menyampaikan bahwa data pengungsi harus akuntabel. BNPB akan memberikan pendampingan untuk penyelesaian masalah data. “Saya kembali mengingatkan, arahan Presiden Joko Widodo untuk para pengungsi, untuk tidak tinggal terlalu lama di pos pengungsi,” sebutnya.

Tidak hanya Willem, peninjuan huntara juga dihadiri Bupati Karo, Kementerian PUPR, Staf Kepresiden, BPBD Provinsi Sumatera Utara. Peninjauan di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Karo.(jw/rzp
sumber: analisadaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

PEMKO MEDAN PERMUDAH PENGURUSAN DOKUMEN BERHARGA KORBAN KEBAKARAN

Analisadaily (Medan) – Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, menegaskan kepada para korban kebakaran di Jalan Prof HM Yamin, Lingkungan VIII dan IX Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, akan dipermudah dalam mengurus dokumen-dokumen pribadi.

“Surat-surat berharganya yang terbakar seperti KTP, ijazah untuk segera melapor ke dinas terkait agar segera bisa dipermudah dalam pengurusan surat-surat,” katanya saat meninjau korban kebakaran di tenda darurat, di Jalan M Yakub, Jumat (21/7).

Terkait masalah data-data korban seperti KTP dan BPJS yang musnah karena terbakar, Akhyar telah mengimbau kepada Camat dan Aparatur Pemerintah Kota Medan untuk segera membantu pengurusan.

“Kepada pihak kecamatan jangan ditunggu, jemput seluruh dokumen-dokumen masyarakat yang hilang dan rusak agar segera diurus,” sebut Akhyar.

Selain mempermudah para korban untuk mengurus dokumen, pihak Pemko Medan bersama BPBD Medan juga akan memberikan bantuan berupa seragam dan alat tulis.

“Kami juga akan memberikan bantuan kepada anak-anak sekolah berupa seragam sekolah dan alat tulis untuk keperluan sekolahnya,” ucap orang nomor dua di kota Medan itu.

Sebelumnya kebakaran terjadi di Jalan Prof HM Yamin, Lingkungan VIII dan IX Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan pada Kamis (20/7) sekitar pukul 22.10 WIB, menghanguskan 38 rumah yang hampir semua bangunannya semi permanen.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Hingga saat ini para korban telah mengungsi di tenda darurat yang didirikan oleh BPBD Kota Medan.(jw/rzp)
sumber: analisadaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

TRUK MUATAN SIRTU ‘TERJUN BEBAS’ KE SUNGAI

Analisadaily (Binjai) – Satu unit truk pengangkut pasir dan batu (sirtu) terjun bebas ke aliran Sungai Bingai, tidak jauh dari Jembatan Gantung Limau Sundai, Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (20/7).

Beruntung kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Sebaliknya, kondisi kendaraan yang terendam dalam air sungai, justru menjadi tontonan warga dan pengguna kendaraan yang melintas di kawasan itu.

Informasi dihimpun Analisadaily.com, awalnya Truk Mistsubishi Colt Diesel, yang dikemudikan Mulia Sembiring (40), warga Pasar Utama Baru, Kelurahan Namo Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, bermaksud menurunkan muatan pasir dan batu, untuk menimbun jalan berlobang.

Namun, saat truk melintasi permukaan jalan yang cenderung miring, tiba-tiba saja kendaraan oleng ke kiri, lalu jatuh terguling ke aliran sungai.

Akibat kejadian, seluruh muatan truk bertumpahan di antara tebing sungai berkedalaman lebih dari lima meter. Sedangkan bagian kepala dan tangki truk ringsek berat. Pengemudinya hanya menderita cedera ringan.

“Kemungkinan tadi, badan truk terlalu miring dan kehilangan keseimbangan. Sehingga tiba-tiba saja oleng dan terjun ke sungai,” ungkap Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu, melalui Kasubbag Humas, AKP Lengkap Tarigan.(aa/csp)
sumber: analisadaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment