MOHON BANTUAN INFORMASI AHLI BONGKAR PASANG GREENHOUSE

RELOKASI DUA UNIT GREENHOUSE UNTUK KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA
Posted on June 6, 2014 by admin1001 www.sinabungjaya.com

Kemarin, hari Kamis tanggal 05 Juni 2014 Dr Ir Alex Barus, M.Sc pensiunan Kementrian Perindustrian yang sekarang menjabat salah satu Direktur di PT. Sulawesi Mining Invesment, Ir. Ramon Bangun MBA , Direktur Industri Tekstil Dan Aneka Kementrian Perindustrian dan Rophian Sembiring pensiunan Kementrian Perindustrian (Direksi PO. Sinabung Jaya) berkunjung ke PT. Expertest Kaliper Nusantara untuk melihat dan menjajagi kemungkinan untuk merelokasi 2 (dua) Unit Greenhouse milik perusahaan ini ke Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara yang setiap unitnya diperkirakan seharga $.100.000 US, dalam upaya pemberdayaan Korban Erupsi Gunung Sinabung khususnya para petani untuk diarahkan menjadi Petani Tanaman Polybag dan Petani Tanaman Hydroponic yang menghasilkan tanaman organik yang harga jual produk ini di Super Market dapat mencapai 2 sampai 3 kali harga tanaman non orgaik yang menggunakan aneka pupuk anorganik/ pestisida.
Kedua unit Greenhouse ini yang setiap unit seluas 2.000 m2 ( 40 X 50 Meter) direncanakan akan direlokasi ke Jalan Udara Berastagi tanah milik keluarga Bapak Ir. Teras Sitepu/ Dra. Mesrani bru Sitepu dan satu unit lagi ke desa Sibintun Berastepu Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo milik keluarga Bapak Mbantu Sitepu (Bapa Elkana) mantan Kepada Dinas Pehubungan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua unit ini diharapkan akan dapat menjadi cikal bakal Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) bagi para petani maupun mereka yang ingin alih profesi untuk menjadi Petani Tanaman Polybag dan Petani Tanaman Hydroponic, sehingga untuk jangka panjang Kabupaten Karo hanya akan menghasilkan aneka tanaman organik dan akan menjadi salah satu tujuan Agrowisata di Provinsi Sumatera Utara para wisatawan domestik maupun manca negara. Disamping itu juga akan dijajagi untuk merelokasi Unit Pengolahan Pupuk Organik PT. Expertest Kaliper Nusantara untuk dapat mendukung keberhasilan program tersebut di atas yang merupakan Swadaya Murni Masyarakat Karo di perantauan terhadap keprihatinan akan perekonomian petani Karo yang semakin hari semakin menurun dan juga sejalan dengan perjalanan waktu lahan pertanian dikelola setiap kepala keluarga akan semakin mengecil/ sempit sehingga tidak lagi menguntungkan apabila dikelola secara konvensional. Oleh sebab itu tidak ada kata lain untuk dilakukan maksimalisasi pemanfatan lahan yang mengarah kepada produktifitas tinggi khususnya untuk tanaman organik di Kabupaten Karo dengan mengarahkan dan menjadikan petani Karo sebagai Petani Tanaman Polybag dan Petani Tanaman Hydroponic.
Diharapkan dengan merelokasi 2 (dua) unit Greenhouse ini akan dapat memotivasi masyarakat Karo perantauan untuk membuat hal yang sama agar petani kita semakin maju dan berkembang dapat merangsang para wisatawan untuk mengikuti Tour Agrowisata sambil menikmati keindahan alam Taneh Karo Simalem, dan untuk itu mohon dukungan kita baik dukungan doa mapun dana agar rencana ini dapat berjalan dengan baik dan segera dapat dilaksanakan serta berkelanjutan dalam operasionalnya. Terlampir foto lokasi dan Greenhouse serta Unit Pengolahan Pupuk Organik yang kami kunjungi di PT. Expertest Kaliper Nusantara yang terletak di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sekitar 1 km dari Taman Buah Mekarsari arah Cianjur Jawa Barat. Semoga Tuhan Memberkati, Amin

Admin,

Menindaklanjuti rencana tersebut di atas, maka untuk tahap pertama Team Relokasi Greenhouse Taneh Karo Simalem akan segera merelokasi 1 (satu) unit greehouse tersebut di atas ke Berastagi tepatnya di jalan Udara Berastagi tanah milik keluarga Bapak Ir. Teras Sitepu/ Ibu Dra. Mesrani bru Sitepu yang direncanakan pada bulan Pebruari 2015 yang akan datang. Masalahnya sekarang Team Relokasi menghadapi kesulitan untuk mencari tukang yang ahli dalam membongkar pasang greenhouse tersebut, Untuk itu, apakah ada diantara kita untuk memberikan informasi tenaga ahli bongkar pasang greenhouse tersebut? Kami tunggu informasi anda agar greenhouse tersebut dapat segera kita relokasi ke Taneh Karo Simalem. Bujur.

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

WARGA DAN AKTIVIS DANAU TOBA GERUDUK DPRD SUMUT

Ratusan warga yang bermukim di kawasan Danau Toba dan para aktivis pecinta Danau Toba melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Sumatera Utara di Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (26/1/2015). Mereka memprotes banyaknya perusahaan-perusahaan yang merusak lingkungan yang masih beroperasi di seputaran Danau Toba, salah satunya yakni PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Massa menyebutkan, perusakan hutan oleh TPL semakin menjadi dan menurut mereka sangat mengancam kelestarian lingkungan hidup yang juga mengancam bagi keberlangsungan kehidupan anak cucu mereka.

“Kami tidak mau, anak cucu kami tidak memiliki masa depan di kampungnya sendiri,” kata salah seorang pengunjuk rasa Edward Tigor Siahaan.

Massa menyebutkan, SK dari Menteri Kehutanan No 58/MENHUT-II/2011 tentang revisi konsesi menjadi seluas 188.055 menjadi modal bagi TPL untuk terus melakukan pengrusakan hutan, termasuk hutan adat.

“Kemenyan yang menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat ikut dibabat habis oleh TPL, ini berarti menghancurkan kehidupan warga disana,” teriak mereka.

Aksi unjuk rasa ini, massa juga melakukan beberapa aksi seperti aksi teatrikal, aksi membakar kemenyan didepan DPRD Sumatera Utara dan juga menari dengan diikuti oleh musik adat toba. Aksi ini berjalan dengan tertin dengan dikawal oleh puluhan petugas kepolisian.[rgu].
sumber:medanbagus

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

TERKUAK… 6 JENIS PEKERJAAN YANG SEBABKAN PEGAWAI DEPRESI

KOMPAS.com – Setiap pekerjaan pasti memiliki tekanan dan tuntutan yang berbeda-beda, apabila tidak dihadapi dengan keseimbangan hidup yang benar, bisa membuat kita terganggu secara emosional.

Hal yang demikian tentu saja berbahaya jika tidak ditangani dengan baik dan tepat. Sebab, tak bisa dimungkiri bahwa nyaris seluruh waktu kita terpakai untuk bekerja dan mendedikasikan pikiran serta tenaga pada pekerjaan.

Sebenarnya, jenis pekerjaan seperti apa sih yang bisa membuat mental karyawan terganggu? Berikut uraiannya:

Perawat

Menurut survei yang dihelat pada tahun 2007 silam oleh Drug Use and Health, ditemukan bahwa 10,8 perawat berusia 18 hingga 64 tahun mengalami depresi. Angka penderita depresi pada mereka yang menjalani profesi ini sangat tinggi dibandingkan bidang pekerjaan lain.

Seorang perawat dituntut untuk selalu ramah, sabar, dan memotivasi pasien yang sedang mereka tangani. Umumnya, mereka dilarang untuk memperlihatkan emosi dan mengeluh di depan pasien. Pekerjaan merawat orang ini ternyata sangat mempengaruhi kesehatan mental para perawat.

Pelayan restoran

Pelanggan yang kasar serta tidak sopan, atasan yang kurang perhatian, dan penghasilan yang rendah, merupakan tiga alasan yang membuat banyak pelayan restoran mengalami stres hingga merasa putus asa pada kehidupan mereka. Seperti dikutip jobsnhire, sebanyak 10 persen pelayan restoran sering mengalami gangguan emosi setidaknya satu kali dalam setahun.

Petugas sosial

Bekerja untuk menolong orang bukanlah pekerjaan yang mudah. Tak ayal mereka yang menjalani profesi sebagai petugas sosial sering mengalami kesedihan berkepanjangan. Hal ini disebabkan oleh karena sejumlah penderitaan dan ketidakadilan yang sering mereka lihat selama bekerja.

Seniman

Tidak semua orang diberkati dengan kreativitas alamiah yang diturunkan secara genetis, itulah alasan mengapa tidak semua orang bisa melukis, menciptakan musik, dan menulis buku. Umumnya seorang seniman membutuhkan kebebasan berekspresi, guna menghasilkan karya yang mengaggumkan. Namun, menurut penelitian, biasanya para seniman memiliki gaya hidup yang glamour tapi tidak sehat. Tidak sedikit pelukis, penyair, dan aktor legendaris menderita depresi sehingga membuat mereka bunuh diri.

Guru

Kebanyakan para guru senang saat mengajar dan didengarkan oleh murid-murid dalam kelas. Namun, umumnya para murid ini malas belajar dan akhirnya memilih untuk berulah yang membuat guru kewalahan. Penghasilan guru yang terbilang rendah dan tuntutan untuk memberikan pendidikan terbaik pada generasi penerus, menimbulkan konflik emosi yang berakhir pada depresi berkelanjutan.

Sales

Resesi yang tengah melanda perekonminan dunia seperti sekarang bisa memberikan dampak kurang baik pada kesehatan emosi para pekerja di bidang sales atau penjualan. Tuntutan mencapai target dan suasana kerja nan kompetitif membuat banyak pekerja sales memiliki kepribadian egois, narsis, dan kurang memiliki empati pada orang sekitarnya. Tanpa cara berpikir yang benar, para pekerja di bidang ini bisa memiliki gangguan emosi yang mengakibatkan depresi terus menerus.
sumber:kompas

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Kesehatan, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PIMPINAN KPK TOLAK PENGUNDURAN DIRI BAMBANG WIDJOJANTO

Jakarta (ANTARA News) – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menolak pengunduran diri Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto terkait dengan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu dalam sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010.

“Saya diberi tahu pimpinan bahwa penguduran diri Pak Bambang ditolak oleh semua pimpinan,” kata Deputi Pencegahan KPK Johan Budi di gedung KPK Jakarta, Senin.

Pada Senin (26/1) ini Bambang mengajukan surat pengunduran diri, karena berdasarkan pasal 32 ayat 2 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK menyebutkan bahwa “Dalam hal Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi tersangka tindak pidana kejahatan, diberhentikan sementara dari jabatannya”.

“Namun demikian, kami masih menunggu bagaimana sikap dari Presiden Joko Widodo. Apakah Bapak Presiden akan mengeluarkan Keppres pemberhentian sementara untuk Pak BW sesuai dengan UU Nomor 30 Tahun 2002 pasal 32? Sampai hari ini kami belum memperoleh informasi soal itu,” kata Johan.

Menurut dia, KPK juga akan membantu penanganan kasus Bambang melalui biro hukum KPK.

“Di sisi lain, dalam konteks bantuan hukum ke Pak BW, tentu di-support oleh KPK melalui biro hukum, selain Pak Bambang juga mempunyai pengacara, jadi KPK melalui biro hukum juga ikut membantu mendampingi dalam proses hukum di Polri,” jelas Johan.

Alasan penolakan pengunduran diri Bambang, menurut Johan karena keyakinan kasus yang menjerat Bambang adalah rekayasa.

“Pimpinan yakin bahwa seperti yang disampaikan Pak BW, pelapor yang kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian dan kemudian menjadikannya tersangka menurut pimpinan itu rekayasa. Di samping Pak BW juga dibutuhkan di KPK,” ujar Johan.

Artinya, KPK tinggal menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo apakah akan mengeluarkan Keppres pemberhentian sementara Bambang atau tidak.

KPK juga menilai bahwa ada upaya untuk menjerat pimpinan KPK satu per satu dalam masalah hukum.

“Apakah kebetulan atau disengaja setelah pak BW ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, sehari kemudian Pak Adnan Pandu dilaporkan ke Mabes. Kemudan setelah itu katanya Pak Abraham juga dilaporkan. Kemudian menyusul Pak Zul juga katanya akan dilaporkan maka sempurnalah pelaporan ini sangat sempurna,” tambah Johan.

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dilaporkan ke Bareksrim Polri pada 24 Januari oleh PT Desy Timber terkait kasus perampasan saham di perusahaan tersebut ketika Adnan Pandu Praja menjadi kuasa hukum perusahaan yang bergerak dalam bidang hak pengelolaan hutan (HPH) tersebut pada 2006.

Sedangkan Abraham Samad dilaporkan oleh KPK Watch Indonesia ke Bareskrim Mabes Polri pada 22 Januari karena dugaan melakukan aktivitas politik, di luar ranah tugas pokok dan fungsi lembaga antikorupsi itu.

Selanjutnya, Zulkarnain akan dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Rabu (28/1) oleh Ketua Presidium ALiansi Masyarakat Jawa Timur terkait dengan kasus Program Penanganan Sosial ekonomi Masyarakat (P2SEM) yang ditangani Zulkarnain saat menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada 2008.

“Jadi semua pimpinan KPK akhirnya menjadi terlapor di mabes, sekarang tergantung Mabes apakah laporan itu dengan cepat ditindak lanjuti dan dengan cepat menemukan bukti-bukti yang firm yang kemudian menjadikan pimpinan KPK tersangka yang nantinya akan menyusul pemberhentian sementara satu demi satu pimpinan KPK,” jelas Johan.

Namun, KPK menurut Johan tidak akan melakukan serangan balik.

“Penegakan hukum itu bukan serang-serangan, bukan ancaman-ancamanan, bukan juga dendam-dendaman. Bagi KPK penegakkan hukum harus sesuai dengan kaidah hukum. Jadi kami jangan dipancing untuk menyerang balik karena menurut saya secara institusi tidak ada serang-serangan itu. KPK secara lembaga hubungannya baik-baik saja dengan Polri,” tandas Johan.

Artinya, Johan menilai bahwa secara lembaga tidak ada tujuan Polri melemahkan KPK dan sebaliknya secara lembaga juga tidak ada tujuan KPK melemahkan Polri.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

JADI TERSANGKA, BAMBANG WIDJOJANTO AJUKAN PENGUNDURAN DIRI SEMENTARA DARI KPK

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto mengundurkan diri sementara dari jabatannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (26/1/2015). Bambang mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

“Setiba di kantor, saya segera membuat surat, permohonan pemberhentian sementara,” kata Bambang di Gedung KPK, Senin.

Bambang mengaku mengundurkan diri agar lebih fokus menghadapi proses hukum di kepolisian. Ia telah mendapat panggilan pemeriksaan dari Bareskrim Polri. Pada surat tanggal 20 Januari 2015, Bambang dipanggil dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Meskipun Bambang meyakini bahwa kasus yang menjeratnya adalah rekayasa, ia merasa harus mengundurkan diri sesuai dengan perintah undang-undang. Merujuk pada Undang-Undang tentang KPK, seorang pimpinan KPK harus berhenti dari jabatannya jika ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya tunduk pada konstitusi, pada undang-undang, dan kemaslahatan kepentingan publik. Saya mengajukan surat itu kepada pimpinan KPK, pimpinan yang akan menentukan lebih lanjut permohonan saya itu,” ujar dia.

Bambang dituduh terlibat dalam pemberian keterangan palsu pada persidangan di Mahkamah Konstitusi. Ia dituduh menyuruh para saksi untuk memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa pilkada di Kotawaringin Barat pada 2010, sewaktu masih menjadi pengacara.
sumber:kompas.com

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PRESIDEN JOKOWI DIMINTA EVALUASI PENCALONAN KAPOLRI

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak agar Presiden Joko Widodo mengevaluasi pencalonan Komjen BG sebagai Kapolri.

“Presiden Jokowi harus mengevaluasi pencalonan BG sebagai Kapolri. Proses reformasi di Polri tidak akan berhasil kalau dipegang orang yang tidak reformis, oleh seorang tersangka,” kata Koordinator Bidang Hukum dan Peradilan ICW Emerson Yuntho disela acara aksi #SaveKPK di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu.

Menurut Emerson, perseteruan antara KPK dengan Polri tidak akan terjadi apabila Presiden Jokowi tidak memaksakan diri untuk mencalonkan BG.

Dia juga menduga ada Kapolri “de facto”. Wakil Kapolri yang juga Pelaksana Tugas Kapolri Komjen Badrodin Haiti awalnya tidak mengetahui penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri.

“Jangan-jangan di kepolisian, ada Kapolri “de facto”. Karena ketika aksi-aksi kemarin tidak diketahui plt Kapolri sekarang dan ada komando diluar pengetahuan Badrodin,” tutur Emerson.

Presiden Joko Widodo memutuskan menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Polri. Presiden tidak membatalkan penunjukan Budi Gunawan sebagai Kepala Polri.

KPK menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka atas kepemilikan rekening gendut pada Selasa (13/1) tak lama setelah diumumkan sebagai calon tunggal yang terpilih menjadi Kepala Polri.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

JENAZAH KORBAN AIRASIA DITERBANGKAN MENUJU ALOR

Kupang (ANTARA News) – Jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 David Hartono asal Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi diterbangkan menuju Kabupaten Alor setelah sempat tertahan satu hari di Bandara El Tari Kupang karena cuaca buruk, Sabtu (24/1).

Petugas bagian tiket TransNusa, Sofie mengatakan jenazah David Hartono diberangkatkan ke Alor, Minggu, karena kondisi cuaca yang sudah baik.

“Pesawat dengan tujuan Alor take off jam 06.30 WITA dan membawa jenazah korban AirAsia,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa seharusnya jadwal penerbangan pesawat TransNusa dengan nomor penerbangan M8-526 tujuan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1), namun cuaca yang buruk membuat maskapai itu batal berangkat.

“Kemarin karena cuaca buruk tidak berangkat, dan baru hari ini baru bisa,” tutur Sofie.

Berdasarkan pantauan, tampak ibu korban serta anggota keluarga yang lain turut serta mendampingi jenazah korban dalam pesawat TransNusa tersebut.

Sebelumnya, jenazah dari korban AirAsia QZ8501 telah diterbangkan dari Bandara Juanda Surabaya menggunakan maskapai penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 690 ke Bandara El Tari Kupang.

Setelah diturunkan dari Lion Air keluarga korban bermaksud langsung membawa jenazah David Hartono menuju Alor dengan menggunakan maskapai TransNusa tujuan Alor pada pukul 11.00 WITA.

Namun, hal tersebut tidak terlaksana akibat cuaca yang buruk dan sempat bertahan di Bandara El Tari dari pukul 11.00 WITA sampai 15.00 WITA.

Sampai berita ini diturunkan pesawat TransNusa tersebut telah lepas landas menuju Bandara Mali Kalabahi, Kabupaten Alor.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

BERNUANSA KARO, GBKP CANANGKAN TAHUN PENINGKATAN SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA JEMAAT

Moderamen GBKP mencanangkan “Tahun Peningkatan Sosial, Ekonomi dan Budaya Jemaat” di Taman Jubileum Retreat Center GBKP, Sukamakmur, Sabtu (10/1) dengan tema “ Mbangun Orat Nggeluh Si Mbaba Kejuah-juahen” dan dihadiri oleh ratusan jemaat yang terdiri dari perwakilan Unit-Unit pelayanan GBKP, Biro, kategorial, Klasis, Runggun dan para undangan. Acara ini didakan dengan mengambil konsep pesta (kerja-kerja) pada masyarakat Karo.

Pdt. Sadakata Ginting dalam khotbahnya mengatakan, dunia sudah diatur oleh Tuhan dengan baik, namun seriring dengan kemajuan zaman banyak berubah dan tidak sesuai lagi dengan fungsinya. Demikian juga dalam sikap dan prilaku hidup manusia banyak yang tidak sesuai dengan falsapah hidup dan menyimpang dari ketentuan yang sudah ada. Hal ini semua membuat identitas diri hilang dan menimbulkan masalah. Pernghargaan terhadap orang lain terlebih kepada Pencipta mulai terkikis. Rasa takut akan Tuhan mulai hilang. Akibatnya manusia mulai kehilangan berkat. Untuk itu Pdt. SK Ginting mengajak masyarakat khususnya jemaat GBKP mereformasi diri dan membuat perubahan. Memakai nilai-nilai hidup dan adat istiadat yang baik dan tidak bertentangan dengan iman kristriani. Bertindak dan bertingkah laku tidak sesuai dengan Firman Tuhan akan menghilangkan berkat bagi manusia.

“ Marilah kita kembali kepada jati diri kita semula dan tetap berpengharapan kepadaNya. Jadilah kita menjadi garam dan terang. Orang yang bijaksana dan mengutamakan perbuatan baik. Dengan demikian berkat-berkat akan dilimpahkan” katanya.

Plt. Ketua Moderamen GBKP Pdt. Erick J Barus, D.Th pada kata sambutannya mengajak semua jemaat untuk bersatu dan saling mendukung dalam upaya peningkatan sosial, ekonomi dan budaya.

Pada kesempatan itu Pdt. Barus juga mengatakan pelaksanaan program akbar gereja yang sudah dekat yakni Sidang Sinode untuk pemilihan Sidang Sinode untuk pemilihan Moderamen yang baru dan perayaan jubileum 125 tahun sampainya injil ke masyarakat Karo yang dilaksanakan April mendatang. Untuk itu dia mengharapkan dukungan semua pihak dalam persiapannya dan gereja tetap bersatu agar terpilih orang-orang yang benar-benar takut akan Tuhan dan mampu membawa gerejaNya ke arah yang lebih baik.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara Elisa Marbun mengatakan, pencanangan tahun gereja ini merupakan bentuk kepedulian GBKP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap, program program tersebut berkelanjutan walau banyak tantangan yang dihadapi. Melalui musyawarah mufakat yang dilandasi iman dan kasih Tuhan tantangan akan bisa dihadapi.

Bupati Baru Terkelin Berahmana, SH yang hadir pada acara itu mengatakan sangat mengapresiasi program gereja tersebut karena GBKP turut ambil bagian dalam pembangunan ekonomi, sosial dan budaya. Gereja bersatu dengan pemerintah khususnya Karo dalam membangun . Pemkab Karo mengharapkan GBKP memperkuat peran jemaat melalui program-programnya yang berpusat ke nilai-nilai keadilan, solidaritas, persekutuan dan kasih. Memotivasi masyarakat berdasarkan potensi yang dimiliki untuk mengentasan kemiskinan. Bupati juga mengharapkan GBKP menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan kembali kearifan lokal yang selama ini mulai terkikis.

Pada acara pencanangan tersebut Plt Ketua Moderamen Pdt. Erick J Barus dan anggota Moderamen yang lain menyerahkan vandel dan buku kumpulan tulisan tent5ang peningkatan sosial, ekonomi budaya kepada perwakilan klasis, unit dan biro serta kategorial. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan klasis-klasis ke masing-masing majelis (runggun) sesuai dengan waktu yang mereka tentukan. Setelah penyerahan Vandel dan Buku pencanangan Klasis Riau- Sumatera Barat yang diwakili oleh Pdt. Sahat Tarigan menyerahkan secara simbolis bantuan kepada korban erupsi Sinabung. Bantuan tersebut diterima oleh posko penangangan bencana GBKP Pdt. Agutinus Purba ditemani oleh ketua Klasis Sinabung dan Ketua Klasis Kabanjahe. Sebagai bentuk peningkatan ekonomi jemaat, dalam acara pencangan ini juga dibuka stan-stan tempat menawarkan hasil-hasil pertanian dan kerajinan jemaat .(Humas Moderamen/Era purnama).
sumber:gbkp

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

SEMUA KEGADUHAN INI BERAWAL DARI JOKOWI

Jakarta – Hubungan Polri dan KPK gaduh setelah Bareskrim Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Jika disadari, semua persoalan yang begitu rumit saat ini berawal dari ketidaktegasan Presiden Joko Widodo.

Jika ditarik benang merah, persoalan yang seolah menjadi Cicak vs Buaya Jilid II ini berawal dari keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri. Selentingan santer Komjen Budi diusulkan oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Isu ini tak sepenuhnya salah, sejumlah elite PDIP seperti Pramono Anung membenarkah Komjen Budi memang punya hubungan dekat dengan Mega dan Jokowi. Meski menuai kritik keras dari kalangan antikorupsi, toh Jokowi tetap mengusulkan nama jenderal bintang tiga itu ke DPR, bahkan sebagai calon tunggal Kapolri.

Situasi mulai memanas setelah pada Selasa (13/1) KPK menetapkan Komjen Budi menjadi tersangka kasus rekening gendut. Apalagi penetapan tersangka itu hanya sehari sebelum Komisi III DPR melakukan fit and proper test calon tunggal Kapolri itu.

Meski arus penolakan terhadap Komjen Budi semakin deras, Komisi III DPR yang digawangi Aziz Syamsuddin dan kawan-kawan tetap melakukan fit and proper test calon Kapolri. Catatan pentingnya, hanya Partai Demokrat yang menolak fit and proper test Komjen Budi jadi Kapolri.

Sore itu juga Komisi III DPR melakukan kunjungan ke kediaman Komjen Budi Gunawan di kawasan Duren Tiga, di depan anggota Komisi III DPR yang seolah memberinya angin segar itu, Komjen Budi menuding ada yang bermanuver terhadap penetapannya jadi tersangka. Komjen Budi mengaku tak tahu menahu kasus yang didakwakan kepadanya.

Malam harinya para petinggi KIH menggelar rapat di sebuah rumah makan di Menteng. Konon hasil rapat yang diikuti Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum NasDem Surya Paloh, dan para petinggi KIH ini sepakat mendorong Jokowi tetap melantik Komjen Budi jadi Kapolri. Sikap kenegarawanan Presiden Jokowi pun ditunggu, rakyat menanti apakah Jokowi akan mendengarkan suara partai pengusung atau mendengarkan suara rakyat.

Keesokan harinya pada Rabu (14/1) fit and proper test Komjen Budi digelar di Komisi III DPR. Ketimbang mengkritisi, arena uji kelayakan dan kepatutan tersebut malah menjadi arena banjir pujian ke Komjen Budi. Partai Demokrat yang menolak fit and proper test konsisten dan tak ikut proses uji kelayakan Kapolri tersebut.

Sementara itu di luar parlemen arus penolakan fit and proper test Komjen Budi Gunawan semakin santer. Namun semakin santer kritik ke parlemen, fit and proper test Komjen Budi Gunawan malah dipercepat. Dalam sehari proses fit and proper test tuntas, kemudian dibawa ke rapat paripurna DPR ada Kamis (14/1).

Paripurna pengesahan Komjen Budi Gunawan sempat hujan interupsi. Tapi pada akhirnya mulus, Komjen Budi disahkan DPR sebagai calon Kapolri. DPR menyetujui dan mempersilakan Presiden Jokowi untuk segera melantik Komjen Budi jadi Kapolri. Bola panas ditendang kembali ke Istana, Jokowi dihadapkan pada pilihan sulit melantik calon Kapolri yang jadi tersangka KPK sesuai kehendak partai pendukung atau sebaliknya.

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang menyadari Jokowi dalam posisi sulit, melempar seruan penyelamatan presiden. “Mari kita selamatkan Negara, Presiden dan Polri. Dengarkan suara rakyat,” kicau SBY yang seolah langsung mengarah ke Presiden Joko Widodo, melalui twitter, Jumat (16/1/2015). Kicauan SBY ini juga dimaknai sebagai sindiran tajam kepada Megawati dan Paloh yang disebut-sebut sangat dominan di belakang Jokowi.

Menjelang Jokowi mengambil keputusan, Surya Paloh mondar-mandir ke Istana. Orang kepercayaan Megawati, Pramono Anung, pun diterima Jokowi di Istana Negara. Sampai akhirnya Jokowi mengambil keputusan yang lagi-lagi menuai kontroversi. Jokowi memutuskan menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri, tapi disertai penegasan itu tidak berarti pembatalan. Penegasan ini justru jadi tanda tanya besar, kenapa Jokowi seolah takut menggunakan hak prerogatifnya untuk membatalkan pelantikan Komjen Budi dan memilih sosok alternatif menjadi Kapolri.

Kontroversi semakin luas lantaran Jokowi dinilai memaksakan pencopotan Jenderal Sutarman dari kursi Kapolri. Jokowi lantas menunjuk Wakapolri Komjen Badrodin Haiti untuk melaksanakan tugas Kapolri (bukan plt). Posisi Kapolri banyak dinilai orang kosong lantaran Wakapolri tak punya wewenang mengambil keputusan penting.

Situasi semakin panas setelah di internal Polri terjadi pergantian posisi strategis Kabareskrim. Komjen Suhardi Alius yang dikenal bersih dan hobi blusukan justru tergeser digantikan Komjen Budi Waseso yang dikenal sebagai orang dekat Komjen Budi Gunawan. Banyak yang menduga ada deal tertentu tapi isu itu menguap bak embun pagi.

Sampai kemudian pada Kamis (22/1) kemarin Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menggelar konferensi pers mengungkap 6 kali pertemuan Ketua KPK Abraham Samad dengan petinggi PDIP terkait penjaringan cawapres Jokowi. Hasto mengungkapkan kekesalan Abraham yang gagal jadi cawapres Jokowi dan menuding Komjen Budi jadi penyebabnya. Melalui ‘serangan’ keras ini Hasto seolah ingin menarik benang merah penetapan tersangka Komjen Budi adalah bagian dari dendam kesumat sang Ketua KPK. Tudingan Hasto dinilai sebagai serangan keras ke KPK lantaran tak didasari bukti yang kuat.

Pada saat elite PDIP menyerang KPK dengan cukup keras ini Presiden Joko Widodo lagi-lagi terdiam. Sejumlah pengamat melihat manuver PDIP ini sebagai bunuh diri politik, tak hanya itu saja, bahkan bisa ikut mencoreng wajah Presiden Jokowi yang selama ini dikenal punya komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Saat semua pihak menanti sikap Jokowi mengerem manuver politik PDIP ini, muncul prahara yang lebih besar lagi.

Jumat (23/1/2015) pagi tadi Bareskrim Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto setelah mengantar anaknya ke sekolah. Penangkapan Bambang sangat kasar, bahkan Bambang yang masih bersatus pejabat negara dan belum pernah diperiksa polisi tersebut diborgol saat digelandang ke Bareskrim.

Kabar penangkapan Bambang Widjojanto menyebar sangat cepat dan luas. Dalam sekejap saja dukungan terhadap KPK terus menguat. Di sosial media #saveKPK bahkan menjadi trending topic di tingkat nasional. Sementara itu ratusan aktivis pro KPK berbondong-bondong ke Gedung KPK di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, menyuarakan penyelamatan KPK. Semuanya menunggu sikap negawaran Presiden Jokowi untuk menyelamatkan KPK.

Setelah banyak orang bertanya-tanya tentang keberadaan BW, Bareskrim menjelaskan penangkapan Bambang ini terkait dengan kasus Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010 silam. Kasus ini baru dilaporkan oleh politikus PDIP Sugianto Sabran pada tanggal 19 Januari lalu, hanya beberapa hari setelah Komjen Budi jadi tersangka KPK. Muncul spekulasi adanya perintah partai banteng moncong putih terkait hal ini, namun Sugianto yang pernah duduk di DPR RI periode lalu ini berkilah.

Akhirnya Presiden Jokowi pun memanggil pimpinan Polri, KPK, dan Kejagung di Istana Bogor, Jawa Barat. Usai pertemuan ‘islah’ itu Jokowi pun menggelar konferensi pers bersama petinggi penegak hukum tersebut. Lagi-lagi Jokowi tak tegas. Dalam konferensi pers itu Jokowi hanya mewanti-wanti agar KPK dan Polri tak ada gesekan, tanpa menyinggung pembebasan Bambang Widjojanto atau mengungkap solusi meluruskan benang kusut hubungan KPK-Polri ini.

“Dan tadi saya sampaikan terutama pada Ketua KPK dan Wakapolri, sebagai Kepala Negara saya meminta pada institusi Polri dan KPK, memastikan bahwa proses hukum yang ada harus obyektif dan sesuai dengan aturan UU yang ada. Tadi saya juga meminta, sebagai Kepala Negara, agar institusi Polri dan KPK tidak terjadi gesekan dalam menjalankan tugas masing-masing. 2 hal itu tadi yang saya sampaikan dan kita berharap semuanya juga, media, terutama, menyampaikan hal-hal yang obyektif,” begitu pernyataan resmi Jokowi dari Istana Bogor.

Pernyataan Jokowi ini dianggap normatif dan tidak menyelesaikan persoalan. Tak lama setelah Jokowi bersuara tak tegas itu para aktivis pro KPK seperti Denny Indrayana, Todung Mulya Lubis, Erry Riyana Hardjapamengkas, bersama mantan pimpinan KPK lain bersuara lantang mengharap ketegasan Jokowi mengambil langkah tegas pro penyelamatan KPK. Sementara KPK sendiri langsung berani mengeluarkan 4 pernyataan sikap yang tegas melawan penangkapan Bambang Widjojanto. Pernyataan keras itu disampaikan Wakil Ketua Adnan Pandu Praja.

Empat pernyataan sikap KPK antara lain memprotes keras penangkapan yang dilakukan terhadap salah seorang pimpinan KPK Bambang Widjojanto. Jika penangkapan ini dikaitkan dengan penanganan perkara yang saat ini sedang ditangani KPK sekali lagi KPK menegaskan bahwa penanganan kasus BG adalah murni penegakan hukum dan tidak ada unsur lain.

“Ketiga, secara kelembagaan antara KPK dan Polri tidak ada masalah. Oleh karena itu kami mengharapkan Kepolisian sebagai institusi jangan sampai dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu. Keempat kami mengajak rakyat bersatu pada melawan korupsi dan melawan pihak-pihak yang menghalangi upaya pemberantasan korupsi,” ujar Pandu.

Wajar saja KPK mengeluarkan pernyataan keras. Sebenarnya Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja sempat melobi ke Bareskrim Polri, namun demikian lobi yang mestinya menyepakati pembebasan Bambang Widjojanto sebelum para pimpinan KPK menghadap Presiden Jokowi pada pukul 14.00 WIB tersebut tak dipatuhi Polri. Sampai pukul 18.00 WIB tak ada tanda-tanda Bambang bakal keluar dari Bareskrim Polri.

Sampai pukul 19.30 WIB, para aktivis pemberantasan korupsi masih memadati Gedung KPK. Mereka akan melindungi gedung KPK yang menjadi pusat rahasia negara. Mereka tak ingin KPK dikebiri. Lalu sadarkah Presiden Jokowi bahwa semua persoalan ini berawal dari sikapnya yang tidak tegas sebagai presiden pilihan rakyat? Jokowi harus menegaskan bahwa dirinya adalah Presiden Rakyat Indonesia bukan petugas partai.

Kini seluruh rakyat Indonesia menantikan langkah tegas Jokowi menyelesaikan persoalan ini dan mengambil keputusan secara tegas ke depan tanpa takut kepada siapa pun. Barangkali apa kata Rachmawati Soekarnoputri perlu didengar Jokowi.

“‎Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi harus tegas, jangan terjebak kepentingan pragmatis gitu dong!” tuntut Rachmawati, Jumat (23/1/2015).

“‎Kenapa haurs takut Megawati? Kenapa harus takut sama mitra koalisi? Dia kan panglima teringgi. Dia harus mem-back up KPK!‎” sambung adik dari Megawati ini yang pada masa Pilpres 2014 ada di barisan Prabowo Subianto.

Lalu tunggu apa lagi, Pak Jokowi? Selamatkanlah KPK!
sumber:detik.com

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

INI ALASAN SUGIANTO SABRAN LAPORKAN BAMBANG WIDJOJANTO KE BARESKRIM

JAKARTA, KOMPAS.com — Bekas calon bupati Kotawaringin Barat, Sugianto Sabran, melaporkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto ke Bareskrim Polri atas tuduhan merekayasa keterangan dalam sidang di Mahkamah Konstitusi mengenai sengketa Pilkada Kotawaringin Barat. Sugianto, yang dijumpai di Mabes Polri, Jumat (23/1/2015), bercerita kepada awak media bahwa dia telah mencari keadilan sejak 2010 setelah upaya sengketa pilkada yang ia jalani kalah di MK.

Menurut Sugianto, dia harus menelan pil pahit kekalahan setelah sebelumnya sempat dinyatakan menang oleh KPUD Kotawaringin Barat pada pilkada lalu.

“Coba bayangkan, orang yang kalah dilantik, yang menang didiskualifikasi. Saya hanya mau mencari keadilan di sini,” kata Sugianto.

Ia menjelaskan, Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010 diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu Sugianto Sabran-Eko Soemarno dan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto. Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan KPUD Kotawaringin Barat, Sugianto-Eko memperoleh 67.199 suara. Sementara itu, pasangan Ujang-Bambang hanya memperoleh 55.281 suara.

Pasangan Ujang-Bambang yang kalah lantas mengajukan upaya sengketa di MK. Saat itu, yang menjadi kuasa hukum pasangan Ujang-Bambang adalah Bambang Widjojanto.

Sugianto mengatakan, dalam sidang di MK, Ujang-Bambang lantas menghadirkan sejumlah saksi. Namun, saksi itu diduga telah diminta oleh Bambang Widjojanto untuk memberikan keterangan palsu saat bersaksi di depan majelis hakim.

“Menurut saya, mereka merekayasa para saksi. Para saksi diminta untuk menghujat seseorang. Saya memang tidak mengerti hukum, tetapi, secara pikiran, saya masih punya hati nurani,” ujarnya.

Untuk diketahui, salah seorang saksi yang diminta untuk memberikan keterangan adalah Ratna Mutiara. Sugianto telah melaporkan kasus pemberian keterangan palsu itu ke Bareskrim pada 2010 lalu. Hasilnya, Ratna divonis lima bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sementara itu, akibat keterangan palsu yang diberikan Ratna, kemenangan Sugianto-Eko akhirnya dianulir oleh MK. Bahkan, kata dia, jumlah suara yang dimilikinya dianulir oleh MK.

“Permintaan Saudara Ujang Iskandar cuma pilkada ulang, tetapi saya didiskualifikasi. Saya satu-satunya di Indonesia yang didiskualifikasi di mana, yang mana, suara saya 67.000 dihilangkan MK,” katanya.
sumber:kompas.com

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment