TERUNGKAP, PENCIPTA ISIS TERNYATA PERWIRA INTELIJEN SADDAM

  “rahasia sukses ISIS terletak pada gabungan dua kutub berlawanan, yakni antara keyakinan fanatik sebuah kelompok dan perhitungan strategis dari kelompok satunya lagi yang dipimpin Bakr”

Berlin (ANTARA News) – Seorang mantan perwira intelijen semasa pemerintahan diktator Irak Saddam Hussein adalah otak di balik pengambilalihan Suriah utara oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), lapor Der Spiegel mengutip dokumen yang disingkap majalah Jerman itu.

Dalam laporan panjang yang disiarkan akhir pekan ini di bawah judul “Berkas-berkas rahasia Mengungkap Struktur Negara Islam”, Spiegel mengaku mendapatkan akses ke 31 halaman tulisan tangan berisi bagan-bagan, daftar-daftar dan jadwal-jadwal yang  menjadi cetak biru pendirian khilafah di Suriah.

Dokumen-dokumen itu adalah buah karya seseorang yang disebut majalah itu sebagai Samir Abd Muhammad al-Khlifawi, mantan kolonel pada dinas rahasia angkatan udara rezim Saddam Hussein, yang memakai nama samaran Haji Bakr.

Spiegel mengatakan dokumen-dokumen itu menyebutkan bahwa pendudukan Suriah utara adalah bagian dari rencana jelimet yang diawasi Haji Bakr dengan menggunakan teknik-teknik seperti pengawasan, spionase, pembunuhan dan penculikan, yang diasah oleh para aparat keamanan Saddam Hussein.

Haji Bakr yang berkewarganegaraan Irak itu dilaporkan telah tewas dalam kontak senjata dengan pemberontak Suriah pada Januari 2014, bukan sebelum dia membantu merampas sebagian besar wilayah Suriah yang kemudian balik memperkuat posisi ISIS di Irak yang bertetangga dengan Irak.

“Yang dituliskan Bakr dalam dokumen itu, halaman demi halaman, yang dengan cermat menguraikan kotak-kotak bagi orang-orang yang bertanggung jawab (pada posisi-posisi tertentu), tak lain adalah sebuah cetak biru untuk pendudukan (wilayah),” kata reporter Spiegel, Christoph Reuter.

“Dokumen itu bukanlah manifesto keyakinan, namun sebuah rancangan yang secara teknis tepat untuk ‘Negara Intelijen Islam’ yakni khilafah yang dikendalikan oleh sebuah organisasi yang menyerupai dinas rahasia dalam negeri Jerman Timur yang terkenal bengis, Stasi.”

Laporan media itu menggambarkan Bakr sebagai orang yang dilanda kepedihan dan menganggur setelah pihak berwenang AS di Irak membubarkan pasukan Irak peninggalan Saddam lewat dekrit 2003.

Antara 2006 sampai 2008 dia dilaporkan berada di fasilitas-fasilitas tahanan AS, termasuk di penjara Abu Ghraib.

Namun pada 2010, adalah Bakr dan sekelompok kecil mantan perwira intelijen Irak yang menciptakan Abu Bakr al-Baghdadi sebagai pemimpin resmi ISIS, dengan tujuan memberi kelompok itu “wajah keagamaan”,  tulis Der Spiegel.

Dua tahun kemudian, lapor majalah Jerman ini, Bakr pergi ke Irak utara untuk mengawasi rencana pendudukan dia, dengan memilih meluncurkannya dengan mengumpulkan para pejuang asing, termasuk para militan pemula dari Arab Saudi, Tunisia dan Eropa yang disandingkan dengan para militan Chechen dan Uzbek yang sudah teruji dalam pertempuran.

Wartawan Irak Hisham al-Hashimi yang punya sepupu yang bekerja dengan Bakr, menggambarkan sang mantan perwira intelijen Irak itu sebagai seorang nasionalis dan bukan seorang islamis atau orang yang fanatik pada agama.

Laporan Spiegel ini menegaskan bahwa rahasia sukses ISIS terletak pada gabungan dua kutub berlawanan, yakni antara keyakinan fanatik sebuah kelompok dan perhitungan strategis dari kelompok satunya lagi yang dipimpin Bakr.

Spiegel mengaku memperoleh dokumen-dokumen ini setelah negosiasi yang panjang dengan pihak pemberontak Suriah di kota Aleppo yang menyita dokumen-dokumen itu ketika ISIS dipaksa meninggalkan markas besarnya di Aleppo pada awal 2014, demikian Reuters.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PASUKAN IRAK REBUT KILANG MINYAK TERBESAR DARI ISIS

Juru bicara pasukan koalisi pimpinan Amerika yang memerangi ISIS mengatakan pasukan itu berhasil merebut seluruh kilang Baiji Sabtu siang (18/4). Tetapi beberapa pejabat di propinsi Salahuddin dimana kilang itu berada mengatakan pertempuran masih berlanjut di beberapa fasilitas itu.

Kelompok militan ISIS menyerang kilang minyak di Baiji, yang terletak sekitar 250 kilometer dari ibukota Baghdad itu, selama beberapa hari pekan lalu, setelah melewati perimeter keamanan di sekitar kilang tersebut. ISIS mengambil alih beberapa instalasi, termasuk tangki penyimpanan, sebuah institut masalah teknis dan tempat distribusi minyak.

Kilang minyak Baiji memproduksi sekitar 175 ribu barel minyak setiap hari sebelum ditutup bulan Juni 2014 lalu ketika militan ISIS mengambil alih kawasan itu dan sekaligus kota Mosul.

Pasukan Irak merebut kilang itu dari militan ISIS pada November 2014 tetapi kembali dikalahkan ISIS.

Pasukan Irak dan paramiliter Syiah yang berupaya mengalahkan pemberontak ISIS/ berhasil mengusir kelompok militan itu dari Tikrit.

ISIS kembali menyerang Baiji dan daerah di bagian barat propinsi Anbar, yang memaksa ribuan keluarga mengungsi, dan mengancam akan mengambil alih kota propinsi Ramadi, Namun seorang pejabat propinsi mengatakan pasukan pertahanan sedang menuju ke kota itu dan Ramadi sejauh ini masih aman.
sumber: voaindonesia

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

MENGENAL KELOMPOK MUSIK SORA PUSUH PERMATA (SPP)

Ricky Mainaki Karo Purba (Pekanbaru)-Sora Pusuh Permata (SPP) adalah salah satu tim musik gerejawi yang dikordinatori oleh pengurus Permata GBKP Runggun Pekanbaru. SPP terbentuk dalam sebuah pertemuan yang awalnya iseng-iseng sesama anggota Permata yang berjiwa seni musik.

Personilnya banyak yang memang lahir di Bumi Lancang Kuning  yang buta dengan musik Karo. Namun, jangan heran, kalau Yosef Bangun sebagai andalan SPP untuk menabuh gendang si ngindungi dan aksinya banyak membuat orangtua dan rekan-rekan yang lain menjadi cemburu dan penasaran dengan alat musik kebanggan Suku Karo.

SPP sering menampilkan puji-pujian di tengah GBKP klasis Riau-Sumbar dan perayaan acara besar gerejawi GBKP Runggun Pekanbaru. Penampilan yang paling identik dengan SPP adalah adanya koor yang diiringi musik akustik yang tradisional.

SPP nampil bukan hanya di acara gerejawi saja. Belakangan ini, SPP juga menampilkan aksinya di gendang guro-guro IMKA Riau.

Genre musik yang sering dimainkan adalah jazz, pop, dan coutry. Tapi, tidak lengkap rasanya ketika tidak dibumbui dengan musik tradisional Karo.

Ricky Mainaki Karo Purba 4Alat musik dan pemain yang aktif dan berkarya  yaitu Evraim Kembaren dan Dika Tarigan (gitar), Ricky M. Purba (bass, sarune, baluat, surdam), Arky Yansen Milala (kazon & drum), Raen Sitepu (piano), Salomo Sitepu (keyboard), Eli Barus (kulcapi), Brayen Jovi Tarigan (keteng-keteng), Yosef Bangun (gendang si ngindungi), Dede Tarigan (gendang  singanaki, penganak), Micael Ginting dan Fita br Ginting (Saxophone ) serta Feby Ginting (biola).

Seluruh anggota Permata GBKP Runggun Pekanbaru yang berminat dalam paduan suara diarangkul menjadi anggota koor. Ada juga beberapa vokalis yang solo yaitu Adinda Sari br Surbakti dan Vandhe Melsa br Sembiring.

Salah satu alasan mengapa dibentuk tim musik ini adalah sadarnya generasi muda Karo yang memang lahir di perantauan untuk mengenal kembali alat musik suku mereka. Selain itu, mereka juga ingin menampilkan sesuatu yang dapat mendorong para pemuda Karo di Kuta Kemulihen untuk bergerak juga mencintai kembali budayanya karena budaya Karo saat ini terancam punah atau diklaim suku lain sebagai bagiannya.

Syaloom mejuah-juah kita kerina.
sumber : sorasirulo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PERAYAAN JUBELIUM 125 TAHUN BERITA SIMERIAH BERLANGSUNG MERIAH

NGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Puluhan ribu jemaat GBKP hadiri dan meriahkan Perayaan Jubelium 125 Tahun Masuknya Injil ke Tanah Karo yang diselenggarakan di Stadion Samura (Kabanjahe) [Sabtu 18/4].

Perayaan Jubelium ini dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Dalam kata sambutannya, Yasonna mengatakan, kualitas hidup kemajuan dalam bidang sosial ekonomi pendidikan serta kehidupan spiritual yang dinikmati saat ini merupakan buah dari pengkabaran injil yang dilakukan Nederlandsch Zendeling Genootschap (NZG) 125 tahun lalu.

Menurut Yahonna, NZG lah yang pertama sekali membawa pekabaran Injil dan menyebarkan agama Kristen di Tanah Karo ketika penjajahan Belanda masuk ke daerah Karo. Memang, saat itu, Belanda masih sebatas menguasai Karo Dataran Rendah saat itu (Deli dan Langkat), sedangkan Dataran Tinggo Karo masih belum dijajah sama sekali.

“Oleh karena itu, patut disyukuri bahwa kehadiran zending pada masa itu tidak hanya membangun spiritualitas masyarakat tetapi juga membuat Karo sebagai petani yang terdidik handal dan profesional di bidangnya,” seru Yasonna Laoly yang berasal dari Suku Nias beristerikan beru Ketaren dari Suku Karo ini.

jubileum 4Yasonna mengharapkan, perayaan Jubelium diharapkan tidak hanya seremoni semata, namun menjadi proses konsolidasi gereja untuk pembinaan umat dan memberi kontribusi pembangunan dalam kesadaran keberagaman yang terpenting. Dia juga mengharapkan, yang terpenting saat ini, adalah selalu tetap tabah dan terus berdoa agar masyarakat Karo yang tengah dilanda bencana alam erupsi Gunung Sinabung senantiasa akan pulih kembali.

“Semoga cepat pulih kembali seperti sediakala dan keadaan masyarakat juga berangsur normal,” katanya.

Dapat ditambahkan, nama GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) baru dipakai sejak Sidang Sinode Pertama di Sibolangit tahun 1941. Sebelumnya, NZG mendirikan Gereja Karo di Buluhawar (Dataran Rendah Karo) setelah beberapa tahun bekerja di sekitar Sibolangit.
sumber : sorasirulo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KARYAWAN RESTORAN BUNUH DIRI USAI ANIAYA PACARNYA

“Dugaan sementara pelaku bernama Yudi (28), bunuh diri setelah menganiaya Aisyah (30), yang kondisinya saat ini kritis akibat tusukan benda tajam,”

Bogor (ANTARA News) – Seorang karyawan restoran RM Dapur Nada, yang terletak di ruko Perumahan Villa Bogor Indah, Kelurahan Ciparigi, Kota Bogor, Jawa Barat bunuh diri setelah menganiaya mantan pacarnya hingga kritis.

Kepala Bagian Operasi Polres Bogor Kota Kompol Sahroni di Bogor, Sabtu membenarkan peristiwa penganiayaan sekaligus bunuh diri yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu.

“Dugaan sementara pelaku bernama Yudi (28), bunuh diri setelah menganiaya Aisyah (30), yang kondisinya saat ini kritis akibat tusukan benda tajam,” katanya.

Dari hasil olah tempat kejadian sementara, antara pelaku dan korban memiliki hubungan dekat selama bekerja di RM Dapur Nada.

Sebelum kejadian, keduanya terlibat cekcok di lantai dua rumah makan yang sedang beroperasi melayani tamu.

“Belum diketahui pemicu awal terjadinya peristiwa penganiayaan dan bunuh diri ini. Keduanya diketahui memiliki hubungan dekat,” kata Kompol Sahroni.

Yudi yang diduga pelaku, melukai Aisyah dengan menggunakan pisau sangkur hingga korban mengalami beberapa luka tusukan di punggung dan tubuh lainnya hingga kritis.

Awalnya, korban diduga meninggal dunia, namun nyawa korban berhasil selamat usai peristiwa penganiayaan tersebut dan kini menjalani perawatan medis di RS Azra.

Sementara pelaku Yudi ditemukan dalam kondisi tewas setelah bunuh diri dengan cara memotong nadinya.

Sebelum mengakhiri hidupnya Yudi yang ketakutan karena telah melukai Aisyah dan sempat diteriaki maling, mencoba melarikan diri ke ruko sebelah dengan melewati lantai atas.

Ia diduga bersembunyi di plafon ruko sebelah, yang merupakan kantor cabang sebuah bank.

Namun, pelaku terjatuh di kamar mandi dan diduga di sanalah pelaku mengakhiri hidupnya.

“Kuat dugaan bunuh diri. Saat ditemukan banyak darah bersimbah di kamar mandi. Pintu kamar mandi juga terkunci dari dalam dan plafon di atas kamar mandi bolong,” katanya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi di rumah makan dan juga bank tempat jenazah pelaku ditemukan.

Polisi sudah meminta keterangan saksi yakni karyawan yang juga rekan pelaku.

“Kita masih melakukan pendalaman terutama pemicu percekcokan. Saat ini, korban belum bisa kita mintai keterangan karena kondisinya kritis,” katanya.(Ant)

Posted in Berita | Leave a comment

MENGGEMBLENG PENDEKAR KAKI SINABUNG

ASTREA PURBA. KABANJAHE. Suku karo masih bisa berbangga karena silat Karo (ndikkar) masih ada yang melestarikanya. Firman Milala adalah salah satu diantara beberapa orang Karo yang masih menguasai silat Karo sehingga bisa disebut pandikkar (pendekar).

Firman telah membuka perguruan ndikkar di Desa Lingga bernama Golek Harimau. Baru-baru ini, dia juga membuka perguruan ndikkar di Desa Payung, tepat di kaki Gunung Sinabung yang masih terus diancam oleh dampak erupsi gunung ini. Di Payung, Firman melatih anak-anak korban erupsi Gunung Sinabung.

silat karo 5“Saya membuka perguruan ndikkar di Payung ini supaya anak-anak korban erupsi Sinabung tidak kesepian dan tetap memiliki kegiatan. Selain itu, ini sekalian juga untuk meneruskan silat Karo ke generasi muda agar tidak punah ditelan jaman,’’ tutur Firman kepada Sora Sirulo saat menjenguknya melakukan pelatihan terhadap anak-anak didiknya di Desa Payung [Jumat 17/4].

Ketika Sora Sirulo menanyakan berapa besar biaya latihan yang harus dibayar oleh anak-anak didiknya, Firman mengatakan dia tidak meminta apa-apa dari anak-anak itu.

“Saya tidak memungut biaya sepeserpun dari mereka untuk berlatih di Desa Payung ini. Lain halnya dengan perguruan saya Golek Harimau di Lingga. Kalau itu, memang saya meminta Rp. 60 ribu per bulan untuk uang berlatih ndikkar,” kata Firman.

silat karo 6Selain ndikkar, Firman juga melatih muridnya untuk memainkan alat-alat musik tradisional Karo, tapi dalam hal ini, dia masih memiliki kendala karena kekurangan modal untuk pengadaan alat-alat musik tradisional Karo.
sumber : sorasirulo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

DPRD DKI DAN “CINA ANJING”

Belajar dari Konflik Ahok vs. DPRD DKI

SATUHARAPAN.COM – Di ujung acara mediasi antara Pemprov DKI dan DPRD DKI yang difasilitasi oleh Kemendagri, 5 Maret lalu, tiba-tiba terdengar teriakan “Cina anjing!” yang ditujukan kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Menurut Made Supriatna, seorang facebooker, orang yang mengucapkan dua kata tak senonoh itu adalah anggota DPRD DKI yang juga politikus PKS bernama H. Tubagus Arif, S.Ag. Benarkah? Tubagus menjawab, keesokan paginya, melalui akun twitter-nya: “Di pagi ini kita dikagetkan dg tuduhan yang keji & fitnah. Alhamdulillah lisan ini masih terjaga & tidak mengucapkan spt hal yang dituduhkan.”

Baiklah, tulisan ini tak bermaksud membahas siapa sesungguhnya orang yang meneriakkan “Cina anjing” itu. Namun yang pasti, kalau kita menonton langsung youtube-nya, tak bisa disangkal bahwa dua kata tak sopan itu betul-betul diteriakkan oleh seseorang dari barisan di mana para anggota DPRD itu duduk. Maka, sangatlah mengherankan bagaimana orang yang terhormat seperti dia dapat menyebut “anjing” kepada sesamanya.

Inilah yang patut dipersoalkan. Pertama, Ahok itu manusia. Tapi mengapa ada yang tega menyebutnya “anjing”? Apakah yang meneriakkan kata itu sedang bercanda seperti banyak remaja Jakarta yang sering mengucapkan “anjing” atau “anjrit” atau “jaing” kepada teman-temannya dengan nada enteng? Dapat dipastikan, dalam konteks rapat di Kemendagri itu kata “anjing” tidak diucapkan dengan maksud bercanda. Karena, nadanya tinggi seperti laiknya orang berteriak dan sedang marah. Kendati begitu, mestinya ia mampu mengendalikan diri untuk tak berkata sarkastik seperti itu.

Kedua, apakah Ahok itu Cina? Inilah hal yang harus dipahami betul oleh siapa pun warga negara Indonesia (WNI) – apalagi oleh wakil rakyat yang terhormat. Di ruang-ruang publik yang formal semisal di ruang rapat Kemendagri itu, pentingkah identitas primordial seseorang disebut-sebut? Tidak. Harus disadari bahwa di negara ini, sejak dulu hingga kini, sentimen SARA (suku, ras, agama dan antargolongan) dianggap sebagai sesuatu yang kurang baik untuk disebut-sebut dalam interaksi sosial. Jadi, di ruang-ruang publik yang formal, kita diharapkan tidak menyebut-nyebut khususnya nama agama dan etnik orang lain. Apalagi jika nama agama dan/atau etnik itu diucapkan secara pejoratif (bermaksud menghina atau melecehkan).

Lagi pula Ahok bukanlah Orang Cina (huruf C ditulis besar untuk menunjukkan Cina sebagai golongan, bukan individu). Ahok itu Tionghoa. Kalau Cina (atau China), dia mestinya Orang RRC (sekarang RRT dengan “T” berarti Tiongkok) atau Orang Taiwan (provinsi yang memisahkan diri dari RRT pada 1949). Ahok jelas WNI, sehingga sekalipun dia keturunan dari nenek-moyang yang dulunya berasal dari RRT atau Taiwan, dia seharusnya disebut Orang Tionghoa.

Kita prihatin, karena di usia Indonesia yang hampir 70 tahun ini ternyata masih banyak orang yang pikirannya dipenuhi sentimen SARA. Tidakkah mereka sadar bahwa dasar negara kita adalah Pancasila, yang menaungi pelbagai perbedaan primordialistik itu? Soal Tionghoa, mengapa mereka masih berpikir bahwa Tionghoa sama dengan Cina dan karenanya sering menggolongkan Tionghoa sebagai “warga keturunan”? Apa maksudnya “keturunan”? Dan apakah ada di antara kita yang bukan “keturunan”? Tahu pastikah kita bahwa nenek-moyang kita sejak dulu tak pernah kawin-mawin dengan para pendatang dari RRT, atau juga dari India, Arab, Inggris, Belanda, Portugis, dan bangsa-bangsa asing lain yang datang ke Nusantara di abad-abad awal Masehi?

Orang Tionghoa yang berstatus WNI jelas merupakan bagian dari Orang Indonesia. Nenek-moyang mereka memang berasal dari Negeri Tiongkok, namun sudah berabad-abad lamanya beramalgamasi (kawin-campur antarorang dengan kebudayaan berbeda) dan berakulturasi (bertemunya berbagai kebudayaan yang kelak melahirkan unsur-unsur kebudayaan baru) di sini. Maka, secara antropologis mereka pun telah menjadi etnik baru di tengah kehidupan berbangsa Indonesia yang pluralistik ini.

Istilah Cina sendiri, harus diketahui, sudah dihapuskan secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Keppres No. 12 Tahun 2014 yang diteken pada 14 Maret 2014. Keppres tersebut memutuskan tentang Pencabutan Surat Edaran Presidium Kabinet Ampera Nomor SE-06/Pred.Kab/6/1967 tanggal 28 Juni 1967. Melalui keppres itu, Presiden SBY mengganti istilah “China” dengan “Tionghoa”.

Pertimbangannya, karena istilah “Tjina” telah menimbulkan dampak psikososial-diskriminatif dalam hubungan sosial warga bangsa Indonesia dengan keturunan Tionghoa. SBY menilai, pandangan dan perlakuan diskriminatif terhadap seseorang, kelompok, komunitas dan/atau ras tertentu pada dasarnya melanggar nilai atau prinsip perlindungan hak asasi manusia (HAM). “Itu bertentangan dengan UUD 1945, UU HAM, dan Undang-Undang tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis,” demikian bunyi pertimbangannya. Sedangkan nama Negara Republik Rakyat Cina (RRC) selanjutnya diubah menjadi Republik Rakyat Tiongkok (RRT).Sekarang mestinya kita semua sadar bahwa ”politik belah bambu” yang dimainkan oleh rezim Soeharto di masa silam nan kelam itu adalah strategi busuk yang rawan memecah-belah bangsa Indonesia. Dulu Soeharto merepresi hak-hak politik dan budaya warga Tionghoa, namun memberi ruang gerak di sektor bisnis dengan maksud menjadikan Tionghoa sebagai ”sapi perah ekonomi” untuk kepentingan Soeharto dan kroni-kroninya. Sekarang semua itu sudah berlalu. Politik Indonesia telah makin modern dan rasional. Kita semua, siapa dan dari mana pun nenek-moyangnya, adalah WNI yang memiliki hak dan kewajiban yang sama. Maka, sekarang dan ke depan, semua sentimen primordial itu haruslah dikubur dalam-dalam demi terwujudnya Indonesia Baru yang adil dan sejahtera, yang sungguh-sungguh menjadi Tanah Air dan rumah kita semua.

Jadi siapa pun, baik individu maupun kelompok, hendaknya tidak lagi menyebut-nyebut “Cina” kepada Ahok maupun orang-orang lainnya dari golongan Tionghoa. Pro atau kontra kepada Ahok sebagai Gubernur DKI, itu soal lain. Yang jelas dan tak bisa disangkal bahwa Ahok adalah bagian dari kita, sesama WNI. Maka kalau ada yang masih juga menyebut demikian, anggap saja orang itu kurang berwawasan. Masih dimaklumi kalau ia bukan politisi. Tapi kalau politisi, dan wakil rakyat pula, sungguh mencengangkan kalau ia tidak tahu ada Keppres No. 12 Tahun 2014 itu.

Terkait itulah kita patut mendukung LBH Pendidikan yang melaporkan oknum anggota DPRD DKI ke Polda Metro Jaya terkait keributan saat mediasi antara Pemprov DKI dan DPRD DKI 5 Maret itu. Menurut Direktur LBH Pendidikan Ayat Hadiyat, oknum anggota DPRD itu disangkakan melakukan pidana dengan Pasal 156 KUHP dan atau Pasal 4 huruf b angka 2 jo Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Pasal 16 UU tersebut menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis bisa dipidana.

Bagaimana kelanjutannya nanti, kita tunggu dan lihat saja. Yang pasti kita harus belajar dari kesalahan masa lalu untuk tidak mengulanginya lagi di masa mendatang.
oleh: Victor Silaen, Penulis adalah dosen FISIP Universitas Pelita Harapan.
sumber:satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

AFGHANISTAN, PEMBOM BUNUH DIRI SERANG ANTREAN NASABAH BANK, 33 MENINGGAL

KABUL, SATUHARAPAN.COM – Seorang pembom bunuh diri melakukan aksinya hari ini, Sabtu (18/4) yang menyebabkan 33 orang terbunuh dan melukai puluhan lainnya  di sebelah timur kota Jalalabad, Afghanistan, yang merupakan yang terbaru dari serangkaian  serangan yang menargetkan daerah tersebut dalam dua minggu terakhir.

Serangan di Jalalabad juga hanyalah satu dari beberapa ledakan yang berlangsung pada sekitar pukul 8:30 di sejumlah tempat di sekitar kota, kata para pejabat polisi. Namun tidak ada yang terbunuh dalam ledakan lainnya.

Pembom bunuh diri meledakkan rompi penuh dengan bahan peledak di luar sebuah bank di  Kabul, di saat para pegawai negeri setempat, termasuk petugas polisi dan tentara, menunggu dalam antrean untuk mengambil gaji.

“Pembom bunuh diri itu berjalan kaki dan ingin masuk ke dalam bank ketika ia meledakkan bom,” kata Hazrat Hussain Mashreqiwal, juru bicara polisi untuk Provinsi Nangarhar.

Kendati menurut perhitungan polisi jumlah korban meninggal  22 orang dan  50 luka-luka, rumah sakit setempat menyatakan telah menerima sedikitnya 33 jenazah, kata Najeeb Kamawal, kepala pelayanan kesehatan masyarakat provinsi. Lebih dari 100 orang terluka, ia menambahkan. Banyak yang dalam kondisi kritis, yang berarti angka kematian bisa meningkat.

Kecurigaan segera jatuh pada gerilyawan Taliban, namun juru bicara kelompok Zabiullah Mujahid membantah bertanggung jawab atas salah satu ledakan. Dalam tweetnya, ia mengatakan, “Kami mengutuk / menyangkal keterlibatan.”

Ledakan kedua, kata Mashreqiwal, berasal dari sebuah bom yang meledak di luar sebuah kuil. Sebuah bom ketiga yang ditemukan tidak meledak di luar Bank Nasional Afghanistan, dan polisi kemudian meledakkannya dalam lingkungan yang terkendali.

Sebuah ledakan keempat terjadi di daerah Behshood, ketika sebuah bom magnetik kecil membunuh satu orang dan melukai dua lainnya, kata Mashreqiwal.

Pemboman pada hari Sabtu di Jalalabad adalah serangan mematikan ketiga di kota itu sejak 8 April lalu, ketika seorang pria berseragam militer membunuh seorang tentara Amerika Serikat dan melukai beberapa orang lainnya dalam serangan yang diduga serangan orang dalam. Serangan itu juga membunuh seorang tentara Afghanistan dan melukai dua orang lainnya. Dua hari kemudian, seorang pembom bunuh diri menargetkan konvoi militer AS, membunuh empat warga sipil Afghanistan dan melukai 10 lainnya. Tidak ada korban warga AS.

Serangan Sabtu itu bukan yang pertama untuk menyerang bank di Jalalabad. Pada tahun 2001, sekelompok pelaku bom bunuh diri juga menargetkan cabang bank yang sama, membunuh 38 nasabah yang juga sedang menunggu untuk mengambil gaji.
sumber:satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

PAKISTAN, REMAJA DIBAKAR KARENA MENGAKU KRISTEN

LAHORE, SATUHARAPAN.COM – Seorang remaja di Lahore, Pakistan, dibakar karena dia mengaku sebagai seorang Kristen, memperpanjang daftar kekerasan berlatar belakang agama dengan menargetkan warga Kristen di Pakistan.

Nauman Masih (15 tahun) disiram minyak tanah dan dibakar hari Jumat (10/4) pekan lalu, dan dia meninggal pada hari Rabu (15/4). Sekitar 2.000 orang menghadiri ibadah pemakamannya di Gereja Katolik St Ignatius di Shera Kot yang dipimpin Pastor Samson Dilawar, seperti diberitakan media Pakistan, Express Tribune.

Yousaf Benjamin, seorang aktivis hak-hak minoritas, mengatakan bahwa dia bertemu Nauman Masih pada 11 April lalu. Sementara Yousaf Masih, salah satu teman Nauman Masih, mengatakan bahwa Nauman telah dibunuh karena dia seorang Kristen.

“Orang-orang yang membakarnya bertanya apakah dia seorang Kristen sebelum mereka menyiram dia dengan minyak tanah,” katanya.

“Kami meminta Ketua Menteri Shahbaz Sharif untuk memastikan bahwa Nauman Masih mendapatkan keadilan dan orang-orang yang membakarnya dihukum menurut hukum,” kata Enan, lain teman Nauman Masih.

Seorang pejabat penyelidikan mengatakan bahwa dalam pernyataannya kepada polisi Nauman Masih mengatakan bahwa pada tanggal 9 April, dia keluar toko tempat dia bekerja ketika dua orang memukulinya, menyiram minyak tanah pada dia dan membakarnya.

Pejabat itu mengatakan penyelidikan sedang dilakukan. Sementara itu, Mehwish Bhatti dari Asosiasi Kristen Pakistan-Inggris, mengatakan bahwa sebelum meninggal Nauman Masih mengatakan kepada polisi bahwa dua orang telah mendekatinya dan bertanya kepadanya tentang agamanya.

Ketika dia mengatakan bahwa dia adalah seorang Kristen, mereka memukulinya, dan ketika dia mencoba untuk melarikan diri mereka mengikutinya, menyiramkan minyak tanah ke tubuhnya dan membakarnya, kata Bhatti kepada Christian Today. Dokter mengatakan 55 persen tubuh Masih terbakar, namun pada Rabu pagi dia meninggal.

Para penyerang disebutkan mengenakan topeng ketika kejadian berlangsung, sehingga tidak mudah untuk menangkap mereka. Sementara pamanya, Nadeem Masih mengatakan bahwa pihak polisi menunjukkan kurang berminat dalam menyelesaikan kasus ini.

Pihak Asosiasi Kristen Pakistan-Inggris, seperti dikatakan Bhatti akan meminta polisi mengusut kasus ini. “Dia bilang tidak mudah untuk memaafkan mereka, dia ingin keadilan,” kata Bhatti.

Nauman Masih sedang berlatih untuk menjadi seorang penjahit, dan dia sedang dalam perjalanan dari toko penjahit ketika serangan itu terjadi. Para penyerang menghina ibu dan saudara perempuannya. Nauman berjuang untuk memadamkan api di tubuhnya dengan bergulir di atas pasir di tanah.

Menurut Bhatti, sebelum meninggal Nauman mengatakan bahwa dia tidak memiliki masalah dengan siapapun, dan tidak tahu mengapa seseorang akan melakukan hal ini. Namun ada laporan, menurut Express Tribun, bahwa kakek anak itu menyalahkan pamannya yang merencanakan serangan.

“Dia (kakeknya) menuduh paman Nauman itu, Nadeem, dan istrinya, meminta orang melakukan serangan. Dia mengatakan pasangan itu ingin membunuh Nauman untuk mendapatkan rumahnya. Ayah Nauman telah meninggal tiga bulan lalu,” kata petugas itu.

Insiden ini terjadi kurang dari sebulan setelah bom bunuh diri oleh militan Taliban Pakistan di dua gereja di Lahore yang membunuh 14 orang dan 78 luka-luka. Serangan ini menyebabkan protes meluas di wilayah itu dan  menyerukan perlindungan agi orang Kristen Pakistan.
sumber:satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

10 ISIS PERKOSA TAHANAN UMUR 9, KINI HAMIL

SATUHARAPAN.COM – Gadis sembilan tahun yang diculik dan dijadikan sebagai budak seks oleh kelompok ekstremis Negara Islam (Islamic  State of Iraq and Syria/ISIS). Ia diperkosa 10 militan dan sekarang hamil.

Menurut seorang pekerja bantuan, gadis itu adalah anggota dari kelompok agama minoritas Yazidi. Mereka menghadapi penganiayaan di seluruh wilayah yang diduduki ISIS.

Dia telah diterbangkan keluar dari Irak oleh badan bantuan Kurdi, Toronto Star, Kamis (9/4) melaporkan. Dan, ia sekarang sedang dirawat oleh badan amal medis di Jerman.

Tapi Yousif Daoud, seorang pekerja bantuan yang berbasis di Kanada yang baru saja kembali dari wilayah itu, mengatakan kepada Star bahwa gadis itu “secara mental dan fisik mengalami trauma” setelah pelecehan yang ia alami. Dan, ia ada kekhawatiran ia mungkin tidak selamat.
Para perempuan Yazidi di Kirkuk setelah dibebaskan ISIS. (Foto: EPA)

“Gadis ini sangat muda dia bisa mati jika dia melahirkan,” katanya. “Bahkan operasi caesar berbahaya.”

Ketika ia menemukan gadis itu, ia “dalam kondisi sangat buruk,” kata Daoud. “Dia mengalami pelecehan seksual oleh tidak kurang dari 10 orang. Kebanyakan dari mereka adalah pejuang garis depan atau pelaku bom bunuh diri yang memberikan gadis itu sebagai hadiah.”

Tapi, Daoud—bersaksi dengan nama samaran—memberikan alasan yang sangat berbeda mengapa  ISIS melepaskan perempuan dan anak gadis yang sudah diperkosa para militan.

Dia mengatakan komunitas itu telah menghadapi stigma hilang kesucian di kalangan masyarakat Yazidi konservatif. “Mengirim kembali gadis-gadis dan wanita itu adalah cara mempermalukan seluruh masyarakat.”
Lebih dari 200 warga Yazidi, termasuk 40 anak-anak, dibebaskan ISIS untuk mempermalukan masyarakat Yazidi.

Gadis umur sembilan tahun adalah satu di antara ratusan gadis dan wanita yang diculik yang dikirim kembali ke tanah yang dikuasai Kurdi pada Rabu sebelumnya.

Ada 40 anak lain di antara lebih dari 200 tawanan yang baru dibebaskan. Sisanya kebanyakan orang tua—dan semua menanggung tanda penyiksaan dan pelecehan.

Serah terima berlangsung di Himera barat daya dari Kirkuk, 290 kilometer  utara Baghdad. Dan, ada adegan emosional ketika mereka diperiksa oleh dokter lapangan Peshmerga.

Beberapa mengira mereka akan dibawa untuk eksekusi ketika dibawa masuk ke bus oleh ISIS. “Kami sangat senang sekarang,” kata Mahmoud Haji, salah satu warga Yazidi yang dibebaskan. “Kami khawatir bahwa mereka membawa kami ke Suriah dan Raqqa.”

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyambut baik pembebasan itu, kata juru bicaranya.

Stephane Dujarric mengatakan: “Jelas, setiap pembebasan warga sipil tak berdosa harus disambut. Dan, saya pikir salah satu tidak bisa membantu, tetapi dipindahkan oleh gambar.” (independent.co.uk)
sumber:satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment