BUPATI KARO : PIMPINAN SKPD JANGAN ‘TIDUR’

Kabanjahe-andalas Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH minta seluruh Kepala SKPD tidak melempem. “Semua diminta bergerak cepat. Turun ke bawah, sesuai tupoksi masing-masing SKPD. Jangan tidur kalau ada masalah rakyat.

Soal pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan dan irigasi juga ditekankan Terkelin Brahmana kepada masing-masing instansi terkait. Khususnya pimpinan SKDP (Dinas PU). Kemudian juga soal pendidikan kepada Dinas Pendidikan. “Semua diminta bergerak cepat. Jika ada kendala, segera koordinasikan,”imbau Terkelin Brahmana SH kepada wartawan, Senin (15/12).

Untuk itu perlu percepatan. Ini tantangan bagi seluruh aparatur. Terutama para pimpinan SKPD. Tidak zamannya lagi hanya menunggu laporan di kantor. Sering-seringlah turun dan berbaur dengan rakyat, sehingga kita rasakan apa keluhan mereka dan secepatnya bisa dicarikan solusi.

Kemudian dalam melaksanakan kegiatan (proyek), bupati mewanti-wanti supaya dilakukan secara transparan. Mulai dari proses tender, hingga penyelesaikan di lapangan. Dia tidak ingin ada pelaku kegiatan sampai terjerat hukum. “Jangan ada mengabaikan prosedur baik administrasi maupun teknis aturan baku,”katanya.

Menyinggung kedisiplinan pegawai, Terkelin Brahmana memerintahkan semua SKPD-nya untuk menjadi contoh yang baik. Mereka diminta tetap mengkedepankan profesionalitas dan memiliki inovasi kerja.

Evaluasi SKPD

Terpisah, Ketua DPP Aliansi Pemuda Membangun, Hendra Sembiring Pandia, minta Bupati Karo melakukan lelang jabatan mulai dari terendah sampai tertinggi. “Supaya ada kesempatan bagi putra-putri terbaik daerah yang memiliki bobot, bebet dan kualitas mumpuni sesuai bidang dibutuhkan,”tegasnya.

Di sisi lain diingatkan Hendra Sembiring Pandia yang dikenal vokal ini, semenjak otonomi daerah diberlakukan, kontrol anggaran dari pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah kurang begitu efektif dan rentan akan penyalahgunaan berujung pada praktik korupsi.

Lengsernya Kena Ukur Karo Jambi sebagai Bupati Karo harus dijadikan pelajaran berharga bagi daerah ini. Kalau pengisian sejumlah jabatan SKPD dan nantinya transaksional, apa bedanya sama Karo Jambi. Sementara rakyat butuh pemimpin yang membumi dengan rakyat.

Sementara praktisi pembangunan, Cuaca Bangun SE Ak SH MH MSi mengaku, banyak penempatan pejabat pada lingkungan Pemkab Karo saat ini dinilai tidak sesuai dengan kemampuan terhadap kedudukan  diembankan terhadap mereka. Banyak Kepala SKPD yang dinilai tidak menguasai jabatan diamanatkan padanya. Sehingga, berdampak tidak maksimalnya penyerapan APBD serta terhadap pembangunan Karo.

SKPD yang tidak memiliki kompetensi untuk menjadi Kepala SKPD, perlu dilakukan evaluasi. Sudah saatnya bupati melihat optimalisasi kinerja dari setiap Kepala SKPD serta kepala bidang di setiap instansi pemerintah. Kurang memahami perencanaan kerja, mengawasi pekerjaan, mengevaluasi ukuran-ukuran keberhasilan pekerjaan birokrasi.

“Harusnya etos kerja dan pelayanan ke masyarakat harusnya semakin meningkat. Progressnya kelihatan, ukurannya jelas. Pelayanan prima jangan hanya di atas kertas,”paparnya.

Menurutnya, sepanjang 2014 ini masih ada Kepala SKPD yang tidak memenuhi program kerjanya. “Ini dibuktikan masih banyaknya program kerja yang sudah di tampung di APBD tahun 2014 tidak dapat terealisasi mengakibatkan silpa APBD 2014 nantinya cukup tinggi, dan dapat mengakibatkan  pembangunan harusnya bisa dinikmati masyarakat terhambat olehnya.
sumber:harianandalas

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

INILAH EFEK BURUK SERING KONSUMSI MIE INSTAN DAN TIPS MEMASAKNYA DENGAN LEBIH SEHAT

DREAMERSRADIO.COM – Siapa yang tak suka dengan mie instan. Selain enak, mie instan juga sangat mudah disajikan dan harganya yang murah. Meski punya kebutuhan karbohidrat yang pas, namun kandungan vitamin, mineral, dan protein yang ada di dalamnya sangat sedikit dan tidak pas memenuhi kebutuhan tubuh kita.

Tak hanya itu, sebenarnya dalam proses pembuatannya, mie instan tak hanya melibatkan tepung terigu, minyak sayur, dan garam saja. Namun juga beberapa tambahan zat aditif, seperti Natrium Polifosfat, Natrium Karbonat, dan juga kalium karbonat.

Sedangkan untuk bumbunya sendiri, terdapat campuran MSG yang tentu saja tidak baik jika terus-terusan masuk ke dalam tubuh. Dan mengonsumsi mie instan terlalu sering akan memberikan efek samping yang buruk.

Dikutip dari Sciencemix, Beberapa penyakit yang bisa hinggap jika kita terlalu sering mengonsumsi mie instan di antaranya adalah kanker usus dan juga kerusakan pada jaringan otak yang bisa membuat otak jadi lambat bekerja dan malnutrisi.

Beberapa tips yang bisa kita coba untuk meminimalisir dampak buruk setelah mengonsumsi mie instan antara lain memasaknya dengan 2 gelas air lebih banyak dari yang disarankan oleh kemasan mie tersebut dan juga menambahkan sayur-sayuran. Selain itu, disarankan juga untuk membuang air yang dimasak dengan mie dan menuangkan air hangat baru sebagai kuah.

Tapi bukankah lebih baik jika kita benar-benar mengurangi konsumsi mie instan dan makan makanan alami yang lebih sehat.

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Kesehatan, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

INILAH EFEK BURUK SERING KONSUMSI MIE INSTAN DAN TIPS MEMASAKNYA DENGAN LEBIH SEHAT

DREAMERSRADIO.COM – Siapa yang tak suka dengan mie instan. Selain enak, mie instan juga sangat mudah disajikan dan harganya yang murah. Meski punya kebutuhan karbohidrat yang pas, namun kandungan vitamin, mineral, dan protein yang ada di dalamnya sangat sedikit dan tidak pas memenuhi kebutuhan tubuh kita.

Tak hanya itu, sebenarnya dalam proses pembuatannya, mie instan tak hanya melibatkan tepung terigu, minyak sayur, dan garam saja. Namun juga beberapa tambahan zat aditif, seperti Natrium Polifosfat, Natrium Karbonat, dan juga kalium karbonat.

Sedangkan untuk bumbunya sendiri, terdapat campuran MSG yang tentu saja tidak baik jika terus-terusan masuk ke dalam tubuh. Dan mengonsumsi mie instan terlalu sering akan memberikan efek samping yang buruk.

Dikutip dari Sciencemix, Beberapa penyakit yang bisa hinggap jika kita terlalu sering mengonsumsi mie instan di antaranya adalah kanker usus dan juga kerusakan pada jaringan otak yang bisa membuat otak jadi lambat bekerja dan malnutrisi.

Beberapa tips yang bisa kita coba untuk meminimalisir dampak buruk setelah mengonsumsi mie instan antara lain memasaknya dengan 2 gelas air lebih banyak dari yang disarankan oleh kemasan mie tersebut dan juga menambahkan sayur-sayuran. Selain itu, disarankan juga untuk membuang air yang dimasak dengan mie dan menuangkan air hangat baru sebagai kuah.

Tapi bukankah lebih baik jika kita benar-benar mengurangi konsumsi mie instan dan makan makanan alami yang lebih sehat.

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Kesehatan, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PENGELOLA DAN PENARI STRIPTIS POSITIF NARKOBA

Equator, Zodiac, dan Kingdom Dirazia

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, merazia 3 tempat hiburan malam masing-masing Equator dan Zodiac di Hotel Soechi Jl. Cirebon, Kecamatan Medan Kota, serta Kingdom Coffe di Jl. Gudang Kecamatan Medan Barat, Sabtu (13/12) malam.

Hasilnya, 47 orang yang positif mengkonsumsi narkoba diboyong ke Mapolda Sumut. Namun, dalam razia itu, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba. “Begitu kita masuk, langsung belarian mereka. Namun, yang berhasil kita tangkap, langsung kita cek urinenya. Bagi yang positif, kita bawa untuk kita periksa,” ujar Kasubdit II Ditresnarkoba Poldasu, AKBP SOM Pardede ketika dikonfirmasi via telepon, Minggu (14/12) siang.

Lebih lanjut, perwira polisi dengan pangkat 2 melati di pundaknya itu menyebut kalau mereka yang terjaring itu, merupakan pengunjung dan pengelola tempat hiburan malam, mulai dari humas, asisten manejer sampai pada Disc Jokey (DJ) dan penari striptis. Dari pemeriksaan sementara pihaknya, disebutnya kalau mereka yang terjaring rata-rata mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi.

“Mereka mengaku mendapat narkoba, dari tempat hiburan malam itu juga. Menurut mereka, narkoba itu diberi oleh sesama pengunjung. Namun mereka mengaku tidak mengenal orang yang memberi mereka narkoba itu,” lanjut SOM Pardede.

Oleh karena itu, dikatakan SOM Pardede kalau pihaknya memeriksa mereka yang terjaring itu, secara intensif. Disebutnya, pemeriksaan itu, untuk menyelidiki pengedar narkoba di tempat hiburan malam itu. “Kaget juga saya waktu di Kingdom itu. Selain striptis, ada kamar-kamar di sekat-sekat juga. Tidak kita duga kalau tempat itu sebebas itu,” tandas SOM mengakhiri.

Sementara itu, informasi diterima, yang terjaring razia itu diantaranya Andre (Humas Kingdom Coffe), Likcing Drani alias Aci (Asisten Manejer Zodiac), Aliya (DJ Kingdom Coffe), Muslim (DJ Equator) dan Elic Partiwi (DJ Equator). Begitu juga dengan 2 orang penari Striptis di Kingdom Coffe bernama Indah dan Ferli turut terjaring dalam razia itu. Sementara Menejer Equator yang disebut bernama Anton, berhasil melarikan diri.

“Kami dibayar Rp750 ribu per orang. Kami diajak sama Yogi, Kordinator Talent Kingdom Coffe. Namun kami baru sekali ini Pak, ” ungkap Indah di Mapoldasu.

Sementara, petugas yang ikut menangkap dua orang penari telanjang dari Kingdom Coffee juga kaget. “Kami tidak menyangka tempat itu ada penari telanjangnya, karena di depannya hanya tempat duduk-duduk minum kopi. Di dalam juga ada Spa,” beber bintara tersebut.

Pantauan POSMETRO, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang yang terjaring razia. Sementara itu, kerabat terlihat berdatangan untuk melihat dan memberi makanan.(smg/gib/trg)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

TUJUH PEJABAT KANPORA TAPTENG DIDAKWA KORUPSI RP146 JUTA

PENGADAAN ALAT-ALAT OLAHRAGA FIKTIF

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tujuh orang pejabat di Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) didakwa melakukan korupsi secara bersama-sama, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp146 juta. Ketiganya dihadapkan pada majelis hakim yang diketuai Ahmad Sayuti di ruang Cakra I Pengadilan Tipikor Medan, Senin (15/12) pagi
Ketujuh terdakwa tersebut yakni Lander Parhusip sebagai Kepala Kanpora 2010-2011, Rastim Bondar selaku Kepala Kanpora Tapteng 2011-2013, keduanya merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Kemudian Imam Mahadi Panggabean selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan Oslo Habeahan selaku Bendahara Pengeluaran Kanpora Tapteng. Selanjutnya, Yanti Nilasari Hasibuan, Gaul Sitompul dan Parlaungan Simarmata, ketiganya sebagai Panitia Pemeriksa Barang.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rabani Halawa disebutkan, para terdakwa diduga melakukan tindak korupsi pada proyek pengadaan alat-alat olahraga untuk beberapa sekolah di Tapteng pada tahun 2011. Yakni pengadaan alat-alat olahraga, seperti pengadaan bola voli dan bola kaki, serta net, tenis meja dan lainnya.

Di mana proyek pengadaan alat-alat olahraga tersebut tidak pernah ada atau fiktif, tetapi anggarannya dicairkan dari APBD Pemkab Tapteng.

“Ketujuh terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp146 juta. Perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 jo 18 Undang-undang Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagai diubah dengan UU No 20/2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana,” kata jaksa.

Usai mendengarkan dakwaan jaksa, para terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan keberatan. Para terdakwa ini pun akan mengajukan nota eksepsinya pada sidang berikutnya.

“Menanggapi dakwaan Jaksa Penuntut Umum ini, kami akan mengajukan keberatan (eksepsi) majelis,” kata kuasa hukum terdakwa.

Hakim pun memberikan waktu selama seminggu kepada kuasa hukum terdakwa untuk mengajukan eksepsi. (gus)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

NUSAKAMBANGAN TEMPAT AMAN EKSEKUSI MATI

Cilacap ( Berita ) : Jaksa Agung H.M. Prasetyo menilai Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, merupakan tempat yang aman untuk pelaksanaan eksekusi bagi terpidana mati. “Kita cari tempat yang amanlah. Di sini (Nusakambangan, red.) aman,” katanya di Nusakambangan, Cilacap, Jumat [12/12].
Prasetyo mengatakan hal itu kepada wartawan saat mengunjungi sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly.
Kendati demikian, dia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mengumumkan tempat pelaksanaan eksekusi lima terpidana mati, dua di antaranya merupakan penghuni Lapas Nusakambangan.
“Eksekusi belum diumumkan tempatnya. Kalaupun akan dilaksanakan, nanti ada kesepakatan antara kita dengan Polri, tempatnya di mana, waktunya kapan, bagaimana caranya, semua harus kita persiapkan,” katanya.
Saat ditanya apakah kunjungannya bersama Menkumham ke Nusakambangan termasuk bagian dari koordinasi menjelang pelaksanaan eksekusi, dia mengakui bahwa pihaknya harus selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Hukum dan HAM.
“Ingat, ‘integrated criminal justice system’ (sistem peradilan pidana yang mengatur bagaimana penegakan hukum pidana dijalankan, red.) harus kita jalankan terus,” katanya.
Disinggung mengenai kemungkinan eksekusi dua terpidana mati yang ada di Nusakambangan akan dilaksanakan di pulau itu, Prasetyo menegaskan bahwa pihaknya belum mengumumkan tempat pelaksanaan eksekusi. “Saya belum menyebutkan itu. Banyak di sini, bukan hanya dua, banyak yang menunggu (pelaksanaan eksekusi, red.),” katanya.
Terkait kapan eksekusi itu dilaksanakan, dia mengatakan bahwa pihaknya akan melihat dulu pemenuhan aspek-aspek yuridis dan aspek teknisnya. Dia mengakui peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana mati kepada Mahkamah Agung (MA) dapat menangguhkan pelaksanaan eksekusi.
“Kalau mati iya (dapat menangguhkan pelaksanaan eksekusi, red.), beda dengan pidana lainnya. Kalau pidana lainnya, PK tidak menangguhkan pelaksanaan putusan, kalau mati kita tunggu. Kita akan minta nanti Mahkamah Agung seperti apa, secepatnya menjawab PK mereka,” katanya.
Meskipun demikian, dia mengatakan bahwa terpidana mati yang mengajukan PK harus konsisten. Dalam hal ini, kata dia, ketika para terpidana mati itu mengajukan PK, mereka harus segera menyampaikan novumnya (bukti baru, red.).
Menkumham Yasonna Laoly mengakui kunjungannya ke Nusakambangan bersama Jaksa Agung H.M. Prasetyo dalam rangka koordinasi menjelang pelaksanaan eksekusi mati. “Kita masih koordinasi dengan Kejaksaan,” katanya.(ant)
sumber: beritasore

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

MOBILNYA IKUT MENEPI SAAT JOKOWI LEWAT, INI KATA SRI SULTAN

VIVAnews – Media sosial di Tanah Air saat ini tengah diramaikan dengan sikap Gubernur DIY, Sri Sultan HB X yang memilih berhenti dan menepi saat mobil dinas yang digunakan Presiden Joko Widodo melintas.

Meski menjadi orang nomor satu di DIY, Sri Sultan HB X sepertinya menghargai dan patuh terhadap prosedur tetap (protap) Voorijder (pengawal) presiden yang hendak mengambil alih jalanan untuk sementara waktu.

Sri Sultan HB X yang dimintai komentarnya terkait sikap inspiratif tersebut, enggan menanggapinya. Namun demikian, dirinya mengaku heran ada pewarta berita yang mengetahui kejadian itu.

“Iya, saya tidak mau komentar. Tapi kok ya ada saja wartawan yang tahu,” kata Sri Sultan sembari tersenyum, Jumat 12 Desember 2014.

Sementara itu, Achmad Charris Zubair, Ketua Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta, yang melihat peristiwa itu menceritakan, kejadian ini berawal saat Sri Sultan HB X hendak melintasi Jalan Kusumanegara menuju acara Festival Antikorupsi. Di saat yang bersamaan, ada iring-iringan mobil kenegaraan yang ditumpangi Jokowi yang hendak menuju lokasi yang sama.

Diceritakanya, mobil AB 1 berhenti, setelah pertugas Voorijder meminta semua kendaraan menepi. Petugas Voorijder saat itu tidak menyangka jika salah satu kendaraan yang berhenti adalah mobil AB 1 kendaraan Sri Sultan HB X.

Saat itu, ada salah seorang polisi lalu lintas yang melihat kejadian ini. Polisi itu diceritakan Charris langsung meminta agar mobil Sri Sultan mengekor iring-iringan Jokowi.

Namun rupanya, Sri Sultan memilih untuk tetap berhenti bersama masyarakat menunggu hingga rombongan lewat.

“Berita yang marak di media sosial itu contoh sosok pejabat sekaligus raja yang bersahaja,” katanya.
sumber:vivanews

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

REKONSTRUKSI PEMBUNUHAN GURU SANGGAR TARI, POLSEK GELAR 37 ADEGAN

IMANUEL SITEPU. MEDAN. Kasus pembunuhan terhadap guru tari Hendra Tumanggor als Indra (30) yang terjadi di Kompleks Perumahan Golden Vista di Kelurahan Mangga (Medan Tuntungan) akhirnya melangkah ke tahap rekonstruksi [Rabu 10/12: Siang].

Rekonstruksi yang dilakukan oleh Polsek Delitua dihadiri oleh Kapolsek Kompol Anggoro Wicaksono SH Sik MH, Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH, Kanit Intel Ipda Manis Sembiring, JPU Kejari Medan Boy Amalia SH dan Fais SH. Ini dilakukan dengan memperagakan 37 adegan dimana korban diperankan oleh Carles, PNS Polsek Delitua.

Dalam setiap adegan yang diperagakan, tersangka Meisad Kurniawan Harefa (18) warga Jl. Kuburan Pondok Bekala, Desa Simalingkar A (Kecamatan Pancurbatu), berawal ketika korban memanggil tersangka yang sedang melintas  di depan sanggar tari milik korban [Rabu 19/11: Sekira 01.00 wib].

Mereka lalu bercerita sambil jongkok di depan sanggar tari itu. Ini terlihat oleh saksi Tasroni. Puas bercerita sampai larut malam, mereka lalu naik ke lantai dua untuk tidur. Saat berada di dalam kamar, korban mengajak Harefa tidur satu bantal. Saat mereka tidur berdua, korban lalu memegang pinggul dan kemaluan korban.

Lalu, tersangka pergi ke kamar mandi lantai satu. Di sana ia melihat kereta Mamaha Mio Soul GT BK 4340 AEZ dan ingin menguasainya. Selanjutnya, dengan mengambil  sebilah parang yang terletak di atas meja, pelaku kemudian naik ke lantai dua membawa parang dan selanjutnya menyembunyikannya di balik pintu kamar.
rekonstruksi 2

Warga sekitar antusias mengikuti rekontruksi

Begitu korban tidur nyenyak, tersangka mengambil parang yang telah dipersiapkan dan kemudian membacok kepala korban sebanyak 3 kali. Setelah itu, pelaku turun mencari kunci kereta milik korban. Namun, saat berada di lantai 1, ia masih mendengar erangan korban. Ia kembali naik ke lantai dua dengan membawa martil dan memukul mata korban sebanyak 3 kali dan dada korban.

Usai memukul tubuh korban, tersangka mengambil HP dan Ipad milik korban. Karena korban masih bergerak, pelaku kemudian mengambil bantal dan menyumpal wajah korban. Setelah itu, tersangka mengambil kunci kereta lalu pergi meninggalkan sanggar seni milik korban.

Rekontruksi ini dibimbing oleh penyidik Polsek Delitua Aiptu B. Hutagalung dan Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH yang menangani perkara tersebut. Sementara, abang kandung korban Galumbang Tumanggor SE saat diwawancari meminta agar tersangka dihukum setimpal dengan perbuatanya.

“Rekon ini hanya dibuat seusai dengan keterangan tersangka. Soal benar atau tidak, cuma tersangka dan Tuhan yang tau karena tidak ada saksi mata. Saya menduga pembunuhan terhadap adik saya sudah direncanalan,” kata Galumbang seraya mengucapkan terimakasih kepada Polsek Delitua yang cepat  mengungkap pembunuhan terhadap adiknya.
sumber : sorasirulo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

RATUSAN KALI BERAKSI, PELAKU CURANMOR TEWAS DIMASSA

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Seorang residivis kasus Curanmor, Sumanto Sitepu (38), warga Simpang Selayang (Medan Tuntungan) akhirnya tewas di Rumah Sakit Brimob (Medan) setelah sekarat akibat dihakimi massa.

Sumanto mengalami sekarat karena tertangkap tangan melakukan aksi jambret salah satu warga di depan perumahan Milala Mas di Jl. AH Nasution (Medan Johor) [Selasa 9/12: Sekira 21.30 wib].

Korban jambret langsung berteriak rampok. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung mengejar. Melihat puluhan warga mengejar, Sumanto memilih melarikan diri dan bersembunyi di belakang salah satu rumah warga di dalam komplek perumahan Milala Mas.

Apes kali ini dialami Sumanto, warga yang mengejar akhirnya menangkapnya. Warga seputaran Medan Johor yang selama ini cukup resah atas tidakan Sumanto lebih memulih mengeksekusi Sumanto dengan sistem hukum rimba. Bukan hanya Sumanto yang dipukuli hingga sekarat. Kereta honda Beat BK 5838 TAT miliknya juga tinggal rangka dibakar oleh massa.

Polsek Delitua yang mendapat informasi adanya pelaku curanmor ditangkap, langsung meluncur ke TKP. Di sana, Polisi mendapati Sumanto dalam kondisi sekarat. Wajahnya hampir tak dapat dikenali kerena sudah mandi darah. Untuk mendapatkan pertolongan medis, petugas langsung membawa Sumanto ke RS Brimob. Namun, sekira Pukul 11. 30 wib, Sumanto menghembuskan nafas terakhirnya.

Kapolsek Delitua, melalui Kanit reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH ketika dikonfirmasi membenarkan kalau Sumanto Sitepu telah tewas setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kita sudah berupaya menyelamatkan nyawanya dengan membawa ke RS Brimob. Namun akibat mengalami luka serius di sekujur tubuhnya, nyawanya tak tertolong,” kata Kanit.
sumber : sorasirulo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

BNN : BANDAR NARKOBA LAYAK DI HUKUM MATI

    “Kami mendukung penuh ketegasan pemerintah dalam mengeksekusi mati bandar besar narkoba yang ada di Indonesia…”

Palangka Raya (ANTARA News) – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menegaskan bandar besar narkoba yang memproduksi secara besar-besaran layak di hukum mati untuk memberikan efek jera.

“Kami mendukung penuh ketegasan pemerintah dalam mengeksekusi mati bandar besar narkoba yang ada di Indonesia, khususnya di Palangka Raya,” kata Kepala BNN Kota Palangka Raya, M Soedjai di Palangka Raya, Jumat.

Kepala BNN Kota Palangka Raya itu juga mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo yang menolak pemberian grasi kepada bandar terpidana narkoba yang sudah divonis hukuman mati.

Ia mengatakan, yang layak diberikan hukuman mati yaitu para penyedia bahan secara finansial atau yang memproduksi barang haram tersebut dan produsen narkoba yang selalu mencari jaringan untuk disebarkan secara luas hingga ke pelosok-pelosok wilayah demi meraup keuntungan besar.

Memang saat ini untuk kejahatan narkoba sudah sangat mengancam generasi bangsa, tidak peduli muda maupun tua.

Bahkan pernah yang terjerumus dengan benda haram tersebut seperti oknum aparat, kepemerintahan hingga anggota legislator yang terjerat kasus narkoba.

“Penerapan hukuman mati adalah salah satu bentuk ketegasan pemerintah yang perlu diterapkan dalam memberikan efek jera sekaligus membrantas jaringan narkoba secara global,” katanya kepada wartawan.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy menyatakan, keseriusan Presiden Joko Widodo terkait eksekusi mati terhadap terpidana narkoba yang sudah divonis hukuman mati sangat dinantikan banyak pihak.

“Bukan hanya saya, namun masyarakat Indonesia pasti akan mengapresiasi apabila presiden benar-benar berani tegas terhadap para bandar narkoba yang telah di vonis mati itu segera dieksekusi mati,” katanya.

Sampai hari ini ada 77 pengedar narkoba yang telah divonis mati, namun baru 6 orang saja yang telah dilakukan eksekusi. “Bila pemerintah sebelumnya telah berani melakukan eksekusi mati terhadap para teroris Bom Bali, seharusnya nyali yang lebih besar dimiliki pemerintah sekarang untuk mengeksekusi para bandar besar narkoba.

Karena kerusakan yang ditimbulkan mereka ini jauh lebih parah dari para napi yang lain,” kata politisi PKS itu. Ditambahkan, pengguna narkoba di Indonesia meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir karena masih banyaknya pengedar narkoba.

Bila sebelumnya ada 4,3 juta pengguna, saat ini sudah meningkat menjadi 5,8 juta pengguna narkoba. Bila sebelumnya 40 orang mati tiap hari disebabkan oleh narkoba, saat ini meningkat menjadi 50 orang mati tiap harinya karena narkoba.

“Belum dampak lainnya, baik berupa kecelakaan, kejahatan ataupun persoalan rumah tangga. Oleh karenanya, keberanian dari pemerintah ditunggu agar mengurangi berbagai dampak buruk dari peredaran narkoba tersebut,” ucap Aboe Bakar.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment