SURVEI LSI: PRABOWO DAN GANJAR BERSAING KETAT

Calon presiden untuk periode 2024-2029 dari PDIP, Ganjar Pranowo (tengah) menghadiri acara peresmian rumah pemenangan relawan Ganjar Pranowo pada Kamis (1/6) di Jakarta.

Pemilihan Presiden 2024 akan menjadi persaingan ketat antara dua kandidat populer, yaitu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menurut sebuah survei jajak pendapat yang dirilis Rabu (30/8).

Prabowo dan Ganjar mendominasi jajak pendapat menjelang pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024, sementara mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan berada di posisi ketiga. Para kandidat diperkirakan akan mendaftarkan diri secara resmi antara Oktober dan November.

Jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan bahwa 37% dari 1.220 responden yang disurvei pada awal Agustus akan memilih Ganjar, unggul 1,3 poin dibandingkan dengan Prabowo. Sekitar seperlima dari responden akan memilih Anies, menurut jajak pendapat tersebut.

Menhan Prabowo Subianto yang merupakan mantan Jenderal Kopassus memberi isyarat saat menghadiri Rakernas Pimpinan Partai Gerindra, di Bogor, 12 Agustus 2022.

Namun, dalam pemilu putaran kedua, ketika dua unggulan teratas dipertemukan, Prabowo akan memenangkan 47,3% dukungan sementara Ganjar akan meraih 42,2%, menurut jajak pendapat tersebut.

Margin kesalahannya adalah 2,9%.

Dengan sekitar enam bulan tersisa sebelum pemilu, lebih dari 30% responden mengatakan mereka masih bisa mengubah pilihan mereka, yang berarti pemilu tetap “dinamis,” kata Djayadi Hanan dari LSI.

Para analis sedang mengamati dengan cermat kandidat mana yang akan mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo, yang, sebagai pemimpin pertama yang berasal dari luar elite politik dan militer, telah membangun reputasi besar di kalangan pemilih selama 10 tahun masa jabatannya.

Jajak pendapat yang dilakukan Indikator Politik Indonesia baru-baru ini menunjukkan tingkat persetujuan terhadap kinerja Jokowi di atas 80%.

Sebagai anggota Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P) yang berkuasa, Jokowi mengatakan ia mendukung calon dari partai tersebut, Ganjar.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, ia juga mengisyaratkan dukungan terhadap Prabowo, mantan jenderal pasukan khusus yang dikalahkannya dalam dua pemilihan presiden terakhir pada 2014 dan 2019.

Ketegangan antara Jokowi dan Ketua Umum PDI-P Megawati Sukarnoputri, dan lebih seringnya ia tampil di depan umum bersama Prabowo telah membuat para analis berpendapat bahwa petahana tersebut masih mempertimbangkan siapa yang akan ia dukung. [ab/uh]
sumber: voa

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.