6 TAHUN LEBIH, MANTAN DIRUT PDAM TIRTA MALEM SANDANG STATUS TERSANGKA KORUPSI

(Foto: Dok/SIB/Sonry Purba)
KONFRENSI PERS: Polres Tanah Karo menggelar konferensi pers akhir tahun untuk memublikasikan capaian dan hasil kinerja sepanjang 2022, di Aula Purpur Sage Polres Tanah Karo, Jumat (30/12/2022).

Karo (harianSIB.com) – Mantan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Malem Kabupaten Karo, ET, menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi selisih rekening air pelanggan sejak Juni 2016 hingga saat ini atau enam tahun lebih.

ET masih menyandang status itu karena hingga saat ini penyidik Polres Tanah Karo belum menuntaskan berkas perkara secara lengkap untuk dilimpahkan ke Kejari Karo.

Padahal, PN Kabanjahe dalam sidang yang digelar 28 Juni 2016 lalu, menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan ET, terkait sah atau tidaknya penetapan tersangka terhadap dirinya oleh penyidik Polres Tanah Karo dengan Sprindik/752/X/2015/tertanggal 26 Oktober 2015 yang menetapkan pemohon sebagai tersangka dugaan pidana korupsi.

Gugatan praperadilan pemohon terhadap Polres Tanah Karo tersebut ditolak majelis hakim tunggal PN Kabanjahe, sesuai putusan Nomor 1/Pid.Pra/2016.

Berkas perkara tersebut juga telah dikirim penyidik Polres Tanah Karo ke JPU sebanyak dua kali dan dikembalikan JPU. Hingga saat ini belum tuntas penyidikannya oleh Polres Tanah Karo.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, ketika dikonfirmasi wartawan Koran SIB, Jumat (30/12/2022), di ruang Purpur Sage Polres saat konferensi pers akhir tahun 2022, mengakui dalam kasus itu ditetapkan tersangka pada 2016 dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Ditanya hingga saat ini sudah enam tahun lebih ET ditetapkan sebagai tersangka dan berkas perkara belum dilimpahkan ke Kejari Karo, ia menjelaskan masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi sebagaimana petunjuk JPU. (BR2)
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem. Bookmark the permalink.