DONALD TRUMP: PRESIDEN AS DINOMINASIKAN MENERIMA PENGHARGAAN NOBEL PERDAMAIAN 2021, BAGAIMANA BISA?

Presiden Donald Trump dinominasikan Nobel Perdamaian untuk kedua kalinya

Dua bulan sebelum pemilihan Amerika Serikat berlangsung pada November mendatang, Presiden Donald Trump mendapatkan kabar bahagia. Ia masuk dalam nominasi penerima penghargaan Nobel Perdamaian tahun 2021.

Seorang politisi sayap kanan Norwegia telah mengajukan nama Trump karena berperan dalam menciptakan kesepakatan damai baru-baru ini antara Israel dan Uni Emirat Arab.

Politisi Christian Tybring-Gjedde mengatakan kepada Fox News Rabu lalu: “Atas jasanya [Trump], saya pikir dia telah melakukan lebih banyak upaya untuk menciptakan perdamaian antar negara daripada calon hadiah perdamaian lainnya.”

Gjedde yang mengaku bukan pendukung Trump menambahkan, “Komite harus melihat dan menilai Trump berdasarkan fakta – bukan sekedar dari cara dia berperilaku.”

Tentu saja nominasi tidak sama dengan menang – karena pemenangnya baru bisa diketahui 13 bulan mendatang – jadi apa yang bisa dipahami dari usulan ini?

Siapa yang bisa mengusulkan nominasi?

Untuk mengusulkan nominasi, prosesnya tidak sulit karena semua kepala negara atau politisi tingkat nasional bisa melakukan hal itu.

Kemudian, profesor di kampus, direktur lembaga kebijakan luar negeri, penerima Hadiah Nobel sebelumnya, dan anggota Komite Nobel Norwegia juga dianggap memenuhi syarat untuk mengajukan nominasi penerima penghargaan.

Lalu, untuk mengajukan nominasi juga tidak memerlukan undangan. Selama pengajuan itu diterima sebelum 1 Februari tahun kualifikasi, usulan itu akan diterima.

Untuk Hadiah Nobel Perdamaian 2020 – yang pemenangnya belum diumumkan – ada 318 calon. Komite Nobel Norwegia tidak secara terbuka mengomentari nominasinya, yang dirahasiakan selama 50 tahun.

Keterangan video,

How do you choose a Nobel prize winner?

Apakah Trump pernah dinominasikan sebelumnya?

Ya.

Dan untuk kedua kalinya, Trump mengucapkan terima kasih kepada Tybring-Gjedde.

Pada 2018, politisi sayap kanan itu adalah salah satu dari dua anggota parlemen Norwegia yang mencalonkan Trump untuk penghargaan yang sama atas upayanya membawa rekonsiliasi antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Trump tidak membawa pulang penghargaan itu, tetapi Tybring-Gjedde, anggota Partai Kemajuan yang konservatif, berkeras bahwa untuk kali ini presiden AS itu memenuhi kriteria.

Bulan lalu, Israel dan UEA mencapai kesepakatan untuk menormalkan hubungan. Israel setuju menangguhkan rencana kontroversialnya dalam mencaplok wilayah dari Tepi Barat yang diduduki – diumumkan oleh Trump dalam sebuah pernyataan mengejutkan.

Kesepakatan damai Israel-Arab itu adalah untuk yang ketiga kali sejak deklarasi kemerdekaan Israel pada tahun 1948, dan menandai hubungan diplomatik resmi pertama antara Israel dan negara Teluk Arab. Para pemimpin Palestina dilaporkan lengah dengan perjanjian tersebut.

“Ini adalah penghargaan yang diperoleh dengan susah payah dan sangat pantas untuk presiden ini,” Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan Rabu lalu. “Politisi karier hanya berbicara tentang hasil yang telah dicapai presiden ini di panggung dunia.”

Para pengkritik Presiden Trump mengatakan dia adalah tokoh polarisasi yang mengeksploitasi perpecahan daripada mencoba menyatukan orang Amerika.

Apakah ada presiden AS pernah dinominasikan sebelumnya?

Trump adalah satu dari beberapa presiden AS yang menerima nominasi hadiah perdamaian, termasuk Presiden William Howard Taft, Presiden Herbert Hoover, dan Presiden Franklin Roosevelt.

Dan jika Trump menerima penghargaan yang didambakan itu maka ia akan menjadi presiden AS kelima yang menang, setelah Theodore Roosevelt pada 1906, Woodrow Wilson pada 1920, Jimmy Carter pada 2002 dan Barack Obama pada 2009.

Pencalonan Obama – baru beberapa bulan menjabat – mendapat kritik di AS, yang berpendapat bahwa Obama tidak melakukan suatu hal penting sehingga layak atas penghargaan tersebut.

Siapa pengkritiknya? Salah satunya adalah Trump, yang mencuit pada 2013 menyerukan pencabutan penghargaan Obama.

Mantan sekretaris Nobel, Geir Lundestad, belakangan mengatakan dia menyesali pemilihan Obama. “Bahkan banyak pendukung Obama percaya bahwa hadiah itu salah,” katanya kepada kantor berita AP. “Dalam hal itu panitia tidak mencapai apa yang diharapkannya.”

Obama menyumbangkan US$ 1,4 juta dari penghargaan itu untuk amal.

Apakah pernah ada nominasi yang kontroversial?

Di antara para penerima penghargaan Nobel Perdamaian yang terkenal, seperti Martin Luther King Jr, Nelson Mandela dan Mother Teresa, terselip nama-nama kontroversial.

Adolf Hitler sempat masuk dalam nominasi Nobel itu pada tahun 1939 oleh anggota parlemen Swedia, walaupun pencalonan itu segera dicabut.

Beberapa tahun kemudian, pemimpin Soviet, Josef Stalin, dinominasikan dua kali, yaitu penghargaan untuk tahun 1945 dalam upayanya mengakhiri Perang Dunia Kedua- dan sekali lagi pada tahun 1948.

Setelah nominasi diajukan, para calon itu kemudian diseleksi oleh Komite Nobel yang beranggotakan lima orang dan ditunjuk oleh Parlemen Norwegia. Pemenang hadiah 2021 tidak akan diumumkan hingga Oktober tahun depan.
sumber: bbc

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *