ZIARAH KE MAKAM PENDIRI PO. SINABUNG JAYA

Bebere kami Wajib Batunanggar (Nanggar Stone) beserta cucu/ kempu yang tinggal di Bagan Batu Riau telah memenuhi permintaan kami untuk ziarah tabur bunga hari ini Sabtu 05 September 2020 ke makam orang tua kami Reti Sembiring Gurukinayan (pa Kueteh) / ibunda Releng bru Sitepu dan juga adik kandung orang tua kami Rekat Sembiring Gurukinayan (pa Nimpan) / Goto bru Sitepu, adalah pendiri dan pemilik PO. SINABUNG JAYA yang berdiri sejak tanggal 01 April 1961 di Berastagi Kabupaten Karo Sumut.

Makam orang tua kami terletak di tengah ladang Tambak Rahu sekitar 250 meter dari pancuran / tapin Lau Pirik tempat pemandian umum di desa Gurukinayan Kecamatan Payung Kabupaten Karo Sumut.

Desa Gurukinayan telah ditinggal pergi oleh warganya sejak erupsi gunung Sinabung pada pada hari Minggu dini hari tanggal 15 September 2013 yang tiada henti atau hanya beberapa hari setelah menjalankan tradisi keluarga sejak puluhan tahun yang lalu.
Tradisi yang dijalankan oleh orang tua kami asal ada armada yang masuk ke PO. SINABUNG JAYA maka dilakukan ziarah ke makam kakek kami di desa Berastepu asal desa kedua ibu kami Releng bru Sitepu (nande Kueteh) dan Goto bru Sitepu (nande Nimpan), sedangkan kakek kami dari ayah tidak pernah dilakukan karena makamnya di TPU umum sudah tidak berbekas lagi.

Kalau dulu kunjungan ke desa Gurukinayan dilakukan ayah beserta kekuarga hanya untuk temu kangen dengan keluarga, maka setelah ayah kami yang meninggal tanggal 20 September 1964 dalam usia 59 tahun, maka tradisi ini kami lanjutkan sekalian untuk ziarah ke makam orang tua kami.

Pada hari Selasa tanggal 10 September 2013 kami mengadakan ziarah ke makam orang tua kami dan menginap satu malam di desa Gurukinyan karena bus no. 150 & 200 yang dikirim dari Jakarta akan bergabung dengan PO. SINABUNG JAYA, dan baru keesokan harinya pada sore hari Rabu 11 September 2013 kami kembali ke Medan.
Kemudian setelah 3 hari meninggalkan desa Gurukinayan dan desa Sukameriah, terjadilah musibah yang membuat semua seperti membalikkan tangan karena pada dini hari jam 04.30 wib Minggu 15 September 2013 terjadi erupsi gunung Sinabung yang tiada henti walaupun ada jeda beberapa bulan tahun 2019 sampai bulan Agustus 2020 yang membuat suasana desa tersebut berubah total karena warga desa harus mengungi tanpa membawa pakaian dan sebagainya ke daerah aman yang masih dalam suasana gelap gulita agar selamat dari musibah tersebut ke desa tetangga yang dianggap masih aman.

Akibat erupsi gunung Sinabung pada bulan September 2013 ketiga desa tetangga di sebelah timur dari desa Gurukinayan yaitu desa Sukameriah, Bakerah dan Simacem telah habis ditutupi lahar dingin dan hilang dari peta desa Kabupaten Karo, sedangkan desa Gurukinyan hanya sebagian di sebelah timur.

Adapun maksud ziarah yang sudah merupakan tradisi keluarga tersebut di atas dikarenakan pada bulan September 2020 inibsecara bertahap bus SINABUNG JAYA No. 200 akan dipindahkan daerah operasinya ke Bagan Batu Riau untuk melayani trayek AKAP “BOLTREM-BAGAN BATU-MEDAN PP”, dimana penanggung jawabnya adalah keponakan kami Wajib Batunanggar (Nanggar Stone) yang juga berasal dari desa Gurukinayan.

Apabila semuanya berjalan dengan lancar dan sesuai rencana, maka akan disusul ke daerah ini bus SINABUNG JAYA No. 150 dan No.100, yang sekaligus untuk mendukung operasional Big Bus SINABUNG JAYA yang akan melayani trayek AKAP ” PANGKALAN BRANDAN-STABAT-BINJAI-MEDAN-RANTAU PRAPAT-BAGAN BATU-PEKANBARU-TELUK KUANTAN-SIMPANG KAMPAR”.

Khusus untuk big bus SINABUNG JAYA No. 10 dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan hal yang sama, tapi karena bus nya terlalu besar dan karena kondisi jalan yang sempit maka bus tersebut hanya akan sampai dan parkir di desa Kecamatan Simpang Empat, sedangkan keluarga akan melanjutkan perjalanan ke desa Gurukinayan dengan menggunakan minibus L300 angkutan Pedesaan PO. SINABUNG JAYA yang melayani trayek “KABANJAHE-PAYUNG PP”.

Semoga semua berjalan sesuai rencana, terima kasih salam SINABUNG JAYA & TANEH KARO SIMALEM

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *