JALAN TOL MEDAN-BERASTAGI

DPRDSU Terus “Gedor” Pemerintah Segera Bangun Jalan Tol Medan-Berastagi

Ketua Komisi D DPRD Sumut yang membidangi pembangunan H Anwar Sani Tarigan mendukung sepenuhnya rencana membangun jalur alternatif Berastagi – Medan via Desa Jaranguda -Dusun Laugedang – Sibolangit – Sukamakmur – Tuntungan – Medan, dan akan terus ‘menggedor’ pemerintah pusat agar kemacetan jalan Medan – Berastagi dapat diatasi.

“Kita sangat mendukung rencana membuka jalur alternatif itu dan kami di Komisi D DPRD Sumut sudah menjadualkan bersama Bupati Karo, Bupati Deliserdang, Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut maupun BBPJN (Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional) II melakukan peninjauan lokasi pada awal Februari,” ujar Anwar Sani kepada wartawan, Selasa (21/1) melalui telepon di Medan.

Menurut Anwar Sani, lembaga legislatif di Sumut akan tetap komit mendukung segala bentuk pembangunan yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat banyak, karena jalan Medan – Berastagi sudah tidak layak lagi dijadikan satu-satunya jalan menuju Berastagi maupun Medan, karena tidak mampu lagi menampung arus kendaraan yang melintas.

Karenanya, tandas Anwar Sani, dibutuhkan jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan tersebut. Dalam hal ini Bupati Karo telah menemukannya dan sudah menyampaikannya kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk segera dibangun, agar masyarakat tidak lagi merasa resah dan was-was melintasi jalan Medan-Berastagi yang sangat rawan macet.

Namun demikian, politisi PDI Perjuangan ini berjanji akan terus “menggedor” pemerintah pusat untuk secepatnya merealisasikan pembangunan jalan tol Medan-Berastagi, walaupun saat ini Komisi D tengah fokus merealisasikan pembangunan jalur alternatif Medan – Berastagi.

“Kami tidak akan berhenti memperjuangkan usulan Bupati Karo, ICK dan tokoh-tokoh pemerhati infrastruktur jalan di Sumut seperti Pemred Harian SIB GM Immanuel Panggabean BBA dan mantan anggota DPD RI Parlindungan Purba yang diketahu sebagai penggagas pembangunan jalan tol Medan – Berastagi. Komisi D akan terus berusaha agar ide maupun gagasan mereka dapat segera terealisasi,” tambah Anwar.

Memang diakui anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, untuk merealisasikan jalan tol ini membutuhkan waktu lama, karena anggarannya cukup besar, sehingga sedang dikaji kelayakannya oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat). “Tapi kita tidak pernah menyerah untuk memperjuangkannya,” ujarnya.

Sumber : Realitas

fb Berita KARO News

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *