MALAIKAT ISRAFIL DITUGASKAN TIUP ‘TEROMPET’ SANGKAKALA

Saat menjelang kiamat nanti, Malaikat Israfil ditugaskan untuk meniup Sangkakala. Apa sangkakala itu, ya anggap saja mirip terompet yang bisa ditiup.

Entah dari mana awal mulanya, akhir-akhir ini beberapa daerah di Indonesia mulai banyak yang melarang untuk tiup terompet di malam tahun baru. Kenapa saat tahun baru saja pelarangannya? Kenapa gak sejak lama jika alasannya itu bertentangan dengan agama ?

Jika dikaitkan dengan dalil “Wa man tasyabbaha biqaumin fahuwa minhum” artinya : “dan barangsiapa yang berusaha sekuat tenaga menyerupai suatu kaum maka ia termasuk diantara mereka.” Maka sangat tak relevan dan terkesan memaksakan.

Sudahlah, jika tidak bisa membantu ekonomi rakyat kecil maka setidaknya jangan suka ganggu dan coba untuk menghilangkan mata pencaharian yang halal mereka rakyat kecil.

Jangan dzolimi mereka dengan dalih apapun, apalagi dengan dalih agama. Bangsa ini sudah muak dengan kedok agama yang hanya dijadikan alat kepentingan sekelompok orang. Ada yang menipu dengan berkedok investasi rumah syariah, ada yang menipu dengan kedok investasi syariah kebun kurma dll.

Tolong hentikan sudah pembodohan soal larangan tiup terompet yang dikaitkan dengan agama. Agama tidak pernah mengajarkan kedzoliman. Mereka rakyat kecil bukan pengemis yang meminta-minta kepada pemimpinnya.

Semoga pemkab Bogor dan daerah lain yang masih suka menerapkan aturan sampah bisa memahami hal ini. Masih banyak hal penting yang seharusnya bisa dilakukan selain hanya urusan pelarangan tiup terompet ditahun baru.

Kalau tiup terompet dilarang, trus bagaimana nasib Malaikat Israfil yang mendapat tugas untuk meniup ‘terompet’ sangkakala dihari Kiamat nanti?

Yusuf Muhammad & fb

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *