CURHATAN PEDAGANG KERAK TELOR KEPADA AHOK

Xhardy-Usai mengunjungi dan menjajal moda transportasi massal MRT, Ahok berkunjung ke Lapangan Banteng untuk melihat hasil revitalisasi di sana. Menurutnya konsepnya bagus dan hasilnya juga bagus.

Di sana dia bertemu dengan seorang pedagang kerak telor. Hal itu diketahui dari vlog berjudul “Pertama Kali ke Lapangan Banteng” yang diunggah di akun Youtube nya “Panggil Saya BTP”. Dari percakapan tersebut, terselip sebuah keluhan yang dilontarkan pedagang tersebut.

Dalam vlog tersebut, pedagang kerak telor itu mengaku sudah berjualan di luar area Taman Lapangan Banteng sejak 1977. Namun, sekarang dia dan para pedagang tidak difasilitasi tempat berjualan dan sering ditertibkan Satpol PP. “Dari tahun 1977, saya sudah di sini, zaman terminal, makanya namanya Kerak Telor Lapangan Banteng. Saya sudah dari kecil di sini, (tapi sekarang) berapa kali diangkut, enggak dikasih tempat sampai sekarang,” kata pedagang itu curhat ke Ahok.

Selain itu, pedagang tersebut mengaku tidak lagi diizinkan berjualan di Balai Kota DKI Jakarta. Padahal, saat Ahok masih menjabat sebagai gubernur, dia mengaku boleh berjualan di sana tiap Sabtu dan Minggu. “Zamannya Bapak, saya bisa dagang di Balai Kota, kerak telor, dagang saya. Sekarang udah enggak bisa dagang lagi. Setiap Sabtu-Minggu saya dagang (saat era Ahok),” katanya.

Soal Balai Kota, semua juga sudah tahu kalau sejak Anies menjabat, tempat tersebut adalah tempat tertutup yang membuat warga tidak lagi bisa ke sana untuk mengadukan masalahnya. Sebuah indikasi nyata kalau Aniea tidak punya kemampuan untuk mengatasi masalah sehingga lebih baik menghindar atau mempermalukan diri sendiri. Jadi apa pun yang ada kaitan dengan Balai Kota, kontras sekali dibandingkan zaman Ahok menjabat.

Menurut Ahok, para pedagang seharusnya difasilitasi tempat untuk berjualan di Taman Lapangan Banteng. Setiap tempat wisata di luar negeri, kata Ahok, selalu menyediakan tempat untuk berjualan. “Harusnya kan boleh. Maksudnya diatur gitu loh,” kata Ahok.

Ahok pun menyarankan pedagang tersebut untuk mengajukan surat permohonan agar Pemprov DKI menyediakan tempat berdagang di Taman Lapangan Banteng. “Bikin aja ramai-ramai bikin surat supaya sediain beberapa tempat titik. Saya di luar negeri pun, tempat wisata gitu, pasti ada titik untuk orang dagang, harus ada titiknya, tapi enggak boleh banyak, udah ditentuin-tentuin,” katanya.

Tapi, apakah mungkin? Mengingat gubernur yang sekarang sangat tidak bisa diandalkan. Sekarang saja sedang ke luar negeri untuk ikuti acara entah apa itu. Datang ke Balai Kota saja sudah tidak diperbolehkan. Mengadukan masalah pun rasanya tidak akan ditindaklanjuti. Hanya bikin capek tenaga dan buang-buang waktu.

Dalam vlog tersebut, pedagang tersebut juga memberikan kerak telor kepada Ahok. Kerak telor itu merupakan ucapan terima kasih karena dia pernah diberangkatkan ke Maroko saat Ahok menjabat sebagai gubernur DKI.

“Mau memberi kerak telor. Waktu zamannya Pak Ahok menjadi gubernur, saya pernah diberangkatkan ke Maroko,” kata pedagang itu dalam vlog Ahok. Selain tiket gratis, pedagang itu juga mengaku mendapat uang makan Rp 1 juta per hari. Ahok awalnya tidak ingat. Pedagang itu kemudian dia berdagang di Casablanca, salah satu kota di Maroko.

“Oh waktu ada acara itu, buat acara makan ya,” kata Ahok.

Ahok kemudian memuji kemasan kerak telor yang dijual pedagang tersebut. Dia juga mempromosikan kerak telor yang dijual pedagang itu. “Kalau yang suka kerak telor, ini yang Lapangan Banteng, pesan aja nih, tinggal lihat nomor WhatsApp, Facebook, Youtube, juga Instagram,” kata Ahok.

Ahok pun tak bisa berbuat banyak karena hanyalah warga biasa. Paling hanya bisa memberikan saran yang belum tentu bisa dikerjakan gubernur yang sekarang. Paling bagus pun hanya dengan mempromosikan dagangannya. Selebihnya, pasrah saja kan?

Kemunculan Ahok ini sungguh menarik. Karena dengan begini, akan ada banyak keluhan yang terekspos yang tidak kita ketahui. Soal Ahok cari simpati atau sok jadi pemimpin pencitraan, justru ini sebagai tamparan buat gubernur sekarang. Biar orang-orang pada tahu betapa bangganya Jakarta memiliki gubernur berkualitas macam Anies.

Oh ya semoga Pak Ahok juga ke Kalijodo dan Tanah Abang. Pasti bakal seru tuh. Seru lihat reaksi Anies gimana gitu.

Bagaimana menurut Anda?
sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *