PRABOWO HALUSINASI, ROCKY GERUNG DUNGU, YANG WARAS MULAI WASWAS

Manuel Mawengkang-Prabowo halusinasi. Dia hari ini datang ke Aceh, katanya untuk mengucapkan terima kasih sambil diteriaki presiden oleh orang yang itu-itu lagi, itu-itu lagi.

Manusia ini tidak pernah menerima kekalahan. Manusia ini ditakdirkan untuk kalah. Kekalahan adalah saudara kandungnya. Di samping manusia bernama Hashim, ada saudara yang tidak nampak. Siapakah dia? Dia adalah aura kekalahan.

Prabowo dilahirkan untuk kalah. Tapi karena nasibnya yang agak beruntung, di awal-awal dia tidak pernah merasa kalah. Orang ini terus menerus ada di atas. Menjadi manusia yang benar-benar menginjak-injak orang yang ada di bawah.

Mimpinya adalah berkuasa, berkuasa dan berkuasa. Bahkan dia tidak mau diajarkan sedikitpun tentang demokrasi. Menurutnya Indonesia belum siap demokrasi. Tapi kenapa malah menunggangi demokrasi agar bisa memimpin bangsa ini?

Prabowo terus menerus berhalusinasi atas kesuksesannya. Tapi sekarang, fakta mengatakan hal yang lain. Semuanya berubah. Prabowo di akhir waktunya pasca dipecat, mulai merasakan apa itu kegagalan. Dia merasa, tapi dia tidak mau mengakui bahwa dirinya gagal.

Jokowi berkali-kali menang di atasnya. Jokowi berkali-kali mengalahkan Prabowo. Jokowi benar-benar mantap. Jokowi adalah orang yang tidak diduga-duga memenangkan pertarungan melawan orang ini.

Jokowi adalah sosok yang paling luar biasa mempertontonkan kemenangannya dengan cara yang paling rendah hati.

Jokowi adalah pemenang, yang secara nyata dimenangkan oleh rakyat. Mayoritas rakyat Indonesia memilih Jokowi. Memang ada satu dua provinsi yang memang tetap bodoh. Mereka beralasan memilih pemimpin yang bisa solat. Jelas-jelas Jokowi bisa sholat.

Kenapa malah tidak dipilih? Memangnya Prabowo pernah jadi imam sholat? Halusinasi terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif di beberapa provinsi. Lihat saja Aceh dan Sumbar. Kampungnya Fadli Zon itu.

Sedangkan Rocky Gerung tetap dungu, tidak berubah. Tetap menjadi sosok yang membodohi-bodohi orang. Padahal dia sendiri adalah sosok yang pintar bicara, seperti Anies. Tapi kalau disuruh bekerja, orang ini bakalan seperti robot. Kagok dan planga-plongo.

Naik gunung katanya, tapi ternyata kalau disuruh berkontribusi bagi bangsa ini, dia hanya bisa planga plongo seperti orang dungu. Semakin sering dia berbicara sesuatu mengenai kedunguan, orang ini semakin benar-benar menjadi dungu.

Manusia ini kabarnya tidak pernah mengakui bahwa Tuhan adalah pencipta segala sesuatu. Dia merasa otaknya sudah cukup cerdas untuk menalar Tuhan. Ya silakan saja. Itu hak manusia dungu. Tapi lucunya, orang semacam ini bisa diundang dan diteriaki pekikan takbir.

Mantap banget ini. Memang orang-orang seperti Rocky Gerung, Lieus Sungkharisma, Zeng Wei Jian, cocok di kubu mereka. Karena mereka yang paling terlihat pintar. Garis bawahi kata terlihat. Manusia ini terlihat pintar, tapi nyatanya, orang ini bodoh.

Kenapa kita bisa berkesimpulan bahwa orang ini bodoh? Karena kerjanya dia hanya mengkritik. Tidak ada semangat perbaikan di dalam dirinya. Manusia ini dungu.

Cocok lah dengan Prabowo si penyebar hoax. Penyebar hoax dan manusia dungu kalau bersama-sama, akan berkolaborasi membuat hoax yang dungu.

Orang-orang waras mulai was-was. Mereka yang ada di kubu Prabowo mulai meninggalkan dirinya satu per satu.

Prabowo pada akhirnya akan ditakdirkan sendiri. Atau berdua dengan Rocky Gerung bermesra-mesraan dalam halusinasi yang dungu.

Mungkin bertiga biar lebih seru bersama si penista kuburan, Sandiaga Uno. Yang pasti, orang-orang yang masih waras dan masih ingin berkuasa tahun 2024, mulai menyingkir dan mencari aman.

Orang-orang yang ingin berkuasa di tahun 2024, mulai meninggalkan Prabowo yang sudah hampir mustahil masuk bursa pilpres lagi. Sudah tiga kali gagal. Harga diri sudah tenggelam nyelam dan tidak nampak bahkan dari rawa-rawa sekalipun.

Benar-benar kalau Prabowo maju lagi di pilpres 2024, dia benar-benar akan mempertontonkan bahwa dirinya adalah The True Loser.

Di sinilah kita melihat bagaimana kawan politiknya dulu, mulai kabur. Mereka was-was melihat Prabowo dan Sandiaga si penista kubur itu berhalusinasi.

Mereka bahkan mulai menjilat-jilat banteng. Mereka mulai menjilat Jokowi. Banyak dari antara mereka yang berubah dan terlihat menjilat.

Benar-benar luar biasa. Jadi mau bagaimana? Kita biarkan saja nih Prabowo Sandi dan Rocky Gerung masuk kolam lumpur ber-IQ 3?

Begitulah dungu-dungu.
#JokowiMenang

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *