PRABOWO SEPERTINYA STRESS KARENA TAKUT KALAH, SAMPAI MEJA HARUS JADI KORBAN KEMARAHANNYA!!

Juandi Manullang-Prabowo semakin menjadi-jadi saja. Amarahnya tidak dapat ditahan. Prabowo sudah sangat gerah dengan kampanye ini. Ia sepertinya sangat marah karena hasil survei tidak menunjukkan keunggulannya.

Oleh karena itu, amarah Prabowo semakin kuat. Beliau sudah tak mampu lagi untuk senyum dan tenang hidupnya. Wah, bahaya nih kalau begini pemimpin yang memimpin kita teman-teman sekalian??.

Apakah kita biarkan Prabowo begini memimpin kita??. Waduh, bahaya nih Prabowo. Sudah rakyat rapatkan barisan agar Jokowi-Ma’ruf menang. Ayolah kita menangkan Jokowi-Ma’ruf. Kalau Prabowo-Sandi menang nanti kita dimarahi. Yang miskin dimarahi pula nanti, yang nganggur juga dan lainnya. Gawat dong!!.

Cobalah kita bayangkan bersama bagaimana Prabowo mukul-mukul meja. Mau gimana pemimpin seperti itu?. Coba kita jawab teman-teman sekalian. Coba kalau anda dipukul Prabowo, apa yang anda lakukan??. Apakah anda terima itu??.

Dikutip dari detik.com, selengkapnya bahwa Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjelaskan soal peristiwa saat sang capres memukul-mukul podium ketika kampanye di Yogyakarta. BPN mengatakan aksi tersebut terjadi lantaran Prabowo sangat berapi-api dan bersemangat saat berpidato.

“Memang kemarin beliau sangat berapi-api dan sangat bersemangat,” ujar Wakil Ketua Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandiaga, Hidayat Nur Wahid, di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Hidayat pun menyayangkan karena hanya momen Prabowo tengah berapi-api yang disoroti banyak pihak. Padahal, menurutnya, saat itu Ketum Partai Gerindra tersebut juga banyak melontarkan guyonan ke massa yang datang.

“Banyak guyonannya juga. Kan yang diambil cuma berapi-apinya. Sementara beliau guyonan, beliau menyapa dengan sangat ramah, beliau menenteramkam massa untuk tidak anarkis, untuk tidak melakukan tindakan menyebar hoax kok nggak dijadikan bagian penting. Itu hanya satu dari sekian banyak segmen ketika beliau berpidato,” tutur Wakil Ketua MPR itu.

Wajar dong kalau kemudian beliau tegas dan kencang untuk menyuarakan keprihatinan beliau terhadap kondisi Indonesia yang menurut beliau sudah harus diselamatkan. Kalau kemudian kondisi yang sangat memprihatinkan ini kemudian beliau menyampaikan dengan ‘nyuwun ngapunten nggih kulo badhe matur’ ya nggak kena, dong. Ya beliau sampaikan pasti dengan tegas dan keras. Orasi ya begitu. Orator ya begitu,” kata Hidayat.

Politikus PKS itu juga menilai apa yang dilakukan Prabowo masih dalam taraf proporsional, mengingat pidato dengan berapi-api tidak dilakukan Prabowo dari awal hingga akhir.

“Yang beliau lakukan kemarin dalam tanda kutip masih dalam koridor proporsional. Karena sekali lagi bukan hanya sepanjang pidato dari awal sampai akhir menghadirkan kekerasan atau mendukung kekerasan atau menghadirkan sesuatu yang kemudian menghadirkan ketidaknyamanan,” ujar Hidayat.

Adapun peristiwa Prabowo memukul-mukul meja itu terjadi saat dia berkampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8/4). Prabowo tampak berapi-api ketika berorasi membicarakan kondisi bangsa di hadapan massa pendukungnya.

“Kau tidak boleh mengabdi pada segelintir orang, apalagi kau membela antek-antek asing!” lanjut Prabowo yang terlihat makin berapi-api, sambil berjalan mundur ke arah mimbar pidatonya di atas panggung.

“Apalagi kau bela-bela antek asing!” ulang Prabowo, yang kali ini sambil menggebrak mimbar berkali-kali memakai tangan kanannya, diiringi riuh teriakkan ‘Prabowo.. Prabowo…’ dari massa pendukungnya.

Bagi saya, Prabowo ini suka sekali menyindir. Dia bak raja yang tak mengerti apa-apa. Asal ngomong saja. Ngawur melulu. Apa yang dikatakannya bocor, tak mampu dijelaskan bocor gimana.

Kan ini asal-asalan. Udah gitu, marah-marah gak jelas. Meja dipukul. Kasihan mejanya. Gimana kalau Prabowo memimpin dan berpidato memukul meja podium.

Wah gawat nih negara kita. Sudahlah, teman-teman ayo bersatu dukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Pak Jokowi lebih jelas dari Prabowo. Ayolah ajak saudara-saudara, sesama, keluarga dan semua rekan yang ada datang ke TPS dukung 01 dan mencoblos mereka. Maukah kita kan teman kura-kura??.

Kita lelah dengan gaya kampanye Prabowo yang suka marah-marah. Kita takut dimarahi terus dan dibentak-bentak. Rakyat mau dimarahi?. Rakyat mau dibentak?. Kan tidak!!. Sudah ayo kita 01 Indonesia Maju, Jokowi-Ma’ruf saja.

Kita butuh Pak Jokowi-Ma’ruf untuk saat ini. Itu lebih berkelas dan tak mau melampiaskan amarah dan kesalnya karena hasil survei dengan mukul meja. Pak Jokowi santai, kerja, optimis dan program bagus. Beda kayak kubu sebelah. Iyakan??.

Salam Seword!!

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *