BERITA DUKA CITA KELUARGA PO. SINABUNG JAYA.

Keluarga Besar PO. SINABUNG JAYA kembali berduka atas meninggalnya abang kami tercinta :

RUMAH PUDUNG SEMBIRING GURUKINAYAN (BAPA MELDA) “GRUP BUS SINABUNG SIMALEM, SINABUNG JAYA 10,150 & 160”
dalam usia 70 tahun (28 Nopember 1949) tadi pagi Minggu 27 Januari 2019 jam 08.30 di RS ADAM MALIK MEDAN.

Acara adat Batak Karo dan liturgi GBKP akan diberitahukan kemudian setelah diadakan dalam pertemuan keluarga / RUNGGU yang zahakan di laksanakan pada hari ini di rumah duka Jalan Irigasi II no, 5, Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan MEDAN.
Jenazah akan dikebumikan disamping istri almarhum yang telah mendahuluinya hampir 10 tahun yang lalu.

Kami atas nama Direksi dan Karyawan PO SINABUNG JAYA & JAYA PERSADA MOTOR MEDAN dengan ini mengucapkan berdukacita sedalam- dalamnya atas berpulangnya abang kami tercinta ini, khususnya anak kami tercinta MELDA BRU SEMBIRING GURUKINAYAN (anak semata wayang) tabah menghadapinya dan tetap berserah kepada ALLAH BAPA di Surga. Amin.

Foto : Rumah Pudung Sembiring Gurukinayan yang mengenakan topi putih Selasa 15 Mei 2007, dan adik kami tercinta Eriwan Sembiring Gurukinayan (BAPA Andy) “GRUP KEMILAU SENJA, SINABUNG JAYA 110 & 140” yang mengenakan topi hitam yang juga sudah mendahuluinya dalam usia 63 tahun pada hari Rabu tanggal 3 Mei 2017 jam 04.30 di rumah duka Jalan Bunga Mawar II No. 4, Kel. Titi Rantai, Medan Baru, Padang Bulan MEDAN.
Sebelumnya adikanda tercinta juga lebih dulu mendahuluinya yaitu RESMOND JAYA SEMBIRING GURUKINAYAN (pakai kacamata) “GRUP SEPENGODAK SEPENGOLE, SINABUNG JAYA NO, 120 & 130) pada hari Selasa tanggal 23 Agustus 2016 jam 14.10 di RS THAMRIN Medan dalam usia 60 tahun

Foto diabadikan pada hari Selasa 15 Mei 2007 di Serdang Jaya Simpang Kuala Medan tersebut di atas pada waktu dibentuk STASIUN PEMBANTU TANDINGAN yang hanya berjarak 100 meter dengan STASIUN PEMBANTU BUS SINABUNG JAYA yang manajemennya di kelola oleh FEBRIAN JAYA SEMBIRING GURUKINAYAN (anak sulung abangda ARNEM SEMBIRING GURUKINAYAN) karena perselisihan antar keluarga mengenai MASALAH KEPEMILIKAN MEREK SINABUNG JAYA, yang berujung terjadinya gesekan antar “PETUGAS LAPANGAN” petugas lapangan kedua belah pihak yang mengakibatkan terjadinya jatuhnya korban dengan luka ringan dikepala dan pada saat itu juga dilakukan dengan segera dilakukan mediasi perdamaikan antar kedua belah pihak dan akhirnya selesai dengan baik.
Akan tetapi akibat kejadian tersebut manajemen PO, SINABUNG JAYA dapat kami kelola dengan sepenuhnya walaupun sesama anggota yang bergabung dengan PO. SINABUNG JAYA masih ada pro dan kontra.
Akibat dari kejadian tersebut para petugas lapangan dari operator yang sama-sama melayani trayek “KABANJAHE – BERASTAGI – MEDAN PP” Str,Brn dan Mrn memberikan kemudahan kepada para pemilik ex. BUS SINABUNG JAYA untuk bergabung dengan “MEREKA” Malah situasi demikian salah satu DIREKSI nya memberikan BIAYA GRATIS untuk mengecat ex BUS SINABUNG JAYA menjadi warna dan merek bus nya yang sebelum kejadian operator tersebut belum pernah melayani trayek tersebut, tapi karena memiliki dana yang cukup apa yang tidak bisa dilakukan ?.
Disamping itu, akibat kejadian tersebut di atas para profolator menyebarluaskan lah isue bahwa di stasiun pembantu BUS SINABUNG JAYA di Serdang Jaya telah terjadi pertumpahan darah yang merengut nyawa korban antar kedua belah pihak, sehingga para pengguna BUS SINABUNG JAYA pun enggan untuk menggunakan jasa bus ini.
Bukan hanya itu, di TERMINAL BUS KABANJAHE/ BERASTAGI pun disebarluaskan isue bahwa Bus SINABUNG JAYA tidak lagi sampai di TERMINAL PINANG BARIS MEDAN. walaupun sudah kami antisipasi dengan menempelkan Sticker PINANG BARIS di kaca depan setiap bus dengan warna kuning agar para calon penumpang bisa dengan jelas membacanya.
Semua upaya itu tidak memberikan hasil yang maksimal, karena akhirnya anggota yang masih setia bergabung dengan kami satu persatu hijrah dn bergabung denga ke-3 operator tersebut di atas, dalam hal ini kami dapat memakluminya.
Sejak saat itu beberapa bulan kemudian akhirnya bus milik direksi saja yang bertahan dan itupun tidak lama, akhirnya BUS SINABUNG JAYA menghentikan pelayanannya di jalur trayek tersebut.
Puji Tuhan. akhirnya putusan MA pada tahun 2003 MENOLAK KASASI TERGUGAT sehingga MEREK SINABUNG JAYA kembali ke pendirinya orang tua kami tercinta alm RETI SEMBIRING GURUKINAYAN (PA KUETEH)/ almh RELENG BRU SITEPU (ND. KUETEH) yang mendirikan perusahaan tersebut beserta adik kandungnya alm. REKAT SEMBIRING GURUKINAYAN (PA NIMPAN/ almh GOTO BRU SITEPU (ND.NIMPAN) beserta anak sulungnya KUETEH SEMBIRING GURUKINAYAN (PA BAS) dan keponakannya TABAS SURBAKTI (PA BINI).
Orang tua kami alm. REKAT SEMBIRING GURUKINAYAN (PA NIMPAN/ almh GOTO BRU SITEPU (ND.NIMPAN) adalah orang tua dari abangnda alm.RUMAH PUDUNG SEMBIRING GURUKINAYAN (BAPA MELDA).

Selamat jalan abangnda RUMAH PUDUNG SEMBIRING GURUKINAYAN (BAPA MELDA), rupanya abang tidak bisa ikut menyaksikan LUNCHING (peluncuran) BUS AC SINABUNG JAYA yang kalau TUHAN YESUS mengijinkan akan dilakukan pada bulan MARET 2019 yang akan datang, padahal abang sering menanyakan hal ini via telepon termasuk pertemuan kita terakhir pada hari Minggu 30 Desember 2018 di rumah abang, sebelum saya berangkat ke Airpot Kuala Namu untuk selanjutnya kembali lagi ke Jakarta, semoga cita-cita kita ini diberkati Tuhan Yesus, amin.

Dengan kepergian abang BAPA MELDA, yang didahului adik kita Eriwan Sembiring Gurukinayan dan juga Resmond Jaya Sembiring Gurukinayan, maka akhirnya tinggal saya sendiri SEORANG DIRI yang berupaya ntuk membangun kembali PO. SINABUNG JAYA, karena awalnya kita berempat lah selalu berdiskusi di rumah abang untuk merencanakan bagaimana agar MEREK SINABUNG JAYA kembali kepada orang tua kita dan kembali dapat melayani trayek AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) “KABANJAHE – BERASTAGI – MEDAN PP”.

Puji Tuhan, rancangan Tuhan begitu indah pada waktunya,lebih dari 6 (enam) bulan yang lalu melalui Ramli Sitepu dan MEDSOS yang memang saya geluti selama ini kita dipertemukan Tuhan dengan adikanda JOHN EFRATA SEMBIRING (Dealer MITSUBISHI SUMATERA TIGA BERLIAN MOTORS MEDAN), Samuel Sitepu (NOELTA EXSPEDITION) dan keponakan kita Fery Anthonius Barus yang sekarang bekerja di OMAN ARAB, yang akhirnya kita bersatu padu membangun kembali BUS SINABUNG JAYA dengan PEREMAJAAN TOTAL DENGAN SEMUA BUS KONDISI BARU,karena memang selama ini sudah terhenti total beroerasi sejak akhir tahun 2007 atau 12 tahun yang lalu.

Sekali lagi selamat jalan bangm kalian sudah bertemu semua disana juga impalta JIWA SITEPU dan abangda SIMBARTA SITEPU. Semoga keluarga kita tetap dalam lindungan dan berkat TUHAN yang maha pengasih.amin.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *