MENGENANG RIZIEQ SETELAH 2 TAHUN MENINGGALKAN FIRZA, PADAHAL SUDAH SP3

Bani – Tak terasa sudah 2 tahun lamanya. Habib Rizieq benar-benar singa dulunya, singa karena selalu datang bergerombol dengan massa, apapun dan kapanpun, pasti tak pernah solo karir, selalu bawa koloni.

Beliau menjadi singa, karena keganasannya, keberaniannya, konon itulah yang terdengar ditelinga para pengikutnya. Rizieq tak pernah gentar dengan kasus apapun. Rizieq selalu menjadi barisan terdepan dalam setiap suara dan nafas yang dia hembuskan, Rizieq pasti melawan! Tak bosan-bosannya melihat Rizieq membela diri, dia adalah yang paling benar sejagat Indonesia. Mari kita catat sejarah kasus dia.

Penghinaan dan pelecehan terhadap budaya Sunda karena telah memplesetkan salam Sunda “sampurasun” yang dilaporkan oleh Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat – Angkatan Muda Siliwangi Jawa Barat pada 24 November 2015 (status terlapor).

Dugaan menghina agama Kristen dalam ceramah di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur yang dilaporkan Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Student Peace Institute (SPI) ke Polda Metro Jaya pada 27 Desember 2016 (status terlapor).

Dugaan penodaan agama yang dilaporkan Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama (Rumah Pelita) ke Polda Metro Jaya pada 30 Desember 2016 (status terlapor).

Tudingan menyebut ada gambar palu arit di lembaran mata uang kertas baru yang dilaporkan Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) ke Polda Metro Jaya pada 8 Januari 2017 (status terlapor).

Ceramah tentang gambar palu arit dalam uang baru yang diunggah ke Youtube yang dilaporkan Firmansyah ke Polda Metro Jaya pada 10 Januari 2017 (status terlapor).

Sangkaan penguasaan tanah ilegal di daerah Megamendung, Cisarua, Bogor yang dilaporkan oleh warga yang berinisial “E” ke Bareskrim Polri pada 19 Januari 2016 (status terlapor).

Dugaan penodaan Pancasila yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri pada 27 Oktober 2016 (tersangka pada 30 Januari 2017, dan dinyatakan SP3).

7 Kasus yang saya masih ingat, sampai pada massanya, kasus terakhir menutup keganasan sang singa. Kasus legendaris yang memukau seluruh Indonesia Hanya dengan sticker smile dan emoticon love, dibalut tubuh beserta chat 80 juta layaknya kasus Vanessa, kasus chat berkonten pornografi yang menyeret nama Rizieq Shihab dan Firza Husein (status tersangka sejak Mei 2017). Beliau langsung pergi ke Arab Saudi nan jauh disana!

Why? Mengapa? Mengapa begitu berani, dan mengapa langsung kabur dengan kasus Firza? Kalau tak salah, harusnya berani menghadapi, kalau itu fitnah, tak elok rasanya kabur. Tapi apa daya, seperti orang yang bersalah, Rizieq pergi ke Arab sana. Persepsi jadi tak terbendung lagi, kasus Firza benar-benar membuatnya pergi dari Indonesia.

Habib Rizieq, segeralah kau pulang 🙁

Polisi padahal sudah membenarkan soal adanya surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus dugaan chat porno yang melibatkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Pertimbangannya ialah karena polisi belum berhasil menemukan sosok yang mengunduh konten chat tersebut ke internet. Sumber https://news.detik.com/berita/4070994/penjelasan-lengkap-polisi-soal-sp3-kasus-chat-porno-habib-rizieq

Alhamdulilah tho? Kuasa dari langit, karena polisi belum berhasil menemukan sosok yang mengunduh konten chat tersebut, Rizieq jadi di SP3. Selesai kasusnya. Ahok sudah bebas, Rizieq belum juga pulang. Ahok sudah salam tiga jari, Rizieq masih tak berani menginjakan kaki. Katanya bakal memenuhi Bandara, memutihkan Bandara, sehelai Rambut Rizieq jatuh, siapa yang dilawan? Ada dulu brosur seperti itu.

Siap-siaplah wahai penduduk Indonesia. Tulisan ini dimaksud bahwa, akan ada pergerakan sebentar lagi yang tentunya tak akan membuat nyaman Indonesia saat ini. Habib Rizieq pasti akan pulang. Hari dimana mau berakhirnya Pilpres, tiket pasti sudah siap. Rizieq adalah senjata terakhir. Suara Rizieq sangat diperlukan, kalau ingin membangkitkan sel-sel 7 juta yang benar-benar 7 juta, bukan 13 juta asal klaim sebagaimana sebelumnya.

Apakah kita takut? Ngakak aja yuk 😀

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *