PRABOWO KEMBALI SEBARIN HOAX DALAM DEBAT PERTAMA PILPRES 2019

Nafys – Jujur, penulis bingung melihat kelakuan Prabowo yang menyebarkan hoax lagi dan lagi. Apakah Prabowo tidak malu atau tidak tahu malu???

Masih teringat dalam benak kita bagaimana Prabowo dan sekutunya menyebarkan hoax tentang Ratna Sarumpaet secara sistematis, terstruktur dan masif melalui konfrensi pers dengan maksud menarik simpati rakyat Indonesia. Tapi akhirnya malah blunder dan merusak nama Prabowo sehingga elektablitasnya di mata intelektual menurun seperti yang diberitakan dalam situs:

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20181024104055-12-340964/lsi-hoaks-ratna-gerus-suara-kaum-terpelajar-untuk-prabowo

https://m.detik.com/news/berita/4269648/pasca-hoax-ratna-lsi-kaum-terpelajar-ke-jokowi-naik-prabowo-turun

Dalam acara pidato kebangsaan beberapa hari lalu, Prabowo juga menyebarkan berita hoax dan “menakuti” rakyat Indonesia.

Prabowo mengatakan militer Indonesia tidak kuat???

Padahal faktanya militer Indonesia menempati posisi 15 di ranking militer terkuat di dunia, tekuat di Asia Tenggara, setingkat di atas Israel seperti yang diberitakan dalam situs:

https://internasional.kompas.com/read/2018/06/08/15444031/survei-militer-indonesia-terkuat-ke-15-di-dunia

manado.tribunnews.com/2018/06/09/militer-indonesia-jadi-urutan-15-dunia-terkuat-di-asia-tenggara-dan-setingkat-di-atas-israel

Aneh tapi nyata, Prabowo yang pernah di militer tetapi malah merendahkan kemampuan militer Indonesia…!

Prabowo juga mengatakan bahwa cadangan beras nasional di Indonesia hanya bertahan selama 3 minggu. Faktanya Bulog sudah mengatakan stok beras nasional 1,3 juta ton aman sampai 6 bulan seperti yang dimuat dalam situs https://bisnis.tempo.co/read/1092224/bulog-klaim-stok-beras-nasional-13-juta-ton-aman-hingga-6-bulan

Kenapa Prabowo “hobi” menakuti rakyat Indonesia???

Prabowo juga mengatakan bahwa bangsa harus pintar, emas harus dikuasai…

Bukannya Prabowo sendiri yang mengatakan saat kisruh Freeport bahwa pemerintah Indonesia harus menghormati Amerika seperti yang dilansir dalam situs https://www.suara.com/bisnis/2017/02/26/160302/soal-kisruh-freeport-prabowo-minta-pemerintah-hormati-as

Bahkan Presiden Jokowi berhasil mengambil alih mayoritas saham di Freeport yang selama ini dikuasai oleh Amerika sejak kepemimpinan mertua Prabowo yaitu Soeharto!

Prabowo juga mengatakan Indonesia jangan terus menambah utang???

Faktanya Indonesia mulai berutang untuk membayar utang sejak tahun 2012 di masa pemerintahan SBY, teman koalisi Prabowo saat ini seperti yang dimuat dalam situs https://www.cnbcindonesia.com/market/20180315132051-17-7348/sejak-kapan-ri-mulai-berutang-untuk-bayar-utang-lagi

Prabowo mengatakan akan meningkatkan taraf hidup atlit???

Telat…!!!

Presiden Jokowi sudah duluan meningkatkan kesejahteraan atlit dengan menjadikan mereka PNS dan memberikan tunjangan, bonus secara cepat tidak pakai lama seperti pemerintahan sebelumnya!!!

Prabowo juga ingin mencari simpati para ojek online yang pernah dihina oleh Prabowo sebelumnya seperti yang terlihat dalam situs:

https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/d-4314448/ratusan-ojek-online-di-malang-tuntut-prabowo-minta-maaf

https://regional.kompas.com/read/2018/11/27/10475481/merasa-terhina-ratusan-ojek-online-madiun-demo-tuntut-prabowo-minta-maaf

Prabowo mengatakan harga barang tidak terkendali dan tidak terjangkau???

Pakar ekonomi UI Faisal Basri malah mengatakan harga barang stabil…

Prabowo katanya siap menerima kritik, tapi faktanya Prabowo malah bertanya kamu dari TV mana???

Di akhir pidato kebangsaan, Prabowo katanya ingin menguatkan karakter dan kepribadian bangsa, faktanga pendukung Prabowo di Solo tidak membawa bendera merah putih, malah membawa bendera teroris Hizbut Tahrir. Jadi, dimana karakter dan kepribadian bangsanya???

Bagi yang ingin melihat “kebohongan” yang dikatakan oleh Prabowo dalam pidato kebangsaannya, silahkan klik di https://www.facebook.com/ustadabujanda/videos/363581554226332/

Dan semalam, Prabowo kembali menyebarkan hoax tentang Kades yang katanya ditangkap karena mendukung Prabowo-Sandiaga Uno???

Penulis lalu penasaran siapa sih yang dimaksud oleh Prabowo tersebut???

Penulis lalu menemukan berita tentang seorang Kades pendukung Prabowo-Sandiaga Uno yang divonis bersalah!!!

Kades tersebut bernama Suhartono seorang Kades Sampangagung, Kutorejo, Mojokerto. Suhartono ditetapkan sebagai tersangka kasus pidana Pemilu oleh penyidik Sentra Gakkumdu Kabupaten Mojokerto. Tindakan yang dilakukan tersangka dinilai menguntungkan salah satu calon di Pilpres 2019.

Memang benar Kades tersebut pendukung Prabowo-Sandiaga Uno, TAPI…

Kades tersebut divonis bersalah BUKAN karena dia mendukung Prabowo-Sandiaga Uno, tetapi karena menyalahi aturan!!!

Berdasarkan Pasal 1 angka 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa disebutkan, Kepala desa dibantu perangkat desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa.

Sementara pada Pasal 1 Angka 3 huruf B UU Desa disebutkan: kepala desa dilarang membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, pihak lain, dan/atau golongan tertentu.

Jadi jelas ya jika tersebut dihukum bukan karena dia mendukung Prabowo-Sandiaga Uno seperti kata Prabowo, melainkan karena Kades tersebut melanggar aturan!

Berdasarkan video yang disita penyidik Sentra Gakkumdu Mojokerto sebagai bukti dalam persidangan, tindak pidana Pemilu yang dilakukan Suhartono nampak dilakukan secara terang-terangan. Fakta di persidangan menyebutkan terdakwa dibantu istrinya menggalang massa ibu-ibu untuk menyambut Sandiaga Uno di Jalan Desa Sampangagung.

Di dalam persidangan terungkap jumlah massa yang dikerahkan Suhartono, mencapai 200 orang. Dia menghabiskan Rp 20 juta untuk menggelar acara penyambutan Sandiaga. Uang itu salah satunya dibagikan ke ibu-ibu yang datang dengan nilai Rp 20 ribu, Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per orang. Sumber

Dan Suhartono sendiri sudah mengakui menghabiskan Rp 20 juta untuk menggelar acara penyambutan Sandiaga. Uang itu salah satunya dibagikan ke ibu-ibu yang datang dengan nilai Rp 20 ribu, Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per orang.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Suhartono bersalah, terbukti melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan tindakan yang menguntungkan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye dan dijerat dengan Pasal 490 juncto Pasal 282 UU Pemilu 7/2017.

Pasal 490 berbunyi sebagai berikut:

Setiap kepala desa atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu dalam masa Kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

Pasal 282 berbunyi sebagai berikut:

Pejabat negara, pejabat struktural, dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri, serta kepala desa dilarang membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu selama masaKampanye.

Jadi jelas jika Prabowo kembali menyebarkan hoax tentang Kades yang katanya diproses hukum karena mendukungnya, padahal faktanya Kades tersebut dihukum karena menyelewengkan wewenangnya sebagai aparat desa seperti yang dimuat dalam situs https://www.suara.com/news/2019/01/17/210030/cek-fakta-benarkah-kades-di-jatim-dipenjara-karena-dukung-prabowo

Informasi bahwa Kades tersebut dihukum karena menyalahi wewenangnya juga dimuat dalam situs https://m.detik.com/news/berita/4389534/prabowo-anggap-ada-kades-ditangkap-karena-dukung-02-ini-faktanya

Pertannya…

Sampai kapan Prabowo terus menyebarkan hoax dan “menakuti” rakyat Indonesia???

Daripada milih Capres yang “hobi” sebarin hoax dan “menakuti” rakyat, mending milih Capres yang optimis yang sudah kerja kerja kerja untuk rakyat Indonesia #JokowiLagi

Wassalam,

Nafys

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *