SUDAH SEBULAN PUTUSAN MA BUNI BELUM MASUK BUI, EKSIS TERUS JADI BUZZER PRABOSAN

Ronindo-Ada kekuatan apa si Buni Yani yang dengan saktinya masih melenggang bebas dan belum menjalani hukumannya di bui?. Sudah sebulan lebih putusan MA yang menolak kasasinya dan menetapkan Buni Yani harus menjalani hukumannya. Eh si Buni Yani masih bisa ke sana kemari dan eksis di medsos sebagai buzzer militan mengampanyekan Prabowo dan Sandi.

Dengan posisi dan status yang masih bebas membuat Buni terus berkarya untuk dinikmati dan disebarkan penggemarnya. Di media sosialnya hampir tiap jam, Buni Yani tanpa henti terus mengupdate, menulis dan menyebarkan hoax dan serta framing politiknya sesuai dengan penugasan dari timses Prabosan.

Cek sendiri saja di status Facebooknya, banyak isu terbaru yang dilempar Buni dan dengan leluasa dia pamer aksi-aksi dirinya baik terkait gerakan 212 dan juga terlibat aktif memframing Pak Jokowi yang ditudingnya mendiamkan aksi penyiksaan Uighur, dan masih banyak lagi! Seharusnya Polri atau Cybercrime bisa menjeratnya lagi karena postingannya sangat parah. Memang kelakukan si manusia Buni ini tak akan berubah.

Sang terpidana Buni Yani di akhir November lalu menegaskan dirinya masih menjadi bagian dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo dan Sandiaga. Jabatan Buni Yani di Tim sukses (timses) sebagai anggota Direktorat Komunikasi dan Media.

Pantas, Buni Yani mengatakan, hubungannya dengan BPN mesra terus dan komunikasi pun selalu terjalin dengan baik. “Setiap hari saya ikut rapat bersama karena saya ada di direktorat media jadi harus mengupdate isu setiap hari,” tandas Buni Yani, seperti dilansir Liputan6.

Mengupdate isu setiap hari, itulah tugas dan tanggung jawab Buni yani di medsosnya. Intiplah medsosnya maka banyak sekali isu dan postingan yang ditulis Buni Yani. Luar biasa timses Prabowo jadi mengandalkan Buni Yani di media sosial.

Masuk penjara tak akan membuatnya kapok, tapi ya menyedihkan malah si Buni ini melecehkan hukum dan Pemerintah. Jadi tanda tanya kenapa Buni ini dibiarkan. Adakah kekuatan sakti di balik Buni sehingga dia bebas dan terhindar dari bilik penjara?

Kalau begitu Buni ini jika dibiarkan eksis, sudah mempermainkan hukum dan Pemerintah. Putusan dari MA malah tak dijalaninya. Memang bukan salah di pihak Buni tapi pihak Kejaksaan kok masih belum mengeksekusi Buni padahal putusan MA sudah sebulan lebih. Mau nunggu setahun?

Diputus 22 November lalu, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan terpidana Buni Yani. Jadi dengan putusan itu eksekusi untuk Buni Yani harusnya dilakukan secepatnya. Nyatanya tahun 2018 sudah mau lewat si Buni terus menghirup udara kebebasannya. Alangkah bahagianya si Buni dan terbantunya Gerindra dna kubu Prabosan dengan status Buni Yani yang masih bebas ini.

Gerindra dan timses Prabosan harus menjelaskan status dan posisi Buni Yani yang tetap mengklaim menjadi bagian timses mereka. Jika ini benar maka Gerindra makin kelihatan modusnya memanfaatkan si Buni Yani demi mendongkrak elektabilitas Prabowo-Sandi. Apakah belum menemukan pengganti yang cocok sehingga harus mempertahankan Buni Yani? Nggak usah berharap sama Bawaslu kalau soal ini.

Sebenarnya apa yang menjadi kendala sehingga putusan itu belum dieksekusi? Kabarnya salinan petikan itu belum diterima oleh Kejaksaan di Bandung. Begini penjelasan dari pihak MA:

“Setelah menerima salinan petikan putusan secara resmi oleh MA melalui pengadilan pengaju, maka kejaksaan dapat langsung melakukan eksekusi,” kata Abdullah di kantor MA Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Lanjut dia, untuk waktu eksekusi semuanya berdasarkan kewenangan jaksa dari Pengadilan Negeri Bandung. “Kalau dilaksanakan langsung juga bisa langsung, kalau tidak langsung juga silakan, itu karena kewenangan jaksa,” jelas Abdullah.

Kalau demikian, apakah kendalanya saat ini ada di Kejaksaan Bandung? Karena pengiriman salinan putusan itu seharusnya tidak makan waktu lama. Kan jaraknya hanya antara Jakarta dan Bandung. Penulis berharap pihak MA dan Kejaksaan Bandung harus menjelaskan masalah ini.

Dengan strategi kampanye memanfaatkan Buni Yani makaSandi tak konsisten karena dia pernah mengatakan akan menindak tegas timnya jika berkampanye negatif. Sandi malah menikmati manusia seperti Buni yang jadi bagian timsesnya. Praha kan tukang hoax dan fitnah terus dilindungi dan dipiara oleh Prabosan.

Mending #JokowiLagi

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *