TIDAK PERNAH TOBAT, PRABOWO SELALU MENAKUT-NAKUTI RAKYAT!

Nicolas Josua – Calon Presiden nomor urut 2 memang selalu bikin kontroversi di setiap pidatonya saat tampil di depan rakyat atau pendukungnya.

“Saudara-saudara!”

“Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara.”

“Gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.”

“Bung, mereka ramalkan kita ini bubar.”

“Elit kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, nggak apa-apa.”

“Bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen, nggak apa-apa.”

“Bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil ke luar negeri tidak tinggal di Indonesia, tidak apa-apa.”

“Ini yang merusak bangsa kita, saudara-saudara sekalian.”

“Semakin pintar, semakin tinggi kedudukan, semakin curang, semakin culas, semakin maling.”

“Tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita pura-pura lagi.” (tribunnews.com/2018/03/22/lengkap-inilah-isi-pidato-prabowo-subianto-soal-indonesia-bubar-tahun-2030-ada-culas-maling?page=all)

Itu merupakan salah satu pidato lengkap Prabowo Subianto yang menyatakan Indonesia akan bubar dan sudah tidak ada lagi pada tahun 2030. Video yang berisi pidato Prabowo tentang bubarnya Indonesia itu viral pada bulan Maret tahun 2018. Pastinya isi pidato tersebut membuat rakyat Indonesia cemas dan ketakutan dengan pernyataan Prabowo Subianto.

Lucunya, sumber kajian-kajian yang kata Prabowo berasal dari negara lain itu bukanlah kajian ilmiah. Namun, setelah diselidiki ternyata prediksi tersebut berasal dari sebuah novel alias hanya karya fiksi atau khayalan belaka dari seseorang. Novel tersebut judulnya adalah Ghost Fleet.

Bukannya belajar dari isi pidato sebelumnya yang sudah dikritik oleh masyarakat Indonesia. Baru-baru ini Prabowo juga menyatakan pernyataan kontroversi yang isinya hampir sama dengan pidato Prabowo yang menyebut Indonesia bubar. Kali ini Prabowo mengatakan kalau Indonesia akan punah. Prabowo mengatakan Indonesia akan punah jika dirinya dan Gerindra kalah pada Pemilu dan Pilpres tahun 2019.

“Jadi saudara, sudah dikatakan, kita merasakan getaran rakyat, kita merasakan rakyat ingin perubahan, rakyat ingin perbaikan, rakyat ingin pemerintah yang bersih dan tidak korupsi. Betul?”

“Karena itu kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah. Karena elite Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah dari rakyat Indonesia. Sudah terlalu lama elite yang berkuasa puluhan tahun, sudah terlalu lama mereka memberi arah keliru, sistem yang salah,” kata Prabowo saat menyampaikan pidato politiknya di Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin 17 Desember 2018.

Ucapan Prabowo tersebut juga menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Bagaimana tidak? Prabowo dengan lantangnya mengatakan kalau Indonesia akan punah jika dia kalah pada Pilpres tahun depan. Sontak saja Prabowo dianggap menakut-nakuti rakyat lewat pidatonya tersebut.

Salah satu orang yang dengan tegas tidak setuju dengan perkataan Prabowo adalah Sekjen Partai PSI, Raja Juli Antoni.

“Pak Prabowo enggak pernah tobat. Selalu menakut-nakuti rakyat,”

“Apa yang diharapkan kepada capres yang bisanya menebar ketakutan dan pesimistis? Apa hubungannya Prabowo-Sandi kalah, negara punah? Indonesia bahkan akan baik-baik saja. Bahkan mungkin lebih baik kalau Prabowo kalah,” kata Juli. (jawapos.com/politik/18/12/2018/raja-juli-pak-prabowo-enggak-pernah-tobat-selalu-menakuti-rakyat).

Iya juga ya, apa hubungannya jika Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno beserta Gerindra kalah dengan Indonesia punah? Saya rasa siapa pun orang yang akan menjadi presiden di Indonesia pada tahun 2019 nanti, Indonesia tidak mungkin lah punah. Pastinya presiden yang akan menjabat nantinya akan berusaha semaksimal mungkin membuat negara ini menjadi lebih baik.

Lagi pula, kenapa Prabowo malah menakuti rakyat dengan mengatakan Indonesia akan bubar dan Indonesia akan punah? Seharusnya kan seorang pemimpin atau lebih tepatnya calon pemimpin memberikan kesan optimis ke rakyat.

Jika bisa bermain positif, seharusnya Prabowo mengatakan kalau Indonesia akan baik-baik saja siapa pun pemimpinnya tahun 2019 nanti. Itu sih seharusnya ya, tapi sikap Prabowo ini mungkin saja tercipta karena dia sudah sangat lelah karena tidak pernah berhasil menjadi presiden atau wakil presiden. Prabowo selalu saja kalah oleh orang lain, entah itu SBY maupun Jokowi.

Sebenarnya Prabowo itu benar-benar ingin menjadi seseorang yang memakmurkan rakyat atau hanya ingin mendapat kekuasaan alias jabatan sebagai Presiden Indonesia?
sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *