KARMA BERBALIK ARAH, MEREKA INI CALON GANTIKAN AHOK DI PENJARA

Xhardy-Sudah pada heboh Ahok akan bebas murni pada tanggal 24 Januari 2019 nanti. Tapi jangan lupakan beberapa orang yang akan mengisi kekosongan setelah Ahok bebas. Mereka ini sedang menunggu nasib dihukum entah berapa lama. Karma berbalik arah menyerang mereka. Kenapa? Kita lihat saja deh.

Yang pertama adalah Buni Yani. Ini adalah orang pertama yang harus bertanggung jawab atas apa yang sudah menimpa Ahok dan munculnya aksi konyol tiga angka yang sekarang sudah berbau politik.

Buni Yani adalah tokoh utama yang membuat Ahok dijebloskan ke penjara berkat video yang diunggahnya. Akhirnya dia terjerat pidana setelah memotong dan mengunggah video pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang aslinya berdurasi 1 jam 48 menit menjadi hanya sekitar 30 detik kalau tidak salah. Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan hukuman penjara 1,5 tahun atau 18 bulan kepada Buni Yani. Buni Yani sempat berusaha untuk mengelak dengan mengajukan kasasi tapi akhirnya tetap ditolak MA. Buni Yani harus tetap jalani 1,5 tahun penjara.

Yang kedua adalah Zumi Zola, sang mantan gubernur Jambi yanh tampan itu. Dia juga diketahui pernah ikut aksi di Jambi pada 2 Desember dua tahun lalu bersama ratusan massa yang tak terima dengan ucapan Ahok. Bisa dibilang, dia bela agama. Tak masalah sih. Tapi beberapa bulan kemudian dia diciduk KPK karena kasus gratifikasi dan suap. Dia divonis 6 tahun penjara dengan 5 tahun pencabutan hak politik setelah pidana pokok tuntas. Lucu kan, teriak-teriak bela agama, tapi terlibat kasus suap. Lebih mulia Ahok yang tidak terlibat kasus korupsi dan bersih, ketimbang orang ini yang hanya terlihat mulia dari luar. Ah, parah.

Yang ketiga adalah Ahmad Dhani. Orang ini sepertinya tak usah dibahas lagi. Dari musisi yang terkenal dan pernah berjaya di eranya, sekarang dia seolah menjadi orang yang paling terpuruk sejak memutuskan terjun ke dunia politik. Dia juga terkenal anti dengan pemerintah dan Ahok. Dia pernah memojokkan Ahok bersama para alumni 212 lainnya. Akhirnya, dia sendiri terjerat kasus hukum karena melakukan ujaran kebencian di media sosial. Dhani dituntut hukuman 2 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. Pada pembacaan pledoi, malah meminta dirinya dibebaskan dari segala tuntutan. Aneh, kan. Berani garang tapi loyo saat mendengar tuntutan hukum dan meminta belas kasihan agar bebas.

Berikutnya adalah Habib Bahar bin Smith. Ada yang sarankan agar kata Habib dihilangkan saja, cukup sebut namanya saja. Okelah. Namun, kini Bahar harus menghadapi karmanya sendiri karena sedang berhadapan dengan hukum setelah terbukti melakukan ujaran kebencian dan memaki Presiden Jokowi dengan kata-kata tak pantas. Ini terkait aksi 411 kalau tidak salah. Bukannya meminta maaf, malah memilih busuk di penjara ketimbang minta maaf. Dirinya sudah dicekal dan juga sudah dilaporkan. Tinggal menunggu kapan vonis untuk dia dan berapa lama hukumannya.

Berikutnya adalah Zainudin Hasan. Mungkin pembaca kurang familiar dengan nama ini. Dia adalah politikus PAN, mantan Bupati Lampung Selatan sekaligus adik dari Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. Sudah jelas ya?

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap orang ini pada Juli 2018 lalu. Ada enam orang lainnya yang juga terjaring OTT tim KPK yang terdiri dari unsur anggota DPRD, swasta dan pihak lain yang terkait. Dia ditangkap karena diduga melakukan transaksi suap. Tim KPK mengamankan barang bukti uang sebanyak Rp 700 juta dalam OTT kepala daerah ini.

Dia juga pernah ikut turun ke jalan bergabung dengan umat Islam yang menggelar aksi 212 di Monas, Jakarta. Dia membenarkan foto yang beredar di media sosial soal dirinya ikut serta dalam aksi bela Islam. Dia merasa terpanggil sebagai warga negara beragama Islam dan sebagai bentuk solidaritasnya sabgai umat. “Umat Islam yang meminta agar hukum ditegakkan dan berlaku adil terhadap semua orang yang melakukan penistaan agama. Kiranya pak Presiden dan pak Kapolri terbuka hati nya melihat ketertiban dan keikhlasan umat islam dalam aksi damai murni karena ulah seseorang yang menistakan Al-Quran,” kata Zainudin.

Kayak Zumi Zola, dari luar terlihat mulia, tapi ah sudahlah. Sama saja. Malah lebih parah dari Ahok. Karma berbalik arah.

Selanjutnya adalah Ratna Sarumpaet. Siapa yang tak kenal dengan ratu drama yang memperoleh penghargaan dari netizen sebagai ratu hoax. Dia juga sangat anti pemerintah dan Ahok. Dan sekarang nasibnya sungguh menyedihkan karena ketahuan bohong soal penganiayaan terhadap dirinya. Karma memang sangat adil dan kejam. Dia sedang menunggu nasibnya, entah berapa lama akan menjalani hukuman.

Yang terakhir adalah Rizieq Shihab. Ini agak kurang jelas entah bakal kena hukuman atau tidak. Tapi yang jelas orang ini juga kena sialnya. Lantang menyerang Ahok soal kasus penistaan agama, dia malah kena lebih banyak kasus dan memilih kabur ke Arab. Kapan pulang? Tanya dia sendiri deh.

Itulah sebagian nama yang familiar di telinga kita. Koar-koar mengatakan orang lain buruk, padahal diri mereka lebih parah.

Bagaimana menurut Anda?

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *