FPI AKUI BENDERA DI RUMAH RIZIQ SERUPA DENGAN DI AKSI BELA TAUHID, ADALAH ATRIBUT ISIS

Mora Sifudan – Kasus penempelan bendera hitam di rumah Rizieq di Arab Saudi jadi perbincangan tiada henti belakangan ini. Beramai-ramai pendukung Rizieq menuduh adanya peran intelijen dalam kasus ini.

Tetapi entah operasi intelijen entah ditempelkan sendiri, kasus ini sudah membuka mata publik Indonesia bahwa bendera yang mereka klaim sebagai bendera tauhid ternyata dilarang di Arab Saudi karena dianggap sebagai atribut ISIS dan teroris lainnya. Ini fakta yang tak bisa dibantah oleh siapa pun.

Bahkan menurut FPI sendiri bendera yang ditempelkan di belakang rumah Rizieq itu adalah bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid. Meskipun mereka tidak mengakui bahwa bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid itu adalah bendera tauhid.

*”Enggak ada itu Arab Saudi melarang bendera bertulis tauhid. Iya benar, bendera lailahaillallah, dengan kain hitam.”* (Pembina Majelis Syuro DPP Front Pembela Islam (FPI), Muhsin Al Attas, CNNIndonesia)

Itulah sebabnya mereka mengatakan bahwa bendera tauhid tidak dilarang di Arab Saudi, tetapi melarang bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid. Hehehehe….

Heran juga memahami pernyataan FPI ini. Arab Saudi tidak melarang bendera tauhid tetapi menangkap Rizieq karena diduga menempelkan bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid, yang bagi Arab Saudi dianggap sebagai bendera kelompok terorisme. Yang bendera tauhid yang mana, yang bendera bertuliskan tauhid atribut ISIS yang mana. Jadi tidak jelas.

Sama juga dengan akun Twitter FPI mengakui bahwa bendera yang ditempel itu adalah atribut ISIS.

7- Ayo… Umat Islam Indonesia kita doakan bersama; agar pelakunya tertangkap. Sebab jika mereka tertangkap, justru senjata makan tuan, dan mereka yg akan dituduh membuat laporan palsu, fitnah, membuat kegaduhan & membawa atribut ISIS.
dan semoga dihukum pancung di Saudi.
Aamiin.
— الجبهة الدفاعية الإسلامية‎ (@FRONTBELAISLAM) November 7, 2018

FPI kena batunya

Itulah kalau mulut lebih dulu bergerak dari pada otak dan kebencian lebih menguasai dari pada akal sehat. Akhirnya FPI mempermalukan dirinya sendiri karena mereka di Indonesia mengakui bendera yang sama dengan yang ditempel di rumah Rizieq sebagai bendera tauhid. Tetapi sekarang mereka mengakui bendera yang serupa dengan bendera tauhid itu sebagai atribut ISIS.

Bukan hanya FPI, Rizieq juga ikut memprovokasi umat Islam di Indonesia dengan menyerukan aksi bela tauhid untuk membela bendera tauhid. Akibatnya dia juga harus mengakui bendera itu sebagai atribut ISIS. Kan malu tuh mulut.

Bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid adalah atribut teroris

Kalau Anda memperhatikan bendera Arab Saudi hampir mirip dengan bendera hitam yang ditempel di belakang rumah Rizieq. Bedanya hanya gambar pedang ada di bendera Arab Saudi sementara di bendera hitam itu tidak ada. Tulisannya sama saja.

Jadi sekarang jelas bahwa bendera yang mereka klaim sebagai bendera tauhid atau bendera umat Islam itu adalah atribut terorisme atau atribut organisasi terlarang di Saudi. Kalau Arab Saudi mengakui bendera hitam itu sebagai atribut terorisme maka tidak salah bila bendera yang dibakar Banser di Garut itu juga bendera HTI. Mengingat HTI juga dilarang di Arab Saudi.

Bukan Indonesia, bukan Banser dan bukan NU apalagi bukan saya yang menolak bendera bertuliskan kalimat tauhid itu sebagai bendera tauhid, melainkan Arab Saudilah yang menolak. Ini jadi seperti klarifikasi Saudi terhadap kebenaran bendera itu. Masak sih keislaman Arab Saudi juga harus diragukan ketika menolak bendera bertuliskan tauhid sementara mereka adalah penjaga dua kota suci?

Aksi bela bendera tauhid itu ternyata bela ….?

Mari kita kembali ke aksi bela bendera tauhid. Kalau bendera itu ternyata adalah atribut ISIS dan organisasi terlarang, maka semua yang kemarin turun ke jalan itu adalah pendukung terorisme dan organisasi terlarang. Karena mereka mendukung Prabowo, maka dapat pula dikatakan pendukung Prabowo adalah pendukung teroris dan organisasi terlarang. Mau dilanjutkan lagi logika berpikir ini?

Gak tega saya mau melanjutkan. Lebih baik kita lanjutkan di tulisan selanjutnya saja, biar lebih nendang, lebih makjeleb, ahhhh…..su…..dah…..lah…….

Hajar bleh……………………

Salam dari rakyat jelata

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *