OTT DI PENGADILAN NEGERI MEDAN, TOTAL SEMBILAN ORANG TERJARING KPK

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring 9 orang, yang terindikasi terlibat dalam kasus suap pada operasi tangkap tangan atau OTT di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa pagi, 28 Agustus 2018, sekitar pukul 08.30 WIB.

Menurut sumber dari pihak berwenang, mereka adalah Marsudin Nainggolan selaku Ketua PN Medan, Wahyu Prasetyo Wibowo selaku Wakil Ketua PN Medan, Sontan Marauke Sinaga selaku Hakim di PN Medan dan Merry Purba selaku Hakim di PN Medan.

Kemudian, dua Panitera PN Medan, masing-masing Oloan Sirait dan Elfandi. Lalu ada dua orang pengacara, salah satunya diketahui bernama Faruddin Rivai sebagai kuasa dari Pengusaha Tamin Sukardi, dan Tamin Sukardi sendiri.

Kesembilan orang tersebut diboyong ke Kantor Kejati Sumut di Jalan AH Nasution, Medan, untuk pemeriksaan lanjutan.
Lihat Juga

“Hari ini KPK telah memeriksa sejumlah pejabat di Pengadilan Negeri Medan. Di mana pejabat tersebut ada yang diperiksa delapan orang. Enam orang dari PN Medan, PN Tipikor Medan dan dua orang swasta,” tutur Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan di Kantor Kejati Sumut, Selasa, 28 Agustus 2018.

Sumanggar mengungkapkan, bahwa kantor Kejati Sumut dipinjam oleh KPK untuk persinggahan sementara sembari dilakukan pemeriksaan terhadap 9 orang tersebut. Namun, untuk kasus OTT tersebut dia menjelaskan tidak wewenang memberikan keterangan soal itu.

“Kami berkoordinasi dengan KPK. Segala sesuatu yang menyangkut pemeriksaan itu tidak bisa kita sampaikan. Humas KPK nanti yang menyampaikan. Kita cuma memfasilitasi,” ungkap Sumanggar. (ren)
sumber: viva.co,id
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *