PILIHAN JOKOWI SUDAH TEPAT !! MAU MERASA LEBIH TAHU DARI SEORANG JOKOWI??

Erika Ebener – Malam ini Indonesia diguncang hebat oleh sebuah kejutan yang cukup membuat banyak pendukung dan relawan terhentak dengan keputusan yang diambil oleh Presiden Jokowi mengenai siapa yang akan mendampingi dia maju di Pilpres 2019 nanti. Sebuah keputusan yang tidak mudah untuk diterima oleh rakyat seperti kita karena semua dinamika yang terjadi di panggung perpolitikan Indonesia.

Bagi mereka yang mengikuti proses penjaringan nama-nama calon wakil presiden kubu Jokowi, nama Mahmud MD adalah nama yang memiliki peringkat persentasi tertinggi dari 10 nama yang dijajarkan. Sampai-sampai Seword mengadakan lomba pencarian calon wakil presiden bagi Jokowi dan hanya satu orang yang menuliskan tentang layaknya Ma’ruf Amin menjadi Cawapres Jokowi. (https://seword.com/lomba/maruf-amin-layak-jadi-cawapres-jokowi-BJ-5anexm). Sementara yang menulis tentang Mahfud MD menjadi cawapres Jokowi ada lebih dari 20 artikel.

Dikatakan oleh Ray Rangkuti bahwa jika Mahfud MD dipilih menjadi calon wakil presiden bagi Jokowi, untuk saat ini YA, Mahfud MD bisa menjawab apa yang dibutuhkan. Namun untuk jangka waktu yang panjang, Mahfud MD tidak akan mampu menjawab apa yang bangsa dan negara ini butuhkan.

Pertanyaannya, apa yang bangsa dan negara ini butuhkan untuk jangka waktu yang panjang?? Jawabannya adalah seseorang yang mampu mematahkan gerakan segerombolan orang yang memanfaatkan kemayoritasan agama Islam di Indonesia. Seseorang yang memiliki latar belakang yang kuat dari sisi keilmuan agama Islam, ketinggian martabat sebagai ulama, seseorang yang memiliki kebijaksanaan tentang kehidupan dan agama, dan seseorang yang memiliki sesuatu yang tidak Jokowi miliki untuk mengetaskan masalah perang Ideologi di masa yang akan datang. Dan itu semua ada pada sosok Ma’ruf Amin.

Saya pribadi dari awal berpikir bahwa orang yang tepat untuk mendampingi Jokowi adalah orang yang berasal dari kalangan keagamaan. Pilihan saya jatuh pada Tuan Guru Bajang karena umur dia yang muda, ilmu dia yang tinggi dan kecerdasan dia dalam memimpin rakyat sipil. Namun, perhitungan Jokowi jauh lebih mendalam dengan pandangan yang jauh lebih jauh kedepan. Tuan Guru Bajang masih dianggap terlalu amatiran untuk menghadapi gelombang tsunami ideologi dimasa depan.

Kita tidak bisa membayangkan seberapa besar serangan terhadap ideologi ini akan datang menghantam dan men-Suriah-kan Indonesia. Jika orang yang dipercayakan tidak cukup berpengalaman dalam menghadapi ummat Islam. Perang keyakinan bukan hal yang bisa dihadapi dan diselesaikan dengan cara-cara kasar, tidak juga degan cara-cara perdebatan. Dan hal ini adalah ancaman yang lebih berbahaya dibandingkan ancaman yang ditebarkan oleh Amerika atau Cina terhadap perekonomian Indonesia.

Ini yang sangat penting yang harus dipahami oleh relawan dan pendukung Jokowi !!!

Jangan pernah mengatakan kita adalah pendukung Jokowi yang militan jika hanya dengan satu keputusan lalu kamu mencabut dukungan. Jika kita percaya pada pemikiran, pandangan, dan strategi Jokowi, maka apapun yang dia putuskan, pasti yang terbaik yang akan dia berikan pada rakyat Indonesia.

Apalagi 9 partai pendukung Jokowi sudah menyetujui dan menandatangi kesepakatan dan keputusan yang diambil Jokowi, dan kita tahu mereka yang duduk sebagai ketua partai dan para sekjen-nya bukanlah orang-orang sembarang. Mereka semua adalah para negarawan nasionalis yang setuju dan memahapi apa yang Jokowi jelaskan sebagai dasar pilihan atas diri seorang Ma’ruf Amin.

Jokowi adalah tipe pemimpin yang tidak akan pernah mengemis pada relawannya. Jokowi tidak akan pernah merubah apapun keputusan yang dia yakini baik dan benar untuk bangsa dan negara. Jokowi bukan tipe seorang yang banyak berkata-kata menjelaskan apa dan mengapa sampai dia memutuskan sesuatu yang mengejutkan. Dan ini adalah bagian yang tersulit yang dihadapi para relawan dan pendukung Jokowi.

Menjadi relawan dan pendukung Jokowi BUKAN tentang APA yang menjadi keinginan kita, tetapi tentang seberapa besar kepercayaan kalian pada Jokowi.

Ini sudah berkali-kali terbukti bahwa daya pikir Jokowi tidak bisa diselami baik oleh kawan maunpun lawan. Tidak bisa kita bersikap “sok” lebih pintar sampai akhirnya menyalah-nyalahkan keputusan dia dengan berbagai alasan. Mahfud MD sendiri yang orang bilang seperti di-PHP-in oleh Jokowi, yang sudah memberikan CV, memjahit baju putih dan mengurus semua surat-surat di Sleman Yogyakarta saja menegaskan dia tetap mendukung Jokowi. Kenapa kita tidak??

Jika kita tidak cukup percaya pada Jokowi, pilihan golput berdiri didepan mata. Ambil dan jadi penonton sampai ke-golput-an kita menghancurkan Indonesia.

Percaya atau tidak, keputusan Jokowi menempatkan seorang Ulama sebagai calon wakil presiden dia di detik-detik terakhir waktu pendaftaran cukup mengobok-ngobok pihak lawan yang notabene didukung oleh para ulama dan ummat Islam mashab mereka.

Ini adalah strategi perang !!

Lawan dan musuh bangsa Indonesia adalah mereka yang menyusup ke dalam “keyakinan” tentang Pancasila yang harus diistiharatkan. Radikalisme, politik sektarian, ekstrem kanan adalah sebuah ISU GLOBAL yang sudah, sedang dan akan dihadapi oleh Indonesia. Yang kemudian ditunggangi oleh kelompok yang memiliki kepentingan terhadap kekayaan bangsa dan negara ini. Yang tidak menginginkan adanya perubahan di Indonesia.

Tugas wakil presiden adalah menangkis kelompok pertama dan Jokowi sebagai presiden akan menghadapi kelompok kedua.

Jika Jokowi tidak berpasangan dengan Ma’ruf Amin, dan Jokowi mengikuti keinginan kalian untuk memilih Mahfud MD, apa kita yakin Mahfud MD yang lebih berlatar belakang Hukum Tata Negara akan mampu mengisi apa yang tidak Jokowi miliki??

Ingat apa yang Jokowi katakan di Istana Merdeka saat bertemu dengan para ulama dari Jawa Barat.”Yang paling penting, apabila ulama dan umara berjalan beriringan, insya Allah negara akan aman tenteram!!”

Dan Jokowi buktikan perkataan dia dengan menggandeng Ulama sejati sekaliber Ma’ruf Amin.

Dari saya pribadi, mengucapkan, selamat kepada Bapak Profesor Kyai Haji Ma’ruf Amin atas terpilihnya menjadi Calon Wakil Presiden Indonesia.
sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *