37 TAHUN MENJADI GURU DI LABURA, DARSIONO TINGGAL DI RUMAH DINAS MIRIB KANDANG SAPI

Aekkanopan (SIB) -Menjelang 73 tahun Indonesia merdeka, masih ada rumah dinas guru yang hingga saat ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Padahal, bangunan tersebut merupakan sarana penunjang aktivitas bagi para guru, terutama yang sudah mengabdi puluhan tahun. Salah satunya rumah dinas guru yang sangat memprihatinkan tersebut berada di kompleks SD Negeri 115458 Desa Pangkal Lunang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, sampai sekarang belum pernah direhab. Demikian pantauan SIB, Senin (6/8).

Salah seorang warga yang tidak mau ditulis namanya mengatakan, saat ini yang menempati rumah dinas tersebut seorang guru Dasiono beserta istrinya, yang tidak memiliki tempat tinggal lain dan hingga kini bernaung di rumah dinas tersebut. Kondisi rumah yang bocor, ketika hujan dan bangunan yang sudah miring membuat Dasiono cukup kerepotan. Dengan upanya seadanya, ia berusaha memperbaiki agar rumah dinas tersebut tetap bisa ditempati.

“Sudah banyak yang datang kemari untuk meliput untuk pemberitaan oleh oknum jurnalis, namun tidak ada membawa perubahan.” Dengan perasaan sedih dan kecewa Dariono berusaha terus menghindar serta berkurung dalam rumahnya. Bahkan memohon agar wartawan tidak meliput kondisi dalam rumahnya.

Juriani istri Dariono mengatakan, selama tiga puluh tujuh tahun mengabdi sebagai tenaga pengajar di SD Negeri 115458 Desa Pangkal Lunang, dia tinggal di rumah dinas milik sekolah yang reot ini, seperti kandang sapi.” Padahal, bapak mau menjelang pensiun. Pemkab melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara tidak pernah memperhatikan tempat tinggal rumah dinas ini. Bagunan dua kopel dijadikan satu untuk tempat tinggal saya bersama bapak, dengan kondisi atap rumah tinggal 30 persen. Saat hujan datang saya bersama bapak harus mengungsi disalah satu ruang kelas sekolah, sementara dinding bangunan kondisinya sudah lapuk dan lantai hancur dimakan usia. Semenjak ditempati mulai berdinas mulai tahun 1981 hingga kini tidak pernah direhab,” katanya.

“Sejak mulai mengajar pak Dariono tinggal di rumah dinas tersebut bersama saya, hingga menjelang memasuki pensiun rumah dinas yang ditempati tidak pernah mendapat perbaikan dari pemerintah dan sudah banyak oknum jurnalis yang datang kemari untuk mengambil foto keadaan rumah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri 115458 Desa Pangkal Lunang Aslamiah mengatakan, sudah melaporkan kondisi rumah dinas dalam keadaan rusak berat dan tidak layak huni. Dalam laporan tertulis kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara dan juga sering mengingatkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kecamatan Kualuhleidong. Saat ada pertemuan dengan guru- guru dan pak kepala, namun sampai saat ini tidak ditanggapi.

“Sudah kita laporkan dalam agenda rapat bulanan, kepada pak KCD (Kepala Cabang Dinas) Kualuhleidong dan Dinas Pendidikan kabupaten Labura, terkait rumah dinas guru yang tidak layak huni itu. Namun, jawabannya lebih mempriotaskan bangun gedung sekolah dan perpustakaan,” ujarnya. (F12/l)
sumber: hariansib
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *