AKHRINYA MENTERI SUSI LULUS SMA, DAN DAPAT RANGKING 1

Fery Padli – Nama Susi Pudjiastuti begitu melegenda di negeri ini. Bahkan lama sebelum ia menjadi menteri KKP, sudah terkenal sebagai pengusaha pengelolaan ikan dan penerbangan.

Setelah terpilih jadi menteri nama Susi kian populer. Ia berani membuat kebijakan yang tidak dilakukan oleh menteri-menteri KKP sebelumnya, yakni menenggelamkan kapal pencuri ikan.

Penenggelaman kapal oleh Susi merupakan tonggak baru penyelamatan sumber daya laut Indonesia. Dan hal ini belum pernah dilakukan oleh penguasa orba, Soeharto yang katanya sangat disegani dunia dan Amerika.

Tampilannya nyentrik, perokok berat, punya tato di kaki dan pemberani, membuatnya menjadi salah satu menteri Jokowi paling terkenal di masyarakat. Bahkan menteri Susi disebut-sebut sebagai menteri yang kinerja meraih tingkat kepuasan masyarakat tertinggi di kabinet Jokowi.

Berkat kerja kerasnya dan kegigihannya dalam berjuang, teracatat sudah puluhan prestasi yang berhasil diraih menteri Susi. Baik ditingkat nasional maupun internasional.

Susi pernah meraih penghargaan Primaniyarta Award for Best SMAll & Medium Enterprise Exporter dari Presiden RI saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono 2005, Ganesha Widyajasa Aditama Award dari ITB 2011, Award for Innovative Achievements, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy dari APEC 2011, dan baru-baru ini meraih Creative & Innovative Person of the Year; Indonesian Choice Awards NET. 5.0. 29 pada April 2018.

Selain itu, banyak juga prestasi menteri Susi lain yang tidak disebutkan dalam tulisan ini.

Namun, siapa sangka? dengan sederet prestasi yang berhasil diraihnya, Susi ternyata tidak tamat SMA. Ijazah yang dimilikinya tertinggi hanya tingkat SMP.

Memang Susi pernah sekolah di SMA, tapi tidak tamat. Ia lebih memilih berbisnis daripada melanjutkan pendidikan.

Walaupun tidak tamat SMA, Susi memiliki kecerdasan yang luar biasa, terkait pengelolaan sumber daya laut Indonesia. Hal ini ditunjang oleh pengalamannya yang panjang bekerja di bidang pengelolaan hasil laut.

Pernah suatu ketika Hotman Paris Hutapea, sang pengacara kondang itu mengapresiasi kecerdasan menteri Susi.

Berikut pernyataan Hotman Paris kepada Susi, saat itu:

Justru ibu banyak mempermalukan professor hukum, karena ibu berhasil menemukan suatu legal minds yang sangat klop yaitu kapal berbendera asing di wilayah kewarganegaraan sendiri, sehingga dia subjek hukum dan intinya tidak perlu dipanggil ownernya, eksekusi saja langsung.

Pertanyaan saya, how do you get this idea? Why you so SMArt? Sementara saya cek tadi, saya baru tahu ibu cuma lulusan SMP ya, it’s very brilliant, I very like that.

Yang kedua, saat eksekusi kapal hanya memerlukan beberapa hari, namun oleh proses penyidikan bisa sampai dua setengah tahun. Padahal untuk kasus cerai atau nafkah susu bayi saja memerlukan waktu tiga tahun lho, bu.

Lalu kenapa ibu tidak berjuang agar ide anda mengenai legal minds itu diterapkan menteri lain? Can u do that?”, ujar Hotman paris.

Prestasi Susi terbaru

Teranyar menteri Susi kembali meraih prestasi yang sedikit lucu. Apa prestasinya tersebut?

Menteri Susi dinyatakan telah lulus SMA. Ia tidak hanya sekedar lulus tapi berhasil meraih rangking satu.

Susi lulus SMA dengan mengikuti Paket C yang diselenggarakan oleh Yayasan Bina Pandu Mandiri di Ciamis, Jabar.

Kepala yayasan tempat Susi berhasil menamatkan SMA, Dedi Ruswendi menyebut Susi ikut Paket C sejak Juli 2015.

Jadi, terhitung sudah 3 tahun Susi belajar di Paket C, sama seperti waktu tempuh murid SMA pada umumnya. Susi juga mengikuti kegiatan belajar sesuai arahan pihak sekolah, hingga akhirnya mengikuti ujian dan dinyatakan lulus dengan hasil yang memuaskan.

“(Paket C) di PKBM Bina Pandu Mandiri di Ciamis, tapi untuk pelaksaan ujiannya karena sistemnya adalah UNBK, komputer, kami menyelenggarakannya di SMAN 1 Pangandaran,” ujar Dedi (13/7).

Ujian dilaksanakan pada 11-13 Mei 2018. Susi selalu hadir selama pelaksanaan ujian bersama peserta ujian yang lain.

Paket C pilihan alternatif bagi mereka yang sudah berumur untuk terus melanjutkan pendidikan

Ujian Paket C memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia dan peminatnya tidak pernah sepi.

Sebenarnya tidak hanyanPaket C, tapi ada juga Paket A dan Paket B. Paket A untuk pendidikan setara SD dan Paket B untuk mereka yang ingin mendapatkan ijazah SMP.

Istimewanya, peserta paket A, B, dan C ini tidak dibatasi usia. semua bisa ikut. Mulai dari remaja sampai nenek-nenek bisa ikut, termasuk Susi yang usianya sudah 53 tahun.

Selamat ibu Susi, sudah berhasil menadapatkan ijazah SMA nya. Semoga bermanfaat dan Lanjutkan perjuangan!
sumber: seword
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *