DITUDUH PENGKHIANAT, PENIPU, DAN SENGKUNI, AMIEN RAIS JAWAB LEWAT VIDEO DAN SEBUT DUNGU

KETUA MPR 1999-2004 Amien Rais menyadari dirinya sering di-bully dan dihina melalui sejumlah akun di media sosial (medsos).

Dia juga mengetahui bahwa dirinya sering disebut-sebut sebagai pengkhianat, durna, sengkuni, sudah bau tanah, dan penipu.

Bagi Amien Rais, penghinaan atau hujatan-hujatan seperti itu merupakan sangat biasa.

Bisa jadi para penghina itu adalah orang-orang dungu, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Quran.

Amien kemudian mengutip ayat suci Al Quran yang artinya, “Adapun orang-orang beriman, yang menjadi hamba yang Maha Rahman itu, mereka berjalan di atas muka bumi, dengan tawadhu’, rendah hati, dan apabila diejek, dihina oleh orang-orang dungu, orang-orang jahil, mereka mengatakan salama, selamat, selamat, selamat.”

Jawaban Amien atas penghinaan itu diunggah di akun instagram dalam bentuk status tertulis maupun dalam bentuk video.

@amienraisoafficial: Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Saudara-saudaraku,
akhir-akhir ini, saya di-bully di berbagai media sosial,
dengan kata-kata yang menghina, mengejek,
mengatakan pengkhianat, durna, kemudian sengkuni,
sudah bau tanah, pengkhianat, penipu, dll.

Tetapi buat saya ini SANGAT BIASA SAJA.
Karena kita diberitahu Al-Qur’an
وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

Adapun orang-orang beriman, yang menjadi hamba yang
Maha Rahman itu, mereka berjalan di atas muka bumi,
dengan tawadhu’, rendah hati,
dan apabila diejek, dihina oleh orang-orang dungu,
orang-orang jahil,
mereka mengatakan salama,
selamat, selamat, selamat.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

@lince_ahimHinaan mrk tdk membuat pak Amin terhina….ttp justru semakin menaikkan derajat beliau…apalgi dlm pandangan Allah….ttp semangat pak….apalah arti hinaan manusia2 dungu dibandingkan dg Surga yg dijanjikan Allah bagi hambanya yg melakukan jihad fi sabilillah

@ridwannasution323Sehat terus pak @amienraisofficial ,semoga Allah selalu melindungi bapak dan memberikan yang terbaik,Amin

@khayla_shbMasyaallah tanggapan pak AR sangat bijak dan santun…Dengarkan lah hai orang orang dungu bin jahil…!! @adearmando_

@siyeracSubahanallah…Alhamdulillah. in Syaa Allah Sy tdk salah mengagumi Pak Prof. Amin Rais.

@bundanyaarzanSehat terus pak @amienraisofficial ttp semangat smg bpk n kel sll dlm lindungan Allah swt..Aamiin

@siyeracBarakallah bpk & keluarga

@pudji_t_w@amienraisofficial Sy suka kalimat ini “dihina oleh orang-orang dungu”

@azkanadzifSemoga bapak @amienraisofficial sll d limpahi kesehatan, dengan semua ini bapak mnjadi semakin kuat dan istiqomah… Aaminn…

@ev_bunyaminTetap istiqomah pak amien tetap semangat perjuangan itu berat tapi indah pada waktunya

@nurulkholifah__Semangat terus pak….semoga Alloh senantiasa menjaga
mary.jauza1biarin saja pak aamiin ayo persatukan umat islam Pak,smg sehat terus Pak

@amrulischaniagobener banget pak Amin, mereka emang dungu otaknya saja 200 sekolam

@rivky8148Cuekkin ajja pak @amienraisofficial mereka kecebong,hobi dan ke ahlian mereka fitnah,bully seseorg yg lurus dijalan Allah swtt bila mereka muslim,mereka org2 yg merugi di akherat nanti,Insyaallah Allah akan mengangkat derajat pak amien DUNIA dan AKHERAT

@prihatinisukma_Allah masih bersama kita, pak. Dan negara ini sebenarnya juga butuh sosok seperti bapak @amienraisofficial

@rivky8148@officialirfa beda kelas bong,pak amin itu org cerdas dan intelektual jgn disamain sama majikan elo

@ema_slnflwSemoga Bp sehat selalu

@renisoepraptogmailKlo gw sih siapa aj yg jd presd asal bkn mukidi udah gitu aj

@tresnaeatiTidak apa2 yg penting Allah lebih mengenal bapa AR….in syaa Allah suatu saat Allah menunjukkan kebenaran…

Komentar Yusril terhadap Amien Rais

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra tiba-tiba melakukan kultwit di akun twitternya.

Kali ini ia membahas soal ucapan seorang pemimpin yang tidak boleh plintat plintut dalam berbicara.

Seorang pemimpin juga harus bericara jujur, tidak mencla mencle, dan tidak boleh munafiqun.

Yusril mengutip pepatah Jawa yang mengibaratkan ucapan seorang pemimpin sebagai “sabdo pandito ratu”.

“Artinya ucapan seseorang yang kedudukannya sangat tinggi, bagai seorang pandito (guru maha bijaksana) dan seorang ratu (raja),” tulis Yusril di akun twitternya Senin (11/6/2018) sekitar 2 jam lalu.

Yusril melanjutkan, “Karena ucapan pemimpin adalah sabdo pandito ratu, maka ucapannya tidak boleh “mencla mencle, pagi ngomong dele, sore ngomong tempe” artinya ucapannya berubah-ubah, inkonsisten, sehingga membingungkan rakyat dan pendukungnya.”

Setidaknya ada 9 kultwit Yusril.

Kultwit nomor 1 sampai 5, dia hanya mengupas makna sabdo pandito ratu dan makna ucapan seorang pemimpin.

Tetapi, pada kultwit keenam, Yusril langsung mengaitkan ucapannya itu dengan perilaku Ketua MPR 1999-2004 Amien Rais.

Dari kultwit keenam tersebut, Yusril sepertinya memiliki pengalaman kurang menyenangkan atau traumatik dengan Amien Rais.

Yusril mengaku tidak tertarik dengan manuver Amien Rais yang mencoba melobi sejumlah pihak terkait dengan Pilpres 2019.

Belakangan, Amien juga menyebut bahwa dirinya menjadi salah satu dari empat calon presiden yang akan diusung Partai Amanat Nasional (PAN).

Pada kultwit keenam, Yusril menulis: “Berpedoman kepada pepatah Jawa “sabdo pandito ratu” itu, maka sejak awal saya tidak berminat ataupun tertarik dengan inisiatif Pak Amien Rais yang melakukan lobby sana-sini, untuk untuk memilih siapa yang akan maju dalam Pilpres 2019 hadapi petahana.”

Yusril kemudian bercerita pengalaman masa lalunya, tepatnya tahun 1999, ketika Amien Rais menjabat Ketua MPR dan Yusril mencalonkan diri sebagai Capres lewat pemilihan anggota MPR.

Sebelum melakukan kultwit, Senin pagi ini Yusril memposting 3 berita terkait dirinya dan juga Amien Rais. Salah satu berita itu berjudul: “Yusril Dibohongi Amien Rais, PA 212: Kuncinya Duduk Bersama”

Untuk lebih jelasnya, simak kultwit Yusril berikut ini.

@Yusrilihza_Mhd: 1. Dalam pepatah Jawa ucapan pemimpin itu adalah “sabdo pandito ratu” artinya ucapan seseorang yang kedudukannya sangat tinggi, bagai seorang pandito (guru maha bijaksana) dan seorang ratu (raja).

@Yusrilihza_Mhd: 2. Karena itu ucapan pemimpin itu haruslah ucapan yang serius dan terpercaya. Ucapan yang sudah dipikirkan dengan matang segala akibat dan implikasinya. Ucapan pemimpin itu akan menjadi pegangan bagi rakyat dan pendukungnya.

@Yusrilihza_Mhd 2h2: 3. Karena itu pula, ucapan pemimpin itu harus lahir dari hari yang tulus, bukan kata bersayap, yang seolah diucapkan dengan kejujuran, tetapi dibelakangnya mempunyai agenda pribadi yang tersembunyi

@Yusrilihza_Mhd: 4. Karena ucapan pemimpin adalah sabdo pandito ratu, maka ucapannya tidak boleh “mencla mencle, pagi ngomong dele, sore ngomong tempe” artinya ucapannya berubah-ubah, inkonsisten, sehingga membingungkan rakyat dan pendukungnya.

@Yusrilihza_Mhd: 5. Karena ucapan pemimpin adalah sabdo pandito ratu, maka pemimpin itu tidak boleh “plintat plintut” alias “munafiqun”, dalam makna, lain yang diucapkan, lain pula yang dikerjakan. Pemimpin seperti ini akan kehilangan kredibilitas di mata rakyat dan pendukungnya.

@Yusrilihza_Mhd: 6. Berpedoman kepada pepatah Jawa “sabdo pandito ratu” itu, maka sejak awal saya tidak berminat ataupun tertarik dengan inisiatif Pak Amien Rais yang melakukan lobby sana-sini, untuk untuk memilih siapa yang akan maju dalam Pilpres 2019 hadapi petahana

@Yusrilihza_Mhd: 7. Pengalaman, adalah guru yang paling bijak. Tahun 1999 dalam pertemuan di rumah Dr Fuad Bawazier, Pak Amien meyakinkan kami semua untuk mencalonkan Gus Dur. Saya dan MS Kaban menolak. Kami tidak ingin mempermainkan orang utk suatu agenda tersembunyi.

@Yusrilihza_Mhd: 8. Tahun 2018 inipun saya tidak ingin ikut2an dengan manuver Pak Amien Rais, bukan karena saya apriori, tetapi saya belajar dari pengalaman. Saya kini Ketum Partai. Saya ibarat nakhoda, yang harus membawa penumpang ke arah yang benar, dengan cara2 yang benar pula.

@Yusrilihza_Mhd: 9. Akhirnya, pengalaman tetaplah menjadi guru yang bijak bagi saya, dan mudah2an bagi orang lain juga… Sekian.

Dibohongi Amien Rais

Seperti diberitakan, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengaku pernah dibohongi Amien Rais tahun 1999 silam.

“Saya sudah sering mengatakan Amien Rais itu berdusta. Sampai hari ini Amien Rais tidak berani men-challenge omongan saya tidak benar. Itu fakta sejarah,” ucap Yusril di kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (2/3), seperti dikutip CNNIndonesia.

Dusta itu terkait pemilihan presiden di mana dirinya saat itu harus berkompetisi dengan Gus Dur dan Megawati, padahal ia semestinya calon tunggal.

Yusril menceritakan, masa pendaftaran calon presiden 1999 ditutup pada pukul 07.00 WIB. Yusril mengaku telah mendaftar sebelum pendaftaran ditutup.

Berkas-berkas persyaratan pun telah diserahkan ke pihak MPR. Saat itu memang pemilihan presiden dilakukan oleh anggota DPR dan MPR, tidak seperti sekarang yang dipilih langsung oleh rakyat.

Pada waktu pendaftaran ditutup, kata Yusril, tidak ada orang lain yang mendaftar sebagai calon presiden selain dirinya.

Dia berani mengatakan hal tersebut karena mengaku berada di gedung MPR memantau siapa yang akan mendaftar.

“Gus Dur belum daftar, Megawati belum juga. Jam 8 mereka daftar,” kata Yusril. Bukan hanya terlambat, berkas mereka juga tidak lengkap.

Gus Dur yang disebut Yusril terlambat mendaftar dan berkasnya tidak lengkap, memenangi Pilpres 1999.

Yusril kaget, karena Amien Rais yang kala itu menjabat sebagai Ketua MPR, mengatakan bahwa ada tiga calon presiden yang akan dipilih, yaitu Gus Dur, Megawati dan Yusril.

Menurut penuturan Amien, lanjut Yusril, ketiga calon presiden telah menyerahkan berkas-berkas syarat pendaftaran.
sumber: wartakota.tribunnews
fb: Bus Sinabung Jaya

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *