PENGEMUDI XENIA MENGAKU TEROBOS HADANGAN POLISI SAAT OPERASI ZEBRA KARENA PANIK

Jakarta, Kompas.com – Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (3/11/2017) menangkap Untung, pengemudi yang menerobos hadangan polisi saat razia Operasi Zebra Jaya 2017.

Kasus ini terjadi di jalan Benteng Betawi kota Tangerang, Rabu (1/11/2017) dan sempat viral di media sosial berkat rekaman dari netizen.

Warga net yang gemas melihat pengemudi Xenia berwarna putih tersebut bertanya-tanya mengapa si pelaku tidak menghentikan kendaraannya? Padahal dalam video, mobil tersebut sudah ditahan beberapa anggota kepolisian.

“Pengemudi panik karena dia merasa salah. Dalam pengakuannya, pengemudi tersebut ketika peristiwa tidak membawa surat-surat kendaraan secara lengkap,” ucap Kompol Triyani Handayani, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota saat dihubungi Jumat, (3/11/2017).

Dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, saat kejadian petugas berusaha mengejar pelanggar namun gagal. Berkat informasi yang dihimpun, petugas kemudian mencari pemilik kendaran bernomor polisi B 1021 BZW tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, mobil yang digunakan ketika peristiwa adalah mobil rental dengan nama pemilik Sugeno. Pelanggar menyewa kendaraan tersebut dengan biaya Rp 5,2 juta per bulannya.

Akibat perbuatannya ini pelaku melanggar pasal 216 KUHP, karena tidak mematuhi arahan petugas di lapangan, dengan ancaman penjara maksimal empat bulan dua minggu. Berdasarkan UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pelaku juga diancam beberapa pasal.

Pelaku juga dikenakan Pasal 281 karena tidak memiliki SIM, diancam dengan kurungan maksimal empat bulan dan denda maksimal Rp 1 juta. Pasal 280 yakni tidak dilengkapi TNKB, diancam dengan kurungan maksimal dua bulan dan denda maksimal Rp 500 ribu.

Pasal 288 yakni tidak dilengkapi STNK, diancam dengan kurungan maksimal dua bulan dan denda maksimal Rp 500 ribu. Pasal 282, tidak mematuhi perintah petugas, diancam kurungan satu bulan dan denda maksimal Rp 250 ribu.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *