SADIS…. JANDA ASAL BANDUNG TEWAS DIGOROK DI KANTIN KEBUN PERCOBAAN BALITBANG PERTANIAN TONGKOH

KaroDaily,TONGKOH – Sadis…,seorang wanita berstatus janda asal Bandung, Wikirana (36) warga dusun Tongkoh, desa Dolat rakyat, kecamatan Dolat Rakyat, Senin (21/02/2017) sekira pukul 12.00 WIB, ditemukan tewas dengan kondisi leher digorok di kantin Koperasi Pegawai Negeri Rosa Kebun Percobaan Berastagi milik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian).

Hingga terakhir, pelaku pembunuh korban yang lehernya hampir putus belum diketahui.Menurut saksi mata penemuan mayat Wikirana, Ita Br Simanjorang (32), penduduk dusun Tongkoh, korban ditemukan di dalam kamarnya dengan posisi terlentang dan kamar acak-acakan.Ketika itu, Ita berencana menjual sayur sayuran ke kedai kelontong milik Wikirana.

“Saya heran karena biasanya siang dia sudah buka, makanya saya panggil panggil. Baru saya mengetuk pintu yang sedikit terbuka”ujar Ita.

Tak merasa puas, Ita pun coba mendorong pintu kedai sampai kemudian berusaha melihat keberadaan orang yang ia cari.

” Setelah itu saya dorong pintunya dan saya mencoba masuk hingga melihat kamar tidur korban. Terkejut sekali aku melihat korban terlentang berdarah darah ditempat tidur. Gugup kali aku dan berlari keluar sambil melaporkannya kepada pegawai kantor Kebun Percobaan Berastagi milik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian)”, tambahnya.

Lantas bersama pegawai kantor langsung balik menuju TKP yang berjarak 20 meter. Kemudian merekapun melaporkannya kepada Kepala Desa Tongkoh yang berikutnya menginformasikan ke Pos Polisi Lau Gendek.

Dalam waktu singkat Ka Pos Polisi Dolat Rayat Aiptu B.Tarigan langung melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Tigapanah dan dibantu Personil dari Polres Tanah Karo dan Identifikasi untuk melakukan olah TKP. Setelah dilakukan olah TKP korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk divisum et repertum.

Kapolsek Tiga Panah AKP Dearma Munthe ketika dikonfirmasi Selasa (21/02/2017) membenarkan kejadian tersebut.Namun soal penyebab kematian korban, Dearma mengaku masih tahap penyelidikan.

“Sembari mengamankan sejumlah barang bukti antara lain parang, ember, cutter, dan pakaian milik korban, kita juga sudah mintai beberapa keterangan dari saksi. Dan beberapa saksi telah dimintai keterangan,” tegas AKP Dearma Munthe.

Sementara itu, kabar terakhir menyebutkan, jenazah korban masih berada di RSU Kabanjahe. Diketahui kalau korban tidak memiliki sanak famili di Kab Karo, seluruh keluargnya tinggal di Bandung.

Sejak beberapa tahun terakhir, Wikirana selama ini mengontrak kedai koperasi di jalan masuk menuju vihara Lumbini. Hal ini diakui Kepala Kebun Percobaan UPT Teknis Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Badan Litbang PertanianEdison Bangun, SP.

“Ya benar selama ini korban mengontrak rumah Koperasi Pegawai Negeri Percobaan Berastagi sejak tahun 2014 milik UPT Badan Litbang Pertanian, “ujarnya.(karodaily/iwan).
sumber: karodaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *